REVIEWLAND.COM
 

Pasang iklan disini: 
SMS ke 081 7020 7030

 

  Berita favorit   redball.gif (916 bytes)redball.gif (916 bytes)redball.gif (916 bytes)

(20 october 2008)
- Kinerja gaming prosesor Core i7 kurang memuaskan
Intel mengatakan bahwa Core i7 mampu memberikan peningkatan performa gaming hingga 55%, rendering hingga 38%, dan movie editing/encoding hingga 41%.

Namun dalam prakteknya hal tersebut tidak benar.
     Sebab dari hasil pengujian yang dilakukan PC Online terlihat bahwa Core i7 memberikan peningkatan kinerja yang tidak banyak dibanding prosesor generasi sebelumnya (Core2 Quad).
     Bahkan dalam pengujian gaming terlihat bahwa Core i7 940 malah lebih pelan ketimbang Core 2 QX9770.
     Pernyataan intel yang mengatakan bahwa Core i7 mampu mendongkrak kinerja gaming hingga 50% memang banyak disangsikan banyak orang, karena kinerja gaming lebih ditentukan oleh VGA dan bukan oleh prosesor.
Tampaknya intel melihat peningkatan kinerja gaming tersebut dari hasil benchmark 3D Mark Vantage CPU test yang menunjukkan peningkatan cukup besar (39%), namun tidak menyertakan peningkatan kinerja pada aplikasi game betulan yang terbukti kinerjanya justru loyo di Core i7.
     Pada aplikasi game, kinerja Core i7 2.9GHz bahkan masih lebih pelan dibanding Core2 QX9770 yang clocknya diturunkan hingga sama-sama 2.9GHz.
Tampaknya Core i7 memang bukan pilihan tepat bagi para gamer.

     Untuk lebih jelasnya lihat betapa buruknya kinerja gaming menggunakan Core i7 pada perbandingan benchmark di samping ini....

     Dibandingkan dengan Core2 QX9770, peningkatan kinerja Core i7 pada SuperPI juga terlihat hanya 8.5% saja.
     Peningkatan yang terbesar hanyalah pada Cinebench R10, Fritz Chess, dan WinRAR. Aplikasi tersebut terdongkrak kinerjanya karena adanya fitur SMT (Hyperthreading) pada Core i7, sehinga aplikasi tersebut mengira Core i7 memiliki 8 core (padahal cuma 4).
     Namun sama seperti Hyperthreading di era Pentium 4, SMT juga menyebabkan masalah di game, dan beberapa aplikasi lain.

     Yang cukup mengagetkan adalah buruknya kinerja Core i7 pada aplikasi Video encoding TMPGEnc.
Pada aplikasi yang kerap dipakai kalangan video editing ini, Core i7 justru lebih pelan ketimbang Core2 QX9770 yang dijalankan lebih pelan sekalipun.
     Namun pengguna TMPGEnc sebenarnya juga tidak perlu terlalu berharap dengan kehadiran prosesor terbaru, sebab proses encoding movie menggunakan TMPGEnc terbukti akan jauh lebih cepat jika dijalankan menggunakan Videocard ketimbang prosesor. TMPGEnc versi terbaru telah mendukung NVIDIA CUDA, sehingga kalkulasi bisa dilakukan 446% lebih cepat dengan menggunakan videocard (GPU) NVIDIA ketimbang menggunakan prosesor (CPU).

     Prosesor tercepat di dunia sekalipun tak akan bisa mengalahkan kinerja videocard pada kalkulasi parallel computing semacam ini. Sehingga pengguna TMPGEnc lebih baik mengupgrade videocardnya ketimbang merombak total komputernya untuk beralih ke platform Core i7...

 
  Core2
QX9770
3.2GHz
Core2
QX9770
@2.9GHz
Core i7
940
2.9GHz
%
selisih
kinerja
3DMark Vantage
Overall

8865

8735

9301

+4.9%
3DMark Vantage
CPU

13128

12126

18252

+39.0%
3DMark 06
Overall

15548

14947

15612

+0.4%
Call of Duty 4
DX9
1024x768 0AA

178.3

169.5

156

-14.3%
Devil May Cry 4
DX10
1024x768 0AA

119.5

115.3

121.2

+1.4%
Company Of Heroes
DX10
1024x768 0AA

126.2

123

114.7

-10.0%
Half Life 2 EP2
DX9 game
1024x768 0AA

161.9

135.4

138.6

-16.8%
Cinebench R10
multi CPU

12509

11336

14252

+13.9%
Super PI 1.4
sec

14.586

16.037

13.437

+8.5%
TMPGEnc 4.5
video encoding
sec

68

75

81

-8.0%
Fritz Chess
kn/s

9049

8388

10822

+19.6%
Win RAR 3.71
KB/s

1904

1816

3220

+69.1%

Lihat semua arsip berita bulan October 2008

 

reviewland-logo1s.gif (745 bytes)

w e b d e s i g n by

www.budzkay.net

©2008 Budz Kay Webdesign, All rights reserved
please contact webmaster for any web related problem