| (10 maret 2009) - Geforce 9800GTX+ dengan nama GTS250 mulai diluncurkan Berbeda dengan ATI yang berinovasi dengan meluncurkan RV740 berteknologi 40nm untuk videocard segmen mainstream, NVIDIA tampaknya sudah kelelahan berkompetisi dengan ATI dan memutuskan untuk tidak melakukan inovasi teknologi apapun di segmen mainstream dan hanya mengganti nama produk lawasnya dengan nama baru (rebranding). Geforce 9800GTX+ yang merupakan videocard dengan arsitektur G92 lawas (arsitektur era 2007) kini dikemas ulang lagi dengan nama baru yaitu Geforce GTS250. Strategi ganti nama ini dimaksudkan agar konsumen mengira bahwa NVIDIA meluncurkan videocard generasi baru untuk segmen mainstream. Dalam hal tipu-menipu, NVIDIA merupakan perusahaan yang sangat piawai dalam melakukan trik marketing dan biasanya strategi seperti ini cukup berhasil dan membuat konsumen awam tertipu. Spek Geforce GTS250 pada dasarnya identik dengan Geforce 9800GTX+, namun agar ada sedikit perbedaan kinerja, NVIDIA sedikit mengoverclock GPU nya dari 738MHz ke 756MHz saja (dinaikkan 18MHz saja). Sebuah cara yang sebenarnya sangat mudah dilakukan oleh pemilik lama Geforce 9800GTX+. Secara fisik, Geforce GTS250 justru merupakan produk yang kualitasnya diturunkan ketimbang Geforce 9800GTX+, yaitu penggunaan PCB yang lebih pendek, connector power yang dikurangi, power phase yang disunat, dan ukuran cooler yang lebih kecil ketimbang cooler reference 9800GTX+ . Geforce GTS250 sebenarnya tak lain adalah Geforce 9800GTX+ versi cebol yang pernah diberitakan bulan November 2008 lalu. Beberapa produsen videocard seperti EVGA, MSI, Leadtek, Zotac sudah bersepakat bersama NVIDIA untuk merilis produk lawas (Geforce 9800GTX+) dengan baju baru (Geforce GTS250) yang diharapkan dapat membuat konsumen tertipu dan merogoh uang sekitar $185 untuk membeli produk baru dengan teknologi lawas... |
![]() |
Lihat semua arsip berita bulan Maret 2009
©2008 Budz Kay
Webdesign, All rights reserved
please contact webmaster for any
web related problem