reviewtip2.jpg (5487 bytes)


  ERICSSON R310
  review
  redball.gif (916 bytes)redball.gif (916 bytes)redball.gif (916 bytes)

 

ERICSSON R310
review by Budz Kay

PERKIRAAN HARGA: Rp. 2.500.000
PLUS: Tahan air. Ada game, calculator, vibra, voice dial, screening call ringer.
MINUS: Ukuran sangat besar, panjang, & berat. Bentuk antena sangat menggangu. Tidak ada fasilitas T9, WAP, Voice Memo, dan Infra Red. Ukuran layar terlalu kecil.

ALTERNATIF: Bila suka handphone tahan getar/air, lebih baik beli Siemens M35i yg ukurannya jauh lebih kecil, ringan & harganya jauh lebih murah.
Dengan harga yg lebih murah bisa didapatkan handphone canggih seperti Siemens S35i yg fasilitasnya jauh lebih lengkap dan ukuran jauh lebih kecil.

SCORE:
2.0

  Artikel ditulis oleh: Budz Kay

Rupanya Ericsson masih belum belajar dari kegagalan R250 di pasaran. Handphone tahan banting/air bukanlah selera konsumen Indonesia.
Mungkin Ericsson terpancing mengeluarakan handphone tahan banting lagi karena melihat kesuksesan Siemens M35i yg juga merupakan handphone tahan banting/air. Tapi perlu diketahui bahwa yg disukai konsumen dari Siemens M35i bukanlah karena faktor tahan banting-nya tapi karena internal antennna, WAP, ukuran yg cukup kecil, dan harga yg terjangkau.
Sedangkan R310 adalah handphone berukuran raksasa. Selain besar, panjang, juga amat sangat berat.
Bandingkan saja, bila Siemens M35i beratnya hanya 125gr, R130 berbobot 170gr.

Konyolnya lagi, disaat produsen handphone yg lain seperti Siemens & Nokia berlomba-lomba untuk memangkas antenna, Ericsson malah memperbesar ukuran antenna.
Entah karena Ericsson sudah kehabisan akal atau ingin tampil beda, tapi yg jelas ukuran antenna yg besar tsb sangat merepotkan dan menyiksa. Terutam bila dimasukkan kantong celana antena tsb akan menusuk-nusuk dan sangat memakan tempat.

Ericsson boleh saja berdalih bahwa handphone ini diperuntukkan bagi petualang. Tapi perlu diingat bahwa disaat anda mendaki gunung atau menjelajah hutan, handphone apapun tidak akan dapat digunakan, karena pasti tidak akan ada sinyal di daerah liar semacam itu. Logikanya, provider GSM mana yg ingin membangun repeater-base di daerah pegunungan ataupun hutan???

Iklan R310 di televisi yg memperlihatkan kemampuan tahan getar R310 dengan menempatkannnya di stang sepeda sebenarnya justru akan menjerumuskan konsumen ke dalam bahaya kriminalitas. Jangankan handphone dipajang di sepeda, diletakkan di dalam mobil saja sudah akan memancing penjahat untuk memecah kaca mobil, apalagi kalau cuma diletakkan di sepeda yg notabene rapuh terhadap serangan penjahat.
Jadi bila dipikir, iklan tsb cenderung membahayakan konsumen.

Meskipun R310 tahan air, tapi Ericsson sendiri melarang untuk mencoba merendam R310 di dalam air. Jadi misalkan handphone tsb terjatuh ke kolam renang kemampuan tahan airnya belum tentu mampu menyelamatkannya.
Kemampuan tahan air R310 hanyalah sebatas guyuran air, sebagai contoh tahan siraman air hujan.
Tapi bila anda sedang kehujanan apakah anda akan mau/sempat menelpon?
Logikanya, anda akan mencari tempat berteduh dulu supaya anda tidak kehujanan bukan?
Kalau anda sudah berteduh, tentunya anda tidak harus menggunakan handphone tahan air...

Jadi jelas, faktor tahan banting/getar tidak akan pernah menjadi alasan yg tepat utk membeli R310.
Bila nasib Siemens M35i masih dapat terselamatkan oleh ukurannya yg kecil, internal antenna, WAP, dan harga yg murah, nasib R310 kurang begitu beruntung karena dari segi ukuran sudah tidak menarik utk dibeli. Harganya yg mahal, antenna-nya yg besar dan absennya fasilitas WAP juga ikut menurunkan daya jual R310.
Parahnya lagi, meskipun R310 berukuran besar, namun layarnya sangat kecil. Tampilan icon menu-menu semakin mempersempit tulisan-tulisan yg sebenarnya justru lebih penting utk ditampilkan.
Sewaktu navigasi pada menu-menu praktis hanya 1-2 baris saja yg terlihat. Jumlah baris yg mampu ditampilkan sama sedikitnya seperti T28 yg ukurannya jauh lebih kecil.
Absennya organizer/calendar & Voice memo semakin memperparah keadaan R310.
Makanya di televisi juga ada iklan R310 yg menggambarkan orang bersepada yg datang ke kantor pada hari libur, itu disebabkan karena R310 tidak memiliki organizer.
Menurut saya itulah iklan terbaik Ericsson yg mencerminkan miskinnya fasilitas pada R310.

Sama seperti R320, R310 juga tidak dikaruniai fasilitas T9 yg berfungsi utk mempersingkat waktu pengetikan SMS. Padahal Siemens M35i memiliki fasilitas tsb.

Tidak diragukan lagi, Ericsson R310 layak dinobatkan sebagai handphone terburuk abad millenium ini.
Saya berani bertaruh, R310 akan gagal di pasaran. Terutama mengingat harganya yg sangat mahal utk handphone yg tidak memiliki nilai lebih bagi konsumen.
Dengan harga yg lebih murah drpd R310, anda bisa mendapatkan Siemens S35 yg jauh lebih lengkap segala-galanya. Anda bahkan juga dapat menghemat hampir 1 juta bila anda membeli Siemens M35i yg juga tahan banting/air.

redball.gif (916 bytes)SPESIFIKASI TEKNIS

hp-c35i-2.gif (27438 bytes)
warna yg tersedia:
- peak yellow
- aquatic green
- bright orange
- nautic blue

FEATURES
Ukuran 131x53x15 mm
Berat 170 gram
Tipe Batere Lithium
Standby time 160 jam
Talk time 6 jam
Vibrator yes
Screening call ringer yes
Voice record no
Calculator yes
Calendar & Organizer no
Alarm yes
Game yes
Jumlah line text 3 baris
Ring tone
Edit melody yes
Phone Memory 100
Infra red no
Active flip n/a
Voice Dial yes
Dual band yes
WAP (internet browser) no
Fasilitas lain -Shock/water resistant

Budz Kay
budzkay@budzkay.net

 

w e b d e s i g n by

http://surf.to/budz.design

©2000 Budz Kay Webdesign, All right reserved
please contact webmaster for any web related problem