reviewtip2.jpg (5487 bytes)


  PHILIPS OZEO
  review
  redball.gif (916 bytes)redball.gif (916 bytes)redball.gif (916 bytes)

 

PHILIPS OZEO
review by Budz Kay

PERKIRAAN HARGA: Rp. 1.600.000
PLUS: Design bagus. Tampilan menu bagus & inovatif. Ada Voice command, Calculator, Melody composer, Voice Dial, Voice Memo, Game, T9, Calendar, Organizer, Picture Messaging. Bisa standby hingga 300jam. Dual Band.
MINUS: Batere metal. Ukuran besar & berat. Tidak ada WAP

SCORE:
8.9

  Artikel ditulis oleh: Budz Kay

hp-xenium.jpg (23851 bytes)

Setelah meluncurkan Xenium beberapa waktu yg lalu, kini Philips meluncurkan Ozeo.
Berbeda dengan Xenium yg diposisikan sebagai kelas atas, Ozeo diposisikan untuk kelas menengah ke bawah. Dengan harga berkisar hanya 1,6 juta saja, Philips berharap Ozeo menjadi mitra tanding yg sepadan bagi Nokia 3210, Siemens C35 / M35 dan Motorola T2688 yg sama-sama merupakan handphone kelas menengah ke bawah.

Seperti layaknya handphone kelas bawah, maka Ozeo dibekali batere Metal. Namun fasilitas yg digotong Ozeo sangat lengkap. Secara garis besar menu & fasilitas Ozeo sama dengan Xenium, ini bisa dilihat pada menu Carousel yg juga diterapkan di Ozeo. Tapi bila layar Xenium mampu memuat 6 baris, Ozeo hanya mampu memuat 5 baris.

Fasilitas Voice Command juga dilekatkan pada handphone ini. Bila Nokia 3210 dan Siemens C35/M35 tidak memiliki fasilitas Voide Dial & Voice Memo, Ozeo memiliki kedua fungsi tsb. Seperti kita ketahui fungsi Voice Memo amat sangat penting, sebab memungkinkan kita merekam pembicaraan penting ataupun perkataan lawan bicara yg sulit diingat (misal menyebutkan nomer telpon seseorang).
Namun patut disayangkan bahwa Ozeo tidak dikaruniai fasilitas WAP seperti yg dimiliki oleh Siemens C35 & M35. Jadi seiring dengan semakin maraknya WAP, Ozeo pasti akan dilupakan.
Namun yg cukup menyakitkan adalah ukurannya yg super-tebal, super-lebar, dan super-berat, meskipun designnya cukup bagus & atraktif, tapi kelebihan ukuran postur tubuh tersebut dapat menyiksa pemakainya.
Meskipun berat Ozeo tidak seberat Nokia 3210 yg rajanya berat, namun Ozeo lebih tebal dan lebar dibanding Nokia 3210. Namun hal tsb cukup bisa dimaafkan bila mengingat fasilitas Ozeo yg jauh lebih lengkap. Selain itu layar Ozeo memuat jumlah baris yg lebih banyak dibanding layar Nokia 3210.

Namun jika Ozeo diadu dengan Siemens C35, Ozeo harus malu karena selain tidak dikaruniai WAP, Ozeo juga bertubuh lebih gembrot drpd Siemens C35 yg lebih ringan langsing itu.
Bahkan Ozeo masih lebih tebal & lebih lebar dibanding Siemens M35 yg merupakan handphone tahan banting (biasanya tipe handphone semacam ini berukuran besar).
Namun Siemens C35 & M35 juga harus malu karena tidak memiliki fasilitas Voice Dial & Voice Memo yg dimiliki Ozeo, selain itu waktu standby time Ozeo hampir 2X lebih lama drpd Siemens C35.

Sedangkan bila Ozeo diadu dengan Motorola T2688, Ozeo sekali lagi harus malu karena baterenya yg metal (batere T2688 Lithium) dan juga tubuh Ozeo yg jauh lebih tambun. Namun Ozeo patut berbangga hati karena fasilitas Motorola T2688 tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan fasilitas yg dibawa Ozeo. Fasilitas seperti Voice Dial, Voice Memo, Voice Command, Game, T9, Picture Messaging jelas tidak dimiliki Motorola T2688 yg terkenal miskin fasilitas itu.
Selain itu meskipun Motorola T2688 menggunakan batere Lithium namun standby timenya 6X lebih singkat drpd Ozeo yg sanggup berlaga hingga 300jam.

Dibandingkan lawan-lawannya tsb Ozeo adalah handphone yg waktu standby timenya paling lama (300jam). Ini sepertinya sudah merupakan tradisi Philips. Seperti kita tahu, waktu standby terlama dipegang oleh Philips Xenium, yaitu 500jam !

Meskipun secara keseluruhan Xenium jelas lebih baik (dan lebih mahal) dibandingkan Ozeo, tapi Ozeo memiliki fasilitas Dual Band yg tridak dimiliki Xenium 929/939. Tapi seperti yg telah sering saya sebutkan, fasilitas Dual Band tidak berguna di Indonesia.

Mungkin anda juga bertanya-tanya bagaimana jika Ozeo dibandingkan dengan Ericsson T18?
Seperti kita ketahui Ericsson T18 sudah ditarik dari pasaran karena tidak laku (Reviewland dulu memberi Score paling rendah utk T18), kalaupun Ozeo harus dibandingkan dengan T18, Ozeo akan menang fasilitas, design, & standby time, sedangkan T18 hanya menang ukuran yg lebih kecil saja.
Lalu bagaimana jika dibandingkan Eriocsson T10?
Tentu saja Ozeo akan menjadi terlalu unggul, karena Ericsson T10 adalah handphone kelas bawah (harganya cuma sekitar 1 juta saja) jadi sangatlah tidak adil bila membandingkan Ozeo yg canggih itu dengan handphone murahan semacam Ericsson T10.
Saking murahnya, bahkan pelacur-pelacur jalanan saja memiliki Ericsson T10.

Jadi pesaing tangguh Ozeo sebenarnya adalah Siemens C35 & M35, sebab Nokia 3210 & Motorola T2688 jelas bisa dipukul telak oleh Ozeo.
Ozeo memiliki apa yg Siemens C35/M35 tidak miliki (Voice Dial, Voice Memo, standby time 300jam), dan Siemens C35/M35 memiliki apa yg Ozeo tidak miliki (WAP, ukuran yg lebih ramping & ringan, tahan air/getar pada M35)
Harga Ozeo & Siemens M35 boleh dikatakan hampir sama, sedangkan Siemens C35 lebih murah sekitar 200 ribu rupiah.
Jadi pilihannya akan tergantung fasilitas mana yg anda sukai.

redball.gif (916 bytes)SPESIFIKASI TEKNIS

FEATURES
Ukuran 114x51x25 mm
Berat 128 gram
Tipe Batere Ni MH
Standby time hingga 120-300 jam
Talk time 3-5 jam
Vibrator yes
Screening call ringer yes
Voice record yes
Calculator yes
Calendar yes
Alarm yes
Game yes - 1 game
Jumlah line text 5 baris
Ring tone
Edit melody yes
Phone Memory 100
Infra red no
Active flip n/a
Voice Dial yes
Dual band yes
WAP (internet browser) no
Fasilitas lain -T9 intelligence typing
-Picture Messaging
-Voice Command
-Currency converter

Budz Kay
budzkay@budzkay.net

 

w e b d e s i g n by

http://surf.to/budz.design

©2000 Budz Kay Webdesign, All right reserved
please contact webmaster for any web related problem