| (29 agustus 2008) - NVIDIA CUDA mampu percepat proses video encoding 446% Di segmen gaming, videocard NVIDIA baru-baru ini memang telah dipermalukan habis-habisan oleh ATI sampai-sampai NVIDIA harus mengalami kerugian besar tahun ini. Namun hal ini tak membuat NVIDIA kehabisan akal untuk mencari keunggulan di segmen lain, karena selama ini NVIDIA mengembangkan fungsi videcard mereka yang tidak hanya berfungsi sebagai perangkat bermain game saja namun juga berfungsi sebagai perangkat kakulasi / pemrosesan data yang dapat menggantikan fungsi CPU. NVIDIA akhir-akhir ini gencar mempropagandakan NVIDIA CUDA yang tak lain merupakan bahasa pemrograman yang dapat menggunakan GPU sebagai alat kalkulasi yang dapat menggantikan CPU. Secara tak langsung, langkah yang ditempuh NVIDIA ini menyerang Intel yang selama ini merupakan pemimpin pasar CPU. Karena GPU memiliki potensi kinerja yang jauh lebih besar ketimbang CPU. Dengan merangkul para developer software untuk memanfaatkan CUDA, NVIDIA akhirnya berhasil meyakinkan konsumen bahwa GPU memang jauh lebih powerful ketimbang CPU. Hal ini terlihat pada software video processing ternama yaitu Pegasys TMPGEnc 4.0 XPress dimana proses video encoding menggunakan GPU NVIDIA dapat memberikan peningkatan kinerja sebanyak 446% jika dibanding dengan menggunakan CPU. Padahal selama ini kalangan profesional video editing selalu mengandalkan CPU yang powerful untuk menyelesaikan tugasnya, namun kini tak ada lagi alasan yang tepat untuk membeli CPU powerful bila ternyata dengan GPU pekerjaan dapat selesai lebih cepat. Hal ini lambat laun tentu akan membuat orang enggan menggunakan CPU yang powerful, karena sehebat-hebatnya CPU ternyata masih kalah oleh GPU. Realita keunggulan GPU atas CPU juga disadari oleh Intel, sehingga saat ini mereka juga tengah mendalami teknologi chip grafis (Larrabee), meskipun Intel agak terlambat jika dibanding NVIDIA dan ATI yang sudah lama berkecimpung di industri grafis. NVIDIA dalam propagandanya selalu menganjurkan bahwa lebih baik menggunakan CPU murah saja, namun dengan videocard yang mahal (powerful). Bila CUDA makin populer dan makin banyak aplikasi mampu menggunakan GPU, maka rekomendasi NVIDIA tersebut ada benarnya, dan itu akan menjadi mimpi buruk bagi Intel bila mereka tidak segera merilis GPU Larrabee mereka. |
![]() |
Lihat semua arsip berita bulan Agustus 2008
©2008 Budz Kay
Webdesign, All rights reserved
please contact webmaster for any
web related problem