REVIEWLAND.COM
 

Pasang iklan disini: 
SMS ke 081 7020 7030

 

  Berita favorit   redball.gif (916 bytes)redball.gif (916 bytes)redball.gif (916 bytes)

(31 juli 2008)
- Acer Aspire One akhirnya datang untuk menghajar ASUS EeePC
Setelah sekian lama Acer hanya menahan diri dan hanya mengamati ASUS EeePC mendominasi market notebook mini ekonomis, akhirnya raksasa notebook tersebut tak tahan lagi dan mulai mengamuk dengan meluncurkan Acer Aspire One untuk membunuh ASUS EeePC.
     Bulan Juni yang lalu REVIEWLAND sudah memberitakan rencana peluncuran Aspire One, dan kini hanya dalam waktu sebulan Aspire One telah tersebar di Indonesia.
     Kehadiran Aspire One menjadi mimpi buruk bagi ASUS EeePC, karena sebagai produsen notebook ketiga terbesar di dunia dan market leader di Indonesia, Acer jelas lebih digandrungi ketimbang ASUS.
Apalagi Aspire One hadir dengan mengusung prosesor Intel Atom, yang generasinya lebih baru ketimbang prosesor Intel Celeron-M pada ASUS EeePC 4G (701) dan EeePC 900.
     Meski demikian, Acer memang agak telambat bermain di pasar notebook mini. Sebab ASUS telah sekian lama merasakan nikmatnya meraup laba yang cukup besar ketika bermain sendirian di pasaran notebook mini ekonomis. Hingga akhirnya penjualan EeePC mulai terganggu oleh kemunculan MSI Wind, dan kini Acer Aspire One.
     Kemunculan MSI Wind di harga Rp.5,9 juta sekitar sebulan yang lalu sebenarnya telah menghancurkan ASUS EeePC 900 yang kalah spesifikasinya. Namun penjualan EeePC 4G yang berada di harga Rp.3 juta tidak terganggu oleh kehadiran MSI Wind yang harganya 2X lebih mahal itu.
     Namun kini ASUS EeePC 4G bakal mulai terganggu oleh kedatangan Aspire One yang dibandrol dengan harga 4,1 juta. Sebab sekalipun Aspire One masih lebih mahal namun spesifikasinya jauh lebih unggul ketimbang EeePC 4G, dan merk Acer tentu lebih disukai ketimbang ASUS.
     Aspire One juga dapat mengganggu penjualan MSI Wind pula, sebab orang yang ingin merasakan notebook mini berprosesor Intel Atom kini tak harus merogoh kocek sekitar Rp.6 juta untuk menebus MSI Wind. Dengan harga yang lebih murah Rp.2 juta, konsumen dapat memiliki Aspire One yang juga berprosesor Intel Atom dan tentu saja merknya lebih tenar ketimbang merk MSI.
Meski demikan MSI Wind masih unggul dalam hal kapasitas storage dan layar yang lebih besar.
     Acer Aspire One menggunakan prosesor Intel Atom 1.6Ghz dengan memory bawaan sebesar 512MB.
Memory sebesar 512MB sudah cukup memadai, namun dengan menambah kapasitas memory jadi 1GB akan membuat kinerja lebih responsif.
     Layarnya berukuran 8.9" dengan resolusi 1024x600 jenis LED backlight yang tentu saja unggul segalanya dibanding layar ASUS EeePC 4G.
     Notebook mungil ini dibekali SSD 8GB, dan bagi yang kurang puas dengan jumlah storage bawaan, tersedia 2 slot memory card untuk penambahan kapasitas storage.
     Untuk konektivitas wireless tersedia WiFi 802.11b/g. Acer juga menyediakan opsi untuk penambahan modul 3G/HSDPA di panel bagian belakang. Ini terlihat pula dengan adanya slot untuk SIM card yang berada di dekat batere.
Sayangnya Aspire One justru tidak dibekali fitur wireless yang amat sangat penting, yaitu bluetooth built-in, sedangkan MSI Wind memilikinya.
     Tidak seperti MSI Wind dan ASUS EeePC 900 yang telah dibundle dengan Windows XP Home, Acer Aspire One hadir dengan "OS yang diciptakan hanya untuk dihapus", yaitu OS Linux.

Dapat dipastikan 99,9% pemilik Aspire One bakal menghapus OS konyol bawaan tersebut dan menggantinya dengan Windows XP. Sebab OS Linux bawaan tersebut hanya akan membuat Aspire One jadi seperti mainan anak-anak dan jadi bahan tertawaan. Jadi sebaiknya jangan mempertaruhkan harga diri & martabat anda dengan menggunakan OS Linux pada notebook.
     Sungguh disayangkan bahwa Acer tidak membundle Aspire One dengan Windows XP, mengingat harga OS ini ditawarkan oleh Microsoft seharga cuma $25 saja untuk produsen notebook mini.
Acer sebenarnya buang keringat secara sia-sia karena menyertakan OS konyol yang akan langsung dihapus setelah diterima konsumen.
  ASUS
EeePC 4G (701)
Acer
Aspire One
ASUS
EeePC
900
MSI
Wind
U100
Harga Rp. 3 jt Rp. 4,1jt Rp. 5,9jt Rp.5,9jt
Layar
& resolusi
7"
(800x480)
8.9"
(1024x600)
8.9"
(1024x600)
10"
(1024x600)
LCD jenis
LED backlit
tidak ya ya ya
Prosesor CeleronM
630MHz
Atom N270
1.6GHz
CeleronM
900MHz
Atom N270
1.6GHz
Hyper
threading
tidak ya tidak ya
Memory DDR2
512MB
DDR2
512MB
DDR2
1GB
DDR2
1GB
Chipset mobo intel915G intel945G intel915G intel945G
Graphic intel
GMA 900
intel
GMA 950
intel
GMA 900
intel
GMA 950
Storage SSD
4GB
SSD
8GB
SSD
12GB
HDD 80GB
(5400rpm)
WiFi 802.11b/g ya ya ya ya
Bluetooth tidak tidak tidak ya
3G/HSDPA modul slot tidak ya
(optional)
tidak tidak
Memory card slot 1 2 1 1
OS Linux Linux WinXP
Home
WinXP
Home
Batere 4400mAH
(2,5 jam)
2200mAH
(2,5 jam)
5500mAH
(3,5 jam)
2200mAH
(2,5 jam)

Benchmark

Sandra XII
CPU
2024
1512
3847
3321
2635
2180
3845
3320
Sandra XII Multimedia 5785
6535
29212
197471
8375
9520
29210
197470
Sandra XII memory bandwith 1.41GB/s
1.41GB/s
2.84GB/s
2.41GB/s
2.05GB/s
2.08GB/s
2.84GB/s
2.41GB/s
Apple iTunes
MP3 encode
15:41 12:33 10:41 12:23
SuperPI 1M 2:09 1:34 1:27 1:34

     Dari tabel perbandingan di atas terlihat bahwa MSI Wind masih merupakan notebook yang fiturnya paling lengkap, sekaligus paling mahal dan paling besar ukurannya. MSI Wind jelas membuat ASUS EeePC 900 tak layak dibeli karena masih menggunakan prosesor lawas (Celeron-M). Sedangkan Acer Aspire One hadir di tengah-tengah antara ASUS EeePC 701 dan MSI Wind, baik dari segi harga maupun fitur.
     Dari sisi durasi batere, terlihat bahwa sekalipun prosesor intel Atom jauh lebih hemat konsumsi daya ketimbang Celeron-M, namun produsen notebook yang menggunakan prosesor intel Atom cenderung membekali notebooknya dengan batere berkapasitas kecil (2200mAH). Akibatnya, durasi pemakaiannya jadi tak jauh berbeda dengan notebook berprosesor Celeron-M yang lebih boros daya tapi menggunakan batere berkapasitas lebih besar (4400mAH). Bahkan ASUS EeePC 900 yang menggunakan prosesor Celeron-M 900MHz durasinya malah paling lama karena dibekali batere berkapasitas sangat besar (5500mAH). Seandainya saja notebook berprosesor intel Atom dibekali batere berkapasitas tinggi (5500mAH), bukan tidak mungkin durasinya bisa mencapai 5 jam.
     Dari sisi kinerja, terlihat bahwa notebook yang dibekali prosesor Intel Atom terlihat memiliki score benchmark Sisoft Sandra XII yang tinggi, ini tentu berkat adanya fitur Hyperthreading yang membuat Intel Atom seolah seperti prosesor dual-core.
Selain itu platform notebook Intel Atom juga lebih unggul dalam hal memory bandwith.
     Sekalipun demikian ASUS EeePC 900 yang menggunakan prosesor Celeron-M 900MHz ternyata masih unggul di MP3 encoding (Apple iTune) dan SuperPI. Namun EeePC 701 yang menggunakan prosesor Celeron-M 630Mhz masih kalah jauh oleh Acer Aspire One baik di MP3 encoding maupun SuperPI.

     Dalam hal ukuran, Aspire One masih lebih besar ketimbang EeePC 4G (701) maupun EeePC 900 yang ukuran layarnya sama dengan Aspire One. Jadi bagi yang menginginkan notebook dengan ukuran terkecil, ASUS EeePC masih merupakan pilihan yang tepat.
Namun bila dibandingkan dengan MSI Wind, Aspire One masih lebih kecil, ini tentu karena MSI Wind menggunakan layar yang ukurannya lebih besar (10").

     Baik Acer Aspire One maupun MSI Wind sama nyamannya dipakai mengetik, ini karena ukuran keyboardnya yang tidak terlalu kecil. Sedangkan ASUS EeePC 701/900 ukuran keyboardnya terasa terlalu kecil bagi sebagian orang. Ini tentu karena ukuran body EeePC memang paling kecil dibanding yang lain.

     Acer Aspire One telah tersedia di Indonesia dengan harga Rp.4,1 juta. Kehadirannya agak terlambat memang, sehingga Acer tidak merasakan situasi "booming" serta tidak dapat meraup profit secara ekstrim seperti yang pernah dirasakan ASUS EeePC.
Tapi kehadiran Aspire One tetap saja membuat ASUS maupun MSI mulai merinding dan gelisah ketakutan mengingat di mata konsumen merk Acer jauh lebih disegani ketimbang ASUS dan MSI.

    Kabarnya Acer juga berencana untuk merilis versi Aspire One yang menggunakan hardisk 120GB dan dibundle dengan OS Windows XP. Harganya akan berkisar $600, alias setara dengan MSI Wind.

Lihat semua arsip berita bulan Juli 2008

 

reviewland-logo1s.gif (745 bytes)

w e b d e s i g n by

www.budzkay.net

©2008 Budz Kay Webdesign, All rights reserved
please contact webmaster for any web related problem