REVIEWLAND.COM


  NOKIA 6275i :
  Handphone CDMA dengan teknologi luar angkasa

 

NOKIA 6275i
review by Budz Kay

HARGA: Rp.2.100.000 (baru)
                Rp.1.900.000 (bekas)
PLUS: Handphone CDMA tercanggih di dunia dengan harga termurah di kelasnya. Bluetooth. MicroSD slot. Layar resolusi tinggi 262K. Camera 2MP dengan Flash. Feature sangat komplit. GPS. Mendukung Java2. Irit batere. Ringtone keras. Kebal virus karena tanpa OS
MINUS: Respon menu agak lambat. Charger bawaan sangat jelek

SCORE:
10/10

  Artikel ditulis oleh Budz Kay - 8 July 2007    (budzkay@reviewland.com)
PAGE 1 of 3                                                                         GO TO PAGE :   1   2   3

Artikel ini dibuat berdasarkan analisa obyektif dan ilmiah, namun ditulis dengan gaya bahasa yang mengandung parodi, satir humor, dan kritik yang mungkin dapat menyinggung pihak tertentu.
Bila anda menginginkan artikel yang sama namun dengan gaya bahasa formal dan sopan silahkan lihat versi artikel yang ditulis oleh Budz Kay untuk media cetak / tabloid atau kunjungi seminar gratis Budz Kay.

 

 


Nokia 6275i : Teknologi Luar Angkasa kini dalam genggaman tangan para pengguna CDMA

Setelah kemunculan Nokia 6255 di awal 2005, satu tahun kemudian muncul penggantinya yaitu Nokia 6265, yang 6 bulan berikutnya digantikan lagi oleh Nokia 6275 di akhir 2006.
Hingga saat ini, Nokia 6275 masih merupakan handphone CDMA tercanggih yang pernah diciptakan umat manusia.

Nokia 6275 menyempurnakan fitur-fitur canggih yang telah dimiliki 6265, dan menggunakan design candy bar yang tentu lebih "bandel" dibanding design slide 6265 yang ringkih dan kerap rewel tersebut.
Jika dibandingkan dengan Nokia 6265, ada 4 penyempurnaan yang telah dimiliki oleh Nokia 6275 :
1. Perbaikan memory external
Memory external MiniSD (6265) diganti dengan MicroSD (6275) yang ukuran fisiknya lebih kecil.
Nokia 6265 hanya mendukung MiniSD dengan kapasitas maximum 1GB, sedangkan Nokia 6275 mendukung MicroSD hingga 2GB.
2. Perbaikan Design
Design slide 6265 yang ringkih diganti dengan design candy bar pada 6275 yang lebih praktis dan bandel.
Banyaknya komplain mengenai matinya layar pada Nokia 6265 yang berhubungan dengan problem pada mekanisme slide, membuat Nokia memutuskan kembali ke design candybar yang lebih disukai karena kepraktisannya.
3. Layar LCD yang lebih tajam
Design yang ramping pada 6275 mengharuskan Nokia untuk memperkecil dimensi layar 6275 menjadi lebih kecil daripada layar 6265, namun resolusi tinggi (240x320) tetap dipertahankan. Hal Ini menjadikan layar 6275 seolah terlihat lebih tajam tampilannya dibanding layar 6265.
4. Peningkatan kualitas kamera
Sekalipun 6275 juga mengandalkan kamera 2MP, sama seperti 6265, namun kualitas foto pada 6275 lebih baik dibanding 6265 terutama pada kondisi indoor atau kurang cahaya.
5. Penambahan GPS
Penambahan fitur GPS pada 6275 yang tidak ada pada Nokia 6265
6. Perbaikan harga
Harga jual 6275 lebih terjangkau (murah) dibanding 6265.

Kemunculan 6265 mematahkan anggapan klasik bahwa "ada harga ada rupa". Sebab Nokia 6275 yg dibekali fitur lebih lengkap, lebih kuat, dan lebih sempurna ternyata dijual dengan harga yang malah jauh lebih murah dibanding Nokia 6265.
Hal ini pulalah yang menyebabkan harga bekas Nokia 6265 jatuh secara drastis, bahkan masih dibawah harga bekas Nokia 6275.

Perlu diingat bahwa "ada harga ada rupa" adalah semboyan bisnis pedagang kaki lima yang tidak berlaku di bisnis barang teknologi.  Di dunia IT sering terjadi barang-barang yang lebih canggih, lebih bagus, dan lebih lengkap fiturnya dijual dengan harga jauh lebih murah daripada barang yang lebih kuno & jelek.
Jadi bila anda mendengar pedagang handphone yang masih saja berujar "ada harga ada rupa", berarti mereka pedagang yang bermental tukang sayur.
Jaman sekarang, konsumen barang-barang teknologi selalu ingin barang tercanggih namun dengan harga termurah. Keinginan tersebut dikabulkan oleh Nokia dengan meluncurkan handphone CDMA tercanggih & termurah di muka bumi, yaitu Nokia 6275i.

Sebagai handphone CDMA, Nokia 6275 jelas memenuhi kebutuhan konsumen teknologi jaman sekarang yang ingin tampil secanggih & sekeren mungkin namun dengan biaya sehemat mungkin. Dengan tarif pulsa CDMA yang cuma Rp.19/menit (StarOne), maka anda bisa telpon berlama-lama dengan penuh kebanggaan karena di telinga anda tertempel sosok handphone CDMA tipe tercanggih, dan bukan tipe handphone CDMA seperti yang digunakan oleh tukang sayur dan pembantu.
Oleh karena itu, bila anda menganggap status anda berbeda dengan pembantu dan tukang sayur, sebaiknya anda tidak menggunakan handphone CDMA kelas low-end yang sama seperti milik mereka. 

Harus diakui bahwa di indonesia, berlaku sebuah persepsi unik yaitu status sosial seseorang seolah diukur dari handphone yang dipakai. Realita yang konyol memang, namun ironisnya cukup banyak juga orang yang membeli handphone CDMA tipe termurah hanya karena uangnya telah terpakai untuk beli handphone GSM termahal.
Padahal dalam realita sehari-hari, karena tarif CDMA yang murah itu, maka justru handphone CDMA murahan mereka yang akan lebih sering berdering dan tampil di depan publik. Mengingat di indonesia status sosial seseorang dilihat dari jenis handphone yang dipakai, berarti semakin sering pula status sosial mereka direndahkan orang akibat terlalu sering terlihat ngobrol dengan menggunakan handphone CDMA murahan.

Jatuhnya status sosial, tentu tidak akan terjadi bila anda menggunakan handphone CDMA yang canggih. Dengan Nokia 6275, anda yang mengutamakan gengsi tak perlu lagi khawatir "kehilangan status" ketika harus mengeluarkannya dari saku anda untuk menerima telpon. Anda kini juga tak perlu lagi harus malu-malu menutupi wujud fisik handphone jadul anda ketika sedang menerima telpon.

Nokia 6275 merupakan sebuah mahakarya dari Nokia yang telah mengadopsi teknologi luar angkasa, alias teknologi GPS. Sebuah teknologi yang mustahil dikenal oleh pembantu dan tukang sayur.
Di dalam wujud fisiknya yang tipis dan ramping tersebut terdapat receiver penangkap sinyal beberapa satelit navigasi yang orbitnya mengelilingi bumi. Receiver satelit tersebut dapat mencatat lokasi akurat sebuah tempat dan dapat memberikan panduan arah untuk menuju tempat tersebut. Tak hanya itu, receiver satelit juga akan menerima data-data transimisi dari satelit seperti jarak dari satu tempat ke tempat lain, kecepatan laju anda sekarang (misal ketika di dalam mobil), dan posisi ketinggian anda dari permukaan laut.
Hebatnya lagi, semua transmisi data GPS ini bisa diperoleh secara gratis dan tidak tergantung pada jenis operator CDMA yang anda gunakan.
Sesuatu yang canggih tapi gratis tentu merupakan impian para konsumen teknologi yang kini telah jadi kenyataan dengan hadirnya Nokia 6275.

SPESIFIKASI TEKNIS NOKIA 6275i
Network CDMA2000 1X / AMPS
Frequency 800Mhz / 1900MHz (Dual band)
Size & Weight 109mm x 42.8mm 
17.2mm thickness
105 gram
User Interface Series 40 Developer Platform 3.0
Java Technology CLDC 1.1
MIDP 2.0
Nokia UI API
Wireless Messaging API (JSR-120)
Mobile Media API (JSR-135)
Bluetooth API (JSR-82 No OBEX)
FileConnection and PIM API (JSR-75)
Mobile 3D Graphics API (JSR-184)

JTWI (JSR-185)
Location API (JSR-179)
Screen 240x320, TFT 262,000 Colors
Browser HTML over TCP/IP
WAP 2.0
XHTML over TCP/IP
Messaging SMS
MMS+SMIL
Digital Rights Management OMA DRM v1.0
OMA DRM Forward Lock
Delivery Method:
  WAP Download
  MMS
Video Support 3GPP formats (H.263)
H264/AVC
MPEG-4
Audio formats MIDI tones (poly 64)
AMR (NB-AMR)
MP3

MP4
AAC, AAC+, eAAC, eAAC+
Graphic support BMP
GIF87a, GIF89a
JPEG
WBMP
Connectivity Bluetooth 1.2
Infrared
USB
Internal memory 15 MB
External memory MicroSD (256MB)
Extra Features 2MP camera w/ flash and digital zoom
POP3/IMAP4 email
Video recorder/player

Audio recorder
MP3 / Music player

FM radio
Media Equaliser
Video / Audio streaming
MicroSD
Handsfree speakerphone
Voice dial

Voice command
Themes
GPS
Battery BL-6C 1070mAh
Included acessories Stereo headset

Hingga detik ini masih ada orang yang enggan membeli Nokia 6275 dengan beberapa alasan yang sebenarnya keliru. Beberapa ini beberpa anggapan keliru tentang Nokia 6275

1. Terlalu mahal
Terlalu mahal adalah ungkapan yang dilontarkan oleh orang yang tak tahu bahwa Nokia 6275 adalah handphone dengan feature paling komplit di dunia dan bahkan dibekali teknologi luar angkasa.
Harganya bahkan masih lebih murah dibanding beberapa handphone GSM & CDMA yang lebih miskin feature.
Hal ini akan dijelaskan lebih lanjut.
Dalam hal biaya pemakaian, handphone CDMA secara umum juga mampu menghemat biaya sangat banyak, karena tarif CDMA bahkan bisa 500X lebih murah daripada tarif GSM.

2. Browsing Internet di handphone tidak bisa / tidak enak dilakukan.
Untuk dapat melakukan browsing internet di handphone, pastikan setting server pada handphone sudah dirubah sesuai dengan operator yang digunakan.
Pastikan juga untuk tidak menggunakan browser internet bawaan handphone, sebab ini akan merusak pengalaman berinternet anda. Hal ini akan dijelaskan lebih lanjut.

3. Tidak bisa pairing dengan PDA
Beberapa PDA Phone terbukti bisa pairing dengan Nokia 6275i tanpa masalah. Kunci utamanya terletak pada kompatibilitas driver bluetooth yang digunakan pada sebuah PDA.
Hal ini akan dijelaskan lebih lanjut.

4. Handphone CDMA kurang populer
Ini pernyataan yang tidak sepenuhnya benar.
Fakta membuktikan bahwa di Surabaya (kota dimana teknologi CDMA2000 pertama kali diperkenalkan di Indonesia) sudah sangat jarang sekali orang yang melakukan percakapan bisnis menggunakan handphone GSM.
Bila anda lihat di iklan baris koran di Surabaya, tidak ada satu orang pun yang pasang iklan dengan menggunakan nomer telpon GSM. Semua memasang iklan menggunakan nomer CDMA-nya untuk dihubungi, entah itu Flexi atau StarOne. Hanya orang tolol saja yang pasang iklan menggunakan nomer GSM.

Di Surabaya yang notabene merupakan kota kelahiran CDMA di Indonesia, handphone CDMA merupakan barang wajib. Oleh karena itu bagi yang mengaku sebagai warga Surabaya namun tidak memiliki handphone CDMA, maka mereka layak dicap sebagai warga pengkhianat yang wajib dikucilkan dari komunitas dan didepak keluar dari propinsi dimana teknologi CDMA pertama kali lahir di Indonesia.

Anda mungkin juga akan kaget bila saya menunjukkan fakta nyata bahwa hanya 1% saja yang menggunakan handphone GSM untuk mendukung aktivitas percakapan bisnis.
Dengan tarif pulsa CDMA yang murah meriah (Flexi/StarOne/Esia), 99% pelaku bisnis pasti menggunakan handphone CDMA sebagai sarana penunjang aktivitasnya.
Bila mengacu pada fakta di iklan koran, bahkan bisa dibilang bahwa 100% pelaku bisnis di sana menggunakan handphone CDMA.

Jadi kalau di kota anda CDMA memang belum populer, berarti kota anda masih terbelakang dalam hal teknologi CDMA dan masyarakat di kota anda juga tidak tahu cara melakukan efisiensi dalam hal biaya telpon.

Bagi yang masih belum percaya bahwa tarif GSM 500X lebih mahal daripada tarif CDMA silahkan lihat tabel perbandingan tarif di bawah ini.

Tarif GSM 500X lebih mahal daripada CDMA

CDMA GSM
Operator Tarif Operator Tarif
Telkom Flexi Rp.   49 / menit (Lokal)
Rp. 900 / menit (SLJJ)
Telkomsel Rp. 3000 / menit (Lokal)
Rp. 9000 / menit (SLJJ)
Indosat StarOne Rp. 19 / menit (Lokal)
Rp. 16 / menit (SLJJ)
Indosat IM3 Rp. 1000 / menit (Lokal)
Rp. 1000 / menit (SLJJ)
Tarif antar sesama operator per Juli 2007

 

 

 

 

 

 

redball.gif (916 bytes)NOKIA 6275i vs. SESAMA HANDPHONE NOKIA CDMA KELAS MENENGAH ATAS

Nokia 6275 merupakan handphone CDMA terbaru sekaligus tercanggih yang pernah dirilis Nokia. Handphone ini menggantikan Nokia 6265 yang kurang sukses di pasaran akibat design slider yang sering menyebabkan matinya layar LCD.
Nokia 6275i merupakan handphone CDMA ke-5 Nokia yang dilengkapi bluetooth. Setelah Nokia 6255 muncul sebagai handphone CDMA pertama di dunia yang memiliki bluetooth, kesuksesan ini diteruskan oleh Nokia 2865, 6165, 6265, dan akhirnya 6275.

Handhone Nokia CDMA lainnya umumnya masih memiliki kekurangan di sana-sini, alias tidak sempurna. Hanya Nokia 6275 satu-satunya tipe yang  fiturnya paling sempurna di seluruh jajaran nokia CDMA. Tak hanya itu, Nokia 6275 bahkan berani mengklaim dirinya sebagai handphone CDMA terhebat di seluruh jagad raya. Untuk membuktikan hal itu, sang jagoan CDMA dari Nokia ini akan diadu dengan berbagai handphone CDMA garapan produsen lain.

 

redball.gif (916 bytes)NOKIA 6275i vs. HANDPHONE CDMA KELAS MENENGAH ATAS

Predikat Nokia 6275 sebagai handphone CDMA paling agung di muka bumi, sekaligus yang termurah di kelas menengah-atas tentu perlu dibuktikan.
Untuk itu Nokia 6275 dihadapkan pada 3 penantang. Penantang pertama adalah saudara kandungnya sendiri yaitu Nokia 6265, lalu penantang kedua adalah petarung dari Korea LG ID90C, dan tak ketinggalan pula jagoan dari Amerika bernama Motorola RAZR V3c.

Ketika dihadapkan dengan Nokia 6265, Nokia 6275 yang merupakan pengganti 6275 jelas unggul segala-galanya. Ini tak lain karena 6275 memperbaiki berbagai kelemahan yang ada pada 6265 yang muncul duluan. Oleh karena itu 6265 hanya bisa minder ketika harus adu hebat dengan sang adik yang lebih muda dan gagah perkasa. Apalagi 6275 memiliki senjata vital pamungkas yang tak dimiliki sang kakak, yaitu GPS.

LG baru-baru ini ikut serta meramaikan kancah pertarungan di arena CDMA Indonesia. Produsen kulkas asal korea ini meluncurkan LG ID90c yang tak lain adalah versi CDMA dari LG Chocolate (KG800). LG ID90c merupakan tipe handphone yang khusus dibuat dan dipasarkan untuk market indonesia saja (ID=indonesia), oleh karena itu sekalipun secara fisik tampilan fisiknya mirip seperti Chocolate versi GSM, namun ada penurunan kualitas warna pada layar LCDnya jika dibandingkan dengan versi GSM.
Oleh karena itu dalam hal tampilan LCD, LG ID90c bukan tandingan Nokia 6275 yang layarnya lebih kaya warna plus resolusi yang jauh lebih tinggi.
Jika dibandingkan dengan Nokia 6275, LG ID90c jelas tak memiliki fitur yang dapat dibanggakan. Kalaupun ada, itu hanyalah fitur tombol touch-sensitive yang sesungguhnya malah sering membuat tombol tertekan secara tidak sengaja.

Namun yang paling parah pada LG ID90c adalah fungsi bluetooth yang tidak dapat dipakai untuk mengirim/menerima file MP3. Beberapa tipe file lain juga tak dapat dikirim/diterima via bluetooth pada handphone bertampilan glossy ini.
Karena bluetooth pada LG ID90c terbukti mandul, maka untuk mentransfer MP3 ke handphone harus mengandalkan kabel data, namun lagi-lagi harus menggunakan software khusus bawaan LG. Hal ini diperparah lagi dengan tidak adanya slot memory external, sehingga mau tak mau anda harus tergantung pada kabel data dan software bawaan LG selamanya karena bluetooth pada handphone bikinan pabrik kulkas ini serasa tak berguna.
Kekecewaan pengguna ID90c dalam hal MP3 ternyata tak dapat diobati dengan kehadiran radio sebagai hiburan musik alternatif, karena LG ternyata tak mampu menanamkan teknologi FM radio di handphone yang harganya cukup mahal ini.


Budz Kay & Reviewland Girls membawakan seminar & training tentang Nokia 6275

Hal ini tentu sangat konyol dan menimbulkan pertanyaan apakah LG memang benar-benar ingin serius membuat handphone CDMA atau jualan kulkas saja. Wajar saja jika kulkas tidak memiliki FM radio, tapi handphone jaman sekarang rata-rata dibekali FM radio. Tampaknya LG menganggap kulkas sama dengan handphone.
Jujur saja, membeli handphone merk LG sama seperti membeli sepatu merk Toyota. Sekalipun Toyota merk terkenal, namun Toyota bukanlah terkenal sebagai produsen spesialis sepatu, sama seperti LG yang juga bukan terkenal sebagai produsen spesialis handphone seperti Nokia.
Oleh karena itu, sekalipun Toyota terkenal, tapi mereka akan menjadi tolol ketika membuat barang yang bukan spesialisasinya. Sama seperti LG yang juga terlihat tolol ketika membuat handphone CDMA.
Dari sisi harga, LG juga terlihat tolol dengan mematok bandrol harga cukup tinggi untuk sebuah handphone yang miskin fitur.
Oleh karena itu belilah produk buatan produsen spesialis agar tidak kecewa dari sisi fitur maupun harga.

Motorola juga berusaha menghadang Nokia di segmen CDMA dengan mengandalkan RAZR V3 versi CDMA. Motorola RAZR merupakan seri handphone yang cukup sukses di Amerika sehingga Motorola mencoba mengulang kesuksesan itu untuk segmen CDMA dengan menghadirkan RAZR V3c di Indonesia. Motorla V3c yang resmi beredar di Indonesia adalah jenis yang sama dengan yang beredar di China (menggunakan RUIM).
Sekalipun handphone Motorola seri RAZR memiliki nama besar di Amerika yang notabene merupakan negara adidaya, namun sudah menjadi rahasia umum bahwa perkembangan teknologi handphone di negara Amerika lebih terbelakang dibanding negara eropa dan asia. Oleh karena itu, kebanyakan handphone buatan Motorola, yang merupakan produsen asal Amerika, teknologinya masih kalah canggih dibanding handphone garapan produsen asal eropa (Nokia) dan Asia (Sony Ericsson, Samsung).
Hal ini terbukti pada RAZR V3c yang jelas-jelas terlihat hanya menonjolkan sensasi design belaka namun terbukti miskin fitur. Handphone ini bahkan belum dibekali bluetooth dan slot memory external yang seharusnya sudah menjadi barang wajib bagi handphine kelas 3 juta ke atas. Selain itu kualitas warna layar dan resolusinya juga jauh dibawah Nokia 6275.
Tidak adanya blueooth pada V3c merupakan sebuah malapateka paling tragis dan membuat Motorola layak dicaci maki sebagai produsen handphone.
Sebenarnya di Amerika beredar RAZR V3 CDMA versi Verizon yang dibekali bluetooth, namun bluetoothnya pun tidak bisa untuk mengirim/menerima file MP3. Selain itu RAZR V3 versi Amerika ini juga tidak menggunakan RUIM namun menggunakan sistem inject yang tidak praktis. Seperti telah saya bilang, Amerika adalah negara yang teknologinya terbelakang dalam urusan handphone. Oleh karena itu, Motorola yang merupakan merk Amerika, merupakan simbol keterbelakangan teknologi handphone.

 

 

 

 

redball.gif (916 bytes)NOKIA 6275i vs. HANDPHONE GSM KELAS MENENGAH ATAS

Kemenangan mutlak Nokia 6275 di kelas CDMA tidak membuatnya berpuas diri. Kelengkapan fitur yang dimilikinya membuatnya ingin menantang handphone GSM di kelas menengah atas pula. Tak-tanggug-tanggung, di kelas harga ini yang menjawab tantangan tersebut adalah handphone 3G canggih andalan Nokia, siapa lagi kalau bukan Nokia 6680, Nokia N70, Nokia N73.
Ketiga handphone tersebut adalah handphone 3G paling populer dan disegani di dunia.

Nokia 6680 maju sebagai penantang pertama. Dengan harga yang nyaris setara Noka 6675, ternyata handphone 3G ini ternyata dipermalukan habis-habisan oleh Nokia 6275 dalam banyak hal, yaitu kamera yang lebih buruk, resolusi layar yang lebih rendah, dan absennya FM radio. Selain itu 6680 masih menggunakan tipe memory card jaman purba yaitu RS-MMC yang tentu lebih terbelakang dibanding Micro SD yang dipaki oleh Nokia 6275. Nokia 6680 juga tidak memiliki GPS. Dalm hal batere, Nokia 6680 juga masih mengandalkan batere berkapasitas kecil yang daya tahannya lebih rendah daripada batere 1070mAH yang digunakan Nokia 6275.
Keunggulan Nokia 6680 hanyalah pada OS Symbian, namun ini sekaligus merupakan kelemahan karena semua handphone dengan OS Symbian pasti rentan terkena virus. Sedangkan Nokia 6275 adalah handphone yang mustahil bisa terkena virus.

Setelah Nokia 6680 gugur bertempur melawan Nokia 6275. Kini N70 yang ganti menantang sang jawara CDMA.
Nokia N70 boleh dibilang merupakan handphone 3G paling populer dan paling laku. Namun ternyata handphone 3G populer ini langsung ditampar oleh Nokia 6275 dalam hal resolusi layar. Ternyata layar Nokia N70 masih menggunakan standard resolusi layar jaman purba, yaitu cuma 176x180 yang berarti jauh di bawah resolusi 240x320 yang dimiliki layar Nokia 6275. Nokia N70 juga dihajar lagi oleh Nokia 6275 karena tidak memiliki fitur GPS. Selain itu, batere N70 juga ternyata masih lebih kecil kapasitasnya dibanding batere Nokia 6275. Kelemahan yang dimiliki N70 ini tentu sangat memalukan karena harga Nokia N70 masih lebih mahal dibandingkan Nokia 6275 yang memiliki fitur lebih lengkap.

Dua petarung 3G terpopuler yaitu Nokia 6680 dan N70 telah berhasil ditumbangkan oleh Nokia 6275. Kini tinggal giliran Nokia N73 yang mencoba membalaskan dendam kedua abangnya yang telah gugur tersebut.
Dengan berbekal layar resolusi 240x320, Nokia N73 akhirnya mampu mengimbangi keindahan layar Nokia 6275i. Dalam hal resolusi kamera N73 juga mampu memamerkan kehebatannya di depan Nokia 6275. Kunggulan N73 atas Nokia 6275 bukan sesuatu yang hatrus dipuji terlalu berlebihankarena harga N73 memang lebih mahal daripada 6275. Pujian hanya layak diberikan pada barang yang harganya lebih murah tapi lebih unggul.
Selain itu, kehebatan N73 tampaknya juga hanya berhenti sampai disitu saja, karena ia hanya bisa pasrah ketika gantian dipermalukan oleh Nokia 6275 akibat absennya GPS pada handphone 3G yang mahal ini. Ini tentu sebuah kelemahan yang cukup fatal dan konyol karena harga Nokia N73 nyaris 2X lipat harga Nokia 6275 yang justru dibekali built-in GPS. Sebuah handphone semahal N73 seharusnya memiliki fitur yang lengkap, namun ternyata handphone ini masih kalah lengkap fiturnya oleh Nokia 6275 yang harganya jauh lebih murah.
Fitur Nokia 6275 hanya bisa dikalahkan telak oleh Nokia N95 yang harganya 3X lebih mahal, namun itu bukanh berarti Nokia N95 menang mutlak atan Nokia 6275, sebab N95 ternyata masih kalah dalam hal kapasitas batere dan tentunya juga tidak kebal virus akibat digunakannya operating sytem Symbian.

 

 

redball.gif (916 bytes)TAMPILAN DESIGN DAN FISIK


Ukuran ramping dan tipis:  Teknologi satelit kini dalam gengaman anda

Tampilan fisik Nokia 6275 mencerminkan design handphone terbaru yang kini dianut oleh Nokia, yaitu dimensi yang sangat ramping dan tipis. Ini membuatnya nyaman digenggam tangan.
Bila digenggam, tubuhnya akan tersembunyi oleh telapak tangan anda. Tidak seperti smartphone berdimensi lebar yang umumnya kurang nyaman digenggam.

Pada sisi samping kiri terdapat tombol headphone port dan juga infra red port.
Meski Nokia 6275 sudah dibekali Bluetooth, adanya infrared cukup berguna untuk berinteraksi dengan handphone/device yg tidak memiliki bluetooth.

Di sisi kanan terdapat tombol pengaturan volume dan tombol kamera.
Sedangkan pada bagian belakang handphone ini dapat terlihat lensa camera 2MP berikut Flash serta cermin untuk self-potrait




Pada bagian atas terdapat lubang speaker yang dapat mengeluarkan suara yang sangat keras sekali.
Speaker ini berfungsi untuk mengeluarkan suara speakerphone maupun suara dari movie, MP3 ataupun radio.
Salah satu keunggulan Nokia 6275 adalah suara ringtonenya yang sangat keras.

Bila anda telpon dengan menggunakan speakerphone, maka seluruh orang di ruang kantor dijamin akan mendengar suara lawan bicara anda.
Pada tingkat volume maximal, ringtone yang dihasilkan melalui lubang speaker ini bahkan dapat membuat anda mengerang kesakitan sambil menutup telinga.

Bagi yang khawatir body Nokia 6275 kesayangnnya tergores, cukup banyak crystal case (mika) yang beredar di pasaran untuk ditebus dengan harga cuma Rp. 10 ribu saja. Bila anda sering memasukkan handphone ini ke dalam saku celana jeans yang ketat, maka menggunkan crystal case adalah suatu KEHARUSAN, sebab ada beberapa laporan bahwa tekanan pada celana yang ketat dapat menyebabkan retaknya bagian penutup batere. Dengan menggunakan crystal case, maka musibah seperti ini tidak akan terjadi. Namun jika anda adalah orang yang suka menggunakan belt leather case, maka anda tak perlu lagi menggunakan crystal case.

Sekalipun Nokia 6275 menggunakan antenna internal, namun daya tangkap sinyal handphone ini cukup bagus.
Perlu diingat bahwa terjadinya call drop bukanlah karena masalah handphone,   namun lebih pada traffic operator yang sedang padat. Maklum saja, tarif CDMA yang murah tentu akan semua orang memilih menelpon mengguankan handphone CDMA dan bukan GSM.

Perlu juga diingat bahwa bagi yang berdomisili di Jabotabek, jangan terlalu berharap kualitas sinyal Flexi & StarOne akan sebaik di Surabaya. Karena Flexi dan StarOne di Jabotabek menggunakan pilihan frekuensi CDMA yg terburuk yaitu 1900MHz.
Untuk daerah Jabotabek, jatah frekuensi CDMA terbaik (800MHz) dikuasai oleh operator CDMA ESIA milik menteri Aburizal Bakrie (Bakrie & Brother) dan Mobile-8 milik anak kedua mantan presiden Soeharto yaitu Bambang Triatmodjo (Bimantara Citra).

Jadi Telkom (Flexi) dan Indosat (StarOne) tentu harus mengalah kepada 2 operator CDMA milik orang penting tersebut.
Sedangkan di Surabaya dan kota-kota lain (termasuk luar jawa) frekuensi yang digunakan Flexi dan StarOne adalah 800MHz sehingga kualitas penetrasi sinyalnya jauh lebih baik drpd di Jabotabek.
Makanya kalau bertanya tentang kualitas StarOne dan Flexi, janganlah bertanya kepada orang Jakarta. Sebab pengguna StarOne dan Flexi di Jakarta adalah orang-orang yg kurang beruntung karena tak dapat menikmati keunggulan frekuensi 800MHz.

 

redball.gif (916 bytes)BATERE HIGH PERFORMANCE


Batere BL-6C 1070mAh: Batere dengan daya tahan paling lama di kelas handphone Nokia. Cocok untuk dipakai ngobrol lama dengan Flexi & StarOne

Batere berdaya tahan lama merupakan syarat penting bagi sebuah handphone CDMA.
Bukan karena handphone CDMA lebih boros batere dibanding handphone GSM, namun karena tarif pulsa operator CDMA sangat murah maka kita cenderung menggunakannya untuk ngobrol ber-jam-jam.
Sebagai contoh: Tarif pulsa sesama handphone CDMA (StarOne) adalah Rp.19/menit (1 jam tidak sampai 1000 rupiah).
Bahkan tarif Interlokal (SLJJ) antar StarOne malah lebih murah lagi yaitu cuma Rp.16/menit
Coba saja bandingkan dengan tarif pulsa sesama handphone GSM yang mencapai Rp.1500/menit (nyaris 100X lebih mahal daripada tarif handphone CDMA)
Tarif pulsa CDMA yang murah meriah (bahkan lebih murah daripada tarif telpon rumah), tentu akan membuat para pengguna handphone CDMA cenderung menelpon dengan durasi waktu yg lama dan jelas akan lebih cepat menguras batere.

Handphone CDMA adalah "kuda beban" bagi sebagian besar orang, karena handphone CDMA tersebut akan mengambil alih fungsi telpon rumah, telpon kantor, dan handphone GSM mereka.
Salah besar bila ada orang yang menganggap bahwa handphone CDMA adalah handphone cadangan.
Sebab orang yang memiliki handphone CDMA dan GSM sekaligus akan lebih sering menggunakan handphone CDMA-nya daripada GSM-nya. Handphone GSM mereka akan jarang berdering & jarang dipakai menelpon. Dengan kondisi seperti itu tentu lebih tepat bila dikatakan bahwa handphone GSM adalah handphone cadangan.

Saya pribadi rata-rata menelpon menggunakan handphone CDMA sekitar 1-2 jam tiap harinya.
Karena dipakai untuk kerja rodi, kebanyakan handphone CDMA yang saya pakai sudah KO baterenya sekitar jam 2 siang. Bahkan kadang jam 12 siang sudah habis karena dipakai untuk menelpon 3 jam. Maklum saja Talk Time rata-rata handphone cuma sekitar 2 jam saja, padahal kebiasaan beberapa pengguna handphone CDMA adalah baru menutup telponnya bila baterenya sudah habis.
Para pengguna handphone GSM jelas tidak akan pernah merasakan kekurangan daya tahan batere karena bila ngobrol berlama-lama dompet mereka justru akan terkuras duluan sebelum batere handphonenya habis.
Dengan tarif pulsa GSM yg mahal itu, menelpon selama 3 jam (dengan Telkomsel) akan menghabiskan pulsa sebesar Rp.270 ribu. Padahal dengan StarOne cuma akan menghabiskan pulsa sebesar Rp. 3 ribu (nyaris 100X lebih murah). Hal seperti itu tak akan pernah dirasakan pengguna handphone GSM. Yang ada paling-paling cuma diskon dan itupun hanya pada tengah malam dimana hanya kelelawar kesepian saja yg belum tidur.

Nokia 6275 memang diciptakan buat orang yang doyan ngobrol berjam-jam. Ini ditandai dengan digunakannya batere BL-6C berkapasitas 1070mAh. Asal tahu saja, batere kebanyakan PDA kapasitasnya malah masih jauh dibawah ini.
BL-6C merupakan batere berkapasitas tertinggi yg pernah dibuat Nokia untuk kelas handphone CDMA. Bahkan batere smartphone Nokia N95 seharga Rp.7 juta saja cuma berkapaitas 950mAh saja, masih dibawah batere Nokia 6275 (1070mAh).

Batere berkapasitas tinggi ini membuat talktime Nokia 6275 dapat mencapai 3 hingga 4 jam. Lamanya waktu standby tentu bisa berhari-hari, namun belum bisa saya uji berapa hari waktu standbynya, karena handphone CDMA dalam prakteknya tidak akan pernah sempat standby (alias selalu dipergunakan terus menerus).

Perlu diperhatikan bahwa meski batere jenis BL-5C 900mAh (batere Nokia 3660, 6600, 2280, 3105) bentuknya sangat mirip dengan BL-6C 1070mAh dan juga dapat digunakan pada Nokia 6275, namun penggunaan batere BL-5C dapat menyebabakan masalah / kerusakan pada handphone Nokia 6275.

 

redball.gif (916 bytes)CHARGER IMPOTEN


Charger Impoten: Dalam paket penjualan Nokia 6275, Nokia menyertakan charger busuk tipe AC-3. Pastikan anda menggantinya dengan charger Nokia tipe lama (ACP-12E) dan jangan lupa beli kabel adapternya (CA-44).

Satu hal yang disayangkan adalah Nokia menyertakan Nokia 6275 dengan charger tipe AC-3 yang notabene merupakan CHARGER BUSUK dengan kemampuan charging yang sangat impoten, yaitu cuma 350mAh saja. Sangat kontras dengan kapasitas batere BL-6C yang besar itu.

Charger impoten seperti ini jelas tidak memadai untuk mencharge Nokia 6275i yang bawaannya menggunakan batere berkapasitas besar. Oleh karena itu akan butuh waktu sekitar 3 jam untuk mencharge Nokia 6275 dengan charger loyo ini.
Kecepatan charging merupakan sebuah faktor penting untuk sebuah handphone CDMA yang tentunya sering sekali dipakai menelpon. Oleh karena itu kemampuan chrager yang buruk merupakan kelemahan yang sangat fatal.

Saran saya, charger AC-3 bawaan Nokia 6275 lebih baik jangan digunakan. Jadi ketika membeli handphone ini, sebaiknya langsung ditukar dengan fast charger Nokia tipe lama (ACP-12E) yang bekasnya juga banyak beredar di pasaran. Setelah itu belilah kabel converter jack charger besar-ke-kecil seharga cuma 40 ribu (CA-44). Hal ini perlu dilakukan karena handphone Nokia keluaran terbaru seperti Nokia 6275i telah menggunakan jack charger jenis kecil, sehingga charger jenis lama (ACP-12E) harus dipasangi dulu kabel converter jack untuk dapat digunakan dengan Nokia 6275i.
Dengan charger jenis lama ini (ACP-12E) waktu charging Nokia 6275 menjadi tidak sampai 1 jam.

Tampaknya Nokia memutuskan menggunakan charger busuk + impoten ini untuk menekan harga jual Nokia 6275i (dan beberapa handphone Nokia jenis terbaru lainnya). Sekalipun ini termasuk upaya penurunan kualitas, namun paling tidak ini hal ini lebih baik daripada fitur/kualitas di handphonenya yang dipangkas sebagai siasat Nokia menghemat biaya produksi.
Penggunaan charger impoten ini juga bisa jadi merupakan strategi brilian Nokia untuk menjual kabel adaptor CA-44 seharga Rp.40 ribuan. Nokia pasti tahu bahwa banyak konsumen akan kecewa dengan kinerja charger AC-3 bawaan handphone terbaru Nokia, sehingga konsumen akhirnya terpaksa menggunakan charger lamanya dengan membeli kabel adapter CA-44. Bayangkan betapa besar profit Nokia untuk sebuah kabel adapter sederhana seharga Rp.40 ribu. Laba yang diraup Nokia dari menjual kabel sederhana sepert ini jelas lebih besar daripada laba dari menjual charger.

 

redball.gif (916 bytes)MICRO-SD 256MB & RUIM CARD


Slot untuk MicroSD dan RUIM card

Percuma bila sebuah handphone memiliki segudang feature multimedia & camera bila tidak dibekali slot external memory.
Salah satu contoh handphone CDMA konyol seperti itu adalah LG ID90c dan Motorola RAZR V3c.
Meski handphone LG dan Motorola tersebut dibekali feature multimedia (MP3 Player), namun tidak adanya slot memory external handphone ini jadi bahan tertawaan & ejekan di kalangan pengguna handphone

Ironisnya, sangat jarang ada handphone CDMA yang dibekali External memory slot, Camera, dan FM Radio sekaligus.
Di dunia ini hanya ada 3 handphone CDMA saja yg memiliki ketiga feature itu secara bersamaan yaitu: Nokia 6255, Nokia 6265, dan Nokia 6275 yang sedang dibahas ini.

Slot MicroSD pada Nokia 6275 terletak berdampingan dengan slot RUIM card.


MicroSD 256 MB: memory card bawaan berkapasitas cukup besar

Bila anda kurang puas dengan MicroSD berkapasitas 256MB yang disertakan, anda dapat membeli MicroSD 1GB atau 2GB.
Menurut saya MicroSD kapasitas 1GB-2GB hanya diperlukan jika anda berniat mengoleksi MP3 dan movie 3GP.

Salah satu keunggulan Nokia 6275 dibanding Apple Ipod adalah adanya fitur bluetooth pada handphone ini sehingga anda dapat bertukar MP3 secara wireless dengan mudah, sedangkan pengguna Ipod tentu hanya bisa melongo, karena Ipod pada dasarnya adalah sebuah gadget yang paling miskin fitur, bahkan alat ini tidak memiliki FM radio.

MicroSD 256MB bawaan sebenarnya sudah cukup untuk menampung videoclip, foto, dan lagu MP3. Memori internal sebesar 15MB juga masih bisa dimanfaatkan untuk menyimpan foto dan videoclip.
Bila ingin kapasitas penyimpanan lebih, cukup beli MicroSD 1GB yang saat ini harganya sudah cukup murah yaitu hanya berkisar Rp.100 ribuan saja.

 

redball.gif (916 bytes)MEMORY INTERNAL BERKAPASITAS BESAR (21MB)

Sekalipun Nokia 6275 telah dibekali slot memory external berisikan MicroSD card berkapasitas cukup besar, namun handphone ini juga memiliki memory internal yang cukup besar seperti halnya Nokia 6265 dan smartphone multimedia pada umumnya.
Perlu diingat bahwa ketika handphone menerima kiriman lagu MP3 via bluetooth dari handphone lain, maka lagu akan tersimpan dulu di internal memory sebelum dapat anda pindah secara manual ke memory card. Oleh karena itu, pada handphone yang miskin kapasitas memory internal (misal cuma 6MB) anda tidak akan bisa menerima transferan lagu-lagu MP3 yang ukurannya besar (misal 5MB) dari handphone lain. Padahal cukup banyak lagu-lagu MP3 yang ukurannya 5MB bahkan lebih.
Namun dengan memory internal Nokia 6275 yang sebesar 21MB, maka anda tak perlu lagi khawatir kehabisan memory ketika kirim-kiriman lagu MP3 via bluetooth dengan handphone lain.

Beberapa themes dan aplikasi java juga seringkali membutuhkan memory internal yang besar ketika diinstall. Handphone dengan internal memory cuma 6MB akan sering menampilkan pesan Out of Memory ketika mencoba menginstall aplikasi atau themes ukuran 2MB ke atas. Problem seperti ini mustahil terjadi pada Nokia 6275 yang cukup kaya internal memory.

Ukuran memory internal Nokia 6275 yang besar bahkan mampu membuat pengguna handphone 3G multimedia terbaru sekalipun iri. Sebagai contoh, Nokia 6233 Music Edition dan Nokia 6288 bahkan cuma memiliki internal memory cuma 6MB saja. Oleh karena itu sangat sering kita melihat pengguna Nokia 6233 standard / Music Edition yang menangis histeris ketika gagal menerima kiriman lagu MP3 dari handphone lain karena kehabisan memory internal. Musibah tragis semacam ini tak akan pernah terjadi pada pemilik handphone dengan memory internal besar seperti Nokia 6275.

 

 

NEXT PAGE  (interface menu, camera/video, multimedia, GPS, dll) >

Seminar IT with Budz Kay

 

w e b d e s i g n by

www.budzkay.net

©2007 Budz Kay Webdesign, All right reserved
please contact webmaster for any web related problem