REVIEWLAND.COM


 
ARSIP
     berita lama
  redball.gif (916 bytes)redball.gif (916 bytes)redball.gif (916 bytes)

c2q-war.gif (85842 bytes)

redball.gif (916 bytes)Arsip berita tanggal  10 desember 2008 ke belakang

(10 desember 2008)
- NVIDIA merevisi lagi Geforce GTX260 dengan GPU G200b 55nm
Merilis patch secara berkala merupakan hal yang lumrah di dunia software, namun di dunia videocard hanya NVIDIA satu-satunya produsen yang sangat sering melakukan revisi terhadap berbagai lini produknya.

    Salah satu lini produk NVIDIA yang kerap direvisi adalah Geforce GTX260 yang sebelumnya telah mengalami revisi penambahan jumlah Stream Processor, dan kini direvisi lagi dengan menggunakan GPU G200b yang telah menggunakan proses produksi 55nm (3 kali direvisi).
     Geforce GTX260 pada awalnya diluncurkan dengan jumlah Stream Processor sebanyak 192SP. Menyadari kinerjanya kalah oleh Radeon HD4870, NVIDIA merevisinya 3 bulan kemudian dengan mengeluarkan GTX260 yang memiliki 216SP. Namun dengan jumlah SP lebih banyak dan kinerja lebih tinggi rupanya tidak membuat GTX260-216 ini mampu mengalahkan popularitas Radeon HD4870. Rupanya hal ini disebabkan karena harga GTX260-216 yang masih jauh lebih mahal, akibat biaya produksinya yang memang jauh lebih tinggi ketimbang biaya produksi Radeon HD4870.
     Biaya produksi GTX260-216 yang tinggi tersebut disebabkan karena design PCB P651 yang kompleks (14 layer) serta penggunaan komponen power phase module Volterra yang langka dan mahal. Hal tersebut makin diperparah dengan lebih mahalnya biaya produksi GPU 65nm (ATI menggunakan GPU 55nm).

Revisi kedua GTX260 (216SP) tersebut memang masih mewarisi kelemahan utama dari GTX260 versi awal (192SP), yaitu design PCB yang kompleks, komponen yang mahal, dan GPU 65nm yang biaya porduksi lebih mahal ketimbang GPU 55nm.
     Menyadari berbagai kekurangan ini, akhirnya NVIDIA berencana untuk merevisi lagi GTX260-216 dengan menggunakan GPU 55nm (G200b) serta design PCB P654 yang lebih sederhana (10 layer).
GTX260 revisi ke-3 ini memiliki codename GT206 (G200b).
     Bila pada GTX260 revisi sebelumnya chip memory ditempatkan di sisi depan & belakang, kini pada revisi ke-3 ini semua chip memory berada di sisi depan sehingga tidak lagi memerlukan heatspreader dan cover di sisi belakang videocard.
Selain itu sebagai upaya mengurangi biaya produksi di bagian VRM (Voltage Regulator Module), NVIDIA akan mengganti power phase module 3+2 yang menggunakan chip Volterra yang mahal tersebut dengan power phase module 4+2.
Dengan sejumlah perombakan tersebut diharapkan biaya produksi GTX260 versi 55nm akan menurun dan harga jualnya jadi lebih rendah.
     Dalam hal spesifikasi, Geforce GTX260 revisi terbaru ini tidak berbeda dengan versi sebelumnya, yaitu berjalan pada clock GPU 575MHz dan memory 2000MHz. Jenis memory yang digunakan juga masi sama yaitu DDR3 896MB 448bitGPU clocknya.

     Jenis cooler reference yang digunakan NVIDIA masih buatan Cooler Master seperti sebelumnya, bentuknya pun sama, hanya saja ada sedikit peribahan layout yang berkaitan dengan perbedaan posisi chip memory yang kini semuanya berada di sisi bagian depan.
     Selain perbedaan design PCB, perbedaan utama tentu ada pada GPU yang digunakan kini memiliki kode “G200-103-B2”, sedangkan kode GPU revisi sebelumnya adalah “G200-103-A2”. Huruf “B” menandakan proses fabrikasi 55nm, sedangkan kode "103" menandakan jumlah Stream Procesornya masih sama seperti revisi kedua, yaitu 216SP.

     Revisi hardware yang berulang-ulang dilakukan oleh NVIDIA ini tentu merupakan bagian dari strategi marketing NVIDIA, yang tentu sangat merugikan konsumen yang terlanjur membeli GTX260 revisi awal. Apalagi jarak peluncuran antar revisi GTX260 ini hanya 3 bulan, yang artinya dalam waktu tempo singkat GTX260 yang telah dimiliki konsumen harganya akan anjlok drastis sering keluarnya revisi yang lebih baru.
     Kondisi seperti ini juga pernah dialami oleh para pemilik Geforce 9800GTX yang langsung menangis histeris ketika NVIDIA merilis revisinya yaitu Geforce 9800GTX+ dengan harga lebih murah dan kinerja jauh lebih tinggi.

Baru-baru ini NVIDIA bahkan masih melakukan revisi lagi dengan merilis Geforce 9800GTX+ versi cebol yang akan dijual lebih murah lagi.
     Sepertinya NVIDIA memang merilis beberapa produknya tidak dalam keadaan matang, dan mereka akan melakukan penyempurnaan / revisi terhadap lini produk tersebut sambil jalan.

     Oleh karena itu konsumen yang membeli videocard NVIDIA revisi awal biasanya adalah orang yang amat tidak beruntung dan biasanya akan menangis histeris tak lama kemudian ketika revisi berikutnya muncul dengan harga lebih murah dan kinerja lebih baik.

     Revisi berulang-ulang, umumnya tidak terjadi pada videocard ATI, karena ATI merilis produknya dalam kondisi yang sudah matang dan harga jual awal produk ATI juga sudah jauh lebih murah dari produk NVIDIA yang setara, sehingga cenderung tidak mengalami penurunan harga lagi yang ekstrim, tidak seperti produk NVIDIA yang pada awal peluncurannya cenderung dijual sangat mahal dan langsung turun drastis secara cepat seiring dengan revisi-revisi yang mereka rilis.
     Ada 2 faktor yang memperparah depresiasi videocard NVIDIA yang telah dimiliki konsumen, yaitu munculnya produk ATI yang lebih murah, dan kebiasaan NVIDIA sendiri yang sangat sering merilis revisi terhadap produknya.
     Sedangkan faktor yang dapat membuat ATI menurunkan harga produknya hanyalah kebijaksanaan penurunan harga yang diumumkan ATI sendiri. ATI sendiri tidak gemar merilis revisi produk yang dapat menurunkan harga produk yang sudah ada. Hingga detik ini spek teknis Radeon HD4850 & HD4870 masih sama seperti dahulu, begitu pula harganya tidak berbeda jauh dengan pada saat diluncurkan 6 bulan yang lalu. Sedangkan Geforce GTX260 hingga kini telah mengalami 3X revisi dengan harga yang turun drastis mulai dari $500 pada awal peluncuran hingga kini tinggal $350 setelah mengalami 3x revisi.
     Bayangkan betapa menyesalnya konsumen yang telah membeli Geforce GTX260 versi awal 6 bulan yang lalu dengan harga $500, dan kinerjanya kini bahkan kalah oleh Radeon HD4870 maupun Geforce GTX260 revisi terbaru yang kini juga dijual jauh lebih murah.

     Geforce GTX260-216 versi 55nm (revisi ke-3) dijadwalkan untuk dirilis ke pasaran pada bulan Januari 2009, padahal pada bulan tersebut ATI menjadwalkan untuk meluncurkan videocard generasi DirectX 11 yaitu Radeon HD5800 (RV870) yang tentu saja akan lebih unggul ketimbang GTX260 55nm yang hanyalah merupakan revisi dari produk lama saja.
     Namun bagi fans NVIDIA yang ingin memiliki GTX260 yang telah disempurnakan (dan lebih murah), revisi terbaru ini mungkin masih akan menarik, apalagi penggunaan GPU 55nm memiliki keuntungan dalam hal konsumsi daya yang lebih rendah dan biasanya kemampuan overclock yang juga lebih tinggi.
     Mengingat penamaannya masih sama-sama GTX260, konsumen harus berhati-hati agar tidak keliru tidak membeli GTX260 revisi lama. Sebab cukup banyak konsumen awam yang hingga detik ini masih "tertipu" membeli GTX260 versi awal (192SP) karena tidak adanya perbedaan fisik maupun spesifikasi clock, apalagi penamaannya juga sama-sama GTX260.

Harus diakui bahwa revisi berkali-kali memnag dapat membingungkan konsumen.
     Tampaknya NVIDIA menerapkan salah satu strategi dari ilmu marketing yaitu: "Membuat konsumen bingung adalah cara jitu untuk meraup untung. Sebab konsumen yang bingung adalah sasaran empuk. Jadi buatlah agar konsumen anda selalu dalam kondisi kebingungan"
                                                                        [ Direct URL ]

(10 desember 2008)
- 6 game terbaik yang telah dirilis di Indonesia
Setelah PC Gamer sebelumnya diserbu dengan game-game keren. Kini sepanjang akhir November hingga awal Desember ini para PC gamer juga masih diserbu lagi oleh beberapa game terbaru, 6 diantaranya cukup bagus dan telah tersedia di tempat rental game PC yang ada di berbagai kota Indonesia, dengan harga sewa cuma Rp.4000 saja.

     Berikut ini adalah sedikit review singkat mengenai 6 game baru terbaik itu :

SCREENSHOT1. Tomb Raider Underworld
Sekuel yang selalu dinanti-nantikan oleh para gamer terutama kaum pria yang berniat menikmati kemolekan tubuh Lara Croft.

     Kali ini Lara Croft yang sexy itu akan banyak beraksi menggunakan bikini. Dengan didukung tampilan grafis yang sangat bagus, game ini merupakan mimpi indah yang jadi kenyataan bagi kaum pria.
     Meski TR Underworld tidak terlalu menghadirkan gameplay yang menegangkan seperti game action murni (karena cenderung ke arah puzzle), namun aksi akrobatik Lara Croft yang berbikini tentu akan mampu memberikan ketegangan disisi lain.
     TR Underworld merupakan sekuel Tomb Raider dengan tampilan grafis terbaik, namun tidak terlalu berat bagi para pemilik videocard kelas harga $150 sekalipun. Game ini masih lancar dimainkan pada resolusi 1280x1024 dengan 8xAA 16xAF menggunakan videocard Geforce 9800GT ataupun Radeon HD4850. Bahkan dengan videocard kelas $290 seperti Radeon HD4870, framerate masih sangat lancar pada resolusi 1680x1050 dengan setting 8xAA 16xAF dan detail maximum.

SCREENSHOT
2. Left 4 Dead
Left 4 Dead merupakan game baru yang menggunakan engine grafis jadul (Source Engine) yang dipergunakan pada game jadul Half Life 2. Namun hebatnya Valve ternyata mampu memoles engine grafis jadul ini sedemikian rupa sehingga mampu menghasilkan kualitas grafis yang mampu mengimbangi tampilan grafis game modern terkini.

     Kualitas grafis game first-person shooter ini cukup bagus dengan bentuk karakter yang halus dan realistik. Meski demikian game ini cukup enteng dimainkan dengan video card kelas $100 keatas.
Jangan lupa pula melihat berita yang menunjukkan perbandingan kinerja berbagai videocard pada game Left 4 Dead.
     Left 4 Dead merupakan game action murni yang intinya cuma menembaki habis gerombolan zombie. Lama kelamaan memang akan terasa membosankan dalam mode single player, karena game ini sebenarnya lebih ditujukan untuk dinikmati bersama kawan dalam mode multiplayer (online). Di luar negeri game ini termasuk best-seller karena unsur multiplayernya, sedangkan bila dimainkan sendiri akan terasa cepat membosankan karena tidak adanya story line yang bagus.

SCREENSHOT3. Legendary
Setelah diumumkan sekitar bulan maret lalu, baru awal desember ini game Legendary keluar. Ini berarti kehadiran game ini memakan waktu nyaris 9 bulan semenjak pertama kali previewnya diberitakan.

     Game first-person shooter ini menggunakan engine grafis Unreal 3 ini merupakan game action murni yang menghadirkan monster-monster mitologi di dunia modern.
     Tampilan grafisnya lumayan bagus namun terkesan sangat jaggies karena tidak mendukung Anti-Aliasing. Namun begitu Anti Aliasing diaktifkan secara paksa (via driver) barulah keindahan grafis game ini benar-benar terlihat.
Perbedaan kualitas grafis antara dengan AA dan tidak sangatlah kontras pada game ini. Jadi jangan sekali-kali memainkan game ini tanpa AA.
Game ini merupakan game yang disponsori ATI, mengingat kinerja videocard ATI cenderung lebih bagus ketimbang NVIDIA ketika mode AA diaktifkan.
SCREENSHOT4. Secret Service
Sekalipun game ini merupakan produk dari Activision Value yang umumnya tergolong game kelas value, namun tampilan grafis game ini cukup bagus berkat engine grafis Call of Duty 4 yang digunakan.

Kualitas grafisnya bahkan cenderung lebih bagus ketimbang James Bond Quantum of Solace yang sama-sama menggunakan engine grafis COD4.
     Game first-person shooter ini menceritakan tentang satuan agen rahasia pelindung presiden. Belum pernah ada game yang mengangkat tentang hal semacam itu karena selama ini tema yang diangkat hanya seputar tentara dan perang dunia saja.

SCREENSHOT5. Silent Hill Homecoming
Penggemar game Horror (sekaligus puzzle) akan sangat menikmati game yang sempat dilarang di Australia ini karena tampilan visualnya yang mengerikan.

     Tampilan grafisnya cukup bagus dengan efek grainy khas film horror.
     Namun sayangnya tokoh utama game ini pria dan bukan wanita seperti Silent Hill seri lama, jadi tidak ada unsur "ketegangan" ala Tomb Raider pada game ini. Selain itu tokoh utama juga cenderung tangguh dan lebih mudah membunuh musuhnya. Oleh karena itu sekalipun ini game horror, namun unsur ketegangan (tanpa tanda kutip) juga tidak ada karena tokoh utamanya cukup mudah dalam membunuh musuh-musuhnya.
SCREENSHOT6. Need For Speed Undercover
Penggemar seri NFS tentu menunggu-nunggu kehadiran game ini. Namun apa yang diharapkan tidak sebaik yang dikira.

     Tampilan grafis NFS Undercover ternyata tidak bagus, apalagi PC gamer sebelumnya telah ditunjukkan oleh keindahan grafis Racedriver GRID yang merupakan game racing terlaris dengan tampilan grafis terbaik.
     Gamer yang menggunakan prosesor AMD dan videocard NVIDIA juga akan bertambah kecewa karena kinerja game ini lebih buruk pada kedua hardware tersebut.
     Saking buruknya kualitas grafis NFS Underworld sampai-sampai membuat orang sukarela membuatkan texture patch untuk memperbaiki kualitas texture yang buruk pada game ini.

                                                                        [ Direct URL ]

(10 desember 2008)
- Perbandingan kinerja VGA card pada game Left 4 Dead

Left 4 Dead merupakan salah satu game baru terlaris yang menggunakan engine grafis Source buatan Valve. Engine grafis yang sudah cukup berumur dan telah dipergunakan semenjak era Half Life 2 ini terasa cukup ringan untuk videocard kelas $150 keatas.

     Game ini masih sangat lancar dimainkan pada setting resolusi 1680x1050 8xAA/16xAF menggunakan videocard kelas $200 ke atas. Sementara videocard $100 ke atas juga masih memadai untuk meminkan game ini pada setting resolusi 1280x1024 8xAA/16xAF.
     Sekalipun Source engine merupakan engine grafis yang cukup berumur, namun pada Left 4 Dead engine grafis ini telah dipoles dan disempurnakan sehingga mampu menghasilkan kualitas grafis yang cukup bagus dan tak kalah dengan engine grafis yang lebih baru.
     Karena polesan itulah Left 4 Dead menjadi masih terlalu berat untuk dimainkan menggunakan VGA kacangan seperti Geforce 8600GT ataupun VGA jadul "mantan high-end" seperti Geforce 7800GTX, bahkan pada resolusi 1280x1024 sekalipun.
     Perlu diingat bahwa Geforce 7800GTX menggunakan chip grafis yang sama dengan yang digunakan pada Playstation 3, jadi dapat dibanyangkan betapa bobroknya kinerja Left4 Dead seandainya ada di PS3, untungnya game ini tidak dibuat versi PS3-nya.
     Perbandingan benchmark beberapa videocard menggunakan game Left 4 Dead telah dilakukan oleh Guru 3d yang dapat dilihat berikut ini.

081210-left4deadatinvidia.jpg (38236 bytes)

Left 4 Dead
"Blood Harvest, The Woods"
8xMSAA, 16xAF
average fps
1280x1024 1680x1050
Radeon HD 4870 X2 2GB ($550)

162

116

Geforce 9800 GX2 1GB (diskontinyu)

131

89

Geforce GTX 280  1GB ($475)

126

88

Geforce GTX 260-216  896MB ($350)

126

75

Radeon HD 4870  512MB ($275)

112

74

Radeon HD 4870  1GB ($325)

111

73

Geforce 8800Ultra 768MB (diskontinyu)

88

60

Radeon HD 4850  512MB ($200)

87

57
Geforce 9800 GTX+  512MB ($240) 86 56
Geforce 8800 GTS  512MB ($200) 77 50
Geforce 9800 GT  512MB ($160) 72 47
Radeon HD 4830  512MB ($150) 72 46
Geforce 9600 GT  512MB ($130) 63 41
Radeon HD 4670  512MB ($100) 50 32
Radeon HD 3870  512MB ($140) 46 29
Geforce 8600GT 256MB ($70) 23 13
Geforce 7800GTX 512MB (diskontinyu) 11 8

Hasil benchmark diatas menunjukkan bahwa kinerja single videocard tertinggi adalah menggunakan Radeon HD4870 X2.
     Sedangkan dari sisi kinerja-harga Radeon HD4870 512MB ($275) terlihat sangat ideal dan kinerjanya jauh lebih tinggi ketimbang Geforce 9800GTX+ yang harganya nyaris mendekati ($240).
Pada resolusi 1680x1050, kinerja Radeon HD4870 bahkan nyaris sama dengan Geforce GTX 260-216 yang harganya jauh lebih mahal ($350).
     Satu hal yang patut diingat adalah resolusi 1680x1050 nyaris 2X lebih berat ketimbang 1280x1024. Atau dengan kata lain videocard anda kinerjanya akan turun sebesar hampir 40% ketika menaikkan resolusi dari 1280x1024 ke 1680x1050.
Oleh karena itu bila game ini lancar di resolusi 1280x1024 dengan videocard $150, maka untuk menikmati kelancaran yang sama pada resolusi 1680x1050 dibuthkan videocard yang kelas $300 yang berarti nyaris 2X lebih mahal. Oleh karena itu pikir 1000X sebelum anda ingin bergaya dengan monitor 22" keatas (1680x1050), terutama bila videocard anda cuma kelas $150-an.
    Beberapa hal yang menarik adalah kinerja mantan videocard high-end seperti Geforce 9800 GX2 yang ternyata masih mampu mengalahkan Geforce GTX280 dan Geforce 8800 Ultra yang masih mampu menyamai kinerja Radeon HD4850 dan Geforce 9800GTX+.
     Sedangkan mantan videocard high-end era 2005 yaitu Geforce 7800GTX terlihat terseok-seok ketika harus menjalankan game ini. Playstation 3 menggunakan chip grafis yang sama dengan Geforce 7800GTX.

                                                                        [ Direct URL ]

(10 desember 2008)
- Empat produsen motherboard terbesar mulai melakukan pemecatan masal terhadap karyawannya
Dampak dari lesunya pereknonomian dunia akhirnya mulai menghantam para produsen motherboard. Bahkan ASUS yang notabene merupakan produsen motherboard terbesar di dunia, ternyata gagal mencapai target penjualan.

     Tahun ini ASUS telah mengalami penurunan profit sebasar 10%-20%.  Akibat anjloknya profit tersebut, ASUS berencana untuk melakukan pengurangan jumlah karyawan sebanyak 5%, yang berarti pemecatan terhadap 200 orang karyawannya.
     ASUS bahkan memprediksi bahwa pendapatannya akan makin menurun lagi pada bulan Januari-Februari 2009.
     Kondisi serupa dialami produsen motherboard besar lainnya seperti MSI, Gigabyte, dan ECS. Ketiga produsen motherboard besar tersebut juga berencana mengurangi jumlah karyawannya sebanyak 3% sebagai akibat dari penurunan profit.
081210-big4workforcereduction.jpg (29176 bytes)
                                                                        [ Direct URL ]

(10 desember 2008)
- Midway diambang kebangkrutan, nilai saham anjlok hingga seharga sebungkus Indomie
Publisher game rupanya tak luput dari dampak krisis global. Midway yang telah berdiri semenjak tahun 1958 dan dikenal sebagai publisher yang merilis game legendaris Mortal Kombat, kini sedang berada diambang kebangkrutan.

     Publisher game asal amerika tersebut kini hanya memilki waktu 50 hari untuk melunasi hutangnya sebesar $150 juta, dan jika tidak mampu maka akan dinyatakan bangkrut.
     Harga saham Midway bahkan telah anjok sebesar 40% dan nilainya sahamnya kini menyusut jadi tinggal 28 sen (Rp.3000/ lembar) yang berarti cuma seharga sebungkus Indomie.
     Semenjak Mortal Kombat, game terkenal yang dirilis Midway untuk platform PC hanyalah segelintir saja antara lain Unreal Tournament 3, Stranglehold, dan Black Site Area 51.
     Tampaknya Midway memang tak mampu bersaing dengan publisher kelas kakap seperti EA, Ubisoft, Codemaster, dan Activision.

                                                                        [ Direct URL ]

(10 desember 2008)
- ASROCK N7AD-SLI solusi motherboard SLI murah

Salah satu kelemahan konfigurasi multi-GPU NVIDIA SLI adalah harga motherboardnya yang mahal dan langkal. Ini karena SLI hanya dimungkinkan pada motherboard yang menggunakan chipset Nforce saja dan harga motherboard tersebut cenderung mahal.

     Padahal bagi gamer, motherboard high-end yang mahal hanyalah akan mengurangi budget pembelian videocard high-end. Tentu sangatlah konyol jika harus membeli motherboard high-end seharga $200 ke atas hingga terpaksa harus memangkas budget videocard jadi cuma $150 ke bawah.
Ini sama tololnya dengan pembalap yang ngotot membeli wing-spoiler sangat mahal hingga budgetnya terkuras dan terpaksa membeli mesin yang lebih kecil dan murah.
Mesin adalah kunci kinerja mobil, begitu pula videocard adalah kunci kinerja PC gaming. Kinerja game bukan ditentukan oleh motherboard tapi videocard.

Ingat selalu aturan utama PC Gaming: Budget motherboard yang akan dibeli idealnya cuma 1/3 harga videocard.
     Harga motherboard SLI yang mahal memang cukup meresahkan bagi para gamer. Motherboard berchipset Nforce yang mensupport SLI selama ini juga dijual cukup mahal. Kalaupun ada motherboard dengan chipset Intel yang mendukung SLI hanyalah motherboard kelas ultra high-end (chipset intel X58). Berbeda dengan kongifurasi multi-GPU ATI CrossFire yang tersedia pada motherboard berchipset intel maupun AMD yang jumlahnya jauh lebih banyak banyak dan harganya lebih murah. Bahkan motherboard chipset intel yang sudah cukup jadul (intel 965P) telah mendukung Crossfire.
     Ketersediaan motherboard itulah yang membuat Crosfire menjadi lebih populer ketimbang SLI. Apalagi overclocker lebih cenderung memilih chipset intel karena kemampuan overclocknya lebih bagus ketimbang chipset Nforce, yang artinya mau tidak mau hanya CrossFire yang didukung pada mayoritas chipset intel.
     Namun akhirnya produsen motherboard ekonomis, ASROCK, merilis motherboard berchipset NForce 740i SLI yang harganya bakal cukup terjangkau dan memiliki kemampuan overclock yang cukup bagus.

     ASROCK N7AD-SLI merupakan motherboard untuk platform intel LGA775 yang menggunakan monolithic chipset MCP79-D (Nforce 740i SLI). Chipset ini sudah mengintegrasikan onboard grafik Geforce 9400 dan dukungan SLI. Sebelum kemunculan motherboard ini, beberapa motherboard dengan chipset force 730i/Geforce 9300 sudah dirilis terlebih dahulu, bedanya adalah Nforce 730i kebanyakan digunakan pada motherboard ukuran mATX, sementara Nforce 740i/Geforce 9400 lebih ditujukan ke arah performance dan umumnya digunakan pada akan memiliki motherboard ukuran ATX seperti motherboard buatan ASROCK ini.

     ASROCK N7AD-SLI tidak memiliki fitur otomatis untuk merubah dari mode dual PCIE 2.0 x8 ke single PCIE 2.0 x16, jadi untuk itu disediakan switch card yang posisinya berada di antara kedua slot PCIE.
     Selama ini motherboard berchipset Nforce 650 dan 680 menjadi mimpi buruk bagi para oveclocker yang berharap mampu meraih FSB400, namun dengan chipset Nforce 740i ini overclocker tak perlu khawatir karena motherboard ini secara resmi mendukung FSB1600 (FSB400). Fitur lainnya adalah dukungan memory DDR2-800, 6 port SATA2, 2 port Firewire, 10 port USB 2.0, RAID, dan chip audio Realtek ALC890 8+2 channel (10 channel) HD Audio CODEC, serta dukungan HDCP.

Sekujur tubuh motherboard ini juga bertatahkan Solid Capacitor demi daya tahan yang lebih baik.
     ASROCK membekali N7AD-SLI dengan fitur Instant-Boot yang memungkinkan pengguna masuk ke Windows hanya dalam waktu 4 detik saja, mulai dari menekan tombol power-on hingga masuk ke desktop windows.

     Motherboard yang kabarnya akan dijual di kisaran harga $100-an ini mendukung prosesor Intel Core2 Duo/Quad generasi 65nm maupun 45nm (Penryn & Yorkfield)

                                                                        [ Direct URL ]

(10 desember 2008)
- Phenom II lagi-lagi kalahkan Core2 Quad pada aplikasi multimedia

Setelah sebelumnya AMD merilis slide yang menunjukkan keunggulan Phenom II X4 atas Core2 Quad pada gaming, kini produsen prosesor yang mayoritas sahamnya dimiliki bangsa arab itu merilis lagi slide yang menunjukkan keunggulan Phenom II X4 940 atas Core2 Quad Q9300 dan Q9400 pada berbagai aplikasi multimedia, diantaranya menggunakan software iTunes dan Mainconcept.


     Pada hasil benchmark tersebut terlihat bahwa Phenom II X4 940 mampu mengalahkan Core2 Quad Q9400 pada aplikasi Digital Music, Video Editing, HD Video Encoding, HD Video Conversion, dan Raytracing. Keunggulan terbesar Phenom II X4 940 atas Core2 Quad 9400 adalah pada aplikasi Video Editing (15%) dan HD Video Encoding (8%)
     Spesifikasi pengujian untuk platform intel menggunakan motherboard intel DP35DP, dan platform AMD menggunakan motherboard MSI K9A2 Platinum. Kedua platofrm menggunakan videocard Radeon HD3870, memory Corsair CM2X1024-8500 C5 1GX2, dan harddisk Western Digital 1500ADFD.
     Rencananya Phenom II X4 940 Black Edition (3GHz) akan dijual dengan harga lebih murah ketimbang Core2 Quad Q9400 (2.66GHz).
     Dengan keputusan intel untuk menghentikan produksi prosesor Core2 Quad Q6600 yang mnerupakan prosesor quad-core intel terfavorit & termurah, maka kini konsumen yang ingin membeli prosesor intel quad-core murah hanya akan dihadapkan pada Core2 Quad Q9300 dan Q9400 yang kinerjanya lebih rendah dan lebih mahal daripada Phenom II.

                                                                        [ Direct URL ]

(2 desember 2008)
- Phenom II X4 940 mengalahkan Core2 Quad Q9400 secara telak
Baru-baru ini AMD merilis slide resmi yang menunjukkan kinerja prosesor quad-core terbaru mereka yang berbasis arsitektur Deneb (Shanghai) 45nm yaitu Phenom II X4 940.

     Pada slide tersebut terlihat bahwa Phenom II X4 940 (Black Edition) mampu mengalahkan prosesor Core2 Quad Q9300 dan Q9400 secara telak.
    Tidak diketahui secara pasti mengenai detail spek dari platform intel, namun untuk spek AMD menggunakan istilah "Dragon Platform" yang besar kemungkinan merupakan spek yang terdiri dari prosesor Phenom II + motherboard AMD 790GX + videocard ATI Radeon HD4870.
     Selisih kinerja Phenom II X4 940 dengan Core2 Quad Q9300 dan 9400 pada 3DMark06 CPU dan Unreal Tournament 3 terlihat sebesar sebesar 10%-20%. Namun yang paling mengejutkan adalah selisih kinerja yang sangat besar yaitu berkisar 50% pada game Lost Planet dan Quake 4.


     Selisih kinerja 50% pada game 3D sangatlah besar dan biasanya jarang terjadi pada perbandingan kinerja antar prosesor. Karena prosesor umumnya tidak akan mampu memberikan peningkatan kinerja sebesar itu pada game.
     Oleh karena itu banyak yang menduga AMD menggunakan perbandingan platform yang sama-sama mengandalkan chip grafis onboard, yaitu AMD 790GX vs. Intel GMA. Dan bila seperti itu kondisinya, maka jelas selisih kinerjanya memang akan sebesar itu karena kinerja chip grafis onbard intel terkenal sangat buruk.
     Untuk saat ini kita hanya bisa menduga-duga spek platform intel seperti apa yang digunakan, karena AMD tidak memberikan detailnya.
Namun memang banyak yang meyakini bahwa Phenom II memang bakal mampu mengalahkan kinerja Core2 Quad, sekalipun belum mampu mengalahkan Core i7.
Meski demikian, AMD yang mayoritas sahamnya kini dimiliki bangsa arab ini, biasanya akan melakukan strategi harga dengan membandrol Phenom II lebih murah ketimbang Core i7 dan Core2 Quad.
     Namun dari bocoran harga yang diperoleh dari Austin Computer Australia. Sempat terlihat bahwa Phenom II 920 dibandrol dengan harga retail $270 sedangkan Phenom 940 Black Edition dibandrol seharga $320. Bila memang betul seperti itu harganya nanti (AMD belum mengeluarkan pengumuman resmi mengenai harga), maka berarti Phenom II 920 dan 940 hanya sedikit lebih murah dibanding harga Core2 Quad Q9300 dan Q9400. Hal ini tentu agak mengecewakan pengguna AMD yang umumnya mengharapkan harga jauh lebih murah ketimbang prosesor intel setara.

Harga retail resmi harga retail (bocoran)
Core2 Quad 9400
2.66GHz
6MB L2 cache
$325 Phenom II 940 (Black Edition)
3.0GHz
2MB L2 cache
6MB L3 cache
$320
Core2 Quad 9300
2.5GHz
6MB L2 cache
$285 Phenom II 920
2.8GHz
2MB L2 cache
6MB L3 cache
$270

     Phenom II versi AM2+ (DDR2), yaitu 940 & 920, baru akan dirilis di pasaran pada bulan Januari 2009, yang akan disusul kemudian dengan versi AM3+ (DDR3)
                                                                        [ Direct URL ]

(2 desember 2008)
- Intel menyerang AMD dengan prosesor quad-core & dual-core dengan konsumsi daya cuma 35Watt
Selama ini prosesor intel selalu unggul dalam hal konsumsi daya, hingga baru-baru ini AMD mengumumkan prosesor Phenom II yang konsumsi dayanya ternyata lebih rendah ketimbang Core i7.
     Hal ini tampaknya membuat intel cukup gusar dan mereka berencana meluncurkan prosesor quad-core dengan daya sangat rendah, yaitu cuma 35 watt saja, yang berarti nyaris 3X lebih rendah ketimbang Core2 Quad versi biasa (95Watt) dan 4X lebih rendah daya ketimbang prosesor AMD Phenom (125Watt) dan Core i7 (130Watt).


     Generasi prosesor intel dengan TDP cuma 35Watt ini memang bukan berbasis arsitektur terbaru Core i7, tapi Core2 yang merupakan generasi lama namun sudah terbukti sangat sukses.

     Prosesor Core2 Quad & Core2 Duo hemat daya ini tentu sangat ideal untuk membangun PC ukuran kecil, namun dengan kinerja tinggi.
     Spesifikasinya akan sama dengan versi mobile-nya, namun juga kompatibel dengan infrastruktur desktop.

     Generasi prosesor 35Watt yang menggunakan fabrikasi 45nm telah mulai dirilis akhir November ini, dan varian lainnya akan bermunculan pada tanggal 28 Desember.
     Prosesor ultra low power ini tersedia dalam varian quad-core dan dual-core dengan socket LGA775.

     Core2 Quad Q9000 (2GHz) akan menjadi prosesor quad core dengan daya 35watt yang akan dirilis tanggal 28 November ini. Harganya cukup mahal yaiotu $348, yang berarti bahkan lebih mahal daripada Core i7 920 (2.8GHz).
     Oleh karena itu prosesor intel hemat daya ini sebenarnya lebih menarik untuk segmen notebook ketimbang desktop. Apalagi selama ini notebook dengan prosesor mobile quad-core hanya merupakan impian para pengguna notebook. Sedangkan pengguna PC desktop sudah cukup lama menikmati prosesor quad core yang kini harganya bahkan cuma berkisar $175 saja.
     Kini yang jadi pertanyaan adalah apakah para pengguna PC desktop mau membayar 2.5X lebih mahal untuk sebuah prosesor quad core yang kinerjanya lebih rendah, namun sangat hemat energi hingga 3X - 4X lebih rendah konsumsi dayanya....

                                                                        [ Direct URL ]

(2 desember 2008)
- AMD pangkas harga prosesornya bulan desember ini.
Sebagai produsen prosesor kedua terbesar setelah Intel, harga lebih murah tentu menjadi senjata utama AMD untuk melawan dominasi intel.

     AMD yang mayoritas sahamnya dimiliki bangsa arab ini telah mengumumkan pemotongan harga untuk berbagai varian prosesornya.
Phenom X4, Phenom X3, dan Athlon X2 akan diturunkan harganya sebesar 10%-20% mulai bulan desember ini.
     Berikut ini adalah harga retail prosesor AMD sebelum dan sesudah penurunan.

                                                                        [ Direct URL ]

(2 desember 2008)
- Prince of Persia menggunakan style tampilan grafis ala kartun
Setelah sukses dengan Assassin Creed, Ubisoft mengumumkan bahwa sekuel legendaris Prince Persia akan dirilis tanggal 12 Desember ini.
     Berbeda dengan seri-seri sebelumnya, Prince of Persia kali ini akan menggunkan style tampilan grafis 3D ala kartun.

     Tampilan karakter terlihat seperti gambar di buku-buku komik karena teknik rendering menggunakan metode cell-shading.
Ini tentu sebuah inovasi yang membuatnya terlihat unik dan berbeda dibanding game 3D lainnya.

     Lihat saja screenshotnya berikut ini

                                                                        [ Direct URL ]

(1 desember 2008)
- Intel akan mendiskontinyu prosesor quad-core terlaris di dunia yaitu Core2 Quad Q6600
Semenjak diperkenalkan di bulan Januari 2007, Core2 Q6600 hingga detik ini masih merupakan prosesor quad-core terlaris & terpopuler di dunia.

     Kemunculan prosesor Core2 Quad 45nm terbaru (seri Q9xxx) tampaknya juga tak mampu meredupkan pamor Q6600 yang masih berteknologi 65nm, terutama karena harga Q6600 jauh lebih murah ketimbang Q9300 dan Q9450, bahkan L2 cache Q6600 juga lebih besar ketimbang Q9300.
Hal inilah yang membuat konsumen lebih memilih Q6600 seharga $190 ketimbang Q9300 ($280) ataupun Q9450 ($340)

     Pamor Q6600 yang cemerlang di mata para konsumen ini hanya bisa diredupkan & diakhiri oleh "vonis mati" dari intel sendiri untuk mendiskontinyu prosesor quad-core terfavorit ini.
     Setelah Core2 Quad Q6600 berjasa menambah kekayaan Intel selama 2 tahun, pada akhir tahun ini intel telah memutuskan untuk membunuh prajurit terbaiknya ini agar dapat memberikan peluang penjualan yang lebih besar bagi prosesor Core2 Quad generasi yang lebih baru (Q9xxx), dan Core i7 tentunya.
     Tak dapat dipungkiri bahwa prestasi hebat Q6600 selama ini membuat konsumen enggan membeli prosesor quad-core generasi baru yang dibandrol lebih mahal. Dengan ditiadakannya Q6600, maka konsumen mau tak mau akan membeli prosesor Core2 Quad Q9xxx atau Core i7 yang lebih mahal.

     Barang laris dan bagus sekalipun wajib diskontinyu bila eksistensinya menghambat potensi penjualan produk baru yang lebih besar profitnya (profit intel lebih besar dengan prosesor 45nm, sementara Q6600 adalah prosesor 65nm)

                                                                        [ Direct URL ]

 

 

reviewland-logo1s.gif (745 bytes)

w e b d e s i g n by

www.budzkay.net

©2008 Budz Kay Webdesign, All rights reserved
please contact webmaster for any web related problem