REVIEWLAND.COM
 

Pasang iklan disini: 
SMS ke 081 7020 7030

 

  Berita favorit   redball.gif (916 bytes)redball.gif (916 bytes)redball.gif (916 bytes)

(8 agustus 2008)
- Biostar hadirkan motherboard overclocker P45 Crossfire termurah
Kini para gamer & overclocker tak perlu lagi menghamburkan uang untuk membeli motherboard mahal dengan chipset terbaru intel P45 yang memiliki slot CrossFire, karena di Indonesia telah beredar motherboard Biostar T-series TP45 HP yang merupakan motherboard intel P45 yang dibekali slot CrossFire dan dijual cuma seharga $120 saja.
     Sebagai perbandingan, untuk mendapatkan motherboard merk ASUS yang memiliki fitur seperti ini (ASUS P5Q Pro) anda harus merogoh kocek nyaris $200, alias 2X lebih mahal.
     Sedangkan ABIT IP35 Pro yang menggunakan chipset jadul P35 dan tidak mendukung Cross Fire bahkan masih dijual lebih mahal ketimbang Biostar TP45 HP. Ini membuat Biostar TP45 tak ada lawannya dikisaran harga $100-an.
     Dari sisi kosmetik, TP45 HP dibekali cooler heatpipe, slot warna-warni, dan LED switch onboard, yang menjadikan tampilannya keren dan tidak kalah dengan motherboard mahal.
     Kemampuan overclocknya juga tak perlu diragukan, sebab melaju di FSB500 (FSB2000 QPB) cukuplah mudah bagi motherboard berchipset intel P45 ini.
     Biostar TP45 HP memiliki fitur SRS (Self Recovery System) yang sama seperti fitur CPR (CPU Parameter Recall) pada motherboard ASUS. Dengan fitur ini, jika terjadi kegagalan booting karena overclock, maka komputer masih bisa masuk ke BIOS dan semua parameter masih tetap seperti kondisi terakhir sebelum crash (tidak reset ke default).
Hal ini menjadikan percobaan overclocking menggunakan motherboard Biostar lebih nyaman ketimbang motherboard yang tidak dibekali fitur recovery otomatis.
Di dunia ini hanya ASUS dan BIOSTAR saja yang memiliki fitur BIOS parameter recall secara otomatis semacam ini.
Pada motherboard merk lain, bila terjadi crash maka harus melakukan clear CMOS dan mengulang memasukkan parameter satu persatu lagi atau harus melakukan CMOS save & reload secara manual.
     Perlu diingat bahwa dalam merakit PC Gaming, motherboard hanyalah sebuah "tatakan" alias KARPET.
Semua orang tahu bahwa karpet posisinya adalah di bawah, sehingga prioritasnya tentu dibawah pula.
Dalam sebuah PC Gaming, prioritas utama adalah VGA card dan Prosesor (dengan memory 2GB tentunya).
Sedangkan motherboard hanyalah sarana penunjang saja (agar bisa mengoverclock prosesor, atau membuat konfigurasi CrossFire). Saat ini motherboard seharga Rp.500 ribuan sekalipun bisa untuk mengoverclock prosesor, dan motherboard yang mendukung Crossfire paling murah adalah Biostar TP45 HP dengan harga sekitar Rp.1 juta.
     Dengan menggunakan motherboard canggih tapi murah seperti Biostar TP45 HP, maka dana yang anda miliki dapat dialokasikan untuk membeli 2 buah videocard untuk Crossfire, ataupun untuk videocard single kelas high-end. Perlu diingat bahwa kontribusi videocard dan CPU terhadap kinerja, jauh lebih besar ketimbang motherboard.
     Jadi jangan melakukan hal bodoh seperti membeli motherboard yang harganya lebih mahal ketimbang harga videocard.
Sungguh menyedihkan jika melihat orang yang membeli "motherboard gaming" high-end seperti ASUS Rampage Formula seharga $300 namun videocard yang dipakai ternyata cuma Geforce 9600GT/Radeon HD3870 seharga $150. Kombinasi seperti itu hanya akan dipermalukan habis-habisan oleh PC yang cuma menggunakan motherboard murah seharga $100 namun dengan videocard Radeon HD4870 seharga $320.
Sebab motherboard high-end berlapis emas sekalipun tidak akan meningkatkan kinerja gaming jika videocard yang dipakai masih jadul.
    Bila motherboard ibaratnya hanyalah KARPET, maka VGA card ibaratnya adalah RANJANG tempat anda bercengkerama dengan nyaman.
VGA merupakan jantung sebuah PC Gaming.
Sehingga hanya gamer bodoh saja yang menggunakan motherboard seharga $200 namun VGA card-nya cuma $100. Sebab itu sama tololnya seperti membeli permadani emas namun tidurnya di ranjang pesing.
     Perlu diingat pula bahwa patokan merakit PC gaming yang powerful tapi ekonomis adalah dengan memilih motherboard yang harganya cuma SEPERTIGA dari harga videocard yang digunakan.
Jadi bila anda menggunakan videocard seharga $300, maka motherboard yang dipilih cukup seharga $100 saja. Tak perlu lebih mahal dari itu.
Jangan pula termakan propaganda "motherboard gaming". Karena kinerja gaming berasal dari videocard dan prosesor, dan bukan dari motherboard. REVIEWLAND telah mendemokan berkali-kali secara LIVE bahwa motherboard bukanlah prioritas utama dalam sebuah PC Gaming, melainkan hanyalah sarana pendukung saja.

Lihat semua arsip berita bulan Agustus 2008

 

reviewland-logo1s.gif (745 bytes)

w e b d e s i g n by

www.budzkay.net

©2008 Budz Kay Webdesign, All rights reserved
please contact webmaster for any web related problem