Rupanya Ericsson masih belum belajar dari kegagalan
R250 di pasaran. Handphone tahan banting/air bukanlah selera konsumen Indonesia.
Mungkin Ericsson terpancing mengeluarakan handphone tahan banting lagi karena
melihat kesuksesan Siemens M35i yg juga merupakan handphone tahan banting/air. Tapi perlu
diketahui bahwa yg disukai konsumen dari Siemens M35i bukanlah karena faktor tahan
banting-nya tapi karena internal antennna, WAP, ukuran yg cukup kecil, dan harga yg
terjangkau.
Sedangkan R310 adalah handphone berukuran raksasa. Selain besar, panjang, juga amat
sangat berat.
Bandingkan saja, bila Siemens M35i beratnya hanya 125gr, R130 berbobot 170gr.
Konyolnya lagi, disaat produsen handphone yg lain seperti
Siemens & Nokia berlomba-lomba untuk memangkas antenna, Ericsson malah memperbesar
ukuran antenna.
Entah karena Ericsson sudah kehabisan akal atau ingin tampil beda, tapi yg jelas
ukuran antenna yg besar tsb sangat merepotkan dan menyiksa. Terutam bila dimasukkan
kantong celana antena tsb akan menusuk-nusuk dan sangat memakan tempat.
Ericsson boleh saja berdalih bahwa handphone ini
diperuntukkan bagi petualang. Tapi perlu diingat bahwa disaat anda mendaki gunung atau
menjelajah hutan, handphone apapun tidak akan dapat digunakan, karena pasti tidak akan ada
sinyal di daerah liar semacam itu. Logikanya, provider GSM mana yg ingin membangun
repeater-base di daerah pegunungan ataupun hutan???
Iklan R310 di televisi yg memperlihatkan kemampuan tahan
getar R310 dengan menempatkannnya di stang sepeda sebenarnya justru akan menjerumuskan
konsumen ke dalam bahaya kriminalitas. Jangankan handphone dipajang di sepeda, diletakkan
di dalam mobil saja sudah akan memancing penjahat untuk memecah kaca mobil, apalagi kalau
cuma diletakkan di sepeda yg notabene rapuh terhadap serangan penjahat.
Jadi bila dipikir, iklan tsb cenderung membahayakan konsumen.
Meskipun R310 tahan air, tapi Ericsson sendiri melarang untuk
mencoba merendam R310 di dalam air. Jadi misalkan handphone tsb terjatuh ke kolam renang
kemampuan tahan airnya belum tentu mampu menyelamatkannya.
Kemampuan tahan air R310 hanyalah sebatas guyuran air, sebagai contoh tahan siraman
air hujan.
Tapi bila anda sedang kehujanan apakah anda akan mau/sempat menelpon?
Logikanya, anda akan mencari tempat berteduh dulu supaya anda tidak kehujanan
bukan?
Kalau anda sudah berteduh, tentunya anda tidak harus menggunakan handphone tahan
air...
Jadi jelas, faktor tahan banting/getar tidak akan pernah
menjadi alasan yg tepat utk membeli R310.
Bila nasib Siemens M35i masih dapat terselamatkan oleh ukurannya yg kecil, internal
antenna, WAP, dan harga yg murah, nasib R310 kurang begitu beruntung karena dari segi
ukuran sudah tidak menarik utk dibeli. Harganya yg mahal, antenna-nya yg besar dan
absennya fasilitas WAP juga ikut menurunkan daya jual R310.
Parahnya lagi, meskipun R310 berukuran besar, namun layarnya sangat kecil. Tampilan
icon menu-menu semakin mempersempit tulisan-tulisan yg sebenarnya justru lebih penting utk
ditampilkan.
Sewaktu navigasi pada menu-menu praktis hanya 1-2 baris saja yg terlihat. Jumlah
baris yg mampu ditampilkan sama sedikitnya seperti T28 yg ukurannya jauh lebih kecil.
Absennya organizer/calendar & Voice memo semakin memperparah keadaan R310.
Makanya di televisi juga ada iklan R310 yg menggambarkan orang bersepada yg datang
ke kantor pada hari libur, itu disebabkan karena R310 tidak memiliki organizer.
Menurut saya itulah iklan terbaik Ericsson yg mencerminkan miskinnya fasilitas pada
R310.
Sama seperti R320, R310 juga tidak dikaruniai fasilitas T9 yg
berfungsi utk mempersingkat waktu pengetikan SMS. Padahal Siemens M35i memiliki fasilitas
tsb.
Tidak diragukan lagi, Ericsson R310 layak dinobatkan sebagai
handphone terburuk abad millenium ini.
Saya berani bertaruh, R310 akan gagal di pasaran. Terutama mengingat harganya yg
sangat mahal utk handphone yg tidak memiliki nilai lebih bagi konsumen.
Dengan harga yg lebih murah drpd R310, anda bisa mendapatkan Siemens S35 yg jauh
lebih lengkap segala-galanya. Anda bahkan juga dapat menghemat hampir 1 juta bila anda
membeli Siemens M35i yg juga tahan banting/air.
SPESIFIKASI TEKNIS

warna yg tersedia:
- peak yellow
- aquatic green
- bright orange
- nautic blue
|
| FEATURES |
| Ukuran |
131x53x15 mm |
| Berat |
170 gram |
| Tipe Batere |
Lithium |
| Standby time |
160 jam |
| Talk time |
6 jam |
| Vibrator |
yes |
| Screening call
ringer |
yes |
| Voice record |
no |
| Calculator |
yes |
| Calendar &
Organizer |
no |
| Alarm |
yes |
| Game |
yes |
| Jumlah line
text |
3 baris |
| Ring tone |
|
| Edit melody |
yes |
| Phone Memory |
100 |
| Infra red |
no |
| Active flip |
n/a |
| Voice Dial |
yes |
| Dual band |
yes |
| WAP (internet
browser) |
no |
| Fasilitas
lain |
-Shock/water
resistant |
Budz Kay
budzkay@budzkay.net |