(20 october 2008)
- Dunia berduka, bangsa arab
foya-foya
Resesi perkenomian global membuat industri teknologi hancur berguguran. Saham-saham
perusahaan teknologi di amerika bahkan rontok dan mengalami penurunan drastis hingga
nyaris 100%!!!
Paling parah adalah NVIDIA yang sahamnya kini mengalami
penurunan drastis sebesar 83%. Dengan kata lain, kekayaan yang dimiliki NVIDIA kini cuma
seperlima saja dari sebelumnya.
Yang lebih mengejutkan lagi adalah produsen prosesor nomer
satu seperti Intel hartanya kini menyusut sebesar 44%. Ini artinya intel kini cuma kaya
setengah saja dari sebelumnya.
Bencana yang dialami AMD bahkan lebih parah dari Intel, dengan penurunan saham
hingga 72% yang akhirnya membuat perusahaan ini dijual kepada bangsa Arab.
Microsoft juga tak luput dari musibah dengan penurunan saham sampai 41%.
Berikut ini tabel yang menunjukkan besarnya penurunan
saham yang dialami perusahaan teknologi ternama di Amerika.
Nama
Perusahaan
(urutan mulai dari
yang paling parah) |
Persentase
penurunan saham
(dibanding tahun lalu) |
Nilai
perusahaan
setelah penurunan |
| NVIDIA |
-83% |
$3,9
milyar |
| Sun
Microsystem |
-79% |
$3,9
milyar |
| Motorola |
-76% |
$10,3
milyar |
| AMD |
-72% |
$2,5
milyar |
| Seagate |
-67% |
$4,6
milyar |
| Sandisk |
-67% |
$3,8
milyar |
| Yahoo |
-63% |
$17,5
milyar |
| Apple |
-56% |
$78,6
milyar |
| Dell |
-56% |
$26,3
milyar |
| Google |
-56% |
$103,4
milyar |
| Cisco |
-50% |
$101,4
milyar |
| Intel |
-44% |
$87,7
milyar |
| Microsoft |
-41% |
$203,6
milyar |
| IBM |
-32% |
$120,6
milyar |
| HP |
-28% |
$94,3
milyar |
Sementara itu.....di saat dunia menangis
karena ambruknya harga-harga saham, negara-negara arab kini tengah berfoya-foya menikmati
hasil penjualan minyak yang berlimpah. Para bangsa arab tersebut kini sedang asyik
berlomba-lomba membangun gedung pencakar langit tertinggi di dunia.
Dubai saat ini tengah menggarap mega-proyek gedung
pencakar langit yang tingginya 1000 meter alias 1km. Gedung yang akan dinamakan Nakheel
Tower ini akan mengalahkan ketinggian gedung tertinggi di dunia saat ini yaitu Burj
Dubai yang juga berlokasi di Dubai.
Sultan Ahmed bin Sulayem, Presiden Nakheel
holding company, mengatakan bahwa mereka mengucurkan dana sebesar $38 milyar untuk
membangun Nakheel Tower. Sekalipun dunia sedang dilanda krisis finansial, namun
mereka tak akan kesulitan jika harus menambah dana extra lagi sebesar $5 milyar per tahun
demi terwujudnya Nakheel Tower.
Gedung setinggi 1km ini akan memiliki 200 lantai dan 150
elevator. Bangunan ini akan menjadi tempat kerja bagi 45.000 orang pekerja dan hunian bagi
50.000 orang arab beserta para harem-haremnya.
Bukan mustahil bahwa dengan semakin meningkatnya kekayaan orang arab, jumlah istri
dan harem peliharaan mereka akan meningkat pesat pula. "Wanita akan
mengikuti kemana uang mengalir", begitu kata pepatah.
Nakheel company saat ini memiliki proyek pembangunan
sebesar $60 milyar yang sedang digarap. Nilai uang sebesar itu mampu dipakai untuk membeli
hampir seluruh saham perusahaan Intel.
Nakheel sebelumnya juga telah berhasil membuat pulau buatan bernama "Palm
Tree" yang berbentuk seperti motif pohon palem, serta pulau buatan lainnya yang
bernama "The World" yang motifnya seperti dunia.
Tak mau kalah dengan negeri tetangganya, Saudi Arabia
kabarnya juga berencana untuk membangun gedung yang lebih tinggi lagi. Rencana ini
diumumkan oleh Pangeran Saudi Alwaleed bin Talal.
Kerajaan Saudi Arabia berencana membangun gedung yang 2X lebih tinggi dibanding Burj
Dubai, yaitu mencapai ketinggian 1,6 km.
Negeri yang kaya-raya dari sumur minyak dan kunjungan haji ini akan mendirikan
pencakar langit tersebut di pelabuhan Laut Merah, Jeddah-Saudi Arabia.
Kuwait juga terbakar oleh rasa iri karena melihat prestasi
negara tetangganya, oleh karena itu mereka akan menyaingi dengan membuat gedung pencakar
langit setinggi 1km juga, yang akan dinamakan Burj Mubarak.
Bagi bangsa arab yang "kaya sejak lahir"
tersebut, membeli perusahaan amerika kini semudah membuka keran minyak saja di ladang
gurunnya. Dubai baru-baru ini telah membeli AMD yang dilanda krisis finansial, dan bukan
tidak mungkin akan banyak perusahaan amerika lainnya yang jatuh ke pelukan pria arab.
Amerika saat ini memang harus mengakui keunggulan bangsa
arab dalam perlombaan membangun gedung pencakar langit tertinggi. Kondisi perekonomian
amerika yang memburuk memang tidak memungkinkan mereka untuk ikut serta dalam perlombaan
semacam itu.
Selain itu kalaupun bangsa amerika mencoba lagi membangun gedung tertinggi,
ujung-ujungnya hanya akan ditabrak lagi dengan pesawat terbang....
Dengan dana sebesar $38 milyar yang digunakan oleh
Dubai untuk membangun Nakheel Tower sebenarnya cukup untuk membeli 3 perusahan teknologi
ternama milik Amerika yaitu Dell, AMD, dan Motorola.
Dan cukup dengan hanya membuka beberapa keran minyak lagi, bukan mustahil seluruh
perusahaan teknologi amerika mampu dibeli oleh bangsa arab.
Setiap tetes bensin yang dikonsumsi kendaraan anda
adalah secawan anggur kemenangan bagi bangsa arab.
Inilah sebuah bukti bahwa memiliki sumur minyak lebih enak ketimbang memiliki teknologi.
Ini pula bukti kebenaran sebuah pepatah yang mengatakan: Orang kaya tak harus pandai,
Orang pandai belum tentu kaya, Orang miskin harus pandai (tapi belum tentu jadi kaya
juga)....
Jadi bodoh benar bila hingga detik ini masih ada saja orang yang
beranggapan bahwa kepandaian lebih berharga ketimbang kekayaan... |
 |