REVIEWLAND.COM
 

Pasang iklan disini: 
SMS ke 081 7020 7030

 

  Berita favorit   redball.gif (916 bytes)redball.gif (916 bytes)redball.gif (916 bytes)

(20 october 2008)
- Dunia berduka, bangsa arab foya-foya
Resesi perkenomian global membuat industri teknologi hancur berguguran. Saham-saham perusahaan teknologi di amerika bahkan rontok dan mengalami penurunan drastis hingga nyaris 100%!!!

     Paling parah adalah NVIDIA yang sahamnya kini mengalami penurunan drastis sebesar 83%. Dengan kata lain, kekayaan yang dimiliki NVIDIA kini cuma seperlima saja dari sebelumnya.
     Yang lebih mengejutkan lagi adalah produsen prosesor nomer satu seperti Intel hartanya kini menyusut sebesar 44%. Ini artinya intel kini cuma kaya setengah saja dari sebelumnya.
Bencana yang dialami AMD bahkan lebih parah dari Intel, dengan penurunan saham hingga 72% yang akhirnya membuat perusahaan ini dijual kepada bangsa Arab.
Microsoft juga tak luput dari musibah dengan penurunan saham sampai 41%.
     Berikut ini tabel yang menunjukkan besarnya penurunan saham yang dialami perusahaan teknologi ternama di Amerika.
Nama Perusahaan
(urutan mulai dari
yang paling parah)
Persentase
penurunan saham
(dibanding tahun lalu)
Nilai perusahaan
setelah penurunan
NVIDIA -83% $3,9 milyar
Sun Microsystem -79% $3,9 milyar
Motorola -76% $10,3 milyar
AMD -72% $2,5 milyar
Seagate -67% $4,6 milyar
Sandisk -67% $3,8 milyar
Yahoo -63% $17,5 milyar
Apple -56% $78,6 milyar
Dell -56% $26,3 milyar
Google -56% $103,4 milyar
Cisco -50% $101,4 milyar
Intel -44% $87,7 milyar
Microsoft -41% $203,6 milyar
IBM -32% $120,6 milyar
HP -28% $94,3 milyar

Sementara itu.....di saat dunia menangis karena ambruknya harga-harga saham, negara-negara arab kini tengah berfoya-foya menikmati hasil penjualan minyak yang berlimpah. Para bangsa arab tersebut kini sedang asyik berlomba-lomba membangun gedung pencakar langit tertinggi di dunia.
     Dubai saat ini tengah menggarap mega-proyek gedung pencakar langit yang tingginya 1000 meter alias 1km. Gedung yang akan dinamakan Nakheel Tower ini akan mengalahkan ketinggian gedung tertinggi di dunia saat ini yaitu Burj Dubai yang juga berlokasi di Dubai.
     Sultan Ahmed bin Sulayem, Presiden Nakheel holding company, mengatakan bahwa mereka mengucurkan dana sebesar $38 milyar untuk membangun Nakheel Tower. Sekalipun dunia sedang dilanda krisis finansial, namun mereka tak akan kesulitan jika harus menambah dana extra lagi sebesar $5 milyar per tahun demi terwujudnya Nakheel Tower.
     Gedung setinggi 1km ini akan memiliki 200 lantai dan 150 elevator. Bangunan ini akan menjadi tempat kerja bagi 45.000 orang pekerja dan hunian bagi 50.000 orang arab beserta para harem-haremnya.
Bukan mustahil bahwa dengan semakin meningkatnya kekayaan orang arab, jumlah istri dan harem peliharaan mereka akan meningkat pesat pula. "Wanita akan mengikuti kemana uang mengalir", begitu kata pepatah.
     Nakheel company saat ini memiliki proyek pembangunan sebesar $60 milyar yang sedang digarap. Nilai uang sebesar itu mampu dipakai untuk membeli hampir seluruh saham perusahaan Intel.
Nakheel sebelumnya juga telah berhasil membuat pulau buatan bernama "Palm Tree" yang berbentuk seperti motif pohon palem, serta pulau buatan lainnya yang bernama "The World" yang motifnya seperti dunia.
     Tak mau kalah dengan negeri tetangganya, Saudi Arabia kabarnya juga berencana untuk membangun gedung yang lebih tinggi lagi. Rencana ini diumumkan oleh Pangeran Saudi Alwaleed bin Talal.
Kerajaan Saudi Arabia berencana membangun gedung yang 2X lebih tinggi dibanding Burj Dubai, yaitu mencapai ketinggian 1,6 km.
Negeri yang kaya-raya dari sumur minyak dan kunjungan haji ini akan mendirikan pencakar langit tersebut di pelabuhan Laut Merah, Jeddah-Saudi Arabia.
     Kuwait juga terbakar oleh rasa iri karena melihat prestasi negara tetangganya, oleh karena itu mereka akan menyaingi dengan membuat gedung pencakar langit setinggi 1km juga, yang akan dinamakan Burj Mubarak.
     Bagi bangsa arab yang "kaya sejak lahir" tersebut, membeli perusahaan amerika kini semudah membuka keran minyak saja di ladang gurunnya. Dubai baru-baru ini telah membeli AMD yang dilanda krisis finansial, dan bukan tidak mungkin akan banyak perusahaan amerika lainnya yang jatuh ke pelukan pria arab.
     Amerika saat ini memang harus mengakui keunggulan bangsa arab dalam perlombaan membangun gedung pencakar langit tertinggi. Kondisi perekonomian amerika yang memburuk memang tidak memungkinkan mereka untuk ikut serta dalam perlombaan semacam itu.
Selain itu kalaupun bangsa amerika mencoba lagi membangun gedung tertinggi, ujung-ujungnya hanya akan ditabrak lagi dengan pesawat terbang....
     Dengan dana sebesar $38 milyar yang digunakan oleh Dubai untuk membangun Nakheel Tower sebenarnya cukup untuk membeli 3 perusahan teknologi ternama milik Amerika yaitu Dell, AMD, dan Motorola.
Dan cukup dengan hanya membuka beberapa keran minyak lagi, bukan mustahil seluruh perusahaan teknologi amerika mampu dibeli oleh bangsa arab.
     Setiap tetes bensin yang dikonsumsi kendaraan anda adalah secawan anggur kemenangan bagi bangsa arab.
Inilah sebuah bukti bahwa memiliki sumur minyak lebih enak ketimbang memiliki teknologi.
Ini pula bukti kebenaran sebuah pepatah yang mengatakan: Orang kaya tak harus pandai, Orang pandai belum tentu kaya, Orang miskin harus pandai (tapi belum tentu jadi kaya juga).... 
     Jadi bodoh benar bila hingga detik ini masih ada saja orang yang beranggapan bahwa kepandaian lebih berharga ketimbang kekayaan...

Lihat semua arsip berita bulan October 2008

 

reviewland-logo1s.gif (745 bytes)

w e b d e s i g n by

www.budzkay.net

©2008 Budz Kay Webdesign, All rights reserved
please contact webmaster for any web related problem