(27
november 2008)
- US Army menginvestasikan dana $50 juta untuk PC Gaming
US Army alias Angkatan Darat Amerika
Serikat akan mengivestasikan dana sebesar $50 juta selama 5 tahun untuk perangkat PC
Gaming berikut software game, yang bertujuan untuk melatih tentara untuk pertempuran.
Letkol Gary Stephens yang menjabat sebagai produk manajer
untuk pelatihan simulasi pertempuran, mengatakan bahwa anggaran dana sebesar $50 juta
tersebut telah disetujui untuk pelaksanaan program gaming yang akan dimulai tahun 2010.
PC Gaming terpilih sebagai perangkat bermain game bagi tentara
betulan, dan bukannya console game seperti Playstation
3 atau Xbox 360 yang dijadikan perangkat game oleh mereka.
Ini tentu karena console game hanyalah mainan anak-anak dengan teknologi grafis jaman purba yang jelas bukan tandingan PC Gaming.
Tentara betulan dan para pria sejati lainnya tentu malu bila
ketahuan masih bermain game menggunakan Xbox360 ataupun Playstation 3 yang notabene
merupakan mainan anak kecil....
[ Direct URL ]
(25
november 2008)
- Roadmap videocard ATI dan NVIDIA tahun 2009
Pada kuartal ke-4 tahun ini, NVIDIA berencana merilis Geforce GTX 270 dan GTX 290
yang merupakan versi 55nm dari GTX 260 dan GTX 280. Keduanya masih berbasis arsitektur
G200, dan dinamakan G200b karena telah dibuat dengan profses fabrikasi 55nm.
Transisi ke 55nm tentu memungkinkan G200b untuk dipacu
pada clock yang lebih tinggi ketimbang G200 yang masih 65nm.
Hal ini tentu merupakan ancaman bagi chip ATI RV770 yang selama ini berhasil
membuat Radeon HD4850 dan HD4870 menjadi videocard terlaris dan merupakan mesin uang ATI.
Oleh karena itu untuk mengantisipasi hal tersebut, ATI
bakal merilis RV870 (Radeon HD5800) pada kuartal ke-1 2009 yang kabarnya akan dibuat
dengan proses 40nm dan telah mengadopsi DirectX 11. Sedangkan NVIDIA baru akan mengadopsi
DirectX 11 pada kuartal-4 2009, yaitu pada arsitektur GT300.
ATI baru-baru ini juga telah merilis Radeon HD4850 X2,
untuk mengantisipasi duluan sebelum NVIDIA menghadirkan Geforce GTX 270.
Pada kuartal ke 1 dan 2 tahun 2009, NVIDIA masih tetap
mengandalkan fitur DirectX 10 dan arsitektur G200, namun telah diproses dengan teknologi
40nm, dan dinamakan GT212 dan GT216.
Setelah NVIDIA berkutat sekian lama dengan memory GDDR3,
memory GDDR5 akhirnya dipergunakan pada GT212/216.
Memory GDDR5 sebelumnya telah digunakan lebih duluan oleh ATI pada Radeon HD4870.
Namun ketika NVIDIA baru mulai mengimplementasikan GDDR5 pada tahun 2009 nanti, ATI bakal
sudah beralih dengan menggunakan GDDR5 jenis 512bit.
Pada awal tahun 2009 nanti, NVIDIA GT212 dan GT216 ini
akan melawan ATI RV870 (Radeon HD5800) yang sama-sama merupakan chip 40nm.
ATI mengklaim RV870 (Radeon HD5800) akan mampu memberikan kinerja sebesar 1.5
Teraflops, lebih tinggi ketimbang rekor RV770 sebesar 1.2 Teraflops.
Sedangkan NVIDIA tidak menyebutkan secara spesifik kinerja yang dihasilkan
GT212/216. Namun dari pengalaman yang sudah-sudah, biasanya kinerja Teraflops NVIDIA
cenderung lebih rendah ketimbang ATI.
Roadmap di bawah ini dapat menjadi panduan gamer untuk
menentukan kapan harus menjual videocardnya untuk kemudian diganti dengan generasi
terbaru, sebelum videocard lamanya mengalami "penuaan dini" dan turun drastis
harganya.
[ Direct URL ]
(25
november 2008) - Need For Speed Undercover
kinerjanya buruk di prosesor AMD dan videocard NVIDIA Need For Speed Undercover tampaknya menjadi game yang sangat memihak
prosesor Intel dan videocard ATI, dan tentu saja akan buruk kinerjanya di prosesor AMD dan
videocard NVIDIA.
Dari hasil pengujian yang dilakukan oleh PC Games
Hardware, terlihat bahwa kinerja videocard ATI Radeon HD 4870 dan HD 4850 bahkan mampu
mengalahkan videocard tercepat NVIDIA yaitu Geforce GTX 280. Ini tentu sungguh mengejutkan
karena videocard kelas menengah ATI (Radeon HD4850) bahkan mampu mengalahkan videocard
termahal NVIDIA (Geforce GTX280).
Lucunya lagi, sekalipun ATI merupakan divisi dari AMD,
namun kinerja prosesor AMD justru sangat jeblok pada game ini. Bahkan prosesor quad-core
high-end AMD yaitu Phenom X4 9750 (2.4GHz) belum mampu mengalahkan prosesor intel Core2
Duo termurah yaitu E4300 yang cuma berjalan di 1.8GHz.
Tampaknya NFS Undercover merupakan game yang membenci
"hardware hijau", sebab baik AMD maupun NVIDIA merupakan perusahaan dengan logo
berwarna hijau.
Ini tentu sesuatu yang aneh, namun tidak mengherankan bila
mengingat bahwa NFS Undercover boleh dibilang sebagai seri NFS terburuk. Tampilan grafis
game ini seolah seperti game yang 50% belum selesai, dengan keanehan grafis disana-sini.
Salah satunya adalah efek shadow yang sangat jaggies, shadow sering hilang mendadak, dan
refleksi yang bermasalah.
Kualitas grafis NFS Undercover bahkan seolah masih lebih
jelek ketimbang NFS Most Wanted. Konyolnya, NFS Undercover terlalu berat untuk dimainkan
menggunakan videocard lawas seperti Radeon X1950 Pro dan Geforce 7900GT yang justru masih
lancar untuk memainkan NFS Most Wanted.
Sekalipun menggusung nama besar seri Need For Speed, Undercover
jelas belum mampu mengalahkan GRID
sebagai game racing terbaik.
Tampaknya prestasi sekuel-sekuel NFS kian waktu kian menurun.
Setelah kegagalan NFS Pro Street beberapa waktu yang lalu, kini semakin diperburuk oleh
NFS Undercover.
NFS
Undercover
Videocard benchmark
"Highway-Battle East 1-20"
1680x1050, 4xMSAA, 16xAF
minimum
fps
average
fps
Radeon
HD 4870 512MB ($300)
41
48
Radeon
HD 4850 512MB ($200)
40
48
Geforce
GTX 280 1GB ($500)
36
43
Geforce
GTX 260-192 896MB ($400)
34
40
Geforce
9800 GTX+ 512MB ($240)
33
39
Geforce
8800 GTS 512MB ($200)
31
37
Geforce
9800 GT 512MB ($160)
30
35
Radeon
HD 3870 512MB ($140)
29
32
Radeon
X1950 Pro
17
19
Geforce
7900GT 512MB
15
18
NFS
Undercover
Processor benchmark
"Highway-Battle East 1-20"
1280x1024, 0xAA, 0xAF
(25
november 2008)
- Geforce 9800GTX+ versi cebol mulai bermunculan Geforce 9800GTX+ merupakan
videocard yang telah dirilis beberapa bulan yang lalu untuk membalas kekalahan Geforce 9800GTX atas Radeon HD4850.
Penggunaan GPU G92b (55nm) yang mampu dipacu pada kecepatan lebih tinggi
(738MHz/1836MHz) dibarengi dengan memory yang berjalan di 2200MHz, membuat Geforce
9800GTX+ mampu mengimbangi/mengalahkan kinerja Radeon HD4850.
Namun sayangnya Geforce 9800GTX+ memiliki beberapa kelemahan
dibanding Radeon HD4850, yaitu konsumsi daya yang lebih tinggi, harga yang lebih mahal,
dan ukuran yang sangat panjang (bahkan lebih panjang ketimbang Radeon HD4870 yang
kinerjanya lebih tinggi).
Ukuran Geforce 9800GTX+ yang sangat panjang (27cm) seringkali menimbulkan
permasalahan pada beberapa casing.
Beberapa kelemahan itulah yang membuat Geforce 9800GTX+
kalah sukses ketimbang Radeon HD4850 yang ukurannya lebih pendek, lebih murah, dan lebih
hemat daya.
Menyadari kelemahan tersebut, beberapa produsen videocard kini
mulai meluncurkan Geforce 9800GTX+ dengan ukuran yang lebih pendek.
Penyusutan ukuran ini tentu akan berimbas pada biaya
produksi yang lebih murah. Selain itu pasokan daya yang semula menggunakan 2 buah power
connector PCIe 6-pin, kini dikurangi menjadi tinggal 1 saja, yang artinya konsumsi daya
dikurangi.
Dari satu sisi, ini mengindikasikan bahwa Geforce 9800GTX+ versi cebol lebih hemat
daya, namun di sisi lain kemampuan overclocknya bisa jadi lebih rendah ketimbang Geforce
9800GTX+ versi lama yang memiliki 2 power connector.
Produsen videocard yang telah meluncurkan Geforce 9800GTX+ versi
cebol antara lain EVGA dan ELSA. EVGA menggunakan design cooler yang menyerupai Geforce
GTX 260/280, sedangkan ELSA menggunakan design cooler yang persis menyerupai Geforce
8800GTS 512MB namun dengan ukuran fan yang lebih besar.
[ Direct URL ]
(25
november 2008)
- DiRT 2 akan hadir tahun 2009
Tak dapat dipungkiri bahwa kesuksesan GRID
sebagai game racing terlaris pada tahun 2008 dan DiRT sebagai game rally terbaik tahun
2007 membuat developer game asal Inggris, yaitu Codemaster, akan segera merilis sekuel
penerus game rally ini..
DiRT 2 akan meningkatkan apa yang ada pada seri sebelumnya. Sang
produser ekesekutif, Gavin Raeburn, mengatakan bahwa Codemaster studio akan lebih
meningkatkan aspek kualitas grafis, physic, single player career, dan fitur multiplayer.
Untuk wilayah di luar Amerika, game ini akan tetap dinamakan
Collin MC Rae: Dirt 2, untuk mengenang perally legendaris yang meninggal pada tahun 2007
karena kecelakaan helikopter.
Game ini juga akan terinspirasi dari karir terakhir Collin McRae
[ Direct URL ]
(25
november 2008)
- Peluncuran Core i7 disambut dengan pengumuman Phenom II
Bersamaan dengan peluncuran prosesor intel Core i7 ke sasaran, AMD mengumumkan lawan
tandingannya yaitu Phenom II yang tak lain adalah AMD Deneb (Shanghai) yang telah
menggunakan teknologi 45nm.
Phenom II sebenarnya masih menggunakan arsitektur yang
sama dengan Phenom generasi pertama yang kinerjanya terkenal mengecewakan. Namun Phenom II
mengusung beberapa perombakan yaitu proses manufacturing 45nm dan penambahan L3 cache yang
lebih besar. Transisi dari 65nm ke 45nm tampaknya telah membuat kemampuan overclock
prosesor ini meningkat.
Dari hasil pengujian yang dilakukan oleh AMD, Phenom II
mampu dioverclock di kisaran 4GHz cukup dengan menggunakan air cooling. Kecepatan diatas
4GHz masih dimungkinkan dengan watercooling dan kecepatan 6GHz mampu diraih dengan
pendinginan LN2 (Liquid Nitrogen).
Kemampuan overclock hingga 4GHz dengan air cooling ibarat
suatu mujizat bagi para pengguna AMD yang selama ini hanya berkutat di kisaran 3GHz saja,
Sedangkan bagi pengguna intel, angka 4GHz bukanlah sesuatu yang aneh, mengingat prosesor
murah seperti Pentium Dual Core seharga $60 saja ada yang bisa digenjot hingga 4GHz. Jadi
prestasi overclocking Phenom II hanyalah membuat kagum para fans AMD saja, sedangkan
pengguna Intel tidak melihat itu sebagai sesuatu yang hebat.
Salah satu keunggulan Phenom II dibanding Core i7 adalah memory
controller yang mampu mendukung DDR2 dan DDR3. Hal ini memungkinkan AMD untuk merilis
Phenom II dalam 2 versi socket yaitu AM2+ (DDR2) dan AM3+ (DDR3), sedangkan Core i7 hanya
mensupport memory DDR3 saja yang harga memorynya 2X lebih mahal dibanding memory DDR2.
Phenom II 920 dan 940 yang akan diluncurkan bulan Januari
2009 akan kompatibel dengan motherboard AM2+ yang telah banyak beredar di pasaran.
Oleh karena itu kehadiran Phenom II, dapat menjadi solusi upgrade murah bagi
pengguna prosesor AMD yang menggunakan motherboard AM2+.
Senior Marketing Manager AMD, Bob Grimm,
mengatakan bahwa Core i7 adalah prosesor yang tak terjangkau pasar karena membutuhkan
motherboard mahal (intel X58), memory mahal (DDR3), dan harga prosesornya mahal pula.
Sayangnya kritik Bob Grimm terhadap intel ini tidak disertai dengan pernyataan darinya
mengenai seberapa murah harga Phenom II nantinya.
AMD memang harus selalu mematok harga prosesornya lebih
murah ketimbang Intel, mengingat dari sisi kinerja prosesor AMD selama ini dibawah Intel.
Kabarnya kinerja Phenom II juga masih kalah oleh Core i7, sekalpun masih mampu bersaing
dengan Core2 Quad. Jadi idealnya Phenom II dibandrol seharga Core2 Quad, atau bahkan lebih
murah daripada itu jika ingin sukses.
Yang jelas, upgrade ke Core i7 memang memerlukan biaya
yang jauh lebih besar, karena tak hanya memrlkan penggantian prosesor saja, namun juga
motherboard dan memory, sedangkan pengguna AMD yang melakukan upgrade ke Phenom II cukup
hanya mengganti prosesornya saja (bila motherboardnya mendukung Phenom II)
Berikut ini adalah daftar spek perbandingan Phenom II
dengan Core i7
Gambar di bawah ini adalah slide resmi dari
AMD yang menjelaskan tentang Phenom II dan jadwal rilis prosesor AMD 45nm pada tahun 2009.
Deneb yang merupakan
prosesor quad-core akan keluar versi triple corenya yang dinamakan Heka pada bulan
Februari 2009.
Baik Deneb maupun Heka menyandang nama Phenom II.
Sedangkan pada pertengahan 2009, AMD akan merilis juga
varian prosesor 45nm bernama Propus (quad core), Rana (triple core), dan Regor (dual core)
yang ketiganya tidak menyandang nama Phenom II, tapi Athlon.
Propus, Rana, dan Regor memiliki total cache yang jauh lebih
kecil ketimbang Deneb & Heka, yaitu cuma 1.5MB (Rana) dan 2MB (Propus, Regor).
Sedangkan Deneb memiliki cache total sebesar 8MB, dan Heka sebesar 7.5MB.
Baik Core i7 maupun Phenom II merupakan prosesor kelas
high-end (harga diatas $300) yang lebih cocok bagi kalangan enthusiast & overclocker
saja. Sedangkan para gamer lebih baik memprioritaskan dananya untuk membeli videocard high
end ketimbang prosesor high-end seperti Core i7 atau Phenom II.
Para gamer baru layak membeli Core i7 dan Phenom II bila
mereka telah memiliki videocard termahal seperti Radeon HD4870 X2 dan Geforce GTX280 atau
konfigurasi videocard multi-GPU (SLI/Crossfire) seharga $600. Bila videocard masih kelas
$300 ke bawah, jangan hamburkan uang anda untuk membeli prosesor high-end, sebab
peningkatan kinerja gaming yang diperoleh tak akan sebesar bila mengupgrade videocard.
Bagi kalangan video editing, kemampuan video encoding pada
prosesor high-end juga tak dapat menjadi alasan kuat untuk membeli prosesor Core i7 /
Phenom II, sebab semenjak populernya GPU computing dengan NVIDIA CUDA dan ATI Stream, maka prosesor tercepat
di dunia sekalipun tak akan pernah bisa mengalahkan kinerja videocard dalam melakukan
video encoding, dan beberapa komputasi parallel lainnya. Bahkan baru-baru ini GPU juga
terbukti bisa dimanfaatkan untuk menjebol
password WiFI jauh lebih cepat ketimbang CPU.
[ Direct URL ]
(25
november 2008) - NVIDIA perkenalkan Tesla
Personal Supercomputer
Ditengah-tengah gegap gempitanya pemberitaan mengenai prosesor generasi terbaru yaitu
intel Core i7 dan AMD Phenom II, NVIDIA mencoba mengingatkan lagi bahwa kemampuan
komputasi prosesor terhebat di dunia sekalipun tidak ada apa-apanya dibanding videocard.
Selama ini riset ilmiah dilakukan menggunakan supercomputing
cluster, yang tak lain merupakan sekumpulan komputer yang menghabiskan ratusan kilowatt
listrik dan biaya jutaan dollar untuk pembuatan dan perawatannya. Namun "jaman
kegelapan" yang mengandalkan kekuatan prosesor (CPU) untuk komputasi bakal berakhir,
karena NVIDIA telah mengumumkan Tesla Personal Supercomputer berbasis GPU, yang mampu
memberikan kinerja setara sekumpulan cluster supercomputer, namun dengan harga cuma 1/100
nya, dan tentunya dengan ukuran cuma sebesar PC desktop saja.
Ini tentu tidaklah mengherankan karena kinerja parallel computing
menggunakan videocard (GPU) mampu menghasilkan kinerja puluhan kali hingga ratusan kali lebih cepat dibanding prosesor quad-core
(CPU).
Kemampuan komputasi sebuah videocard terbukti lebih tinggi ketimbang 10 prosesor
quad-core sekalipun. Jadi bila dalam sebuah komputer mampu dijejali 4 videocard (SLI),
maka bisa dibayangkan berapa banyak kekuatan prosesor yang dimilikinya..
[ Direct URL ]
(25
november 2008) - Prosesor high-end Core i7 dan
Phenom II miskin aplikasi pemicu
Di tengah lesunya perekonomian dunia, konsumen perlu alasan yang kuat dalam membeli sebuah
produk hardware.
Selama ini, game-game terbaru selalu menjadi pemicu &
alasan utama bagi seorang konsumen dalam membeli videocard. Sudah bukan rahasia lagi bahwa
untuk menikmati game terbaru secara optimal seperti Crysis Warhead, STALKER Clear Sky, Far
Cry 2, diperlukan videocard kelas $200 ke atas.
Berbeda situasinya dengan videocard high-end yang jelas-jelas memiliki
game sebagai aplikasi pemicu, prosesor high-end saat ini tidak memiliki aplikasi pemicu.
Aplikasi yang bisa dijalankan dengan prosesor $300 masih
bisa dijalankan tanpa masalah bila dijalankan dengan prosesor $50. Sedangkan game
yang lancar dijalankan dengan videocard $300, dijamin tak akan bisa dimainkan dengan
videocard $50.
Beberapa aplikasi yang semula menjadi pemicu orang membeli
prosesor high-end, seperti video encoding, kini bahkan mampu dilakukan menggunakan
videocard secara lebih cepat.
Mulai maraknya GPU computing juga membuat komputasi parallel yang
semula dilakukan oleh prosesor kini mulai digerogoti oleh GPU (videocard).
Oleh karena itu prosesor high-end seperti Core i7 dan Phenom II bakal mulai
kehilangan daya tariknya, akibat tidak adanya aplikasi pemicu yang dapat menjadi alasan
pembelian prosesor high-end seperti itu.
Tahun 2008 ini sudah terbukti merupakan tahun kejayaan bisnis
videocard. Inovasi yang dilakukan oleh ATI dengan Radeon seri 4800 telah menciptakan
persaingan yang sangat seru dengan NVIDIA, yang pada akhirnya membuat harga videocard
menjadi kian terjangkau. Kondisi ini semakin didukung oleh banyaknya game-game bagus yang
dirilis sepanjang tahun ini, yang tentunya semakin mendongkrak penjualan videocard.
Sementara itu di akhir tahun 2008 ini produsen prosesor seperti
Intel dan AMD memang memberikan gebrakan dengan peluncuran Core i7 dan Phenom II. Namun
sayangnya tidak ada aplikasi yang dapat menjadi alasan kuat untuk membeli kedua prosesor
terbaru tersebut, sebab dengan prosesor yang telah ada sekarang (misal: Pentium dual-core,
Core2 Duo/Quad, Athlon 64, Phenom) kinerja yang diperoleh juga sudah cukup memuaskan.
Selain itu masih sangat banyak aplikasi yang belum mampu
mengoptimalkan prosesor quad-core. Atau dengan kata lain, prosesor jaman sekarang sudah
terlalu cepat untuk aplikasi yang ada sekarang.
Sementara itu, hampir semua game terbaru telah mampu mengoptimalkan & memeras
habis kemampuan videocard paling modern sekalipun, bahkan beberapa game seperti Crysis
Warhead dan STALKER CLear Sky masih terlalu berat untuk videocard keluaran terbaru. Oleh
karena itu para gamer maish membujtuhkan videocard yang lebih cepat lagi dari yang ada
sekarang.
Adakah aplikasi yang tak layak dijalankan dengan prosesor
seharga $75? Hampir tidak ada!!! Namun sangat banyak game yang tak bisa dimainkan dengan
videocard seharga $75.
Bahkan semua game terbaru tak akan bisa dimainkan dengan lancar dengan videocard
kelas $75-an.
Oleh karena itu para gamer lebih memiliki alasan yang kuat
untuk membeli videocard high-end ketimbang membeli prosesor high-end seperti Core i7 dan
Phenom II.
[ Direct URL ]
(25
november 2008) - GeIL EVO Cyclone memory cooler
dengan LED display
Para case modder dan penganut aliran PC fashion bakal makin terhibur dengan diluncurkan
asesoris coling memory keren buatan produsen memory GeIL (Golden Emperor Int'l Ltd).
GeIL EVO Cyclone merupakan cooler memory seperti yang telah umum
di pasaran. Namun cooler ini memiliki keunikan tersendiri, yaitu fan-nya dibekali LED
display dan thermal sensor.
LED display tersbeut akan menampilkan temperatur dan
kecepatan fan secara real-time. Fan berukuran 50mm ini memiliki kecepatan 3400RPM dan
tingkat kebisingannya cuma 21dBa saja. EVO Cyclone dilengkapi clip yang ketinggiannya
dapat diatur sehingga kompatibel dengan memory dengan heatsink besar.
Fan dengan LED display sebelumnya juga pernah
diimplemnatasikan oleh Thermlatake pada CPU cooler BlueOrb FX, dan juga beberapa case fan
buatan Thermaltake. Namun GeIL menjadi yang pertama mengimplementasikannya pada memory
cooler.
[ Direct URL ]
(24
november 2008) - Mirror's Edge versi PC akan
diberi efek PhysX GPU
Sudah bukan sesuatu yang aneh bila game versi PC akan mengalami peningkatan kualitas
grafis ketimbang versi game console-nya, mengingat PC gaming menag pernagkayt gaming yang
jauh lebih cangiih ketimbang Playstation 3 dan XBox 360.
Kali ini game yang telah dirilis duluan di game console, yaitu
Mirror's Edge akan keluar versi PC-nya tahun depan dengan penambahan efek physic secara
hardware (menggunakan NVIDIA PhysX GPU). Untuk menikmati efek PhysX GPU tentu dibutuhkan
videocard Geforce seri 8 ke atas.
Menurut NVIDIA, dengan PhysX engine, dunia Mirror's Edge akan lebih terlihat hidup dengan
efek angin, weapon impact, dan pergerakan lainnya. Kain, bendera, dan banner kini dapat
bereaksi terhadap tembakan dan interaksi pemain, kabut di tanah dapat bereaksi dengan
tapak kaki pemain, ledakan akan menghasilkan asap dan pecahaan yang lebih intensif, dan
tembakan senjata akan menghasilkan partikel yang lebih realistik.
Mirror's Edge akan mengobati kerinduan fans NVIDIA akan game-game
yang mendukung PhysX GPU, yang jumlahnya saat ini masih sangat sedikit dan selama ini
hanya seperti game-game demo saja. Sebab hingga detik ini game betulan yang mendukung
PhysX secara hardware (GPU) hanyalah game jadul GRAW2 dan Unreal Tournament 3, dan keduan
memiliki tampilan grafis yang biasa-biasa saja. Sementara game best-seller dengan tampilan
grafis keren, seperti Alone in The Dark, Assassin Creed, Bioshock, Company Of Heroes,
Fallout 3, Kane & Lynch, Lost Planet, Stranglehold, dan World In Conflict, justu
menggunakan engine physic Havok yang menggunakan kemampuan CPU.
Umumnya game dengan efek grafis yang bagus memang akan
kesulitan untuk mengimplementasikan PhysX GPU karena kemampuan GPU pada game semacam itu
biasanya sudah terkuras untuk menampilkan efek grafis. Sehingga dalam situasi seperti itu,
kinerja GPU akan menurun drastis ketika harus dibebani lagi dengan kalkulasi physic.
Inilah yang menjadi alasan mengapa kalkulasi physic menggunakan CPU lebih populer
digunakan pada game dengan tampilan grafis bagus.
Maka dari itulah Mirror's Edge yang mendukung PhysX GPU
ini ternyata mensyaratkan videocard minimal Geforce 9800GTX+, karena penggunaan PhysX GPU
akan memberi beban tambahan pada GPU yang tugas utamanya menghandle grafis, dan GPU dengan
kelas dibawah Geforce 9800GTX+ dianggap terlalu loyo untuk menghandle 2 beban sekaligus
(Grafik + Physic).
Berikut ini video yang menunjukkan efek PhysX GPU pada Mirror's
Edge.
(17
november 2008)
- Radeon HD4870 mempermalukan Geforce GTX260 216SP lagi di Call of Duty 5
Setelah sebelumnya berhasil mempermalukan Geforce GTX260
216SP di banyak game, kini Radeon HD4870 lagi-lagi berhasil mempermalukan Geforce GTX
260 216SP yang harganya lebih mahal itu di game Call of Duty 5 World at War.
Radeon HD4870 yang sebelumnya juga dinobatkan sebagai videocard terlaris dan tercepat untuk Crysis Warhead ini
tampaknya membuat Geforce GTX260 "Reloaded" (216SP) yang harganya lebih mahal
itu makin tidak laku...
Pada hasil benchmark yang dilakukan guru3d terlihat bahwa
Radeon HD4870 versi 512MB dan 1GB memiliki kinerja yang sama, dan keduanya mampu
mengalahkan Geforce GTX260 216SP yang harganya lebih mahal ($400).
Untuk segmen harga diatas $400, Radeon HD4870 X2 mampu
menghajar Geforce GTX280, dan konyolnya Geforce GTX280 ($500) bahkan mampu dikalahkan oleh
Radeon HD4870 ($300) pada resolusi 1280x1024.
Meski babak belur di segman atas, namun NVIDIA lebih
beruntung di segmen menengah-bawah. Geforce 9800GTX+ terlihat memiliki kinerja yang sama
dengan Geforce GTX260 pada resolusi 1280x1024. Geforce 9800GTX+ juga terlihat mampu
memukul telak Radeon HD4850 di kedua resolusi pengujian.
Sementara itu Geforce 9800GT juga mampu memukul telak
lawan sekelasnya yaitu Radeon HD4830, begitu pula Geforce 9600GT mampu jauh meninggalkan
Radeon HD3870.
Tampaknya pada Call of Duty 5 ini, ATI unggul pada segmen
videocard $300-$600 (Radeon HD4870, HD4870 X2), sementara NVIDIA unggul pada segmen
videocard $100-$250 (Geforce 9800GTX+, 9800GT, 9600GT).
Call
of Duty 5
World at War
"Blod and Iron"
Max setting, 4xAA, 16xAF
1280x1024
1600x1200
Radeon
HD 4870 X2 2GB
($560)
59
60
Geforce
GTX 280 1GB
($500)
58
53
Radeon
HD 4870 512MB
($300)
59
50
Radeon
HD 4870 1GB
($350)
59
50
Geforce
GTX 260 896MB 216SP ($400)
54
47
Geforce
9800 GTX+ 512MB
($240)
54
45
Radeon
HD 4850 512MB
($200)
47
39
Geforce
9800 GT 512MB
($160)
46
39
Geforce
9600GT 512MB
($130)
42
35
Radeon
HD 4830 512MB
($160)
41
33
Radeon
HD 3870 512MB
($140)
34
26
Sekalipun Call of
Duty 5 masih menggunakan engine grafis yang sama dengan COD 4, namun tampilan grafisnya
lebih ditingkatkan.
Game ini juga tidak seberat Crysis Warhead dan STALKER Clear Sky. Dengan
menggunakan Radeon HD4870, frameratenya sangat lancar sekalipun menggunakan setting
maximal pada resolusi 1600x1200 dengan 4xAA.
COD 5 sudah tersedia di berbagai rental PC game di
indonesia dengan harga sewa cuma Rp.4000 saja.
[ Direct URL ]
(17
november 2008) - Thermaltake merilis SpinQ,
cooler prosesor berbentuk silinder spiral yang keren
Produsen cooler kondang asal taiwan, Thermaltake, telah merilis cooler prosesor yang
mereka namakan SpinQ. Cooler ini kompatibel dengan prosesor intel (socket LGA775) maupun
AMD (socket 939/754/AM2/AM2+).
Sekalipun bentuk CPU cooler ini lain daripada yang lain dan mirip
seperti "silinder bergerigi", namun SpinQ masih mengandalkan elemen yang umum
ditemukan pada cooler high-performance, yaitu heatpipe copper, sirip alumunium, dan fan.
SpinQ dibekali 6 heatpipe copper, 50 sirip alumunium yang
berbentuk spiral melingkar, dan fan blower ukuran 80mm yang akan menyemburkan udara
melewati dinding spiral.
Kecepatan fan dapat diatur mulai dari 1000RPM (19dBA)
hingga 1600RPM (28dBa), dan memancarkan cahaya biru karena dilengkapi Blue LED. Pendingin
berbobot 667 gram ini tentu cocok bagi yang pengguna PC yang mengutamakan unsur penampilan
(fashion) sekaligus suhu prosesor yang lebih adem tentunya.
Jumlah heatpipe yang cukup banyak pada SpinQ tentunya akan
memberikan kinerja pendinginan yang baik, apalagi base-plate nya "mirror
finished", alias pori-porinya sangat rapat sampai mengkilat laksana kaca, yang
artinya akan menyalurkan panas lebih baik.
SpinQ dibandrol cukup mahal, yaitu $70, dan ditujukan bagi
orang yang menghargai arti seni & keindahan.
[ Direct URL ]
(15
november 2008)
- Powercolor hadirkan Radeon HD4850 dengan
memory GDDR4
Tampaknya Powercolor selalu berusaha menjadi yang duluan dalam memberikan fitur extra.
Setelah sebelumnya menjadi yang pertama dengan meluncurkan Radeon HD4850 dengan memory 2GB,
kini Powercolor menjadi produsen videocard pertama di dunia yang meluncurkan Radeon HD4850
dengan memory GDDR4.
Penggunaan memory DDR4 memungkinkan mereka untuk menaikkan memory
clock default yang cuma 993MHz (1986MHz) pada DDR3, menjadi 1100MHz (2200MHz) dengan
menggunakan DDR4. Selain itu memory DDR4 juga memberikan ruang yang lebih lega untuk
overclocking.
Powercolor HD4850 PCS+ GDDR4 menggunakan cooler Apack
ZEROTherm GX810 yang diklaim mampu menurunkan suhu GPU hingga 10C lebih dingin ketimbang
cooler dstandard. Terdapat pula heatsink untuk memory dan VRM.
Videocard ini menggunakan GPU RV770 yang telah dioverclock
dari pabriknya pada kecepatan 675MHz (standard cuma 650MHz) dan dibekali memory 512MB
GDDR4 yang berjalan dikecepatan 1100MHz (2200MHz).
Jenis memory DDR4 yang digunakan adalah Samsung "K4U52324QE-BC08" yang masih bisa digenjot lagi diatas kecepatan standard
2200MHz.
Namun yang cukup mengejutkan adalah Powercolor membandrol Radeon
HD4850 DDR4 ini dengan harga sama dengan versi DDR3. Oleh karena itu pemilik Radeon HD4850
DDR3 silahkan bersiap untuk mengalami penurunan harga, karena dengan harga sama kini bisa
diperoleh versi DDR4.
[ Direct URL ]
(15
november 2008) - ATI akhirnya merilis ATI Stream
GPU Computing yang mampu kalahkan NVIDIA CUDA
Selama ini NVIDIA menggembar-gemborkan CUDA yang tak lain adalah GPU Acceleration
yang dapat menggunakan GPU untuk melakukan kalkulasi umum seperti halnya prosesor (CPU).
Dengan kalkulasi menggunakan videocard (GPU), maka proses
video encoding, desktop publishing, ekripsi, dan berbagai pekerjaan lainnya dapat
dilakukan jauh lebih cepat ketimbang menggunakan prosesor (CPU).
Selama ini ATI terkesan diam saja, dan membiarkan NVIDIA
mempropagandakan kemampuan GPU computing pada dunia.
ATI terkesan diam & memilih menunggu sambil menyaksikan NVIDIA mengeluarkan
biaya cukup besar untuk memperkenalkan GPU computing kepada masyarakat.
Dan kini setelah dunia mulai mengenal GPU computing yang diperkenalkan oleh NVIDIA dengan
susah payah, tiba saatnya untuk ATI mengikuti jejak yang sama dengan memperkenalkan ATI
Stream, yang tak lain juga merupakan GPU Computing seperti halnya NVIDIA CUDA.
Pada bulan Desember 2008 ini, ATI akan merilis driver Catalyst
8.12 yang akan mengaktifkan ATI Stream alias kemampuan GPU Computing pada videocard Radeon
seri 4000.
Fitur GPU acceleration ini nantinya dapat langsung dicoba pada software video encoding ATI
Avivo Video Converter.
ATI juga telah bekerja sama dengan Adobe, Microsoft, Cyberlinik,
ArcSoft, dan beberapa developer software lainnya. Sehingga dapat dipastrikan bahwa
software Adobe (Photoshop CS4, Acrobat, Flash 10, After Effect) dan software Microsoft
(Windows Vista, MS Expression Encoder, MS PowerPoint 2007, MS Silverlight) akan mendukung
ATI Stream. Software video editing Cyberlink Power Director 7 dan Arcsoft TotalMedia
Theatre juga akan menggunakan ATI Stream.
ATI adalah member dari standard OpenCL, yaitu sebuah
standard terbuka untuk pemrograman GPU computing. Sedangkan NVIDIA mengandalkan standard
compiler ciptaan mereka sendiri yaitu CUDA (yang hanya berfungsi dengan videocard NVIDIA
saja). ATI memilih jalur aman dengan menganut standard OpenCL dan DirectX 11 milik
Microsoft. Oleh karena itulah mengapa software Microsoft memanfaatkan ATI Stream (GPU
acceleration ATI) dan bukannya NVIDIA CUDA.
Berikut ini bocoran slide presentasi resmi dari ATI....
Tapi yang paling
mengejutkan adalah kinerja GPU acceleration videocard ATI Radeon seri 4800 ternyata
mampu mengalahkan videocard tertinggi NVIDIA yaitiu Geforce GTX280. Besar kemungkinan ini
disebabkan karena ATI mampu mengoptimalkan 800SP yang ada pada GPU mereka tersebut.
Pada pengujian resmi yang dilakukan oleh ATI, terlihat bahwa
Radeon 4850 ($200) dengan software video encoding ATI Avivo mampu melakukan proses video
encoding 1.5X lebih cepat ketimbang Geforce GTX280 ($500) yang menggunakan software video
encoding NVIDIA Badaboom.
Radeon HD4850 mampu menyelesaikan proseso encoding video
berduarsi 90 menit dalam waktu cuma 23 menit, sedangkan Geforce 9800GTX membutuhan 38
menit. Kedua videocard ini mampu melakukan proses encoding video jauh lebih cepat
ketimbang bila menggunakan porosesor Intel Core2 Extreme QX9650 (3Ghz) yang akan memakan
waktu hingga 4 jam 34 menit.
Kekalahan Geforce 9800GTX oleh Radeon HD4850 ini tentu
sebuah tamparan memalukan bagi NVIDIA karena videocard termahal mereka ternyata mampu
dikalahkan oleh videocard kelas menengah ATI. Selain itu NVIDIA Badaboom juga merupakan
software video encoding yang dijual seharga $30, sementara ATI Avivo adalah software yang
dibagikan gratis oleh ATI.
Dengan Radeon HD4870 ($300) kinerja video encoding bahkan mampu
digenjot lebih tinggi lagi yaitu sebesar 2.5X lebih gegas ketimbang Geforce GTX280 yang
harganya masih jauh lebih mahal.
Radeon HD4870 mampu menuntaskan proses video encoding 1080 ke 720p dalam waktu cuma
48 detik, sementara Geforce GTX280 membutuhkan waktu nyaris 2 menit.
Dulu proses video encoding umumnya mengandalkan pada
prosesor (CPU), sehingga diperlukan prosesor high-end bila ingin menuntaskan proses video
encoding lebih cepat. Namun seiring populernya GPU computing, maka kian kecil alasan bagi
kalangan video editing untuk membeli prosesor high-end untuk melakukan tugas semacam itu.
Terutama karena prosesor tercepat yang ada di muka bumi sekalipun tak akan pernah mampu
mengalahkan kinerja GPU dalam hal video encoding, dan komputasi data parallel lainnya.
Oleh karena itu sangatlah lucu jika prosesor high-end seperti
Core2 Quad, Phenom X4, dan Core i7 (Nehalem) dipromosikan dengan kemampuan video encoding
nya yang hebat, karena sehebat-hebatnya prosesor tak akan mampu mengalahkan GPU videocard
dalam hal seperti itu. Berbagai software video editing & desktop publishing yang kini
memanfaatkan GPU computing juga akan membuat prosesor (CPU) tak akan pernah mampu
mengalahkan videocard (GPU).
Dalam pengujian yang dilakukan ATI terlihat bahwa kinerja video
encoding menggunakan Radeon HD4850 mampu 12X lebih kencang ketimbang prosesor intel Core2
Extreme QX9650 3GHz. NVIDIA sebelumnya juga pernah menunjukkan perbandingan benchmark
semacam itu, yang mengklaim bahwa video encoding menggunakan videocard NVIDIA dan software
TMPGEnc mampu 4.5X lebih cepat
ketimbang menggunakan prosesor Intel.
Prosesor intel memang tak terkalahkan, namun seiring waktu
yang mampu mengalahkan CPU intel secara telak adalah GPU. Sialnya, intel tak berprestasi
di GPU karena para insinyur GPU terbaik rata-rata sudah dipeliharan di kandang ATI dan
NVIDIA.
Beberapa waktu yang lalu NVIDA masih sendirian dalam dunia GPU
computing sehingga bebas tertawa-tawa menyaksikan keunggulan GPU atas CPU. Namun kini
setelah ATI ikut serta, NVIDIA bakal kebat-kebit karena kinerja GPU computing pada
videocard mereka ternyata mampu dikalahkan oleh GPU ATI kelas murah sekalipun.
Jelas NVIDIA akan panik karena melihat kekalahan mereka
dalam hal kinerja GPU computing, terutama setelah mereka menghabiskan dana cukup banyak
untuk mempromosikan GPU computing.
Tampaknya ATI memperoleh apa yang dalam strategi bisnis
dinamakan "follower advantage". Dengan kata lain, biarkan orang lain
yang bersusah payah membuka jalan, dan kemudian cukup meniru dengan lebih baik.
Intel selama ini sukses karena mengadopsi strategi
follower advantage, yaitu dengan mengadopsi teknologi yang diperkenalkan pertama kali
duluan oleh AMD (64 bit, HyperTransport). Sementara AMD sendiri justru babak belur karena
selalu berusaha menjadi pionir dalam teknologi prosesor. Sekalipun ATI merupakan anak
perusahaan AMD, namun ATI tampaknya tak sebodoh induk perusahannya yang "sok
menjadi pionir" dan memilih "strategi intel" dalam menyikapi
persaingan dalam GPU computing....
[ Direct URL ]
(15
november 2008) - Deus Ex 3 kemungkinan hanya akan
hadir di PC saja
Eidos Montreal akan merilis Deus Ex 3, game first person shooter yang kabarnya hanya akan
dibuat untuk PC saja dan tidak akan ada di XBox360 maupun Playstation 3.
Lead designer Deus Ex3, Jean-Francois Dugas,
mengatakan bahwa besar kemungkinan game ini hanya dirilis untuk PC saja karena Deus Ex
versi sebelumnya yang dibuat untuk console game harus diturunkan kualitas grafisnya
dibanding versi PC-nya (karena keterbartaan hardware comsole game) sehingga dikeluhkan
console gamer.
Seperti telah dijelaskan panjang lebar di artikel ini, XBox360 dan Playstation 3 memiliki kualitas grafis yang
jauh lebih rendah ketimbang PC Gaming.
Deus Ex 3 merupakan
game science fiction yang mengisahkan tentang situasi di tahun 2027, situasi dimana
manusia mulai terancam oleh kemajuan teknologi, bio-engineering, dan artificial
intelligence.
Berikut ini screenshotnya...
[ Direct URL ]
(11
november 2008)
- Palit Revolution 700 Deluxe videocard tercepat
di dunia dengan Triple-slot cooler ala Big Mac.
Palit yang merupakan salah satu produsen terbesar untuk videocard ATI, telah meluncurkan
Revolution 700 Deluxe yang tak lain adalah Radeon HD4870 X2 yang telah di-overclock dari pabriknya (alias
overclock edition).
Fitur paling menarik pada videocard ini adalah
digunakannya cooler Triple slot yang tebal seperti burger Big Mac.
Pendingin berukuran super-tebal ini diperlukan untuk
meredam panas yang dihasilkan oleh 2 buah GPU R700 yang berjalan pada clock 750MHz dan
memory DDR5 2GB yang sudah teroverclock ke 3800MHz (standard 3600MHz).
Kekuatan seperti 2 buah Radeon HD4870 ditambah dengan clock
speed diatas standard, menjadikan Palit Revolution 700 diklaim sebagai videocard tercepat
di dunia
Videocard dengan memory interface 512-bit ini memiliki kinerja
prosesing sebesar 2.4 TeraFLOPS.
Cooler "Big Mac" yang digunakan Revolution 700
berisikan heatsink besar dengan 4 buah heatpipe yang akan mendinginkan GPU, memory, dan
chip PCI Express bridge, ditambah dengan heatsink terpisah untuk mendinginkan VRM.
Dua buah fan besar akan menyemburkan udara segar untuk
mendinginkan area GPU/memory dan power circuit (VRM).
Palit Revolution 700 dibekali fitur konektivitas yang
sangat lengkap yaitu konektor DisplayPort, HDMI, Dual-Link DVI, dan D-Sub (VGA).
Pasokan dayanya berasal dari konektor 6+2 pin dan konektor power
6 pin. Pastikan PSU anda minimal 550 watt jika ingin memelihara monster "Big
Mac" ini dalam casing anda
[ Direct URL ]
(10
november 2008)
- PC dibanjiri game-game keren dan bermutu Semenjak bulan oktober hingga
november ini, PC tampaknya sedang dibanjiri oleh banyak game keren hingga membuat gamer PC
kelabakan dan kebingungan untuk memilih game yang akan dimainkan.
Sungguh membahagiakan menjadi PC gamer di Indonesia,
karena dengan biaya sewa cuma Rp.4 ribu saja, mereka sudah dapat menikmati berbagai game
terbaru.
Berikut ini 11 game terbaru yang telah hadir di Indonesia
dan sudah bisa disewa di tempat rental PC game di beberapa kota di Indonesia... 1. Dead Space
Game third-person shooter bergenre sci-fi horror yang sangat bagus &
menegangkan. Inovatif dan menghadirkan nuansa baru yang belum pernah ada di game lain.
Dalam hal gameplay game ini bahkan lebih seru & menegangkan ketimbang Crysis Warhead,
dan boleh dianggap sebagai salah satu game action terbaik di tahun 2008 ini. 2. Fallout 3
Game garapan Bethesda yang sudah ditunggu-tunggu penggemarnya. Baru saja dirilis,
game RPG ini sudah ludes terjual sebanyak 4,7 juta kopi dan memecahkan rekor penjualan
sebesar $300 juta. Penggemar game Bethesda seri Elder Scrolls, tentu juga akan menyukai
game bernuansa post-apocalypse dengan alur yang nyaris open-ended ini. 3. MotoGP 08
Game balap motor yang dirilis oleh CACPOM ini akan menghibur penggemar game balap
motor. Ada peningkatan tampilan grafis dibanding MotoGP 07. 4. James Bond:
Quantum of Solace Game ini membawa nama besar James Bond, dan dirilis bersamaan
dengan movie-nya pula. Sayangnya teknologi engine grafis yang digunakan game ini sudah
kadaluwarsa, yaitu menggunakan engine grafis Call of Duty 4 yang notabene sudah tergolong
kategori game lawas. Oleh karena itu tidak ada yang terlalu mengesankan dengan tampilan
grafis game first-person shooter ini. Sudah sering terjadi pula bahwa film box-office
tidak dapat menjadi game yang bagus. 5. Far Cry 2 Game
first-person shooter bernuansa afrika ini menghadirkan kualitas grafis yang memukau, dan
cukup menantang kemampuan videocard anda. Sama beratnya seperti waktu Far Cry pertama kali
muncul di tahun 2003.
Pada Far Cry 2anda akan menjelajahi alam afrika yang luas, dengan efek pencahayaan
sesuai waktu dan efek api yang realistis.
Diperlukan videocard seharga $150 keatas untuk memainkan game DirectX 10 ini dengan
kualitas grafis maximal. 6.
Pure
Disney Interactive sebenarnya telah mengumumkan tentang game ini pada bulan
Februari lalu, namun tak kunjung hadir dan nyaris terlupakan. Setelah tertunda sekian
lama, akhirnya game ini hadir juga.
Game balap motor ATV ini akan menghibur penggemar game off-road racing yang
menyukai balapan di alam terbuka yang luas.
Ada berbagai gaya akrobatik yang bisa dilakukan, ala freestyle motocross. 7.
The Witcher Enhanced edition
Game RPG ini meneruskan kesuksesan The Witcher yang muncul tahun lalu. Ada
peningkatan grafis, storyline, dan waktu loading yang lebih cepat. 8. Command&Conquer: Red Alert 3 Sejujurnya, sekarang ini sudah
bukan jamannya game jenis Real Time Strategy, tapi bagi yang merindukan game semacam ini
tentu akan terhibur dengan kehadiran CNC Red Alert 3. Seperti game RTS pada umumnya, tidak
ada yang memukai dari sisi grafis, dan cenderung tidak inovatif serta membosankan bagi
yang doyan action. 9. PES 2009
Game sepakbola dari dulu intinya memang seperti begitu-begitu saja, namun
penggemarnya cukup banyak dan pasti akan terhibur dengan kehadiran Winning Eleven alias
Pro Evolution Soccer 2009 yang telah mengalami peningkatan grafis dan beberapa perbaikan
bug dibanding PES 2008. 10. STALKER
Clear Sky
Game eksklusif PC yang sangat berat dan wajib dibeli oleh gamer yang merasa videocardnya hebat. Diperlukan videocard $300 untuk dapat memainkan
game DirectX 10 ini dengan lancar pada setting grafis maximal. Sebagai kompensasinya anda
akan mendapat tampilan grafis yang sangat bagus. Sekalipun tergolong berat, namun game
Action-RPG ini merupakan salah satu game PC terlaris 11. Crysis Warhead
Ini adalah game wajib bagi PC gamer, karena merupakan game eksklusif PC yang tidak akan pernah ada di Xbox360
dan PS3.
Crysis Warhead termasuk game DirectX 10 yang sangat berat pada setting grafis
maximal. Diperlukan videocard kisaran $300 dan RAM minimal 3GB untuk memainkan game ini
dengan lancar pada setting grafis maximal. Game ini dinobatkan sebagai game dengan
kualitas grafis terbaik dan berhasil menjadi game first-person shooter no.1 terlaris di
dunia.
Wajar saja jika game bagus tentu perlu videocard bagus untuk memainkannya....
Ke-11 game diatas sudah tersedia dan menunggu untuk anda
mainkan. Dan sepertinya sebelum anda sempat menamatkan kesemua game diatas, bakal keduluan
munculnya Tomb Raider Underworld
yang segera dirilis tak lama lagi, karena demonya sudah bisa anda download.
Jadi siapkan lagi diri anda untuk melihat Lara Croft yang sexy
(8
november 2008) - Radeon HD4850 & 4870 menyabet gelar videocard terlaris di amerika Tampaknya tahun ini ATI benar-benar meraih sukses besar dan berhasil mengalahkan
NVIDIA. Sebab menurut hasil survey penjualan retail yang dilakukan oleh lembaga survey
ternama, NPD Group, menunjukkan bahwa Radeon HD 4850 & HD 4870 sukses menyabet gelar sebagai videocard terlaris di amerika
untuk periode penjualan September 2008.
Radeon HD 4850 menjadi videocard dengan tingkat penjualan
tertinggi di amerika, sedangkan Radeon HD 4870 menjadi videocard terlaris di amerika untuk
kelas high end (segmen $300 ke atas) .
Geforce 8800GT yang sebelumnya merupakan videocard terlaris kini
merosot ke peringkat ke-3. Untuk kelas low-end, videocard NVIDIA justru lebih laris,
terlihat dari Geforce 8500GT yang menempati peringkat ke-2 dan Geforce 8400GS di posisi
ke-5.
Secara overall, Radeon HD 4870 menempati peringkat ke-5 terlaris,
namun untuk kategori videcard high end ($300 ke atas), videocard ini adalah nomer 1 yang
terlaris. Tidak ada videocard high-end lainnya yang mampu masuk ke daftar 10 besar
terlaris selain Radeon HD 4870. Videocard high-end NVIDIA yaitu Geforce GTX 260 dan GTX
280 terbukti gagal di pasar dan tak berhasil masuk dalam daftar TOP10 best seller.
Di amerika tampaknya merk Visiontek dan ASUS menjadi merk
paling populer untuk videocard ATI, sementara untuk videocard NVIDIA merk yang populer
adalah PNY dan EVGA.
Berbeda dengan karakteristik penjualan prosesor dimana
tipe low-endnya seringkali lebih laris ketimbang tipe high-end, untuk videocard terlihat
bahwa tipe high-end justru lebih laris ketimbang tipe low-end.
Radeon HD4850 seharga $200 terbukti lebih laris ketimbang Geforce 8500GT seharga
$50, dan Radeon HD4870 seharga $300 juga lebih laris ketimbang Geforce 8600GT seharga $75.
TOP 10 Best-seller videocard di Amerika NPD Market Survey
(8
november 2008) - Blu-Ray bakal Mati Muda !!!.
Sekalipun LCD TV HD mewabah, namun standard Movie HD tampaknya tidak mampu sukses seperti
standard movie sebelumnya yaitu DVD.
Setelah tewasnya standard HD-DVD (standard ciptaan
Toshiba). Kini giliran standard Blu-ray yang juga mulai mendekati ajal (Blu-ray adalah
standard ciptaan Sony).
Standard Blu-ray yang
hingga kini masih juga belum populer ini tampaknya bakal layu sebelum berkembang, alias
mati muda.
Seperti yang telah diramalkan banyak analis, standard Blu-ray
tampaknya bakal menyusul ke liang kubur bersama HD-DVD.
Ini karena setelah sekian lama Blu-ray eksis, namun hingga kini Blu-ray hanya
diadopsi oleh kalangan videophile saja, dan tak mampu sukses sebagai produk massal.
Hingga detik ini, penjualan movie Blu-ray cuma 4% saja di
amerika. Bahkan setelah harga Blu-ray player telah diturunkan ke $150 sekalipun, ternyata
juga tidak mampu mendongkrak penjualan movie Blu-ray.
Menurut Digital Content Producer, Blu-ray adalah sebuah standar
yang tak layak untuk dipakai berbisnis, karena 6 faktor berikut ini:
1. Blu-ray recordable disc tidak reliable untuk dimainkan di berbagai Blu-ray player
2. Biaya reproduksi mahal, yaitu $20 per single layer disc, untuk kuantiti dibawah
300 keping
3. Cetakan kualitas grade-Hollywood pada keping Blu-ray baru murah biayanya setelah
mencapai kuantiti ribuan keping, itupun biaya cetaknya masih $3.5 per keping Blu-ray.
4. Biaya Proteksi DRM Advanced Access Content System (yang konyolnya telah
berhasil di-hack), memiliki biaya one time fee $3000 ditambah biaya sebesar $1600
per project, dan biaya tambahan lagi $0.4 per disk
5. Harga authoring program berkualitas seperti Sony Blu-print atau Sonic
Solutions Scenarist mencapai $40000 !!! alias setara sebuah mobil Mercy .
6. Dan yang paling konyol, Blu-ray Disc Association (BDA) masih memungut
lagi biaya sebesar $3000 tiap tahun untuk penggunaan logo Blu-ray pada keping Blu-ray
Ke-6 faktor diatas menyebabkan biaya produksi movie Blu-ray
menjadi sangat mahal dan tidak masuk akal. Oleh karena itu industri movie akhirnya mulai
malas mengadopsi standard mahal tersebut.
Sony memang terkenal doyan menciptakan standard-standard konyol
yang mahal dan tidak masuk akal, misalnya BetaMax yang akhirnya mati, dan standard Memory
Stick yang hingga kini tidak populer dan kalah jauh ketimbang standard SD card. Oleh
karena itu bukan tidak mungkin jika Blu-ray yang juga merupakan standard Sony akan
mengalami nasib tragis yang sama.
Tampaknya slogan Sony "like no other"
justru lebih banyak memicu perusahaan ini untuk membuat standard-standard mahal yang tidak
umum dan justru menyebabkan kegagalan produknya.
Konyolnya, banyak orang
yang mengira bahwa barang mahal selalu lebih berkualitas, padahal produk-produk mahal Sony
justru banyak tertimpa masalah fatal seperti misalnya problem overheat/korslet baru-baru ini.
[ Direct URL ]
(8
november 2008) - ATI Radeon HD4850 X2 akhirnya
muncul untuk membuat NVIDIA makin frustrasi
Selama ini Radeon HD4870 seharga $300
telah sukses menghajar Geforce GTX260 yang harganya lebih mahal. Sementara untuk menghajar
Geforce GTX280, ATI juga telah merilis Radeon HD4870 X2 seharga $550.
Sekalipun Radeon HD4870 X2 mampu mengalahkan Geforce GTX280, namun dari sisi harga Radeon
HD4870 X2 masih lebih mahal dibanding Geforce GTX280 yang harganya berkisar $450-$500.
Tradisi ATI adalah selalu merilis videocard yang "lebih
cepat tapi lebih murah" ketimbang videocard NVIDIA, hal tersebut tidak berlaku
pada Radeon HD4870 X2, yang sekalipun merupakan videocard tercepat saat ini namun harganya
tidak lebih murah ketimbang videocard tercepat NVIDIA (Geforce GTX280).
Oleh karena itu untuk melaksanakan tradisi lamanya tersebut, ATI merilis Radeon
HD4850 X2 yang dibandrol dengan harga retail resmi $399, yang berarti lebih murah dan
lebih cepat dibanding Geforce GTX280.
Radeon HD4850 X2 mengemas 2 core RV770 dalam 1 card, dimana
masing-masing core tersebut berjalan dengan kecepatan 625MHz dan memiliki jumlah Stream
Processor total sebanyak 1600SP (2x800SP). Memory menggunakan GDDR3 sebesar 2GB yang
berjalan di kecepatan 993MHz (1986MHz).
Spek Radeon HD4850 X2 identik dengan konfigurasi 2 buah
Radeon HD4850 (CrossFire), sehingga bila anda bisa menemukan Radeon HD4850 dengan harga
dibawah $200 maka akan lebih murah membuat konfigurasi CrossFire ketimbang membeli Radeon
HD4850 X2 seharga $400-an. Namun bila motherboard anda tidak mendukung CrossFire maka
satu-satunya cara adalah membeli videcard 2-in-1 seperti Radeon HD4850 X2 ini.
Saat ini produsen videocard yang telah merilis Radeon
HD4850X2 adalah Sapphire.
[ Direct URL ]
(8
november 2008) - Grand Theft Auto 4 versi PC jauh
lebih bagus ketimbang versi console
Grand Theft Auto 4 memang telah duluan hadir di XBox360 dan Playstation 3, namun GTA 4
versi console tersebut adalah versi "cacat" dengan kualitas grafis resolusi
rendah (cuma 1152x640) dan jelas tak memenuhi standard HD-gaming.
Sedangkan untuk versi PC-nya, GTA 4 menggunkan kualitas grafis
XHD (hingga 2560x1600), dan akan hadir pada tanggal 2 Desember 2008 ini.
Menurut Rockstar, GTA 4 versi PC tak hanya memiliki tampilan grafis
lebih halus saja, namun juga dibekali fitur tambahan yaitu Replay Editor. Fitur ini
memungkinkan pemain untk merekam permainan menjadi videoclip berdurasi 30-60 detik. Pemain
dapat setiap saat tombol F2 untuk merekam permainan selama game berlangsung.
Fitur ini memungkinkan gamer untuk berkreasi dengan membuat
kompilasi videoclip untuk dipamerkan kepada teman-temannya. Ada berbagai fitur video
editing seperti camera-angle, visual filter, dan penambahan text untuk kebebasan
berkreasi.
Seperti sudah terbukti pada game lain, makin terbukti bahwa game versi
PC selalu lebih unggul ketimbang versi console-nya, dan perangkat gaming terbaik adalah PC
dan bukan Xbox360 ataupun Playstation 3.
Simak saja screenshot GTA 4 versi PC di bawah ini....
[ Direct URL ]
(8
november 2008) - Sekalipun ekonomi dunia lesu,
penjualan videocard ATI meroket.
Sekalipun dunia sedang dilanda krisis finansial, namun para analis industri justru
melaporkan bahwa industri chip grafis ATI malah mengalami peningkatan drastis.
Menurut lembaga riset pasar ternama, Jon Peddie
Research (JPR), kesuksesan ATI Radeon seri 4800 telah menyebabkan lonjakan penjualan
yang besar pada kuartal ke-3 tahun ini.
Bahkan tingkat penjualan tersebut merupakan yang tertinggi selama 6 tahun terakhir.
Menurut JPR, pada kuartal ke-3 2008, lebih dari 111 juta chip
grafis ATI terjual di pasaran, jauh lebih tinggi ketimbang kuartal yang sama tahun lalu
sebesar 91 juta, maupun kuartal sebelumnya sebesar 94 juta.
Menurut JPR ini berarti peningkatan penjualan tahunan sebesar 22,5% atau
peningkatan per kwartal sebesar 18%.
Market share ATI kini juga mengalami kenaikan sebesar 22,8%,
sedangkan NVIDIA malah mengalami penyusutan sebesar 6.4%.
[ Direct URL ]
(7
november 2008) - HP luncurkan Netbook "Mini
1000" untuk menebus dosanya kepada Intel
Beberapa waktu yang lalu, HP telah
meluncurkan netbook HP Compaq 2133
yang terbukti kurang sukses di pasaran akibat keputusan bodoh HP menggunakan prosesor VIA
C7 yang sangat loyo pada netbook tersebut. Sudah bukan rahasia lagi bahwa VIA adalah produsen konyol yang
bahkan divisi chipset-nya telah bangkrut. Entah alasan apa yang membuat produsen sekaliber
HP mau bercumbu dengan "gembel" seperti VIA.
Kegagalan HP 2133 tentu merupakan sebuah hukuman yang pantas
diterima HP akibat melupakan Intel dan malah merangkul VIA. Namun kini produsen notebook
terbesar asal Amerika ini telah menyadari kesalahannya dengan meluncurkan netbook HP Mini
1000 yang kini menggunakan prosesor Inrtel Atom.
Netbook yang berasal dari negara yang dipimpin oleh orang kulit
hitam ini dijual dengan harga berkisar $399, harga tersebut sudah termasuk OS Windows XP
Home terinstall di dalamnya.
HP Mini 1000 menggunakan prosesor Intel Atom N270 1.6GHz dan
mengusung berbagi fitur seperti webcam, WiFi, Bluetooth, SD card slot, LAN, 2 port
USB, dan mendukuung konektivitas 3G (optional).
Notebook yang berbobot cuma 1Kg ini memiliki 2 opsi untuk
pilihan ukuran layar yaitu 10.2" dan 8.9" (lebih murah $50). Jenis layarnya
glossy dengan resolusi 1024x600.
Sekalipun berukuran mini, namun HP Mini 1000 menggunakan
design keyboard dengan ukuran 92% full size, jadi lebih nyaman dipakai mengetik. Selain
itu touchpad dilengkapi dengan fungsi scroll, dan tentunya left/right click.
Untuk storage tersedia opsi harddisk 60GB 4200rpm, atau
SSD 8GB/16GB. Pengalaman buruk konsumen dengan SSD yang miskin kapasitas dan lambat,
membuat harddisk masih menjadi storage yang masih paling diminati.
Pasokan daya HP Mini 1000 mengandalkan pada batere 3-cell
saja, namun kedepannya HP akan menyediakan opsi batere 6-cell.
HP pada pertengahan bulan Desember 2008 nanti juga akan
merilis Mini 1000 edisi khusus yaitu "Vivienne Tam edition" yang ditujukan untuk
kalangan wanita dan dibandrol dengan harga nyaris 2X lebih mahal, yaitu $700. Tidak ada
perbedaan spek dengan versi standard kecuali finishing warna yang lebih feminin saja.
Harga 2X lebih mahal dianggap HP pantas sebagai nilai sebuah gengsi bagi wanita yang
merasa masih memiliki harga diri.
[ Direct URL ]
(6
november 2008) - ARTIKEL BARU:
PC Gaming ala console : Membangun PC pembunuh console game next-gen Artikel yang berisi panduan dan
cara membangun PC Gaming yang murah dan mampu mengalahkan XBox360 dan Playstation 3.
Membeberkan pula betapa bobroknya teknologi kedua console game next-gen tersebut.
Pada artikel ini akan dijelaskan tips pemilihan videocard,
prosesor, motherboard, memory, dsb.
Juga dibahas pula penggunaan casing gaming terkecil di dunia buatan InWin dan iCute
serta review lengkap keduanya. BACA ARTIKEL