REVIEWLAND.COM


 
ARSIP
     berita lama
  redball.gif (916 bytes)redball.gif (916 bytes)redball.gif (916 bytes)

c2q-war.gif (85842 bytes)

redball.gif (916 bytes)Arsip berita tanggal 27 november 2008 ke belakang

(27 november 2008)
- US Army menginvestasikan dana $50 juta untuk PC Gaming
US Army alias Angkatan Darat Amerika Serikat akan mengivestasikan dana sebesar $50 juta selama 5 tahun untuk perangkat PC Gaming berikut software game, yang bertujuan untuk melatih tentara untuk pertempuran.
     Letkol Gary Stephens yang menjabat sebagai produk manajer untuk pelatihan simulasi pertempuran, mengatakan bahwa anggaran dana sebesar $50 juta tersebut telah disetujui untuk pelaksanaan program gaming yang akan dimulai tahun 2010.
     PC Gaming terpilih sebagai perangkat bermain game bagi tentara betulan, dan bukannya console game seperti Playstation 3 atau Xbox 360 yang dijadikan perangkat game oleh mereka.

Ini tentu karena console game hanyalah mainan anak-anak dengan teknologi grafis jaman purba yang jelas bukan tandingan PC Gaming.
    Tentara betulan dan para pria sejati lainnya tentu malu bila ketahuan masih bermain game menggunakan Xbox360 ataupun Playstation 3 yang notabene merupakan mainan anak kecil....

                                                                        [ Direct URL ]

(25 november 2008)
- Roadmap videocard ATI dan NVIDIA tahun 2009

Pada kuartal ke-4 tahun ini, NVIDIA berencana merilis Geforce GTX 270 dan GTX 290 yang merupakan versi 55nm dari GTX 260 dan GTX 280. Keduanya masih berbasis arsitektur G200, dan dinamakan G200b
karena telah dibuat dengan profses fabrikasi 55nm.
     Transisi ke 55nm tentu memungkinkan G200b untuk dipacu pada clock yang lebih tinggi ketimbang G200 yang masih 65nm.
Hal ini tentu merupakan ancaman bagi chip ATI RV770 yang selama ini berhasil membuat Radeon HD4850 dan HD4870 menjadi videocard terlaris dan merupakan mesin uang ATI.
     Oleh karena itu untuk mengantisipasi hal tersebut, ATI bakal merilis RV870 (Radeon HD5800) pada kuartal ke-1 2009 yang kabarnya akan dibuat dengan proses 40nm dan telah mengadopsi DirectX 11. Sedangkan NVIDIA baru akan mengadopsi DirectX 11 pada kuartal-4 2009, yaitu pada arsitektur GT300.
     ATI baru-baru ini juga telah merilis Radeon HD4850 X2, untuk mengantisipasi duluan sebelum NVIDIA menghadirkan Geforce GTX 270.
     Pada kuartal ke 1 dan 2 tahun 2009, NVIDIA masih tetap mengandalkan fitur DirectX 10 dan arsitektur G200, namun telah diproses dengan teknologi 40nm, dan dinamakan GT212 dan GT216.
     Setelah NVIDIA berkutat sekian lama dengan memory GDDR3, memory GDDR5 akhirnya dipergunakan pada GT212/216.
Memory GDDR5 sebelumnya telah digunakan lebih duluan oleh ATI pada Radeon HD4870.
Namun ketika NVIDIA baru mulai mengimplementasikan GDDR5 pada tahun 2009 nanti, ATI bakal sudah beralih dengan menggunakan GDDR5 jenis 512bit.

     Pada awal tahun 2009 nanti, NVIDIA GT212 dan GT216 ini akan melawan ATI RV870 (Radeon HD5800) yang sama-sama merupakan chip 40nm.
ATI mengklaim RV870 (Radeon HD5800) akan mampu memberikan kinerja sebesar 1.5 Teraflops, lebih tinggi ketimbang rekor RV770 sebesar 1.2 Teraflops.
Sedangkan NVIDIA tidak menyebutkan secara spesifik kinerja yang dihasilkan GT212/216. Namun dari pengalaman yang sudah-sudah, biasanya kinerja Teraflops NVIDIA cenderung lebih rendah ketimbang ATI.
     Roadmap di bawah ini dapat menjadi panduan gamer untuk menentukan kapan harus menjual videocardnya untuk kemudian diganti dengan generasi terbaru, sebelum videocard lamanya mengalami "penuaan dini" dan turun drastis harganya.

                                                                        [ Direct URL ]

(25 november 2008)
- Need For Speed Undercover kinerjanya buruk di prosesor AMD dan videocard NVIDIA
Need For Speed Undercover tampaknya menjadi game yang sangat memihak prosesor Intel dan videocard ATI, dan tentu saja akan buruk kinerjanya di prosesor AMD dan videocard NVIDIA.
     Dari hasil pengujian yang dilakukan oleh PC Games Hardware, terlihat bahwa kinerja videocard ATI Radeon HD 4870 dan HD 4850 bahkan mampu mengalahkan videocard tercepat NVIDIA yaitu Geforce GTX 280. Ini tentu sungguh mengejutkan karena videocard kelas menengah ATI (Radeon HD4850) bahkan mampu mengalahkan videocard termahal NVIDIA (Geforce GTX280).
     Lucunya lagi, sekalipun ATI merupakan divisi dari AMD, namun kinerja prosesor AMD justru sangat jeblok pada game ini. Bahkan prosesor quad-core high-end AMD yaitu Phenom X4 9750 (2.4GHz) belum mampu mengalahkan prosesor intel Core2 Duo termurah yaitu E4300 yang cuma berjalan di 1.8GHz.
     Tampaknya NFS Undercover merupakan game yang membenci "hardware hijau", sebab baik AMD maupun NVIDIA merupakan perusahaan dengan logo berwarna hijau.
     Ini tentu sesuatu yang aneh, namun tidak mengherankan bila mengingat bahwa NFS Undercover boleh dibilang sebagai seri NFS terburuk. Tampilan grafis game ini seolah seperti game yang 50% belum selesai, dengan keanehan grafis disana-sini. Salah satunya adalah efek shadow yang sangat jaggies, shadow sering hilang mendadak, dan refleksi yang bermasalah.
     Kualitas grafis NFS Undercover bahkan seolah masih lebih jelek ketimbang NFS Most Wanted. Konyolnya, NFS Undercover terlalu berat untuk dimainkan menggunakan videocard lawas seperti Radeon X1950 Pro dan Geforce 7900GT yang justru masih lancar untuk memainkan NFS Most Wanted.
     Sekalipun menggusung nama besar seri Need For Speed, Undercover jelas belum mampu mengalahkan GRID sebagai game racing terbaik.
     Tampaknya prestasi sekuel-sekuel NFS kian waktu kian menurun. Setelah kegagalan NFS Pro Street beberapa waktu yang lalu, kini semakin diperburuk oleh NFS Undercover.

081125-nfsundercoverintelati.jpg (53708 bytes)

NFS Undercover
Videocard benchmark
"Highway-Battle East 1-20"
1680x1050, 4xMSAA, 16xAF
minimum
fps
average
fps
Radeon HD 4870  512MB ($300)

41

48

Radeon HD 4850  512MB ($200)

40

48
Geforce GTX 280  1GB ($500)

36

43

Geforce GTX 260-192  896MB ($400)

34

40

Geforce 9800 GTX+  512MB ($240) 33 39
Geforce 8800 GTS  512MB ($200) 31 37
Geforce 9800 GT  512MB ($160) 30 35
Radeon HD 3870  512MB ($140) 29 32
Radeon X1950 Pro 17 19
Geforce 7900GT  512MB 15 18

 

NFS Undercover
Processor benchmark
"Highway-Battle East 1-20"
1280x1024, 0xAA, 0xAF
minimum
fps
average
fps
Core2 Extreme QX9650 3GHz ($300)

38

46

Core2 Duo E8400 3GHz ($180)

36

43
Core2 Quad Q6600 2.4GHz ($200)

33

40

Core2 Duo E7200 2.53GHz ($120)

31

36

Core2 Duo E4300 1.8GHz ($90) 21 25
Phenom X4 9750 2.4GHz ($170) 19 23
Phenom X3 8750 2.4GHz ($135) 19 23
Athlon64 X2 6000+ 3GHz  ($100) 18 22
Athlon64 X2 5000+ 2.6GHz ($65) 15 20
Athlon64 4000+ 2.4GHz ($45) 12 15

                                                                        [ Direct URL ]

(25 november 2008)
- Geforce 9800GTX+ versi cebol mulai bermunculan
Geforce 9800GTX+ merupakan videocard yang telah dirilis beberapa bulan yang lalu untuk membalas kekalahan Geforce 9800GTX atas Radeon HD4850. Penggunaan GPU G92b (55nm) yang mampu dipacu pada kecepatan  lebih tinggi (738MHz/1836MHz) dibarengi dengan memory yang berjalan di 2200MHz, membuat Geforce 9800GTX+ mampu mengimbangi/mengalahkan kinerja Radeon HD4850.
     Namun sayangnya Geforce 9800GTX+ memiliki beberapa kelemahan dibanding Radeon HD4850, yaitu konsumsi daya yang lebih tinggi, harga yang lebih mahal, dan ukuran yang sangat panjang (bahkan lebih panjang ketimbang Radeon HD4870 yang kinerjanya lebih tinggi).

Ukuran Geforce 9800GTX+ yang sangat panjang (27cm) seringkali menimbulkan permasalahan pada beberapa casing.
     Beberapa kelemahan itulah yang membuat Geforce 9800GTX+ kalah sukses ketimbang Radeon HD4850 yang ukurannya lebih pendek, lebih murah, dan lebih hemat daya.
     Menyadari kelemahan tersebut, beberapa produsen videocard kini mulai meluncurkan Geforce 9800GTX+ dengan ukuran yang lebih pendek.

     Penyusutan ukuran ini tentu akan berimbas pada biaya produksi yang lebih murah. Selain itu pasokan daya yang semula menggunakan 2 buah power connector PCIe 6-pin, kini dikurangi menjadi tinggal 1 saja, yang artinya konsumsi daya dikurangi.
Dari satu sisi, ini mengindikasikan bahwa Geforce 9800GTX+ versi cebol lebih hemat daya, namun di sisi lain kemampuan overclocknya bisa jadi lebih rendah ketimbang Geforce 9800GTX+ versi lama yang memiliki 2 power connector.
     Produsen videocard yang telah meluncurkan Geforce 9800GTX+ versi cebol antara lain EVGA dan ELSA. EVGA menggunakan design cooler yang menyerupai Geforce GTX 260/280, sedangkan ELSA menggunakan design cooler yang persis menyerupai Geforce 8800GTS 512MB namun dengan ukuran fan yang lebih besar.


                                                                        [ Direct URL ]

(25 november 2008)
- DiRT 2 akan hadir tahun 2009

Tak dapat dipungkiri bahwa kesuksesan GRID sebagai game racing terlaris pada tahun 2008 dan DiRT sebagai game rally terbaik tahun 2007 membuat developer game asal Inggris, yaitu Codemaster, akan segera merilis sekuel penerus game rally ini..
    DiRT 2 akan meningkatkan apa yang ada pada seri sebelumnya. Sang produser ekesekutif, Gavin Raeburn, mengatakan bahwa Codemaster studio akan lebih meningkatkan aspek kualitas grafis, physic, single player career, dan fitur multiplayer.
     Untuk wilayah di luar Amerika, game ini akan tetap dinamakan Collin MC Rae: Dirt 2, untuk mengenang perally legendaris yang meninggal pada tahun 2007 karena kecelakaan helikopter.

Game ini juga akan terinspirasi dari karir terakhir Collin McRae

                                                                        [ Direct URL ]

(25 november 2008)
- Peluncuran Core i7 disambut dengan pengumuman Phenom II

Bersamaan dengan peluncuran prosesor intel Core i7 ke sasaran, AMD mengumumkan lawan tandingannya yaitu Phenom II yang tak lain adalah AMD Deneb (Shanghai) yang telah menggunakan teknologi 45nm.

     Phenom II sebenarnya masih menggunakan arsitektur yang sama dengan Phenom generasi pertama yang kinerjanya terkenal mengecewakan. Namun Phenom II mengusung beberapa perombakan yaitu proses manufacturing 45nm dan penambahan L3 cache yang lebih besar. Transisi dari 65nm ke 45nm tampaknya telah membuat kemampuan overclock prosesor ini meningkat.
     Dari hasil pengujian yang dilakukan oleh AMD, Phenom II mampu dioverclock di kisaran 4GHz cukup dengan menggunakan air cooling. Kecepatan diatas 4GHz masih dimungkinkan dengan watercooling dan kecepatan 6GHz mampu diraih dengan pendinginan LN2 (Liquid Nitrogen).
     Kemampuan overclock hingga 4GHz dengan air cooling ibarat suatu mujizat bagi para pengguna AMD yang selama ini hanya berkutat di kisaran 3GHz saja, Sedangkan bagi pengguna intel, angka 4GHz bukanlah sesuatu yang aneh, mengingat prosesor murah seperti Pentium Dual Core seharga $60 saja ada yang bisa digenjot hingga 4GHz. Jadi prestasi overclocking Phenom II hanyalah membuat kagum para fans AMD saja, sedangkan pengguna Intel tidak melihat itu sebagai sesuatu yang hebat.
     Salah satu keunggulan Phenom II dibanding Core i7 adalah memory controller yang mampu mendukung DDR2 dan DDR3. Hal ini memungkinkan AMD untuk merilis Phenom II dalam 2 versi socket yaitu AM2+ (DDR2) dan AM3+ (DDR3), sedangkan Core i7 hanya mensupport memory DDR3 saja yang harga memorynya 2X lebih mahal dibanding memory DDR2.

     Phenom II 920 dan 940 yang akan diluncurkan bulan Januari 2009 akan kompatibel dengan motherboard AM2+ yang telah banyak beredar di pasaran.
Oleh karena itu kehadiran Phenom II, dapat menjadi solusi upgrade murah bagi pengguna prosesor AMD yang menggunakan motherboard AM2+.
     Senior Marketing Manager AMD, Bob Grimm, mengatakan bahwa Core i7 adalah prosesor yang tak terjangkau pasar karena membutuhkan motherboard mahal (intel X58), memory mahal (DDR3), dan harga prosesornya mahal pula. Sayangnya kritik Bob Grimm terhadap intel ini tidak disertai dengan pernyataan darinya mengenai seberapa murah harga Phenom II nantinya.
     AMD memang harus selalu mematok harga prosesornya lebih murah ketimbang Intel, mengingat dari sisi kinerja prosesor AMD selama ini dibawah Intel. Kabarnya kinerja Phenom II juga masih kalah oleh Core i7, sekalpun masih mampu bersaing dengan Core2 Quad. Jadi idealnya Phenom II dibandrol seharga Core2 Quad, atau bahkan lebih murah daripada itu jika ingin sukses.
     Yang jelas, upgrade ke Core i7 memang memerlukan biaya yang jauh lebih besar, karena tak hanya memrlkan penggantian prosesor saja, namun juga motherboard dan memory, sedangkan pengguna AMD yang melakukan upgrade ke Phenom II cukup hanya mengganti prosesornya saja (bila motherboardnya mendukung Phenom II)
     Berikut ini adalah daftar spek perbandingan Phenom II dengan Core i7

  Intel Core i7 AMD Phenom II
Code
name
Bloomfield (Nehalem) Deneb (Shanghai)
fabrikasi 45nm 45nm
Tipe
& harga
Core i7 920 2.66GHz ($300)
Core i7 940 2.93GHz ($600)
Core i7 965 3.2GHz ($1000)
Phenom II 920 2.8GHz
Phenom II 940 3GHz unlock
#core 4 core (8 thread) 4 core
L2 cache 4x256KB (1MB) 4x512KB (2MB)
L3 cache 8 MB 6 MB
Memory
support
DDR3 1066MHz
triple channel
DDR2 1066MHz
dual channel
Socket LGA1366 AM2+
compatible
mobo
chipset
intel X58 AMD 790FX
AMD 790GX
AMD 780G
AMD 770
Nforce 750a SLI
Nforce 720
Geforce 8200
Geforce 7050
TDP 130 watt 125 watt
overclock
speed
~4GHz (air cooling)
~5GHz (water cooling)
~4GHz (air cooling)
~5GHz (water cooling)

Gambar di bawah ini adalah slide resmi dari AMD yang menjelaskan tentang Phenom II dan jadwal rilis prosesor AMD 45nm pada tahun 2009.

     Deneb yang merupakan prosesor quad-core akan keluar versi triple corenya yang dinamakan Heka pada bulan Februari 2009.
Baik Deneb maupun Heka menyandang nama Phenom II.
     Sedangkan pada pertengahan 2009, AMD akan merilis juga varian prosesor 45nm bernama Propus (quad core), Rana (triple core), dan Regor (dual core) yang ketiganya tidak menyandang nama Phenom II, tapi Athlon.
     Propus, Rana, dan Regor memiliki total cache yang jauh lebih kecil ketimbang Deneb & Heka, yaitu cuma 1.5MB (Rana) dan 2MB (Propus, Regor). Sedangkan Deneb memiliki cache total sebesar 8MB, dan Heka sebesar 7.5MB.

     Baik Core i7 maupun Phenom II merupakan prosesor kelas high-end (harga diatas $300) yang lebih cocok bagi kalangan enthusiast & overclocker saja. Sedangkan para gamer lebih baik memprioritaskan dananya untuk membeli videocard high end ketimbang prosesor high-end seperti Core i7 atau Phenom II.
     Para gamer baru layak membeli Core i7 dan Phenom II bila mereka telah memiliki videocard termahal seperti Radeon HD4870 X2 dan Geforce GTX280 atau konfigurasi videocard multi-GPU (SLI/Crossfire) seharga $600. Bila videocard masih kelas $300 ke bawah, jangan hamburkan uang anda untuk membeli prosesor high-end, sebab peningkatan kinerja gaming yang diperoleh tak akan sebesar bila mengupgrade videocard.
     Bagi kalangan video editing, kemampuan video encoding pada prosesor high-end juga tak dapat menjadi alasan kuat untuk membeli prosesor Core i7 / Phenom II, sebab semenjak populernya GPU computing dengan NVIDIA CUDA dan ATI Stream, maka prosesor tercepat di dunia sekalipun tak akan pernah bisa mengalahkan kinerja videocard dalam melakukan video encoding, dan beberapa komputasi parallel lainnya. Bahkan baru-baru ini GPU juga terbukti bisa dimanfaatkan untuk menjebol password WiFI jauh lebih cepat ketimbang CPU.

                                                                        [ Direct URL ]

(25 november 2008)
- NVIDIA perkenalkan Tesla Personal Supercomputer
Ditengah-tengah gegap gempitanya pemberitaan mengenai prosesor generasi terbaru yaitu intel Core i7 dan AMD Phenom II, NVIDIA mencoba mengingatkan lagi bahwa kemampuan komputasi prosesor terhebat di dunia sekalipun tidak ada apa-apanya dibanding videocard.
     Selama ini riset ilmiah dilakukan menggunakan supercomputing cluster, yang tak lain merupakan sekumpulan komputer yang menghabiskan ratusan kilowatt listrik dan biaya jutaan dollar untuk pembuatan dan perawatannya. Namun "jaman kegelapan" yang mengandalkan kekuatan prosesor (CPU) untuk komputasi bakal berakhir, karena NVIDIA telah mengumumkan Tesla Personal Supercomputer berbasis GPU, yang mampu memberikan kinerja setara sekumpulan cluster supercomputer, namun dengan harga cuma 1/100 nya, dan tentunya dengan ukuran cuma sebesar PC desktop saja.
     Ini tentu tidaklah mengherankan karena kinerja parallel computing menggunakan videocard (GPU) mampu menghasilkan kinerja puluhan kali hingga ratusan kali lebih cepat dibanding prosesor quad-core (CPU).

Kemampuan komputasi sebuah videocard terbukti lebih tinggi ketimbang 10 prosesor quad-core sekalipun. Jadi bila dalam sebuah komputer mampu dijejali 4 videocard (SLI), maka bisa dibayangkan berapa banyak kekuatan prosesor yang dimilikinya..

                                                                        [ Direct URL ]

(25 november 2008)
- Prosesor high-end Core i7 dan Phenom II miskin aplikasi pemicu
Di tengah lesunya perekonomian dunia, konsumen perlu alasan yang kuat dalam membeli sebuah produk hardware.

     Selama ini, game-game terbaru selalu menjadi pemicu & alasan utama bagi seorang konsumen dalam membeli videocard. Sudah bukan rahasia lagi bahwa untuk menikmati game terbaru secara optimal seperti Crysis Warhead, STALKER Clear Sky, Far Cry 2, diperlukan videocard kelas $200 ke atas.
    Berbeda situasinya dengan videocard high-end yang jelas-jelas memiliki game sebagai aplikasi pemicu, prosesor high-end saat ini tidak memiliki aplikasi pemicu.

     Aplikasi yang bisa dijalankan dengan prosesor $300 masih bisa dijalankan tanpa masalah bila dijalankan dengan prosesor $50.  Sedangkan game yang lancar dijalankan dengan videocard $300, dijamin tak akan bisa dimainkan dengan videocard $50.
     Beberapa aplikasi yang semula menjadi pemicu orang membeli prosesor high-end, seperti video encoding, kini bahkan mampu dilakukan menggunakan videocard secara lebih cepat.
     Mulai maraknya GPU computing juga membuat komputasi parallel yang semula dilakukan oleh prosesor kini mulai digerogoti oleh GPU (videocard).

Oleh karena itu prosesor high-end seperti Core i7 dan Phenom II bakal mulai kehilangan daya tariknya, akibat tidak adanya aplikasi pemicu yang dapat menjadi alasan pembelian prosesor high-end seperti itu.
     Tahun 2008 ini sudah terbukti merupakan tahun kejayaan bisnis videocard. Inovasi yang dilakukan oleh ATI dengan Radeon seri 4800 telah menciptakan persaingan yang sangat seru dengan NVIDIA, yang pada akhirnya membuat harga videocard menjadi kian terjangkau. Kondisi ini semakin didukung oleh banyaknya game-game bagus yang dirilis sepanjang tahun ini, yang tentunya semakin mendongkrak penjualan videocard.
     Sementara itu di akhir tahun 2008 ini produsen prosesor seperti Intel dan AMD memang memberikan gebrakan dengan peluncuran Core i7 dan Phenom II. Namun sayangnya tidak ada aplikasi yang dapat menjadi alasan kuat untuk membeli kedua prosesor terbaru tersebut, sebab dengan prosesor yang telah ada sekarang (misal: Pentium dual-core, Core2 Duo/Quad, Athlon 64, Phenom) kinerja yang diperoleh juga sudah cukup memuaskan.

     Selain itu masih sangat banyak aplikasi yang belum mampu mengoptimalkan prosesor quad-core. Atau dengan kata lain, prosesor jaman sekarang sudah terlalu cepat untuk aplikasi yang ada sekarang.
Sementara itu, hampir semua game terbaru telah mampu mengoptimalkan & memeras habis kemampuan videocard paling modern sekalipun, bahkan beberapa game seperti Crysis Warhead dan STALKER CLear Sky masih terlalu berat untuk videocard keluaran terbaru. Oleh karena itu para gamer maish membujtuhkan videocard yang lebih cepat lagi dari yang ada sekarang.
     Adakah aplikasi yang tak layak dijalankan dengan prosesor seharga $75? Hampir tidak ada!!! Namun sangat banyak game yang tak bisa dimainkan dengan videocard seharga $75.
Bahkan semua game terbaru tak akan bisa dimainkan dengan lancar dengan videocard kelas $75-an.
     Oleh karena itu para gamer lebih memiliki alasan yang kuat untuk membeli videocard high-end ketimbang membeli prosesor high-end seperti Core i7 dan Phenom II.

                                                                        [ Direct URL ]

(25 november 2008)
- GeIL EVO Cyclone memory cooler dengan LED display
Para case modder dan penganut aliran PC fashion bakal makin terhibur dengan diluncurkan asesoris coling memory keren buatan produsen memory GeIL (Golden Emperor Int'l Ltd).
     GeIL EVO Cyclone merupakan cooler memory seperti yang telah umum di pasaran. Namun cooler ini memiliki keunikan tersendiri, yaitu fan-nya dibekali LED display dan thermal sensor.

     LED display tersbeut akan menampilkan temperatur dan kecepatan fan secara real-time. Fan berukuran 50mm ini memiliki kecepatan 3400RPM dan tingkat kebisingannya cuma 21dBa saja. EVO Cyclone dilengkapi clip yang ketinggiannya dapat diatur sehingga kompatibel dengan memory dengan heatsink besar.
     Fan dengan LED display sebelumnya juga pernah diimplemnatasikan oleh Thermlatake pada CPU cooler BlueOrb FX, dan juga beberapa case fan buatan Thermaltake. Namun GeIL menjadi yang pertama mengimplementasikannya pada memory cooler.

                                                                        [ Direct URL ]

(24 november 2008)
- Mirror's Edge versi PC akan diberi efek PhysX GPU
Sudah bukan sesuatu yang aneh bila game versi PC akan mengalami peningkatan kualitas grafis ketimbang versi game console-nya, mengingat PC gaming menag pernagkayt gaming yang jauh lebih cangiih ketimbang Playstation 3 dan XBox 360.
     Kali ini game yang telah dirilis duluan di game console, yaitu Mirror's Edge akan keluar versi PC-nya tahun depan dengan penambahan efek physic secara hardware (menggunakan NVIDIA PhysX GPU). Untuk menikmati efek PhysX GPU tentu dibutuhkan videocard Geforce seri 8 ke atas.
Menurut NVIDIA, dengan PhysX engine, dunia Mirror's Edge akan lebih terlihat hidup dengan efek angin, weapon impact, dan pergerakan lainnya. Kain, bendera, dan banner kini dapat bereaksi terhadap tembakan dan interaksi pemain, kabut di tanah dapat bereaksi dengan tapak kaki pemain, ledakan akan menghasilkan asap dan pecahaan yang lebih intensif, dan tembakan senjata akan menghasilkan partikel yang lebih realistik.
     Mirror's Edge akan mengobati kerinduan fans NVIDIA akan game-game yang mendukung PhysX GPU, yang jumlahnya saat ini masih sangat sedikit dan selama ini hanya seperti game-game demo saja. Sebab hingga detik ini game betulan yang mendukung PhysX secara hardware (GPU) hanyalah game jadul GRAW2 dan Unreal Tournament 3, dan keduan memiliki tampilan grafis yang biasa-biasa saja. Sementara game best-seller dengan tampilan grafis keren, seperti Alone in The Dark, Assassin Creed, Bioshock, Company Of Heroes, Fallout 3, Kane & Lynch, Lost Planet, Stranglehold, dan World In Conflict, justu menggunakan engine physic Havok yang menggunakan kemampuan CPU.

     Umumnya game dengan efek grafis yang bagus memang akan kesulitan untuk mengimplementasikan PhysX GPU karena kemampuan GPU pada game semacam itu biasanya sudah terkuras untuk menampilkan efek grafis. Sehingga dalam situasi seperti itu, kinerja GPU akan menurun drastis ketika harus dibebani lagi dengan kalkulasi physic. Inilah yang menjadi alasan mengapa kalkulasi physic menggunakan CPU lebih populer digunakan pada game dengan tampilan grafis bagus.
     Maka dari itulah Mirror's Edge yang mendukung PhysX GPU ini ternyata mensyaratkan videocard minimal Geforce 9800GTX+, karena penggunaan PhysX GPU akan memberi beban tambahan pada GPU yang tugas utamanya menghandle grafis, dan GPU dengan kelas dibawah Geforce 9800GTX+ dianggap terlalu loyo untuk menghandle 2 beban sekaligus (Grafik + Physic).
     Berikut ini video yang menunjukkan efek PhysX GPU pada Mirror's Edge.


                                                                        [ Direct URL ]

(17 november 2008)
- Radeon HD4870 mempermalukan Geforce GTX260 216SP lagi di Call of Duty 5

Setelah sebelumnya berhasil mempermalukan Geforce GTX260 216SP di banyak game, kini Radeon HD4870 lagi-lagi berhasil mempermalukan Geforce GTX 260 216SP yang harganya lebih mahal itu di game Call of Duty 5 World at War.
     Radeon HD4870 yang sebelumnya juga dinobatkan sebagai videocard terlaris dan tercepat untuk Crysis Warhead ini tampaknya membuat Geforce GTX260 "Reloaded" (216SP) yang harganya lebih mahal itu makin tidak laku...
081117-cod5atinvidia.jpg (37912 bytes)
     Pada hasil benchmark yang dilakukan guru3d terlihat bahwa Radeon HD4870 versi 512MB dan 1GB memiliki kinerja yang sama, dan keduanya mampu mengalahkan Geforce GTX260 216SP yang harganya lebih mahal ($400).
     Untuk segmen harga diatas $400, Radeon HD4870 X2 mampu menghajar Geforce GTX280, dan konyolnya Geforce GTX280 ($500) bahkan mampu dikalahkan oleh Radeon HD4870 ($300) pada resolusi 1280x1024.
     Meski babak belur di segman atas, namun NVIDIA lebih beruntung di segmen menengah-bawah. Geforce 9800GTX+ terlihat memiliki kinerja yang sama dengan Geforce GTX260 pada resolusi 1280x1024. Geforce 9800GTX+ juga terlihat mampu memukul telak Radeon HD4850 di kedua resolusi pengujian.
     Sementara itu Geforce 9800GT juga mampu memukul telak lawan sekelasnya yaitu Radeon HD4830, begitu pula Geforce 9600GT mampu jauh meninggalkan Radeon HD3870.
     Tampaknya pada Call of Duty 5 ini, ATI unggul pada segmen videocard $300-$600 (Radeon HD4870, HD4870 X2), sementara NVIDIA unggul pada segmen videocard $100-$250 (Geforce 9800GTX+, 9800GT, 9600GT).

Call of Duty 5
World at War
"Blod and Iron"
Max setting, 4xAA, 16xAF
1280x1024 1600x1200
Radeon HD 4870 X2  2GB
($560)

59

60

Geforce GTX 280  1GB
($500)

58

53

Radeon HD 4870  512MB
($300)

59

50

Radeon HD 4870  1GB
($350)

59

50

Geforce GTX 260  896MB  216SP ($400)

54

47

Geforce 9800 GTX+  512MB
($240)
54 45
Radeon HD 4850  512MB
($200)

47

39
Geforce 9800 GT  512MB
($160)
46 39
Geforce 9600GT  512MB
($130)
42 35
Radeon HD 4830  512MB
($160)

41

33
Radeon HD 3870  512MB
($140)
34 26

     Sekalipun Call of Duty 5 masih menggunakan engine grafis yang sama dengan COD 4, namun tampilan grafisnya lebih ditingkatkan.
     Game ini juga tidak seberat Crysis Warhead dan STALKER Clear Sky. Dengan menggunakan Radeon HD4870, frameratenya sangat lancar sekalipun menggunakan setting maximal pada resolusi 1600x1200 dengan 4xAA.
     COD 5 sudah tersedia di berbagai rental PC game di indonesia dengan harga sewa cuma Rp.4000 saja.

                                                                        [ Direct URL ]

(17 november 2008)
- Thermaltake merilis SpinQ, cooler prosesor berbentuk silinder spiral yang keren
Produsen cooler kondang asal taiwan, Thermaltake, telah merilis cooler prosesor yang mereka namakan SpinQ. Cooler ini kompatibel dengan prosesor intel (socket LGA775) maupun AMD (socket 939/754/AM2/AM2+).
     Sekalipun bentuk CPU cooler ini lain daripada yang lain dan mirip seperti "silinder bergerigi", namun SpinQ masih mengandalkan elemen yang umum ditemukan pada cooler high-performance, yaitu heatpipe copper, sirip alumunium, dan fan.
     SpinQ dibekali 6 heatpipe copper, 50 sirip alumunium yang berbentuk spiral melingkar, dan fan blower ukuran 80mm yang akan menyemburkan udara melewati dinding spiral.

     Kecepatan fan dapat diatur mulai dari 1000RPM (19dBA) hingga 1600RPM (28dBa), dan memancarkan cahaya biru karena dilengkapi Blue LED. Pendingin berbobot 667 gram ini tentu cocok bagi yang pengguna PC yang mengutamakan unsur penampilan (fashion) sekaligus suhu prosesor yang lebih adem tentunya.
    Jumlah heatpipe yang cukup banyak pada SpinQ tentunya akan memberikan kinerja pendinginan yang baik, apalagi base-plate nya "mirror finished", alias pori-porinya sangat rapat sampai mengkilat laksana kaca, yang artinya akan menyalurkan panas lebih baik.
     SpinQ dibandrol cukup mahal, yaitu $70, dan ditujukan bagi orang yang menghargai arti seni & keindahan.
081117-thermaltakespinq.jpg (146550 bytes)
                                                                        [ Direct URL ]

(15 november 2008)
- Powercolor hadirkan Radeon HD4850 dengan memory GDDR4
Tampaknya Powercolor selalu berusaha menjadi yang duluan dalam memberikan fitur extra. Setelah sebelumnya menjadi yang pertama dengan meluncurkan Radeon HD4850 dengan memory 2GB, kini Powercolor menjadi produsen videocard pertama di dunia yang meluncurkan Radeon HD4850 dengan memory GDDR4.
     Penggunaan memory DDR4 memungkinkan mereka untuk menaikkan memory clock default yang cuma 993MHz (1986MHz) pada DDR3, menjadi 1100MHz (2200MHz) dengan menggunakan DDR4. Selain itu memory DDR4 juga memberikan ruang yang lebih lega untuk overclocking.
     Powercolor HD4850 PCS+ GDDR4 menggunakan cooler  Apack ZEROTherm GX810 yang diklaim mampu menurunkan suhu GPU hingga 10C lebih dingin ketimbang cooler dstandard. Terdapat pula heatsink untuk memory dan VRM.

     Videocard ini menggunakan GPU RV770 yang telah dioverclock dari pabriknya pada kecepatan 675MHz (standard cuma 650MHz) dan dibekali memory 512MB GDDR4 yang berjalan dikecepatan 1100MHz (2200MHz).
     Jenis memory DDR4 yang digunakan adalah Samsung
"K4U52324QE-BC08" yang masih bisa digenjot lagi diatas kecepatan standard 2200MHz.
     Namun yang cukup mengejutkan adalah Powercolor membandrol Radeon HD4850 DDR4 ini dengan harga sama dengan versi DDR3. Oleh karena itu pemilik Radeon HD4850 DDR3 silahkan bersiap untuk mengalami penurunan harga, karena dengan harga sama kini bisa diperoleh versi DDR4.

081115-powercolor4850ddr4.jpg (111047 bytes)
                                                                        [ Direct URL ]

(15 november 2008)
- ATI akhirnya merilis ATI Stream GPU Computing yang mampu kalahkan NVIDIA CUDA
Selama ini NVIDIA menggembar-gemborkan CUDA yang tak lain adalah GPU Acceleration yang dapat menggunakan GPU untuk melakukan kalkulasi umum seperti halnya prosesor (CPU).
     Dengan kalkulasi menggunakan videocard (GPU), maka proses video encoding, desktop publishing, ekripsi, dan berbagai pekerjaan lainnya dapat dilakukan jauh lebih cepat ketimbang menggunakan prosesor (CPU).
     Selama ini ATI terkesan diam saja, dan membiarkan NVIDIA mempropagandakan kemampuan GPU computing pada dunia.

ATI terkesan diam & memilih menunggu sambil menyaksikan NVIDIA mengeluarkan biaya cukup besar untuk memperkenalkan GPU computing kepada masyarakat.
Dan kini setelah dunia mulai mengenal GPU computing yang diperkenalkan oleh NVIDIA dengan susah payah, tiba saatnya untuk ATI mengikuti jejak yang sama dengan memperkenalkan ATI Stream, yang tak lain juga merupakan GPU Computing seperti halnya NVIDIA CUDA.
     Pada bulan Desember 2008 ini, ATI akan merilis driver Catalyst 8.12 yang akan mengaktifkan ATI Stream alias kemampuan GPU Computing pada videocard Radeon seri 4000.
Fitur GPU acceleration ini nantinya dapat langsung dicoba pada software video encoding ATI Avivo Video Converter.
     ATI juga telah bekerja sama dengan Adobe, Microsoft, Cyberlinik, ArcSoft, dan beberapa developer software lainnya. Sehingga dapat dipastrikan bahwa software Adobe (Photoshop CS4, Acrobat, Flash 10, After Effect) dan software Microsoft (Windows Vista, MS Expression Encoder, MS PowerPoint 2007, MS Silverlight) akan mendukung ATI Stream. Software video editing Cyberlink Power Director 7 dan Arcsoft TotalMedia Theatre juga akan menggunakan ATI Stream.

     ATI adalah member dari standard OpenCL, yaitu sebuah standard terbuka untuk pemrograman GPU computing. Sedangkan NVIDIA mengandalkan standard compiler ciptaan mereka sendiri yaitu CUDA (yang hanya berfungsi dengan videocard NVIDIA saja). ATI memilih jalur aman dengan menganut standard OpenCL dan DirectX 11 milik Microsoft. Oleh karena itulah mengapa software Microsoft memanfaatkan ATI Stream (GPU acceleration ATI) dan bukannya NVIDIA CUDA.
     Berikut ini bocoran slide presentasi resmi dari ATI....

     Tapi yang paling mengejutkan adalah kinerja GPU acceleration videocard ATI Radeon seri 4800  ternyata mampu mengalahkan videocard tertinggi NVIDIA yaitiu Geforce GTX280. Besar kemungkinan ini disebabkan karena ATI mampu mengoptimalkan 800SP yang ada pada GPU mereka tersebut.
     Pada pengujian resmi yang dilakukan oleh ATI, terlihat bahwa Radeon 4850 ($200) dengan software video encoding ATI Avivo mampu melakukan proses video encoding 1.5X lebih cepat ketimbang Geforce GTX280 ($500) yang menggunakan software video encoding NVIDIA Badaboom.

    Radeon HD4850 mampu menyelesaikan proseso encoding video berduarsi 90 menit dalam waktu cuma 23 menit, sedangkan Geforce 9800GTX membutuhan 38 menit. Kedua videocard ini mampu melakukan proses encoding video jauh lebih cepat ketimbang bila menggunakan porosesor Intel Core2 Extreme QX9650 (3Ghz) yang akan memakan waktu hingga 4 jam 34 menit.
     Kekalahan Geforce 9800GTX oleh Radeon HD4850 ini tentu sebuah tamparan memalukan bagi NVIDIA karena videocard termahal mereka ternyata mampu dikalahkan oleh videocard kelas menengah ATI. Selain itu NVIDIA Badaboom juga merupakan software video encoding yang dijual seharga $30, sementara ATI Avivo adalah software yang dibagikan gratis oleh ATI.

     Dengan Radeon HD4870 ($300) kinerja video encoding bahkan mampu digenjot lebih tinggi lagi yaitu sebesar 2.5X lebih gegas ketimbang Geforce GTX280 yang harganya masih jauh lebih mahal.

Radeon HD4870 mampu menuntaskan proses video encoding 1080 ke 720p dalam waktu cuma 48 detik, sementara Geforce GTX280 membutuhkan waktu nyaris 2 menit.
     Dulu proses video encoding umumnya mengandalkan pada prosesor (CPU), sehingga diperlukan prosesor high-end bila ingin menuntaskan proses video encoding lebih cepat. Namun seiring populernya GPU computing, maka kian kecil alasan bagi kalangan video editing untuk membeli prosesor high-end untuk melakukan tugas semacam itu. Terutama karena prosesor tercepat yang ada di muka bumi sekalipun tak akan pernah mampu mengalahkan kinerja GPU dalam hal video encoding, dan komputasi data parallel lainnya.
     Oleh karena itu sangatlah lucu jika prosesor high-end seperti Core2 Quad, Phenom X4, dan Core i7 (Nehalem) dipromosikan dengan kemampuan video encoding nya yang hebat, karena sehebat-hebatnya prosesor tak akan mampu mengalahkan GPU videocard dalam hal seperti itu. Berbagai software video editing & desktop publishing yang kini memanfaatkan GPU computing juga akan membuat prosesor (CPU) tak akan pernah mampu mengalahkan videocard (GPU).
     Dalam pengujian yang dilakukan ATI terlihat bahwa kinerja video encoding menggunakan Radeon HD4850 mampu 12X lebih kencang ketimbang prosesor intel Core2 Extreme QX9650 3GHz. NVIDIA sebelumnya juga pernah menunjukkan perbandingan benchmark semacam itu, yang mengklaim bahwa video encoding menggunakan videocard NVIDIA dan software TMPGEnc mampu 4.5X lebih cepat ketimbang menggunakan prosesor Intel.

     Prosesor intel memang tak terkalahkan, namun seiring waktu yang mampu mengalahkan CPU intel secara telak adalah GPU. Sialnya, intel tak berprestasi di GPU karena para insinyur GPU terbaik rata-rata sudah dipeliharan di kandang ATI dan NVIDIA.
     Beberapa waktu yang lalu NVIDA masih sendirian dalam dunia GPU computing sehingga bebas tertawa-tawa menyaksikan keunggulan GPU atas CPU. Namun kini setelah ATI ikut serta, NVIDIA bakal kebat-kebit karena kinerja GPU computing pada videocard mereka ternyata mampu dikalahkan oleh GPU ATI kelas murah sekalipun.

     Jelas NVIDIA akan panik karena melihat kekalahan mereka dalam hal kinerja GPU computing, terutama setelah mereka menghabiskan dana cukup banyak untuk mempromosikan GPU computing.
     Tampaknya ATI memperoleh apa yang dalam strategi bisnis dinamakan "follower advantage". Dengan kata lain, biarkan orang lain yang bersusah payah membuka jalan, dan kemudian cukup meniru dengan lebih baik.
     Intel selama ini sukses karena mengadopsi strategi follower advantage, yaitu dengan mengadopsi teknologi yang diperkenalkan pertama kali duluan oleh AMD (64 bit, HyperTransport). Sementara AMD sendiri justru babak belur karena selalu berusaha menjadi pionir dalam teknologi prosesor. Sekalipun ATI merupakan anak perusahaan AMD, namun ATI tampaknya tak sebodoh induk perusahannya yang "sok menjadi pionir" dan memilih "strategi intel" dalam menyikapi persaingan dalam GPU computing....

                                                                        [ Direct URL ]

(15 november 2008)
- Deus Ex 3 kemungkinan hanya akan hadir di PC saja
Eidos Montreal akan merilis Deus Ex 3, game first person shooter yang kabarnya hanya akan dibuat untuk PC saja dan tidak akan ada di XBox360 maupun Playstation 3.

     Lead designer Deus Ex3, Jean-Francois Dugas, mengatakan bahwa besar kemungkinan game ini hanya dirilis untuk PC saja karena Deus Ex versi sebelumnya yang dibuat untuk console game harus diturunkan kualitas grafisnya dibanding versi PC-nya (karena keterbartaan hardware comsole game) sehingga dikeluhkan console gamer.
Seperti telah dijelaskan panjang lebar di artikel ini, XBox360 dan Playstation 3 memiliki kualitas grafis yang jauh lebih rendah ketimbang PC Gaming.

     Deus Ex 3 merupakan game science fiction yang mengisahkan tentang situasi di tahun 2027, situasi dimana manusia mulai terancam oleh kemajuan teknologi, bio-engineering, dan artificial intelligence.
     Berikut ini screenshotnya...
081115-deusex3.jpg (57081 bytes)

                                                                        [ Direct URL ]

(11 november 2008)
- Palit Revolution 700 Deluxe videocard tercepat di dunia dengan Triple-slot cooler ala Big Mac.
Palit yang merupakan salah satu produsen terbesar untuk videocard ATI, telah meluncurkan Revolution 700 Deluxe yang tak lain adalah Radeon HD4870 X2 yang telah di-overclock dari pabriknya (alias overclock edition).

     Fitur paling menarik pada videocard ini adalah digunakannya cooler Triple slot yang tebal seperti burger Big Mac.
     Pendingin berukuran super-tebal ini diperlukan untuk meredam panas yang dihasilkan oleh 2 buah GPU R700 yang berjalan pada clock 750MHz dan memory DDR5 2GB yang sudah teroverclock ke 3800MHz (standard 3600MHz).
     Kekuatan seperti 2 buah Radeon HD4870 ditambah dengan clock speed diatas standard, menjadikan Palit Revolution 700 diklaim sebagai videocard tercepat di dunia
    Videocard dengan memory interface 512-bit ini memiliki kinerja prosesing sebesar 2.4 TeraFLOPS.
     Cooler "Big Mac" yang digunakan Revolution 700 berisikan heatsink besar dengan 4 buah heatpipe yang akan mendinginkan GPU, memory, dan chip PCI Express bridge, ditambah dengan heatsink terpisah untuk mendinginkan VRM.
     Dua buah fan besar akan menyemburkan udara segar untuk mendinginkan area GPU/memory dan power circuit (VRM).
     Palit Revolution 700 dibekali fitur konektivitas yang sangat lengkap yaitu konektor DisplayPort, HDMI, Dual-Link DVI, dan D-Sub (VGA).
     Pasokan dayanya berasal dari konektor 6+2 pin dan konektor power 6 pin. Pastikan PSU anda minimal 550 watt jika ingin memelihara monster "Big Mac" ini dalam casing anda


                                                                        [ Direct URL ]

(10 november 2008)
- PC dibanjiri game-game keren dan bermutu

Semenjak bulan oktober hingga november ini, PC tampaknya sedang dibanjiri oleh banyak game keren hingga membuat gamer PC kelabakan dan kebingungan untuk memilih game yang akan dimainkan.
     Sungguh membahagiakan menjadi PC gamer di Indonesia, karena dengan biaya sewa cuma Rp.4 ribu saja, mereka sudah dapat menikmati berbagai game terbaru.
     Berikut ini 11 game terbaru yang telah hadir di Indonesia dan sudah bisa disewa di tempat rental PC game di beberapa kota di Indonesia...
SCREENSHOT1. Dead Space
Game third-person shooter bergenre sci-fi horror yang sangat bagus & menegangkan. Inovatif dan menghadirkan nuansa baru yang belum pernah ada di game lain. Dalam hal gameplay game ini bahkan lebih seru & menegangkan ketimbang Crysis Warhead, dan boleh dianggap sebagai salah satu game action terbaik di tahun 2008 ini.
2. Fallout 3
SCREENSHOT
Game garapan Bethesda yang sudah ditunggu-tunggu penggemarnya. Baru saja dirilis, game RPG ini sudah ludes terjual sebanyak 4,7 juta kopi dan memecahkan rekor penjualan sebesar $300 juta. Penggemar game Bethesda seri Elder Scrolls, tentu juga akan menyukai game bernuansa post-apocalypse dengan alur yang nyaris open-ended ini.
SCREENSHOT3. MotoGP 08
Game balap motor yang dirilis oleh CACPOM ini akan menghibur penggemar game balap motor. Ada peningkatan tampilan grafis dibanding MotoGP 07.
4. James Bond: Quantum of Solace
SCREENSHOTGame ini membawa nama besar James Bond, dan dirilis bersamaan dengan movie-nya pula. Sayangnya teknologi engine grafis yang digunakan game ini sudah kadaluwarsa, yaitu menggunakan engine grafis Call of Duty 4 yang notabene sudah tergolong kategori game lawas. Oleh karena itu tidak ada yang terlalu mengesankan dengan tampilan grafis game first-person shooter ini. Sudah sering terjadi pula bahwa film box-office tidak dapat menjadi game yang bagus.
5. Far Cry 2
SCREENSHOTGame first-person shooter bernuansa afrika ini menghadirkan kualitas grafis yang memukau, dan cukup menantang kemampuan videocard anda. Sama beratnya seperti waktu Far Cry pertama kali muncul di tahun 2003.
Pada Far Cry 2anda akan menjelajahi alam afrika yang luas, dengan efek pencahayaan sesuai waktu dan efek api yang realistis.
Diperlukan videocard seharga $150 keatas untuk memainkan game DirectX 10 ini dengan kualitas grafis maximal.
SCREENSHOT6. Pure
Disney Interactive sebenarnya telah mengumumkan tentang game ini pada bulan Februari lalu, namun tak kunjung hadir dan nyaris terlupakan. Setelah tertunda sekian lama, akhirnya game ini hadir juga.
Game balap motor ATV ini akan menghibur penggemar game off-road racing yang menyukai balapan di alam terbuka yang luas.
Ada berbagai gaya akrobatik yang bisa dilakukan, ala freestyle motocross.
The Witcher Enhanced edition7. The Witcher Enhanced edition
Game RPG ini meneruskan kesuksesan The Witcher yang muncul tahun lalu. Ada peningkatan grafis, storyline, dan waktu loading yang lebih cepat.
8. Command&Conquer: Red Alert 3
Red Alert 3Sejujurnya, sekarang ini sudah bukan jamannya game jenis Real Time Strategy, tapi bagi yang merindukan game semacam ini tentu akan terhibur dengan kehadiran CNC Red Alert 3. Seperti game RTS pada umumnya, tidak ada yang memukai dari sisi grafis, dan cenderung tidak inovatif serta membosankan bagi yang doyan action.SCREENSHOT
9. PES 2009
Game sepakbola dari dulu intinya memang seperti begitu-begitu saja, namun penggemarnya cukup banyak dan pasti akan terhibur dengan kehadiran Winning Eleven alias Pro Evolution Soccer 2009 yang telah mengalami peningkatan grafis dan beberapa perbaikan bug dibanding PES 2008.
10.  STALKER Clear Sky
Game eksklusif PC yang sangat berat dan wajib dibeli oleh gamer yang merasa
SCREENSHOTvideocardnya hebat. Diperlukan videocard $300 untuk dapat memainkan game DirectX 10 ini dengan lancar pada setting grafis maximal. Sebagai kompensasinya anda akan mendapat tampilan grafis yang sangat bagus. Sekalipun tergolong berat, namun game Action-RPG ini merupakan salah satu game PC terlaris
SCREENSHOT11. Crysis Warhead
Ini adalah game wajib bagi PC gamer, karena merupakan game eksklusif PC yang tidak akan pernah ada di Xbox360 dan PS3.
Crysis Warhead termasuk game DirectX 10 yang sangat berat pada setting grafis maximal. Diperlukan videocard kisaran $300 dan RAM minimal 3GB untuk memainkan game ini dengan lancar pada setting grafis maximal. Game ini dinobatkan sebagai game dengan kualitas grafis terbaik dan berhasil menjadi game first-person shooter no.1 terlaris di dunia.
Wajar saja jika game bagus tentu perlu videocard bagus untuk memainkannya....
     Ke-11 game diatas sudah tersedia dan menunggu untuk anda mainkan. Dan sepertinya sebelum anda sempat menamatkan kesemua game diatas, bakal keduluan munculnya Tomb Raider Underworld yang segera dirilis tak lama lagi, karena demonya sudah bisa anda download.
Jadi siapkan lagi diri anda untuk melihat Lara Croft yang sexy

                                                                        [ Direct URL ]

(8 november 2008)
- Radeon HD4850 & 4870 menyabet gelar videocard terlaris di amerika

Tampaknya tahun ini ATI benar-benar meraih sukses besar dan berhasil mengalahkan NVIDIA. Sebab menurut hasil survey penjualan retail yang dilakukan oleh lembaga survey ternama, NPD Group, menunjukkan bahwa Radeon HD 4850 & HD 4870 sukses menyabet gelar sebagai videocard terlaris di amerika untuk periode penjualan September 2008.


     Radeon HD 4850 menjadi videocard dengan tingkat penjualan tertinggi di amerika, sedangkan Radeon HD 4870 menjadi videocard terlaris di amerika untuk kelas high end (segmen $300 ke atas) .
     Geforce 8800GT yang sebelumnya merupakan videocard terlaris kini merosot ke peringkat ke-3. Untuk kelas low-end, videocard NVIDIA justru lebih laris, terlihat dari Geforce 8500GT yang menempati peringkat ke-2 dan Geforce 8400GS di posisi ke-5.
     Secara overall, Radeon HD 4870 menempati peringkat ke-5 terlaris, namun untuk kategori videcard high end ($300 ke atas), videocard ini adalah nomer 1 yang terlaris. Tidak ada videocard high-end lainnya yang mampu masuk ke daftar 10 besar terlaris selain Radeon HD 4870. Videocard high-end NVIDIA yaitu Geforce GTX 260 dan GTX 280 terbukti gagal di pasar dan tak berhasil masuk dalam daftar TOP10 best seller.
     Di amerika tampaknya merk Visiontek dan ASUS  menjadi merk paling populer untuk videocard ATI, sementara untuk videocard NVIDIA merk yang populer adalah PNY dan EVGA.

     Berbeda dengan karakteristik penjualan prosesor dimana tipe low-endnya seringkali lebih laris ketimbang tipe high-end, untuk videocard terlihat bahwa tipe high-end justru lebih laris ketimbang tipe low-end.
Radeon HD4850 seharga $200 terbukti lebih laris ketimbang Geforce 8500GT seharga $50, dan Radeon HD4870 seharga $300 juga lebih laris ketimbang Geforce 8600GT seharga $75.

TOP 10 Best-seller videocard di Amerika
NPD Market Survey
Rank Tipe videocard (merk) segmen harga jumlah penjualan
September'08
1 Radeon HD 4850 512MB GDDR3
(Visiontek)
$200 4197 unit
2 Geforce 8500 GT 512MB DDR2
(PNY)
$50 4106 unit
3 Geforce 8800 GT 512MB GDDR3
(PNY)
$150 3080 unit
4 Geforce 8400 GS 512MB GDDR3
(PNY)
$40 3079 unit
5 Radeon HD 4870 512MB GDDR5
(Visiontek)
$300 3052 unit
6 Geforce 9600 GSO 384MB GDDR3
(EVGA)
$130 3011 unit
7 Geforce 8600 GT 256MB GDDR3
(EVGA)
$75 2670 unit
8 Geforce 9800 GT 512MB GDDR3
(EVGA)
$170 2634 unit
9 Geforce 8800 GT 512MB GDDR3
(EVGA)
$150 2561 unit
10 Radeon HD 4850 512MB GDDR3
(ASUS)
$200 2509 unit

                                                                        [ Direct URL ]

(8 november 2008)
- Blu-Ray bakal Mati Muda !!!.
Sekalipun LCD TV HD mewabah, namun standard Movie HD tampaknya tidak mampu sukses seperti standard movie sebelumnya yaitu DVD.

     Setelah tewasnya standard HD-DVD (standard ciptaan Toshiba). Kini giliran standard Blu-ray yang juga mulai mendekati ajal (Blu-ray adalah standard ciptaan Sony).
081108-bluraydead.jpg (20318 bytes)

    Standard Blu-ray yang hingga kini masih juga belum populer ini tampaknya bakal layu sebelum berkembang, alias mati muda.
     Seperti yang telah diramalkan banyak analis, standard Blu-ray tampaknya bakal menyusul ke liang kubur bersama HD-DVD.

Ini karena setelah sekian lama Blu-ray eksis, namun hingga kini Blu-ray hanya diadopsi oleh kalangan videophile saja, dan tak mampu sukses sebagai produk massal.
     Hingga detik ini, penjualan movie Blu-ray cuma 4% saja di amerika. Bahkan setelah harga Blu-ray player telah diturunkan ke $150 sekalipun, ternyata juga tidak mampu mendongkrak penjualan movie Blu-ray.
     Menurut Digital Content Producer, Blu-ray adalah sebuah standar yang tak layak untuk dipakai berbisnis, karena 6 faktor berikut ini:
1.  Blu-ray recordable disc tidak reliable untuk dimainkan di berbagai Blu-ray player
2.  Biaya reproduksi mahal, yaitu $20 per single layer disc, untuk kuantiti dibawah 300 keping
3.  Cetakan kualitas grade-Hollywood pada keping Blu-ray baru murah biayanya setelah mencapai kuantiti ribuan keping, itupun biaya cetaknya masih $3.5 per keping Blu-ray.
4.  Biaya Proteksi DRM Advanced Access Content System (yang konyolnya telah berhasil di-hack), memiliki biaya one time fee $3000 ditambah biaya sebesar $1600 per project, dan biaya tambahan lagi $0.4 per disk
5.  Harga authoring program berkualitas seperti Sony Blu-print atau Sonic Solutions Scenarist mencapai $40000 !!! alias setara sebuah mobil Mercy .
6.  Dan yang paling konyol, Blu-ray Disc Association (BDA) masih memungut lagi biaya sebesar $3000 tiap tahun untuk penggunaan logo Blu-ray pada keping Blu-ray
     Ke-6 faktor diatas menyebabkan biaya produksi movie Blu-ray menjadi sangat mahal dan tidak masuk akal. Oleh karena itu industri movie akhirnya mulai malas mengadopsi standard mahal tersebut.
     Sony memang terkenal doyan menciptakan standard-standard konyol yang mahal dan tidak masuk akal, misalnya BetaMax yang akhirnya mati, dan standard Memory Stick yang hingga kini tidak populer dan kalah jauh ketimbang standard SD card. Oleh karena itu bukan tidak mungkin jika Blu-ray yang juga merupakan standard Sony akan mengalami nasib tragis yang sama.

     Tampaknya slogan Sony "like no other" justru lebih banyak memicu perusahaan ini untuk membuat standard-standard mahal yang tidak umum dan justru menyebabkan kegagalan produknya.

     Konyolnya, banyak orang yang mengira bahwa barang mahal selalu lebih berkualitas, padahal produk-produk mahal Sony justru banyak tertimpa masalah fatal seperti misalnya problem overheat/korslet baru-baru ini.
                                                                        [ Direct URL ]

(8 november 2008)
- ATI Radeon HD4850 X2 akhirnya muncul untuk membuat NVIDIA makin frustrasi
Selama ini Radeon HD4870 seharga $300 telah sukses menghajar Geforce GTX260 yang harganya lebih mahal. Sementara untuk menghajar Geforce GTX280, ATI juga telah merilis Radeon HD4870 X2 seharga $550.
Sekalipun Radeon HD4870 X2 mampu mengalahkan Geforce GTX280, namun dari sisi harga Radeon HD4870 X2 masih lebih mahal dibanding Geforce GTX280 yang harganya berkisar $450-$500.

     Tradisi ATI adalah selalu merilis videocard yang "lebih cepat tapi lebih murah" ketimbang videocard NVIDIA, hal tersebut tidak berlaku pada Radeon HD4870 X2, yang sekalipun merupakan videocard tercepat saat ini namun harganya tidak lebih murah ketimbang videocard tercepat NVIDIA (Geforce GTX280).
Oleh karena itu untuk melaksanakan tradisi lamanya tersebut, ATI merilis Radeon HD4850 X2 yang dibandrol dengan harga retail resmi $399, yang berarti lebih murah dan lebih cepat dibanding Geforce GTX280. 
     Radeon HD4850 X2 mengemas 2 core RV770 dalam 1 card, dimana masing-masing core tersebut berjalan dengan kecepatan 625MHz dan memiliki jumlah Stream Processor total sebanyak 1600SP (2x800SP). Memory menggunakan GDDR3 sebesar 2GB yang berjalan di kecepatan 993MHz (1986MHz).

     Spek Radeon HD4850 X2 identik dengan konfigurasi 2 buah Radeon HD4850 (CrossFire), sehingga bila anda bisa menemukan Radeon HD4850 dengan harga dibawah $200 maka akan lebih murah membuat konfigurasi CrossFire ketimbang membeli Radeon HD4850 X2 seharga $400-an. Namun bila motherboard anda tidak mendukung CrossFire maka satu-satunya cara adalah membeli videcard 2-in-1 seperti Radeon HD4850 X2 ini.
     Saat ini produsen videocard yang telah merilis Radeon HD4850X2 adalah Sapphire.

                                                                        [ Direct URL ]

(8 november 2008)
- Grand Theft Auto 4 versi PC jauh lebih bagus ketimbang versi console
Grand Theft Auto 4 memang telah duluan hadir di XBox360 dan Playstation 3, namun GTA 4 versi console tersebut adalah versi "cacat" dengan kualitas grafis resolusi rendah (cuma 1152x640) dan jelas tak memenuhi standard HD-gaming.
     Sedangkan untuk versi PC-nya, GTA 4 menggunkan kualitas grafis XHD (hingga 2560x1600), dan akan hadir pada tanggal 2 Desember 2008 ini.
    Menurut Rockstar, GTA 4 versi PC tak hanya memiliki tampilan grafis lebih halus saja, namun juga dibekali fitur tambahan yaitu Replay Editor. Fitur ini memungkinkan pemain untk merekam permainan menjadi videoclip berdurasi 30-60 detik. Pemain dapat setiap saat tombol F2 untuk merekam permainan selama game berlangsung.
     Fitur ini memungkinkan gamer untuk berkreasi dengan membuat kompilasi videoclip untuk dipamerkan kepada teman-temannya. Ada berbagai fitur video editing seperti camera-angle, visual filter, dan penambahan text untuk kebebasan berkreasi.
    Seperti sudah terbukti pada game lain, makin terbukti bahwa game versi PC selalu lebih unggul ketimbang versi console-nya, dan perangkat gaming terbaik adalah PC dan bukan Xbox360 ataupun Playstation 3.

    Simak saja screenshot GTA 4 versi PC di bawah ini....

                                                                        [ Direct URL ]

(8 november 2008)
- Sekalipun ekonomi dunia lesu, penjualan videocard ATI meroket.
Sekalipun dunia sedang dilanda krisis finansial, namun para analis industri justru melaporkan bahwa industri chip grafis ATI malah mengalami peningkatan drastis.

     Menurut lembaga riset pasar ternama, Jon Peddie Research (JPR), kesuksesan ATI Radeon seri 4800 telah menyebabkan lonjakan penjualan yang besar pada kuartal ke-3 tahun ini.
Bahkan tingkat penjualan tersebut merupakan yang tertinggi selama 6 tahun terakhir.
     Menurut JPR, pada kuartal ke-3 2008, lebih dari 111 juta chip grafis ATI terjual di pasaran, jauh lebih tinggi ketimbang kuartal yang sama tahun lalu sebesar 91 juta, maupun kuartal sebelumnya sebesar 94 juta.

Menurut JPR ini berarti peningkatan penjualan tahunan sebesar 22,5% atau peningkatan per kwartal sebesar 18%.
     Market share ATI kini juga mengalami kenaikan sebesar 22,8%, sedangkan NVIDIA malah mengalami penyusutan sebesar 6.4%.

                                                                        [ Direct URL ]

(7 november 2008)
- HP luncurkan Netbook "Mini 1000" untuk menebus dosanya kepada Intel
Beberapa waktu yang lalu, HP telah meluncurkan netbook HP Compaq 2133 yang terbukti kurang sukses di pasaran akibat keputusan bodoh HP menggunakan prosesor VIA C7 yang sangat loyo pada netbook tersebut. Sudah bukan rahasia lagi bahwa VIA adalah produsen konyol yang bahkan divisi chipset-nya telah bangkrut. Entah alasan apa yang membuat produsen sekaliber HP mau bercumbu dengan "gembel" seperti VIA.
     Kegagalan HP 2133 tentu merupakan sebuah hukuman yang pantas diterima HP akibat melupakan Intel dan malah merangkul VIA. Namun kini produsen notebook terbesar asal Amerika ini telah menyadari kesalahannya dengan meluncurkan netbook HP Mini 1000 yang kini menggunakan prosesor Inrtel Atom.
     Netbook yang berasal dari negara yang dipimpin oleh orang kulit hitam ini dijual dengan harga berkisar $399, harga tersebut sudah termasuk OS Windows XP Home terinstall di dalamnya.
     HP Mini 1000 menggunakan prosesor Intel Atom N270 1.6GHz dan mengusung berbagi fitur seperti webcam, WiFi,  Bluetooth, SD card slot, LAN, 2 port USB, dan mendukuung konektivitas 3G (optional).

     Notebook yang berbobot cuma 1Kg ini memiliki 2 opsi untuk pilihan ukuran layar yaitu 10.2" dan 8.9" (lebih murah $50). Jenis layarnya glossy dengan resolusi 1024x600.
     Sekalipun berukuran mini, namun HP Mini 1000 menggunakan design keyboard dengan ukuran 92% full size, jadi lebih nyaman dipakai mengetik. Selain itu touchpad dilengkapi dengan fungsi scroll, dan tentunya left/right click.
     Untuk storage tersedia opsi harddisk 60GB 4200rpm, atau SSD 8GB/16GB. Pengalaman buruk konsumen dengan SSD yang miskin kapasitas dan lambat, membuat harddisk masih menjadi storage yang masih paling diminati.
     Pasokan daya HP Mini 1000 mengandalkan pada batere 3-cell saja, namun kedepannya HP akan menyediakan opsi batere 6-cell.
     HP pada pertengahan bulan Desember 2008 nanti juga akan merilis Mini 1000 edisi khusus yaitu "Vivienne Tam edition" yang ditujukan untuk kalangan wanita dan dibandrol dengan harga nyaris 2X lebih mahal, yaitu $700. Tidak ada perbedaan spek dengan versi standard kecuali finishing warna yang lebih feminin saja. Harga 2X lebih mahal dianggap HP pantas sebagai nilai sebuah gengsi bagi wanita yang merasa masih memiliki harga diri.

                                                                        [ Direct URL ]

(6 november 2008)
- ARTIKEL BARU:
PC Gaming ala console : Membangun PC pembunuh console game next-gen
CLICK TO READArtikel yang berisi panduan dan cara membangun PC Gaming yang murah dan mampu mengalahkan XBox360 dan Playstation 3.
Membeberkan pula betapa bobroknya teknologi kedua console game next-gen tersebut.
     Pada artikel ini akan dijelaskan tips pemilihan videocard, prosesor, motherboard, memory, dsb.
Juga dibahas pula penggunaan casing gaming terkecil di dunia buatan InWin dan iCute serta review lengkap keduanya.
BACA ARTIKEL

 

 

reviewland-logo1s.gif (745 bytes)

w e b d e s i g n by

www.budzkay.net

©2008 Budz Kay Webdesign, All rights reserved
please contact webmaster for any web related problem