REVIEWLAND.COM
 

Pasang iklan disini
email ke: iklan@reviewland.com

 

  Berita favorit   redball.gif (916 bytes)redball.gif (916 bytes)redball.gif (916 bytes)

(3 Juni 2008)
- ABIT akan pensiun dari bisnis motherboard?
Sebuah media informasi ternama asal Taiwan, Digitimes, memberitakan bahwa ABIT akan berhenti dari bisnis motherboard bila tidak mampu memenuhi target penjualan motherboard seri P45 mendatang.
     Kabarnya prestasi penjualan ABIT selama ini tak mampu memuaskan induk perusahaannya yaitu Universal Scientific Industrial (USI).  Menurut USI, ABIT tak mampu mencapai standard penjualan untuk berkompetisi dengan sesama produsen motherboard second-tier (DFI, BIOSTAR, ASROCK), ataupun first-tier (ASUS, GIGABYTE, MSI). Parahnya lagi, penjualan ABIT juga mengalami penurunan pada tahun ini.
     Sekitar 2 tahun yang lalu ABIT sempat nyaris bangkrut, hingga akhirnya diselamatkan (diakuisisi) oleh USI.
Apakah ABIT bakal tersungkur lagi untuk yang kedua kalinya?
     Menurut USI, nasib ABIT kali ini akan dipertaruhkan pada berhasil tidaknya mereka menjual seri motherboard mendatang yang berbasis chipset Intel P45. Jika mereka mampu menjual motherboard P45 dengan baik, maka ABIT boleh bertahan, namun jika gagal berarti ABIT harus meninggalkan bisnis motherboard dan beralih ke bisnis produk lain dengan masih menggunakan merk ABIT.
     Sepanjang sejarah industri motherboad, cukup banyak produsen yang memilih berhenti dari bisnis ini. AOpen merupakan salah satu contoh produsen motherboard second-tier yang akhirnya pensiun dari bisnis motherboard dan kini memproduksi casing dan power supply. Epox, Chaintech, FIC, dan Soyo merupakan contoh lain produsen motherboard second-tier yang kini telah almarhum. Chaintech kini mencoba bangkit lagi dengan menjual memory dan videocard saja karena sudah kapok bermain motherboard lagi.

DFI dulu juga sempat akan berhenti dari bisnis motherboard, namun akhirnya diselamatkan (dibeli sahamnya) oleh perusahan raksasa Amerika General Electric (GE), dan kini DFI hanya memfokuskan diri pada motherboard segmen enthusiast kelas menengah dan high-end saja (tidak memproduksi motherboard low-end lagi).
     Fakta-fakta tersebut adalah beberapa kisah tragis betapa kejamnya bisnis motherboard. Akankah ABIT bakal senasib dengan AOpen, Epox, Chaintech, FIC, dan Soyo?
     Saat ini ABIT memang telah mencoba menjajaki bisnis selain motherboard yaitu produk consumer elektronik, diantaranya adalah digital photo frame. Apakah ini merupakan indikasi berakhirnya dinasti motherboad ABIT?
     Menanggapi berita tersebut, Thore Welling, Direktur Marketing Universal ABIT Global mengatakan bahwa ABIT berusaha untuk tetap berkomitmen pada bisnis motherboard. Ia juga mengatakan bahwa ABIT akan tetap mengikuti pameran pada event Computex di Taiwan nanti dengan menghadirkan motherboard terbarunya yaitu IP45 Max yang berbasis chipset intel P45.
     Semoga saja ABIT mampu bertahan, karena selama ini ABIT mampu menghadirkan motherboard dengan fitur overclock lengkap namun dengan harga paling terjangkau.

 

Lihat semua arsip berita bulan Juni 2008

 

reviewland-logo1s.gif (745 bytes)

w e b d e s i g n by

www.budzkay.net

©2008 Budz Kay Webdesign, All rights reserved
please contact webmaster for any web related problem