REVIEWLAND.COM


 
ARSIP
     berita lama
  redball.gif (916 bytes)redball.gif (916 bytes)redball.gif (916 bytes)

c2q-war.gif (85842 bytes)

redball.gif (916 bytes)Arsip berita tanggal 29 oktober 2008 ke belakang

(29 october 2008)
- Fallout3 grafisnya sangat buruk dan patah-patah di Playstation  3
Sudah berkali-kali REVIEWLAND mengatakan bahwa console game next-gen seperti Xbox360, Playstation3, dan juga Nintendo Wii adalah sampah yang dibuat dari teknologi jaman purba. Kian hari wujud asli sampah tersebut makin terbukti.

     Baru-baru ini majalah game ternama Playstation 3 Magazine mereview game hits Fallout3 di 3 jenis platform yaitu PC, Xbox360, dan Playstation3.
     Majalah game tersebut menyatakan bahwa tampilan grafis dan performa Fallout 3 paling buruk di Playstation3 jika dibandingkan dengan di Xbox360 dan PC.
     Menurut hasil review majalah tersebut, tampilan grafis terbaik adalah pada PC, berikut ini pernyataan dari majalah Playstation 3 Magazine:
     Fallout3 versi PC memiliki tampilan grafis paling bagus. Warna terlihat hidup, jarak pandang tak terbatas, texture resolusi tinggi, dan efek cahaya sangat indah, terutama ketika anda melihat Capital Wasteland pada saat matahari terbenam. Tampilan grafis di PC adalah yang terbaik dibanding Xbox360 dan Playstation 3.
     Pada  Xbox360, tampilan texture terlihat lebih kasar dibanding PC, dan obyek di kejauhan tidak terlihat begitu jelas. Meski demikian frameratenya masih lancar.
     Sedangkan pada Playstation 3, tampilan terlihat sama seperti Xbox360, namun obyek di kejauhan terlihat lebih kasar (jaggy) lagi. Selain itu texture juga terlihat kabur dalam jarak dekat, dan parahnya lagi framerate tidak lancar alias patah-patah.

     Dari hasil review majalah yang menjadi acuan para fan Playstation 3 ini makin terbukti bahwa consaole next-gen seperti Xbox360 dan Playstation 3 adalah barang antik yang layak masuk tong sampah.
     Para pemilik Nintendo Wii juga boleh kecewa karena teknolgi grafis console game ini terlalu purba untuk dapat menayangkan tampilan grafis sekualitas Fallout3. Seperti telah diberitakan REVIEWLAND sebelumnya, Nintendo Wii lebih layak dikatakan sebagai mainan anak-anak ketimbang console game. Jadi secara teknologi Nintendo Wii bahkan lebih hina ketimbang Xbox360 dan PS3.
     Asal tahu saja, Xbox360 menggunakan chip grafis ATI Radeon X1800 yang tertinggal 4 generasi dibanding chip grafis Radeon seri 4800 pada PC. Begitu pula Playstation 3 juga menggunakan chip grafis Geforce 7800 yang tertinggal 4 generasi ketimbang chip grafis Geforce seri GTX 200 pada PC.

Sedangkan Nintendo Wii menggunakan chip grafis ATI Hollywod yang teknologinya cuma setara Playstation 2 atau chip grafis Geforce 3 yang digunakan pada PC sekitar 10 tahun yang lalu.
     Konyolnya, next-gen console dengan teknologi grafis purba seperti itu dijual jauh lebih mahal ketimbang videocard PC generasi terbaru.
     Oleh karena lebih tepat pula jika dikatakan bahwa Playstation 3 bukanlah console game next-gen, tapi hanyalah Blu-Ray movie player yang memiliki fitur extra untuk bermain game.

Sebab teknologi gaming PS3 tidak ada yang dapat dibanggakan sama sekali. Bahkan beberapa waktu yang lalu para developer game juga sempat kecewa dengan kinerja chip grafis Playstation3.


                                                                        [ Direct URL ]

(29 october 2008)
- Radeon HD4830 muncul untuk memburu Geforce 9800GT hingga ke liang kubur
Kemenangan Radeon HD4850 atas Geforce 8800GT di level harga $200 beberapa waktu yang lalu, telah membuat NVIDIA akhirnya memutuskan untuk mengganti nama 8800GT menjadi 9800GT dan menurunkan harganya ke level $170. Sehingga sekalipun Geforce 8800GT alias 9800GT kalah performanya oleh Radeon HD4850, namun paling tidak harganya lebih murah.
     ATI tampaknya masih bernafsu untuk memburu & menghabisi Geforce 9800GT yang telah turun harga tersebut. Namun ATI tidak melakukannya dengan cara menurunkan harga Radeon HD4850, melainkan dengan meluncurkan varian baru yaitu Radeon HD4830 yang performanya setara Geforce 9800GT, tapi dengan harga lebih murah ketimbang Geforce 9800GT.

     Radeon HD4830 berbasis chip GPU ATI RV770LE, yang pada dasarnya sama seperti RV770 pada Radeon HD4850, namun memiliki jumlah Shader Processor lebih sedikit, yaitu cuma 640SP (Radeon 4850 memiliki 800SP). Jenis memory yang digunakan sama seperti Radeon HD4850 yaitu 512MB DDR3 dengan interface 256-bit.
     Berbeda dengan Radeon HD4850 yang berjalan pada clock GPU 625MHz dan memory 995MHz (1900MHz), Radeon HD4830 berjalan pada clock lebih rendah yaitu GPU 575MHz dan memory 900MHz(1800MHz). Namun GPU Radeon HD4830 dapat dengan mudah dioverclock ke 750MHz (kenaikan berkisar 200MHz dibanding clock defaultnya)
     Secara teori, performa default Radeon HD4830 lebih tinggi daripada Geforce 9800GT, karena dengan 640SP berarti kinerjanya ekuivalen dengan videocard NVIDIA dengan 128SP, padahal Geforce 9800GT cuma memiliki 112SP saja. Namun dalam prakteknya, kinerja Radeon HD4830 seimbang dengan Geforce 9800GT. Di beberapa game Radeon 4830 bisa menang dan bisa kalah oleh Geforce 9800GT. Untuk lebih jelasnya lihat hasil benchmark tpowerup di bawah ini:

  Geforce
9600GT
$130
Geforce
9800GT
$170
Radeon
4830
$130
Radeon 4850
$200
3DMark06
1280x1024
0xAA   0xAF

10456

11987

10383 11389
Call of Duty 4
1280x1024
2xAA   8xAF

65.2

79.4

79.7 91.2
Crysis
1280x1024
2xAA 

26.6

32.6

32.2 37.1
Company Of Heroes 1680x1050
4xAA   16xAF

136.5

179.7

193.6 204.4
World in Coflict
1280x1024
2xAA   8xAF

50.0

55.0

50.0 56.0
ET Quake Wars
1680x1050
4xAA   16xAF

80.0

89.9

96.7 109.9
Unreal Tournament 3
1680x1050
0xAA   16xAF

77.3

93.4

91.1 104.6
STALKER s.o.c
1680x1050
0xAA   16xAF

45.6

49.9

55.4 61.9

     Bila melihat hasil benchmark diatas, sebenarnya keunggulan utama Radeon HD4830 adalah harga yang lebih murah saja yaitu dibawah $150. Sehingga bila videocard ini dijual oleh para pedagang dengan harga setara dengan Geforce 8800GT/9800GT maka Radeon HD4830 akan kehilangan daya tariknya.
     Harga jual dibawah $150 (berkisar $130) adalah harga jual retail resmi yang direkomendasikan ATI, sebab bila dijual diatas $150 maka videocard ini menjadi tidak terlalu menarik lagi dibanding Geforce 8800GT/9800GT. Apalagi Geforce 8800GT kini ada yang dijual dengan harga $150 di Indonesia.
     Bagi kalangan yang ingin menggunakan konfigurasi multi-GPU (CrossFire/SLI), Radeon HD4830 menjadi lebih menarik ketimbang Geforce 9800GT karena harga motherboard yang mendukung ATI Crossfire lebih murah dan jumlahnya lebih banyak. Berbeda dengan motherbard NVIDIA SLI yang sangat langka dan harganya sangat mahal.
Motherboard yang mendukung ATI CrossFire seperti Biostar TP45HP (chipset intel P45) bahkan cuma seharga $120 saja. Bandingkan dengan motherboard Nforce 750i SLI yang paling murah dibandrol dengan harga $200.
     Beberapa produsen videocard ATI ternama seperti Sapphire, Powercolor, dan HIS sudah meluncurkan Radeon HD4830.
Sungguh disayangkan Radeon HD4830 ternyata dijual kemahalan alias "overprice" di Indonesia, yaitu berkisar $165 dari yang seharusnya cuma $130 saja, mungkin karena distributornya di Indonesia merasa bahwa harga Radeon HD4830 sangat murah sehingga kalapun dijual dengan profit margin besarpun jatuhnya masih lebih murah ketimbang harga Geforce 9800GT.

                                                                        [ Direct URL ]

(29 october 2008)
- Game PC: Bioware akan rilis Dragon Age Origins

BioWare, developer game sukses BioShock, akan merilis game RPG berjudul Dragon Age: Origin tahun 2009 nanti.
     Beberapa tahun yang lalu BioWare juga pernah membuat game RPG bernuansa oriental yang berjudul Jade Imperial. Setelah sukses merilis BioShock yang bergenre FPS-shooter, tampaknya BioWare mencoba kembali menghadirkan game bergenre RPG.
     Sekalipun Dragon Age Origin baru akan dirilis tahun depan, namun saat ini screenshotnya sudah dapat anda nikmati....


                                                                        [ Direct URL ]

(29 october 2008)
- Update Ringtone MP3
Bintang (Anima)
Tentang Bintang (Kangen Band)
Sepanjang Hidupku (Pilot)
Bukan Superstar (Project Pop)
Selalu Mengalah (Seventeen)
Cari Pacar Lagi (ST12)

Silahkan download di halaman depan
ANIMA KANGEN BAND PILOT

PROJECT POP SEVENTEEN ST12

 

(29 october 2008)
- Videocard ATI akan menggunakan teknologi NanoSpreader menggantikan heatpipe

ATI dan Celsia Technologies mengumumkan kerjasama startegis dimana Celsia akan menjadi podusen cooling untuk videocard ATI mendatang.

     Saat ini kedua perusahaan ini sedang menggarap solusi coling "vapor chamber" yang akan digunakan pada videocard ATI kelas high-end.
     Modul cooling tersebut menggunakan teknologi Celsia NanoSpreader yang mampu mengalahkan kinerja heatipipe.
NanoSpreader merupakan vapor chamber 2-phase yang terbuat dari tembaga, dimana didalamnya bersi air yang kedap udara. Cairan akan diserap oleh copper-mesh wick dan kemudian berubah menjadi uap air yang akan bergerak menembus melalui pori-pori lembaran tembaga micro-perforated, dimana akhirnya uap air tersebut akan menjadi dingin dan kembali berubah menjadi cairan yang mengalir kembali ke dalam sumbu.
     NanoSpreader bobotnya cuma setengah dari tembaga solid, dan kinerjanya 14% lebih baik ketimbang heatpipe.
Menurut Joe Formichelli, CEO Celsia, NanoSpreader memenuhi kriteria yang ditentukan ATI sebagai sebagai solusi cooling tebaru untuk videocard mereka, yaitu cooling yang lebih ringan, kinerja lebih baik, dan biaya produksinya lebh rendah dibanding cooling jenis heatpipe yan digunakan sekarang.
     Tidak seperti modul cooling yang menggunakan heatpipe, NanoSpreader 2-phase mengimplementasikan direct contact dengan sumber panas, sehingga tidak lagi memerlukan plat tembaga yang tebal dan mahal.


     Teknologi NanoSpreader dipatenkan oleh Celsia dan dikembangkan bersama dengan ATI/AMD.

     Saat ini hampir semua cooling CPU dan VGA menggunakan heatpipe, dan bila kedepannya NanoSpreader terbukti mampu menggantikan heatpipe untuk cooler VGA maupun CPU, maka bisa jadi Celsia-ATI/AMD akan mendapat uang royalti dari setiap unit perangkat cooling yang terjual di muka bumi.

                                                                        [ Direct URL ]

(29 october 2008)
- NVIDIA menghajar Intel dengan chipset onboard grafis Geforce 9300
Harus diakui bahwa intel adalah rajanya prosesor. Intel juga merajai chipset motherboard pula. Dominasi chipset intel di segmen motherboard high-end bahkan telah membuat chipset NVIDIA nForce di kelas tersebut mulai sekarat penjualannya (nforce 780, 790), dan kabarnya NVIDIA bahkan akan pensiun memproduksi chipset motherboard untuk kelas atas.
     Kekalahan chipset nForce di segmen tersebut membuat NVIDIA mencoba melampiaskan dendamnya dengan mencari titik lemah intel di segmen lain, apalagi kalau bukan di bidang grafis.

Sekalipun intel merajai prosesor dan chipset, namun dalam bidang grafis, intel tidak berprestasi dan sering jadi bahan tertawaan NVIDIA dan ATI (AMD).

   Selama ini chipset dengan onboard grafik bikinan intel (intel GMA) cukup populer di segmen motheboard kelas low-end. Kinerja onboard grafik intel tersebut tentu saja sangat buruk, tak terkecuali chipset terbaru intel G45.
     Hal ini dilihat NVIDIA sebagai peluang untuk mempermalukan dan menghajar intel, dengan menghadirkan chipset nForce 730i dengan onboard grafis Geforce 9300. Dengan dukungan DirectX 10 dan kinerja nyaris mendekati videocard Geforce 9400GT, menjadikan chipset nforce 730i/Geforce 9300 menjadi chipset onboard grafik tercepat di dunia untuk platform intel. Kinerja grafisnya bahkan mengalahkan performa onboard grafis AMD 780G ataupun Geforce 8200 yang selama ini cukup populer di platform AMD.

Kekalahan tragis chipset intel G45 oleh Geforce 9300 dapat dilihat pada benchmark anandtech di bawah ini...

  intel
G35
intel
G45
Geforce
8200
AMD 780G Geforce 9300
Crysis
1024x768
low quality

7.9

9.3

19.4

26.2 26.5
ET:Quake Wars
1024x768
normal 8xAF

5.6

6.9

27.6

25.2 36.7
Company Of Heroes
1024x768
high/medium quality

16.5

24.8

26.2

41.1 42.7
Racedriver GRID
1024x768
standard quality

2.8

3.6

6.7

28.1 11.1
Age of Conan 1024x768
medium quality

6.1

8

14.3

14.6 20.4

     Chipset Nforce 730i/Geforce 9300 mendukung prosesor Intel Core 2 Extreme / Core 2 Quad / Core 2 Duo processors , dan mendukung memory DDR2 667/800 dual-channel hingga kapasitas maximum 16GB. Fitur khas NVIDIA seperti Hybrid SLI dan PhysX juga didukung.
     Beberapa produsen motherboard ternama seperti ASUS dan MSI telah meluncurkan motherboard yang menggunakan chipset nForce 730i dengan onboard grafik Geforce 9300. Bahkan Zotac yang selama ini dikenal sebagai produsen videocard NVIDIA, kini juga ikut-ikutan membuat motherboard yang menggunakan onboard grafik Geforce 9500.
     Tampaknya NVIDIA berhasil melampiaskan dendam atas kekalahannya terhadap intel di segmen motherboard high-end dengan menghajar intel di segmen motherboard menegah ke bawah

     Baru ASUS P5N7A-VM saja yang telah merilis harga jualnya yaitu $130. Sebuah harga yang agak mahal untuk motherboard mATX, dan nyaris mendekati harga motherboard mATX paling powerful didunia yaitu DFI LanParty Junior P45-T2RS yang mendukung CrossFire dan cuma seharga $165.
     Namun semoga saja motherboard Geforce 9300 buatan MSI dan Zotac akan dijual dengan harga lebih murah lagi, sehingga lebih menarik.
Sebab bila harga jual motherboard berchipset Geforce 9300 ini juga berkisar $130, maka tidak akan sukses di pasaran karena pada level harga tersebut orang akan cenderung memilih membeli motherboard harga $40-an + Videocard harga $100-an seperti Geforce 9600GSO / Radeon HD 4670 yang performanya jelas diatas onboard grafik seperti Geforce 9300.

                                                                        [ Direct URL ]

(29 october 2008)
- Produsen asal Belanda hadirkan PCI cooling WaveAir
Mengatasi hawa panas dari dalam casing merupakan sesuatu yang penting. Sebab sebagaimanapun bagusnya CPU/VGA cooler anda, namun bila hawa panas masih berada dalam casing maka sia-sia saja.
     Untuk menjinakkan hawa panas di dalam casing diperlukan asesori PCI cooling seperti misalnya WaveAir buatan Nexus ini.
     Asesori buatan produsen asal Belanda ini dirancang untuk mampu digunakan pada semua jenis casing yang umum dipasaran.
     WaveAir cukup dipasang pada PCI slot ukuran standard dan akan menyemburkan udara segar ke dalam casing. Alat ini sangat diperlukan untuk mengatasi problem suhu panas di dalam casing ukuran mini (HTPC), selain itu juga akan berguna bagi orang yang menggunakan konfigurasi SLI/Crossfire, yaitu dengan memasangnya diantar kedua slot videocard, sehingga udara segar bisa masuk diantara kedua videocard.
     WaveAir memiliki ukuran 89.5x89.5x98mm dan berbobot 160 gram. Didalamnya menggunakan fan Nexus Real Silent ukuran 8cm yang memiliki kecepatan 1500RPM dengan tingkat kebisingan cuma 17.6dB saja.
     Nexus yang berasal dari negara yang telah menjajah Indoensia selama 350 tahun ini akan meluncurkan WaveAir bulan depan.


                                                                        [ Direct URL ]

(29 october 2008)
-Silverstone SST Clear CMOS

Silverstone yang selama ini cukup terkenal dengan produk Power Supply Unit dan juga casingnya, kali ini meluncurkan asesori yang ditujukan bagi kalangan overclocker dan case modder.

     Silverstone SST-CLEARCMOS adalah asesori back plate dengan tombol clear CMOS universal yang dapat digunakan pada semua motherboard dengan pin-out clear CMOS jenis 3-pin. Asesori ini akan mempermudah anda untuk melakukan clear CMOS ketika mengupdate BIOS ataupun bila terjadi gagal booting sewaktu mencoba overclock, tanpa harus membuka casing dan merogoh motherboard.
     Cara pemasangannya cukup mudah yaitu dengan memasang asesori ini di lubang slot PCI pada casing dan menghubungkan kabelnya ke motherboard.
     Pemilik motherboard ASUS dan BIOSTAR sepertinya tidak terlalu memerlukan asesori ini, karena kedua motherboard ini memiliki fitur BIOS recovery otomatis yang mampu mencegah gagal booting karena overclock, sehingga penggunanya akan jarang sekali memerlukan tindakan clear CMOS (pengguna akan selalu bisa masuk ke BIOS sekalipun gagal overclock).
Namun bila motherboard anda merk ABIT, DFI, GIGABYTE, ECS, dan lain sebagainya, asesori ini akan berguna, karena anda pasti akan sering kerepotan melakukan clear CMOS berkali-kali bila mencoba melakukan overclock menggunakan motherboard tersebut.


                                                                        [ Direct URL ]

(22 october 2008)
- Produsen videocard  NVIDIA bakal menyusut jadi cuma 6 saja
Hancurnya dominasi NVIDIA oleh ATI, yang diikuti dengan berbagai musibah beruntun yang dialami NVIDIA seperti rontoknya harga saham, kerugian finansial, problem kerusakan masal GPU, dan tentunya merosotnya penjualan videocard NVIDIA, telah menyebabkan munculnya kabar bahwa NVIDIA akan ditinggalkan oleh cukup banyak partnernya alias para produsen videocard.
     Pada bulan Juli lalu telah muncul rumor bahwa 2 partner terbesar NVIDIA tidak akan memproduksi videocard NVIDIA lagi.
     Kali ini muncul lagi rumor yang mengatakan bahwa akan sangat banyak produsen videocard yang meninggalkan perusahaan pimpinan Jen-Hsun Huang ini.

Bahkan kabarnya nantinya hanya akan ada 6 produsen videocard saja yang masih setia bersama NVIDIA, sedangkan yang lain akan membelot ke ATI.
     Pembelotan yang dilakukan partner NVIDIA ini tidaklah mengherankan mengingat kondisi finansial NVIDIA saat ini sedang hancur luluh lantak, cukup kontras dengan ATI yang saat ini justru "kaya mendadak" setelah perusahaan induknya (AMD) dibeli oleh bangsa Arab yang kaya-raya.
     Sama seperti pepatah yang mengatakan bahwa "wanita akan mengikuti kemana uang mengalir", para gundik peliharaan NVIDIA tersebut kini mulai lari berbondong-bondong meninggalkan NVIDIA yang sedang terpuruk dalam kondisi keriput dan miskin. Gundik-gundik NVIDIA yang selalu lapar tersebut kini berlomba-lomba untuk merebahkan diri mereka ke pelukan ATI yang dompetnya sedang tebal berisi lembaran uang petroleum dollar.
     Sekalipun ranjang NVIDIA kini tak lagi seramai dulu, namun 6 gundik kesayangan Jen-Hsun Huang bakal masih bercengkerama di sana.
Enam produsen videocard yang masih akan setia menemani NVIDIA adalah ASUS, EVGA, MSI, Palit, XFX, dan Zotac (PC Partner).
ASUS, MSI, dan Palit juga merupakan produsen videocard ATI juga.
     Sedangkan produsen seperti Albatron, BFG, Biostar, ECS, Foxconn, Gigabyte, Leadtek (Winfast), PNY, Point Of View, Prolink, dan partner eksklusif NVIDIA lainnya akan berhenti memproduksi videocard NVIDIA dan kemungkinan akan beralih memproduksi videocard ATI atau berhenti berbisnis videocard sama sekali.
     Rumor ini cukup santer beredar di internet, beberapa produsen ada yang menyangkal, dan ada pula yang tidak berkomentar.
BFG dan Point Of View adalah 2 produsen yang menyangkal, sedangkan yang lainnya diam saja.
     Terlepas benar atau tidaknya rumor ini, namun untuk amannya, saat ini sebaiknya anda tidak membeli videocard NVIDIA yang diproduksi oleh Albatron, BFG, Biostar, ECS, Foxconn, Gigabyte, Leadtek (Winfast), PNY, Point Of View, Prolink, dan produsen lainnya yang bukan 6 partner setia NVIDIA di atas. Sebab bisa-bisa nantinya anda akan kesulitan dengan garansi videocard tersebut bila sampai mereka benar-benar berhenti memproduksi videocard NVIDIA ataupun berhenti dari bisnis videocard sama sekali.
Selain itu, menjual kembali barang yang produsennya sudah pensiun memproduksi, tentu akan lebih sulit.

                                                                        [ Direct URL ]

(20 october 2008)
- Kinerja gaming prosesor Core i7 kurang memuaskan
Intel mengatakan bahwa Core i7 mampu memberikan peningkatan performa gaming hingga 55%, rendering hingga 38%, dan movie editing/encoding hingga 41%.

Namun dalam prakteknya hal tersebut tidak benar.
     Sebab dari hasil pengujian yang dilakukan PC Online terlihat bahwa Core i7 memberikan peningkatan kinerja yang tidak banyak dibanding prosesor generasi sebelumnya (Core2 Quad).
     Bahkan dalam pengujian gaming terlihat bahwa Core i7 940 malah lebih pelan ketimbang Core 2 QX9770.
     Pernyataan intel yang mengatakan bahwa Core i7 mampu mendongkrak kinerja gaming hingga 50% memang banyak disangsikan banyak orang, karena kinerja gaming lebih ditentukan oleh VGA dan bukan oleh prosesor.
Tampaknya intel melihat peningkatan kinerja gaming tersebut dari hasil benchmark 3D Mark Vantage CPU test yang menunjukkan peningkatan cukup besar (39%), namun tidak menyertakan peningkatan kinerja pada aplikasi game betulan yang terbukti kinerjanya justru loyo di Core i7.
     Pada aplikasi game, kinerja Core i7 2.9GHz bahkan masih lebih pelan dibanding Core2 QX9770 yang clocknya diturunkan hingga sama-sama 2.9GHz.
Tampaknya Core i7 memang bukan pilihan tepat bagi para gamer.

     Untuk lebih jelasnya lihat betapa buruknya kinerja gaming menggunakan Core i7 pada perbandingan benchmark di bawah ini....

  Core2
QX9770
3.2GHz
Core2
QX9770
@2.9GHz
Core i7
940
2.9GHz
%
selisih
kinerja
3DMark Vantage
Overall

8865

8735

9301

+4.9%
3DMark Vantage
CPU

13128

12126

18252

+39.0%
3DMark 06
Overall

15548

14947

15612

+0.4%
Call of Duty 4
DX9
1024x768 0AA

178.3

169.5

156

-14.3%
Devil May Cry 4
DX10
1024x768 0AA

119.5

115.3

121.2

+1.4%
Company Of Heroes
DX10
1024x768 0AA

126.2

123

114.7

-10.0%
Half Life 2 EP2
DX9 game
1024x768 0AA

161.9

135.4

138.6

-16.8%
Cinebench R10
multi CPU

12509

11336

14252

+13.9%
Super PI 1.4
sec

14.586

16.037

13.437

+8.5%
TMPGEnc 4.5
video encoding
sec

68

75

81

-8.0%
Fritz Chess
kn/s

9049

8388

10822

+19.6%
Win RAR 3.71
KB/s

1904

1816

3220

+69.1%

Dibandingkan dengan Core2 QX9770, peningkatan kinerja Core i7 pada SuperPI juga terlihat hanya 8.5% saja.
     Peningkatan yang terbesar hanyalah pada Cinebench R10, Fritz Chess, dan WinRAR. Aplikasi tersebut terdongkrak kinerjanya karena adanya fitur SMT (Hyperthreading) pada Core i7, sehinga aplikasi tersebut mengira Core i7 memiliki 8 core (padahal cuma 4).
     Namun sama seperti Hyperthreading di era Pentium 4, SMT juga menyebabkan masalah di game, dan beberapa aplikasi lain.

     Yang cukup mengagetkan adalah buruknya kinerja Core i7 pada aplikasi Video encoding TMPGEnc.
Pada aplikasi yang kerap dipakai kalangan video editing ini, Core i7 justru lebih pelan ketimbang Core2 QX9770 yang dijalankan lebih pelan sekalipun.
     Namun pengguna TMPGEnc sebenarnya juga tidak perlu terlalu berharap dengan kehadiran prosesor terbaru, sebab proses encoding movie menggunakan TMPGEnc terbukti akan jauh lebih cepat jika dijalankan menggunakan Videocard ketimbang prosesor. TMPGEnc versi terbaru telah mendukung NVIDIA CUDA, sehingga kalkulasi bisa dilakukan 446% lebih cepat dengan menggunakan videocard (GPU) NVIDIA ketimbang menggunakan prosesor (CPU).

     Prosesor tercepat di dunia sekalipun tak akan bisa mengalahkan kinerja videocard pada kalkulasi parallel computing semacam ini. Sehingga pengguna TMPGEnc lebih baik mengupgrade videocardnya ketimbang merombak total komputernya untuk beralih ke platform Core i7...

                                                                        [ Direct URL ]

(20 october 2008)
- Kinerja prosesor Core i7 cuma setengah kinerja videocard NVIDIA kelas mainstream
Jika dibandingkan dengan prosesor generasi sebelumnya (Core 2), Core i7 memang mampu memberikan peningkatan yang cukup besar pada CPU Test 3D Mark Vantage.

Namun score CPU test yang dihasilkan tersebut sebetulnya masih sangat jauh dibawah score yang dihasilkan Geforce 8800GT.
Lihat betapa kontrasnya kekalahan Core i7 oleh Geforce 8800GT di bawah ini...

3D Mark Vantage
CPU test
CPU score
Geforce 8800GT 512MB (PhysX)

26910

Core i7 940 2.9GHz 18252
Core 2 QX9770 3.2GHz 13128
Core2 Quad Q6600 overclock @ 3.2Ghz 11394

     Geforce 8800GT merupakan salah satu videocard NVIDIA kelas mainstream yang mendukung CUDA / kalkulasi Physic, sehingga videocard ini mampu menggantikan prosesor (CPU) dalam melakukan kalkulasi.
     Mau tak mau harus diakui bahwa teknologi videocard (GPU) memang jauh diatas prosesor (CPU).

    Intel sudah saatnya untuk tidak melulu berkutat di prosesor (CPU) saja yang notabene sampai kapanpun tak akan pernah bisa mengalahkan videocard (GPU) dalam parallel computing.
     Sayangnya hingga kini GPU Intel Larrabee yang dijanjikan Intel tak kunjung hadir....Oleh karena itu selama intel belum mampu menghadirkan Larrabee, selama itu pula kinerja CPU high-end intel hanya akan dipermalukan saja oleh kinerja GPU kelas menengah/murah sekalipun.

                                                                        [ Direct URL ]

(20 october 2008)
- Game PC: Secret Service
Activision akan meluncurkan game tactical first-person shooter berjudul Secret Service.
     Pada game ini pemain akan memerankan tokoh seorang agen rahasia yang harus melindungi presiden Amerika ketika Washington DC diserang oleh kaum ekstrimis pada hari pelantikan.
     Game ini akan dirilis di PC pada bulan Desember 2008.
Para pemilik Playstation 3 bolah menangis karena game ini tidak akan dibuat untuk console game kesayangan mereka.
Simak saja tampilan game Secret Service dibawah ini...

                                                                        [ Direct URL ]

(20 october 2008)
- Dunia berduka, bangsa arab foya-foya
Resesi perkenomian global membuat industri teknologi hancur berguguran. Saham-saham perusahaan teknologi di amerika bahkan rontok dan mengalami penurunan drastis hingga nyaris 100%!!!

     Paling parah adalah NVIDIA yang sahamnya kini mengalami penurunan drastis sebesar 83%. Dengan kata lain, kekayaan yang dimiliki NVIDIA kini cuma seperlima saja dari sebelumnya.
     Yang lebih mengejutkan lagi adalah produsen prosesor nomer satu seperti Intel hartanya kini menyusut sebesar 44%. Ini artinya intel kini cuma kaya setengah saja dari sebelumnya.
Bencana yang dialami AMD bahkan lebih parah dari Intel, dengan penurunan saham hingga 72% yang akhirnya membuat perusahaan ini dijual kepada bangsa Arab.
Microsoft juga tak luput dari musibah dengan penurunan saham sampai 41%.
     Berikut ini tabel yang menunjukkan besarnya penurunan saham yang dialami perusahaan teknologi ternama di Amerika.

Nama Perusahaan
(urutan mulai dari
yang paling parah)
Persentase
penurunan saham
(dibanding tahun lalu)
Nilai perusahaan
setelah penurunan
NVIDIA -83% $3,9 milyar
Sun Microsystem -79% $3,9 milyar
Motorola -76% $10,3 milyar
AMD -72% $2,5 milyar
Seagate -67% $4,6 milyar
Sandisk -67% $3,8 milyar
Yahoo -63% $17,5 milyar
Apple -56% $78,6 milyar
Dell -56% $26,3 milyar
Google -56% $103,4 milyar
Cisco -50% $101,4 milyar
Intel -44% $87,7 milyar
Microsoft -41% $203,6 milyar
IBM -32% $120,6 milyar
HP -28% $94,3 milyar

Sementara itu.....di saat dunia menangis karena ambruknya harga-harga saham, negara-negara arab kini tengah berfoya-foya menikmati hasil penjualan minyak yang berlimpah. Para bangsa arab tersebut kini sedang asyik berlomba-lomba membangun gedung pencakar langit tertinggi di dunia.
     Dubai saat ini tengah menggarap mega-proyek gedung pencakar langit yang tingginya 1000 meter alias 1km. Gedung yang akan dinamakan Nakheel Tower ini akan mengalahkan ketinggian gedung tertinggi di dunia saat ini yaitu Burj Dubai yang juga berlokasi di Dubai.
     Sultan Ahmed bin Sulayem, Presiden Nakheel holding company, mengatakan bahwa mereka mengucurkan dana sebesar $38 milyar untuk membangun Nakheel Tower. Sekalipun dunia sedang dilanda krisis finansial, namun mereka tak akan kesulitan jika harus menambah dana extra lagi sebesar $5 milyar per tahun demi terwujudnya Nakheel Tower.
     Gedung setinggi 1km ini akan memiliki 200 lantai dan 150 elevator. Bangunan ini akan menjadi tempat kerja bagi 45.000 orang pekerja dan hunian bagi 50.000 orang arab beserta para harem-haremnya.
Bukan mustahil bahwa dengan semakin meningkatnya kekayaan orang arab, jumlah istri dan harem peliharaan mereka akan meningkat pesat pula. "Wanita akan mengikuti kemana uang mengalir", begitu kata pepatah.
     Nakheel company saat ini memiliki proyek pembangunan sebesar $60 milyar yang sedang digarap. Nilai uang sebesar itu mampu dipakai untuk membeli hampir seluruh saham perusahaan Intel.
Nakheel sebelumnya juga telah berhasil membuat pulau buatan bernama "Palm Tree" yang berbentuk seperti motif pohon palem, serta pulau buatan lainnya yang bernama "The World" yang motifnya seperti dunia.
     Tak mau kalah dengan negeri tetangganya, Saudi Arabia kabarnya juga berencana untuk membangun gedung yang lebih tinggi lagi. Rencana ini diumumkan oleh Pangeran Saudi Alwaleed bin Talal.
Kerajaan Saudi Arabia berencana membangun gedung yang 2X lebih tinggi dibanding Burj Dubai, yaitu mencapai ketinggian 1,6 km.
Negeri yang kaya-raya dari sumur minyak dan kunjungan haji ini akan mendirikan pencakar langit tersebut di pelabuhan Laut Merah, Jeddah-Saudi Arabia.
     Kuwait juga terbakar oleh rasa iri karena melihat prestasi negara tetangganya, oleh karena itu mereka akan menyaingi dengan membuat gedung pencakar langit setinggi 1km juga, yang akan dinamakan Burj Mubarak.
     Bagi bangsa arab yang "kaya sejak lahir" tersebut, membeli perusahaan amerika kini semudah membuka keran minyak saja di ladang gurunnya. Dubai baru-baru ini telah membeli AMD yang dilanda krisis finansial, dan bukan tidak mungkin akan banyak perusahaan amerika lainnya yang jatuh ke pelukan pria arab.
     Amerika saat ini memang harus mengakui keunggulan bangsa arab dalam perlombaan membangun gedung pencakar langit tertinggi. Kondisi perekonomian amerika yang memburuk memang tidak memungkinkan mereka untuk ikut serta dalam perlombaan semacam itu.
Selain itu kalaupun bangsa amerika mencoba lagi membangun gedung tertinggi, ujung-ujungnya hanya akan ditabrak lagi dengan pesawat terbang....
     Dengan dana sebesar $38 milyar yang digunakan oleh Dubai untuk membangun Nakheel Tower sebenarnya cukup untuk membeli 3 perusahan teknologi ternama milik Amerika yaitu Dell, AMD, dan Motorola.
Dan cukup dengan hanya membuka beberapa keran minyak lagi, bukan mustahil seluruh perusahaan teknologi amerika mampu dibeli oleh bangsa arab.
     Setiap tetes bensin yang dikonsumsi kendaraan anda adalah secawan anggur kemenangan bagi bangsa arab.
Inilah sebuah bukti bahwa memiliki sumur minyak lebih enak ketimbang memiliki teknologi.
Ini pula bukti kebenaran sebuah pepatah yang mengatakan: Orang kaya tak harus pandai, Orang pandai belum tentu kaya, Orang miskin harus pandai (tapi belum tentu jadi kaya juga).... 
     Jadi bodoh benar bila hingga detik ini masih ada saja orang yang beranggapan bahwa kepandaian lebih berharga ketimbang kekayaan...


                                                                        [ Direct URL ]

(20 october 2008)
- NVIDIA menjegal ATI di game Brother in Arms
NVIDIA akhir-akhir ini sering dipermalukan oleh ATI karena kinerja videocardnya yang kalah oleh ATI sekalipun pada game yang disponsori oleh NVIDIA.
Bioshock, Devil May Cry 4, Assasin Creed, ET Quake Wars dan banyak game terkenal lainnya terbukti lebih kencang dijalankan dengan Radeon HD4870 ketimbang Geforce GTX 260, padahal game ini disponsori oleh NVIDIA dan menyandang logo "The Way It's Meant To Be Played".

Bahkan pada game dengan tampilan grafis terbaik saat ini, yaitu Crysis Warhead, Radeon HD4870 mampu menjadi videocard tercepat mengalahkan videocard tercepat NVIDIA yaitu Geforce GTX 280, padahal game ini juga disponsori oleh NVIDIA.
     Akhir-akhir ini mayoritas developer game memang cenderung tidak memberikan perlakuan spesial (seperti problem atau perbedaan kualitas grafik) pada videocard ATI ataupun NVIDIA, karena mereka khawatir tindakan tersebut akan menurunkan penjualan game mereka. Ini tentu berbeda dengan situasi pada beberapa tahun yang lalu dimana developer game masih bisa "diatur" oleh NVIDIA untuk menurunkan kualitas grafis pada videocard ATI.

     Berbeda dengan situasi beberapa tahun yang lalu dimana pengguna videocard NVIDIA saat itu lebih dominan, saat ini komposisi pengguna videocard ATI dan NVIDIA nyaris seimbang. Oleh karena itu cukup riskan bagi sebuah developer game untuk memihak salah satu produsen videocard, sebab itu akan berakibat game mereka akan diprotes oleh 50% pengguna videocard atau bahkan menghilangkan potensi penjualan game mereka sebesar 50%.
     Namun ternyata saat ini masih ada juga developer game yang berani mengambil resiko untuk ber-kongkalikong dengan NVIDIA untuk memojokkan ATI, yaitu GearBox software yang membuat game Brother In Arms.

     Sama seperti game lainnya, Radeon HD4870 juga terbukti menjadi videocard yang tercepat pada game yang disponsori oleh NVIDIA ini. Lihat saja hasil benchmark kinerja yang dilakukan guru 3d di bawah ini

Brother In Arms
Hells Highway
Max Quality 1600x1200 noAA
Average
framerate
Radeon HD 4870  ($310)

63

Geforce GTX 280 OC edition ($500)

62

Geforce GTX 260 Core 216SP ($400) 59
Radeon HD 4850  ($200) 55
Geforce 9800 GTX+ ($240) 53
Geforce 8800/9800 GT ($170) 44
Radeon HD 3870 ($140) 44
Radeon HD 3850 ($125) 38
Geforce 9600 GT ($135) 37
Radeon HD 4670 ($100) 32

NVIDIA sebenarnya telah menyadari bahwa kinerja terbaik justru akan dimiliki oleh videocard kompetitornya, maka untuk menutupi rasa malunya, NVIDIA menyuruh GearBox software untuk membuat sebuah level bernama "Black Friday" yang akan bermasalah bila dijalankan menggunakan videocard ATI.
     Pada level Black Friday, tampilan akan langsung gelap bila menggunakan videocard ATI. Sehingga para pengguna videocard ATI pasti tak akan dapat menamatkan game Brother In Arm karena terganjal di level Black Friday ini.
     NVIDIA tampaknya ingin agar para pengguna videocard ATI frustrasi dan kecewa karena tak dapat menamatkan game Brother In Arm.

     Sabotase licik ini juga dilakukan oleh NVIDIA karena rasa amarah dan dendam mereka kepada konsumen mereka yang selama ini telah membelot ke ATI.
Harus diakui bahwa semenjak kesuksesan Radeon seri 4800, cukup banyak konsumen yang beralih ke videocard ATI.
     Selama ini, NVIDIA yang dipimpin oleh CEO Jen-Hsun Huang, terkenal sebagai perusahaan yang menghalalkan segala cara untuk mencapai ambisinya, entah itu dengan menipu konsumen menggunakan strategi rebranding produk lawas, downgrade spek, atau dengan ber-kongkalikong bersama developer game untuk mensabotase kompetitornya (yaitu ATI).

     Kali ini developer game Brother In Arm ternyata masih mau diajak ber-kongkalikong untuk mengecewakan pengguna videocard ATI. Namun cara ini ternyata malah lebih membuahkan kerugian kepada developer game-nya, karena saat ini pengguna videocard ATI jauh lebih banyak ketimbang dulu (nyaris berimbang dengan pengguna NVIDIA). Oleh karena problem "yang disengaja" pada level Black Friday justru menyebabkan developer game ini diprotes habis oleh banyak orang, dan pada akhirnya menyebabakan game ini kurang sukses terjual di pasaran.
     Dengan adanya problem pada level Black Friday ini, para pengguna videocard ATI bukannya kecewa dan beralih ke NVIDIA tapi justru memaki-maki GearBox software dan berjanji untuk tidak lagi membeli game buatan mereka, dan mereka bahkan menganjurkan sesamanya untuk membajak saja game Brother In Arms ini.
     Karena serangan protes dan tekanan yang bertubi-tubi, akhirnya Gearbox software berjanji untuk merilis patch untuk menghilangkan "problem" pada videocard ATI.
     Tampaknya cara sabotase yang dulu cukup efektif dilakukan ketika NVIDIA masih mendominasi, kini tak lagi efektif karena saat ini jumlah pengguna NVIDIA dan ATI nyaris berimbang.
Sehingga sabotase atau keberpihakan terhadap salah satu produsen justru akan menyebabkan jumlah gelombang protes yang cukup besar terhadap developer game, yang pada akhirnya akan menyebabkan game tersebut tidak sukses terjual di pasaran..

     Beberapa developer game ternama sebenarnya sudah mengetahui resiko semacam ini, sehingga mereka tidak berpihak ke salah satu produsen videocard, sekalipun produsen tersebut mensoponsori.
Sebagai contoh, game sukses seperti RaceDriver GRID dan Mass Effect disponsori ATI. Game ini memang lebih kencang jika dijalankan pada videocard ATI, namun mereka tidak memberikan "problem yang disengaja" pada videocard NVIDIA, dan karena itulah game ini juga menjadi game sukses, tidak seperti Brother In Arms yang tak sukses terjual karena mecoba mengecewakan pengguna videocard produsen tertentu.

                                                                        [ Direct URL ]

(20 october 2008)
- NVIDIA mencoba mengakali konsumen lagi dengan merilis Geforce 9600GSO yang di-downgrade speknya
Kehadiran Radeon 4670 di pasaran telah membuat NVIDIA panik, sebab videocard tersebut memiliki kinerja 2X lebih cepat ketimbang Geforce 9500GT yang dijual dengan harga sama. Kinerja Radeon 4670 terbukti setara dengan Geforce 9600GSO yang dijual dengan harga lebih mahal.

     Menyadari keadaan ini, NVIDIA mencoba melakukan strategi liciknya lagi yaitu dengan merilis Geforce 9600GSO yang diturunkan speknya dengan menggunakan core G94 yang digunakan pada Geforce 9500GT. Dengan begitu NVIDIA kini mampu menjual Geforce 9600GSO lebih murah ketimbang Radeon 4670, namun tentu saja performanya pasti tak jauh berbeda dengan Geforce 9500GT.
     Geforce 9600GSO aslinya menggunakan core G92 yang kelasnya diatas G94, namun karena harganya kalah bersaing dengan Radeon HD4670, sehingga NVIDIA terpaksa merilis Geforce 9600GSO yang diturunkan speknya.

     Strategi ini bisa diibaratkan sama seperti bila Honda merilis sepeda motor Tiger yang diturunkan spek mesinnya dari 200cc ke 100cc dengan harapan dapat membuat konsumen kepincut dan mengira motor Tiger dengan mesin tersebut bisa mengalahkan kecepatan motor bebek yang rata-rata sekarang bermesin 125cc.

Penamaan yang masih sama-sama menggunakan nama Tiger bisa saja menipu konsumen, sama seperti penamaan Geforce 9600GSO yang juga diharapkan dapat membuat konsume mengira bahwa performanya sama seperti Geforce 9600GSO versi lama, padahal jauh lebih pelan.
     Taktik marketing seperti di atas merupakan cara efektif bagi perusahaan yang mulai kalah bersaing dalam teknologi & harga. Sebab mayoritas konsumen yang tak mengerti teknik pasti akan termakan dengan strategi penamaan semacam itu.
     Bagi konsumen, cara paling mudah untuk mengetahui apakah Geforce 9600GSO yang dibeli menggunakan core G92 atau G94 adalah dengan melihat jumlah memorynya. Bila jumlah memorynya 256/512 MB berarti itu adalah Geforce 9600GSO yang telah didowngrade dengan menggunakan core G94 yang loyo. Namun bila jumlah memorynya 384/768MB itu adalah Geforce 9600GSO versi lama yang masih menggunakan core G92.

     Geforce 9600GSO versi lama sebetulnya juga merupakan hasil dari trik rebranding yang sering dilakukan NVIDIA, karena produk tersebut semula bernama Geforce 8800GS yang merupakan produk lama yang tidak terlalu laku dan kemudian diganti namanya menjadi 9600GSO agar terlihat seperti produk baru karena menggunakan awalan angka seri-9.

                                                                        [ Direct URL ]

(20 october 2008)
- WiFi lebih mudah dihack dengan bantuan NVIDIA CUDA
WiFi kini tak lagi aman untuk melindungi data wireless. Karena menurut Global Secure System, sebuah perusahaan Rusia telah mampu memanfaatkan videocard NVIDIA untuk mempercepat "password recovery time" pada WiFi hingga 10000% lebih cepat dibanding jika menggunakan prosesor (CPU).
    Proteksi WiFi dengan sistem enkripsi  WPA dan WPA2 terbukti tak mampu melindungi data, karena proses hacking password ini menggunakan metode brute force yang selama ini sulit dilakukan karena keterbatasan kinerja prosesor (CPU).

     Sebagai contoh, dengan jumlah karakter password sebanyak 63 karakter dan 63 macam jenis karakter, maka jumlah seluruh kombinasi yang harus dikalkulasi dan diproses adalah sebanyak 63^63, yang tentunya akan memakan waktu lama.
     Namun kini dengan GPU videocard yang kinerjanya memang jauh lebih cepat ketimbang prosesor (CPU), maka metode brute force mampu dilakukan dengan cepat.
     Metode deskripsi proteksi WPA dan WPA2 dengan metode brute force menggunakan parallel processing selama ini cuma teori saja karena dibutuhkan sangat banyak prosesor (CPU) untuk melakukan itu. Namun  kini dengan GPU videocard yang jauh lebih powerful ketimbang CPU, hal tersebut cukup mudah dilakukan.
     Tampaknya para hacker memang tak dapat berharap banyak pada teknologi prosesor (CPU), karena kinerja kalkulasi tertinggi hanya dimungkinkan bila menggunakan GPU videocard. Oleh karena itu dalam kasus seperti ini lebih baik mengupgrade videocard ketimbang prosesor (CPU).

     NVIDIA lagi-lagi berhasil membuktikan bahwa fungsi videocard tidak hanya untuk bermain game saja, namun juga untuk mengambil alih kalkulasi yang kurang cepat jika dilakukan menggunakan prosesor.
Oleh karena itu videocard NVIDIA akan menjadi sahabat sejati para hacker....

                                                                        [ Direct URL ]

(20 october 2008)
- Movie Encoding menggunakan videocard ATI lebih cepat 18X ketimbang Core2 Duo
Tampaknya akhir-akhir ini kinerja prosesor Intel mulai sering dipermalukan oleh GPU videocard NVIDA dan ATI.

    Semenjak era GPU parallel computing, videocard mulai mampu mengambil alih fungsi prosesor (CPU) dalam menjalankan proses kalkulasi maupun video encoding.
Era GPU computing adalah jaman kegelapan prosesor, dimana kinerja CPU akan dipermalukan habis-habisan oleh GPU videocard.
     Sebelumnya NVIDIA telah mampu menunjukkan bahwa proses encoding menggunakan videocard NVIDIA akan lebih cepat 446%   ketimbang menggunakan prosesor, dan kini giliran ATI yang menunjukkan bahwa proses encoding video HD 1080p menggunakan videocard Radeon seri 4800 mampu memberikan kinerja 18X lebih cepat ketimbang encoding menggunakan prosesor Core2 Duo E8500 3.16GHz.

     Dengan menggunakan prosesor intel Core2 Duo E8500, proses encoding video memakan waktu 9 jam 54 menit, sedangkan bila menggunakan Radeon seri 4800 mampu diselesaikan dalam waktu cuma 32 menit saja.
     Kinerja prosesor AMD hingga detik ini memang belum mampu mengalahkan prosesor intel, namun videocard AMD (ATI) ternyata justru berhasil memukul telak prosesor Intel...
Sudah saatnya intel untuk segera merilis videocard Larabee mereka, sebab prosesor terbaru seperti Core i7 sekalipun tidak ada apa-apanya jika dibanding kinerja GPU videocard...

                                                                        [ Direct URL ]

(11 october 2008)
- Mayoritas saham perusahaan AMD kini dimiliki bangsa Arab
Setelah menderita kerugian bertubi-tubi hingga sempoyongan, AMD akhirnya diselamatkan oleh bangsa Arab.

     Dua buah perusahaan Abu Dhabi, salah satunya perusahaan negara, akhirnya memberikan suntikan dana segar berkisar $6 milyar hingga $8,5 milyar kepada AMD yang selama ini merintih kehausan.
     Dengan suntikan dana tersebut, Abu Dhabi ATIC (Advanced Technology Investment Company) kini berhak memiliki mayoritas (55.6%) saham AMD.
     Mubadala Development Company yang juga merupakan perusahaan asal timur-tengah kini juga menaikkan porsi sahamnya di AMD. Tahun lalu Mubadala membeli 8% saham AMD senilai $622 juta, dan kini mereka memperbesar porsi sahamnya hingga 19.3% dengan menyuntikkan dana extra sebesar $314 juta.

     CEO Mubadala, Khaldoon Al Mubarak mengatakan bahwa investasi yang mereka lakukan merupakan wujud keyakinan mereka akan strategi "Asset Smart" yang dijalankan AMD, kepemimpinan yang lebih baik, serta filosofi best-in-class technology.
     Tindakan penjualan mayoritas saham AMD kepada bangsa arab ini merupakan bagian dari strategi "Asset Smart" yang dilakukan AMD untuk mengatasi krisis finansial.
     Salah satu implementasi strategi ini adalah dengan memecah perusahaan AMD menjadi 2 bagian, yaitu chip design dan manufacturing.
Bagian manufacturing (foundry) adalah yang paling membutuhkan banyak modal, dan karena itulah AMD membutuhkan uluran tangan bangsa Arab yang terkenal kaya raya dari gurun minyak.
AMD selama ini memiliki 2 pabrik yang berlokasi di New York dan Dresden, dan setelah pabrik tersebut dijual sahamnya kepada bangsa Arab, pabrik tersebut untuk sementara dinamakan sebagai "The Foundry Company", yang nantinya tidak hanya mengerjakan pesanan chip dari AMD saja namun juga dari perusahan lain (sama seperti TSMC foundry di Taiwan).
    Selama ini AMD selalu ngotot untuk memproduksi prosesor di pabriknya sendiri, namun seiring waktu cara tersebut malah membuahkan banyak kerugian, padahal ATI (divisi grafis AMD) justru mereguk untung dengan hanya menjadi chip designer saja dan memproduksi chip grafisnya di pabrik orang lain (TSMC).
Oleh karena itulah AMD memutuskan untuk menjual mayoritas saham pabriknya kepada bangsa Arab dan menjadikan pabrik tersebut sebagai foundry yang membuatkan produk semikonduktor untuk perusahaan lain juga. Sehingga kalaupun penjualan prosesor AMD menurun, foundry AMD tersebut masih bisa mereguk profit karena menerima pesanan semikonduktor perusahaan lain.
     Karena jarang sekali perusahaan lain yang menggunakan teknologi Silicon-On-Insulator yang ada pada pabrik AMD saat ini, maka The Foundry Company berencana untuk memperkenalkan proses bulk silicon manufacturing dengan 32nmm process node.
Langkah ini dilakukan agar pabrik tersebut dapat memperoleh banyak kustomer selain AMD sendiri.
Saat ini foundry asal Taiwan yang membuatkan chip grafis untuk AMD (ATI) juga menggunakan proses bulk silicon. Oleh karena itu bukan tidak mungkin kedepannya chip grafis ATI tidak dibuat di Taiwan lagi, tapi dibuat di The Foundry Company yang notabene pabrik AMD sendiri.
     Abu Dhabi ATIC kini memiliki saham senilai $700 juta di pabrik AMD tersebut. Dengan uang minyak yang berlimpah, perusahaan arab ini dengan mudahnya langsung melunasi hutang-hutang AMD sebesar $1.3 milyar.

     Dengan kondisi perekonomian global yang melesu dan runtuhnya bursa saham dunia, tampaknya yang masih memiliki uang berlimpah untuk menyelamatkan perusahaan kolaps adalah para pria ber-sorban dari sahara...
     Dengan suntikan dana besar dari timur-tengah, AMD kini siap lagi untuk "ber-jihad" melawan Intel....
081011-amdarab.jpg (76291 bytes)
                                                                        [ Direct URL ]

(11 october 2008)
- Radeon HD4870 videocard tercepat di Crysis Warhead

Sungguh mengejutkan bila sebuah game yang dirancang bersama NVIDIA dan tentunya menyandang logo NVIDIA, justru kinerjanya lebih baik di videocard ATI. Apalagi itu kalau bukan game dengan tampilan grafis terbaik saat ini yaitu Crysis Warhead.

     Dari hasil pengujian yang dilakukan PCGH terbukti bahwa kinerja pada setting detail grafis terbaik (Enthusiast) dihasilkan oleh ATI Radeon HD4870. Kinerjanya bahkan mampu mengalahkan videocard tercepat NVIDIA yaitu Geforce GTX 280 yang harganya nyaris 2X lebih mahal ketimbang Radeon HD4870.

Ini tentu sebuah realita yang cukup memalukan bagi NVIDIA...

Crysis Warhead
"From Hell's Heart"
Enthusiat 1680x1050 16AF
Minimum
framerate
Average
framerate
Radeon HD 4870  ($310)

14

23

Geforce GTX 280  ($500)

8

22

Radeon HD 4850  ($200)

9

19
Geforce GTX 260 ($360)

10

18
Geforce 9800 GTX+ ($240) 15 17
Geforce 8800/9800 GT ($170) 11 14
Radeon HD 3870 ($140) 8 11
Radeon HD 3850 ($125) 5 8
Geforce 9500 GT ($100) 4 6

     Tampilnya Radeon HD4870 sebagai videocard tercepat di game yang dioptimalkan untuk NVIDIA ini, disebabkan karena optimalisasi Crysis Warhead sebenarnya ditujukan untuk videocard kelas menengah NVIDIA, yaitu Geforce 8800/9800GT/9800GTX+, sehingga pada Geforce GTX260/280 yang arsitekturnya berbeda malah justru tidak optimal (lihat minimum framerate yang sangat rendah).
     Sekalipun Crysis Warhead tidak dioptimalkan untuk ATI, namun karena Radeon HD 4870 aslinya memang sangat bertenaga (memiliki 800SP), maka videocad ini mampu memberikan kinerja terbaik sekalipun pada game yang tidak dioptimalkan untuknya.

                                                                        [ Direct URL ]

(9 october 2008)
- ASUS mengamuk dengan meluncurkan Netbook Gaming N10J
ASUS EeePC merupakan pelopor notebook-mini ekonomis alias netbook, namun saat ini banyak produsen lain yang ikut meluncurkan netbook serupa untuk menyaingi EeePC.

     Kehadiran banyak pendatang baru telah membuat penjualan EeePC tak lagi segencar dulu, terutama semanjak kehadiran MSI Wind dan Acer Aspire One yang mulai mencuri perhatian konsumen dan menggerogoti penjualan EeePC secara signifikan.
     Keadaan ini membuat ASUS berang bukan kepalang, hingga akhirnya ASUS murka dan melepas amarahnya dengan meluncurkan ASUS N10J yang merupakan satu-satunya netbook gaming di dunia.
     Dengan berbekal chip grafis Geforce 9300M GS menjadikan netbook ini tak mampu dikalahkan oleh netbook lain yang pernah diciptakan umat manusia.
     Sama seperti kebanyakan netbook dewasa ini, ASUS N10J juga dibekali prosesor Intel Atom N270 1.6GHz dan chipset Intel 945G, namun ASUS menjejali N10J dengan RAM DDR2 667 sebesar 2GB dan hardisk super-lapang dengan pilihan kapasitas 160GB/320GB.

     Selain itu ASUS menyertakan fitur yang jarang ada pada netbook yaitu slot ExpressCard/34 yang memungkinkan anda untuk menancapkan TV tuner external, Sound card external, dan bahkan videocard external.
Satu-satunya netbook selain N10J yang dibekali slot ExpressCard hanyalah Lenovo IdeaPad S10
     Untuk fitur wireless, N10J menggunakan WiFi 802.11n yang lebih kencang ketimbang 802.11b/g yang ada pada mayoritas netbook di pasaran. Bluetooth dan Gigabit LAN juga tak lupa disertakan.
     Demi memuaskan penggemar multimedia, N10J memiliki konektor HDMI bagi yang ingin menikmati tampilan video/audio di HDTV. ASUS juga berusaha memuaskan penggemar audio dengan menggunakan speaker buatan Altec Lansing pada N10J.
    ASUS juga tak lupa menyertakan Webcam 1.3MP, yang merupakan fitur wajib bagi yang doyan melakukan video chat.
     Orang yang mengutamakan faktor keamanan akan menyukai N10J karena disertakannya finger print scanner.
     ASUS N10J mengunakan layar LCD jenis LED-backlit berukuran 10" dengan resolusi 1024x600, sama seperti ukuran layar EeePC 1000 dan MSI Wind.
     Notebook berbobot 1.4kg ini dibekali batere 3-cell, dan tersedia pula batere 6-cell bagi kaum petualang yang selalu jauh dari colokan listrik.
     Fitur unggulan utama N10J tentu saja adalah chip grafis Geforce 9300M GS dengan dedicated memory sebesar 256MB. Chip grafis ini cukup bertenaga untuk menjalankan game-game yang "tabu" untuk netbook, yaitu Call Of Duty 4, Bioshock, Unreal Tournament 3, Tomb Raider Anniversary, Racedriver GRID, dan bahkan Crysis Warhead.


     Penggunaan chip grafis Geforce 9300M GS menjadikan netbook ini mampu mempermalukan semua netbook dan mayoritas notebook yang masih mengandalkan chip onboard grafis Intel GMA950 yang loyo itu.
     Hebatnya lagi, N10J ternyata juga memungkinkan penggunanya untuk men-disable chip Geforce 9300M GS dan beralih ke chip grafis Intel GMA950 yang meski jauh lebih loyo namun jauh lebih hemat energi.

Sehingga jika N10J hanya digunakan untuk mengetik dan browsing saja lebih baik matikan saja chip Geforce 9300M GS yang lebih boros energi itu. Perubahan dari mode GPU NVIDIA Geforce ke Intel GMA950 dilakukan melalui proses reboot.
     Dukungan DirectX 10 pada Geforce 9300M GS membuat N10J cukup layak untuk menyertakan Windows Vista Business sebagai OS bawaan, untungnya lagi tersedia opsi untuk mendowngradenya ke Windows XP Professional.

     Titik lemah satu-satunya N10J adalah pada prosesor intel Atom yang tentu saja tidak segarang Pentium Dual Core. Oleh karena itu sekalipun N10J cukup bertenaga untuk bermain game, namun agak loyo ketika melakukan pekerjaan yang menguras kinerja CPU, misalnya memutar film HD 720p. Namun hal ini merupakan problem umum yang ada pada semua netbook, mengingat semuanya juga menggunakan Intel Atom.
     Sebagai netbook gaming satu-satunya di dunia, ASUS membandrol N10J dengan harga $690. Dengan harga seperti itu anda memang dapat memperoleh notebook berprosesor Pentium Dual Core, namun tentu saja ukurannya tidak akan sekecil N10J, dan kemampuan gamingnya bahkan belum tentu mengalahkan N10J, karena mayoritas notebook di pasaran menggunakan chip grafis Intel GMA950 yang loyo.
                                                                        [ Direct URL ]

(9 october 2008)
- Silent Hill Homecoming dilarang di Australia
Konami mengumumkan bahwa game survival-horror terbaru mereka yang berjudul Silent Hill Homecoming telah dilarang penjualannya di Australia. Sehingga penjualan game tersebut dianggap ilegal di negeri kanguru tersebut.

     Menurut distributor game ini, Atari, pelarangan tersebut disebabkan oleh unsur kesadisan yang ada pada game tersebut.
     Silent Hill Homecoming bukanlah game pertama yang dilarang di Australia, sebab Shellshock 2, Dark Sector, dan Fallout 3 juga dilarang penjualannya. Meski akhirnya Dark Sector dan Fallout 3 akhirnya diperbolehkan masuk Australia setelah dimodifikasi.


                                                                        [ Direct URL ]

(9 october 2008)
- Divisi hard disk Fujitsu akhirnya gulung tikar
Sudah bukan rahasia lagi bahwa beberapa produsen teknologi asal jepang sedang megap-megap karena kesulitan berkompetisi melawan pesaingnya yang berasal dari Korea, China, Taiwan, dan Amerika.
     Setelah merugi dan mengerang secara berkepanjangan, Fujitsu akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidup divisi hard disk mereka.
     Menurut Yushiko Shimada, analis dari Mitsubishi UFJ Securities Co., Fujitsu akan menjual divisi hard disk mereka kepada Western Digital yang merupakan produsen hard disk kedua terbesar di dunia setelah Seagate Technology.


     Saat ini posisi Fujitsu menempati peringkat ke-6 dalam industri hard disk, namun kerugian yang terus menerpa membuat mereka tak mampu lagi bertahan dan akhirnya membuat mereka memutuskan untuk melakukan harakiri.
     Akuisisi divisi hard disk Fujitsu oleh Western Digital diprediksi akan semakin memperkuat posisi Western Digital untuk berkompetisi melawan Seagate, karena Western Digital akan menjadi pemilik pabrik Fujitsu yang ada di Jepang, Filipina, dan Thailand yang secara total memiliki 15.000 karyawan.

                                                                        [ Direct URL ]

(9 october 2008)
- ATI luncurkan Radeon HD4830 untuk hajar Geforce 9800GT
Radeon HD4850 telah terbukti sukses sebagai videocard terlaris di tahun ini, mengalahkan Geforce 8800GT/9800GT. Dalam hal kinerja HD4850 layak disejajarkan Geforce 9800GTX+ dan jelas bukan tandingan Geforce 9800GT.

     Kekalahan  Geforce 9800GT atas Radeon HD4850 membuat NVIDIA memangkas harga Geforce 9800GT dibawah HD4850. Namun hal ini tidak membuat ATI terpancing untuk menurunkan harga HD4850. ATI justru berencana merilis varian baru yang harganya lebih murah ketimbang Geforce 9800GT namun lebih powerful, yaitu Radeon HD4830.
    Pada rencana awalnya, Radeon HD4830 akan dibekali 480 Shader Processor dan memory interface 192-bit. Pada pengujian internal yang dilakukan ATI, spek seperti ini membuat HD4830 memiliki kinerja rata-rata 20% lebih cepat ketimbang Geforce 9800GT. Namun selisih tersebut dianggap tidak terlalu menarik mengingat Geforce 9800GT memiliki fitur unggulam  lain yaitu PhysX & CUDA.

     Oleh karena itu ATI merubah rencana awalnya dengan mendongkrak jumlah Shader Processor yang semula 480SP menjadi 640SP, selain itu memory interface tidak jadi dipangkas, melainkan dibiarkan 256-bit sama seperti HD4850.
     Dengan perombakan spek ini, diharapakan selisih kinerja rata-ratanya akan diatas 20%, sehingga membuatnya jauh lebih menarik ketimbang Geforce 9800GT.

     Radeon HD4830 akan dijual dengan harga dibawah $150, yang berarti dibawah harga Geforce 9800GT

                                                                        [ Direct URL ]

(9 october 2008)
- Linux Ubuntu dapat merusak hardware komputer
Ini adalah sebuah peringatan bagi pengguna operating system Linux Ubuntu dan para fans Linux.

Para calon pembeli notebook yang didalamnya terinstall OS Linux Ubuntu juga patut mewaspadai ini.
     Telah dilaporkan bahwa penggunaan OS Linux Ubuntu kernel terbaru (2.6.27-rc) ternyata dapat merusak Intel network adapter.
Bug ini bahkan dapat menyebakan kerusakan secara permanen dimana network adapter tak dapat diperbaiki lagi.
     Mengingat mayoritas network adapter saat ini tertanam pada motherboard (onboard) maka tragedi ini tentu akan menyebabkan seluruh PC atau notebook anda harus masuk rumah sakit.
     Problem fatal ini disebabkan karena Linux Ubuntu 2.6.27-rc membuat corrupt NVRAM yang digunakan pada network adapter Intel untuk menyimpan data seperti MAC address.
     Kerusakan yang muncul mayoritas terjadi pada notebook, oleh karena itu bila anda membeli notebook yang telah terinstall OS Linux sebaiknya segera dihapus dan diganti Windows, karena kodrat OS Linux pada notebook memang diciptakan untuk dihapus.
     Linux memang lebih cocok bagi orang yang ingin produktifitasnya menurun dan ingin mempersulit diri sendiri dengan segala keterbatasan. Ditambah lagi dengan adanya bug yang bersifat destruktif ini, maka jelas Linux hanyalah sebuah OS "cacat" yang eksistensinya hanya akan merepotkan pengguna notebook maupun PC desktop.

081009-linuxdamage.jpg (23752 bytes)

(9 october 2008)
- Untuk mengakali konsumen, NVIDIA ganti nama produknya lagi
Menurunnya penjualan Geforce akibat gempuran ATI Radeon 4800 membuat NVIDIA mencari akal dengan cara mengganti nama produk yang ada di pasaran.

     Selama ini NVIDIA memang terkenal doyan menggonta-ganti nama produknya agar terkesan sebagai produk baru, misal Geforce 8800GT dirubah menjadi 9800GT, 8800GS menjadi 9600GSO, dan kini NVIDIA lagi-lagi memutuskan untuk merubah nama beberapa produk yang telah ada di pasaran, sebagai berikut:
- Geforce 8800GT, 9800GT, 9800GTX (G92) diganti menjadi Geforce GTS 150
- Geforce 9600GT (G94) diganti menjadi Geforce GT 130
- Geforce 9500GT (G96) diganti menjadi Geforce GT 120

     Penggantian nama ini diharapakan dapat membuat konsumen mengira bahwa NVIDIA telah merilis produk baru. Penggunaan nama berawalan GT ini juga bertujuan agar konsumen mengira bahwa produk yang diganti namanya tersebut telah menggunakan arsitektur baru (GT200) seperti yang ada pada GTX260 & GTX280. Padahal semua Geforce 9xxx sebenarnya masih menggunakan arsitektur lama.
     Geforce 8800GT menjadi produk yang paling sering ganti nama, yaitu menjadi 9800GT dan kini diganti lagi menjadi GT 150.
Hal tersebut dilakukan agar produk lama tersebut selalu terkesan sebagai produk baru.
Sebab tindakan mengganti nama produk lama tentu lebih murah & mudah dilakukan ketimbang melakukan inovasi untuk menciptakan produk baru.
     Akibat kerugian besar dan penurunan harga saham secara drastis yang menimpa NVIDIA baru-baru ini, tidak heran jika mereka mulai enggan berinovasi dan memilih melakukan cara yang lebih mudah dan hemat biaya.

(9 october 2008)
- Transmeta akhirnya tewas dan mewariskan hartanya kepada Intel
Transmeta adalah produsen CPU yang dulu bernah berjaya di tahun 2000.

     Prosesor mereka yang terkenal di kala itu adalah Transmeta Crusoe yang banyak ditemukan pada notebook mini merk Fujitsu. Saat itu senjata andalan Transmeta Crusoe adalah konsumsi daya yang rendah. Popularitas Transmeta Crusoe bahkan sempat membuat mereka nyaris mencaplok AMD.
     Namun seiring waktu Transmeta mulai limbung dan sempoyongan dihajar oleh Intel dan AMD. Kinerja yang bobrok dan tidak adanya inovasi membuat eksistensi Transmeta hanyalah bahan tertawaan sebelum tidur.
     Setelah nasibnya terkatung-katung dalam kondisi sekarat yang berkepanjangan, akhirnya Transmeta memutuskan untuk menyerah dan mengakhiri hidupnya.


    Perusahaan apes ini telah menyewa konsultan finansial Piper Jaffray & Co. untuk melakukan penjualan seluruh aset mereka, termasuk untuk menawarkan beberapa paten yang mereka miliki kepada Intel.
     Atas penjualan paten yang dimiliki Transmeta tersebut, Intel harus merogoh kocek sebesar $91.5 juta, yang dibayarkan secara berkala sebesar $20 juta pertahun mulai dari tahun 2009 hingga 2013.

(9 october 2008)
- Game PC: Damnation
Codemaster telah merilis screenshot game 3rd person shooter berjudul Damnation yang akan dirilis di awal tahun 2009. Game dengan tampilan grafis keren ini digarap oleh Blue Omega.
     Damnation mendapat julukan "vertical shooter" karena lingkup area permainannya yang luas secara vertikal (dari atas ke bawah).
Simak saja screenshotnya berikut ini...

 

 

reviewland-logo1s.gif (745 bytes)

w e b d e s i g n by

www.budzkay.net

©2008 Budz Kay Webdesign, All rights reserved
please contact webmaster for any web related problem