NILAI KUALITAS &
DETAIL BARANG :
    (sangat
bagus)NILAI
INVESTASI :
Harga asal : Rp. 450 ribu
Harga pasaran (per September 2003) : Rp. 500 ribu*
* diecast tergolong barang investasi, sehingga dalam jangka waktu tertentu
harganya dapat naik lebih tinggi dari harga asalnya karena faktor kelangkaan / keunikan.
READY STOCK
!! SPECIAL PRICE !!
untuk pemesanan hubungi : 081 830 9003 |
Para pecinta mobil-mobil jepang modifikasi (tuners) pastilah
tak akan pernah lupa akan film The Fast and The Furious.
Meski kini telah muncul sekuel film-nya, namun mobil-mobil di film yg pertama masih
saja tak hilang dari ingatan.
Adegan yg paling membekas di memori kita adalah balapan
antara Toyota Supra yg dikendarai oleh Paul Walker dengan Dodge Charger yg dikendarai oleh
Vin Diesel.
Beberapa orang mungkin juga masih ingat adegan dimana Toyota Supra berhasil
mempecundangi Ferrari.
Semua adegan tersebut menunjukkan keperkasaan mobil jepang ini di film tersebut.
Toyota Supra merupakan sportcar terbaik yg pernah dibuat Toyota. Selain terkenal
akan perfomanya yg hebat, mobil seharga $40.000 (Rp. 350 juta) ini juga dikenal karena
handlingnya yg baik.
Kehebatan perfomanya membuatnya disejajarkan dengan sportcar seperti Porsche 911,
Corvette, Mazda RX7, dan Nissan 300ZX
Dengan berbekal mesin 3000cc Inline 6-silinder Twin-Turbo DOHC 24valve, mobil ini
mampu menyuguhkan tenaga sebesar 320HP dengan top speed 250km/jam dan akselerasi
0-100km/jam dalam 4.6 detik.
Akselerasi seperti itu sudah cukup untuk membuat malu Ferrari, karena meski mobil
jepang ini hanya berbekal mesin 3000cc, namun akselerasinya setara dengan sportcar mewah
Ferrari 550 Maranello yg notabene bermesin V12 5500cc.
Sportcar Jerman seperti Porsche Boxster dan Carrera yg hanya berbekal mesin
2700-3500cc sudah barang tentu bakal ditinggalkan oleh Toyota Supra dalam debu.
Toyota Supra merupakan mobil favorit para modifikator.
Dengan modifikasi, tenaga sebesar 500HP lebih bukanlah sesuatu yg mustahil utk
dicapai.
Berbekal NOS injection system, maka Toyota Supra yg notabene sportcar jepang dapat
semakin mudah untuk mempermalukan sportcar eropa seperti Ferrari, Lamborghini, dan
Porsche.
ERTL merupakan satu-satunya produsen diecast yg memegang
lisensi pembuatan replika skala 1:18 dari mobil-mobil di film The Fast and the Furious.
Karena ERTL lebih memfokuskan diri pada replika mobil jenis american muscle, maka
pengerjaan replika mobil jepang diserahkan ke Racing Champion yg merupakan anak perusahaan
dari ERTL.
Dalam hal detail, diecast buatan Racing Champion ini
detailnya lebih baik dibanding mobil buatan ERTL pada umumnya. Mungkin karena diecast ini
merupakan edisi khusus movie.
Semua lampu dibuat dari plastik transparan. Bahkan lampu sinyal di samping body
dibuat dari plastik transparan, tidak berupa cat seperti pada kebanyakan diecast lain.
Ini tentu cukup mengagumkan mengingat Autoart saja kadang masih menggunakan cat
untuk membuat lampu sinyal di sisi samping body.
Kualitas cat cukup baik. Tidak ada semburan cat yg memudar
pada pinggiran lubang pintu, kap mesin, maupun bagasi.
Bahkan kap mesin bagian dalam saja disapu cat secara merata.
Dalam hal kualitas pengecatan, ERTL jelas jauh diatas Maisto.
Sektor mesin digarap dengan cukup detail.
Mesin berupa modul terpisah yg sebagian komponennya dibalut warna chrome.
Mulai dari strutbar, radiator hingga filter udara terlihat dengan jelas.
Salah satu kelemahan ERTL yg tak kunjung diperbaiki adalah
detail di sektor interior. Pada kebanyakan diecast buatan mereka sisi interiornya terlihat
kurang detail dan kesan plastiknya sangat terasa.
Hal ini juga terlihat pula pada diecast ini, meski tidak parah.
Sebagai contoh adalah seatbelt yg tidak berupa sabuk terpisah, namun hanya berupa kontur
dari kursi yg dicat biru.
ERTL juga tidak memberi aksen warna pada panel-panel dashboard, padahal Maisto saja mau
melakukannya.
Meskipun demikian ERTL tidak lupa memberi aksen warna biru pada setir dan sarung tuas
persneling.
Indikator extra berwarna chrome ditambahkan ditambahkan di tengah dashboard dan juga di
tiang samping mobil.
Selain itu, Rolbar warna kuning juga dapat jelas terlihat.
Untuk meningkatkan unsurrealisme di sektor interior, ERTL membuat sandaran kursi yg dapat
dimaju-mundurkan.
Bagasi belakang mobil dijejali dengan dua buah tabung NOS dan
3 unit power amp. Semuanya digarap dengan detail.
Jenis atap Toyota Supra Fast & Furious ini adalah Targa
(atap yg bisa dilepas), persis seperti di film-nya.
Diecast ini juga disertai bagian atap yg dapat anda pasangkan utk merubah tampilan
mobil ini ke gaya Coupe.
ERTL adalah produsen yg tidak malas menggarap sisi bawah
mobil. Bagian bawah diecast ini terlighat cukup detail. Mulai dari kaki-kaki, sistem
transmisi, gardan, saluran knalpot, hingga tangki bensin terlihat cukup jelas.
Ujung knalpot juga dibuat berlubang, tidak buntu seperti kebanyakan knalpot pada
diecast buatan Maisto.
Namun sayangnya ERTL kurang menggarap bagian roda secara
serius.
Meski discbrake dan caliper tak lupa disertakan, namun discbrake tidak ikut berputar
bersama roda.
Selain itu pada ban juga tidak terdapat marking (merk).
Roda juga tidak dilengkapi dengan suspensi yg berupa per ataupun tuas plastik
elastis, sehingga roda tidak dapat bergerak naik-turun.
Secara keseluruhan detail pada mobil ini tergolong baik.
Memang harus pula diakui bahwa ada juga sedikit kekurangan yg bagi sebagian besar
orang mungkin tidak jadi masalah, yaitu seatbelt dan bagian roda yg terkesan kurang
realistik.
Namun bagaimanapun juga tak dapat dipungkiri bahwa diecast ini adalah satu-satunya
replika yg paling mendekati mobil asli di filmnya, dan mengingat ERTL adalah satu-satunya
produsen pembuat replika 1:18 untuk mobil-mobil The Fast & The Furious, maka jelas
diecast ini adalah satu-satunya pilihan yg patut dimiliki oleh pecinta filmnya maupun
pecinta mobil-mobil jepang modifikasi.
Diecast seri movie selalu memiliki nilai plus di kalangan
kolektor, dan bukan tidak mungkin bahwa nilainya akan naik di masa mendatang.
[ budzkay@reviewland.com
]
081 830 9003
HOME |