NILAI
KUALITAS & DETAIL BARANG :
    (sempurna)NILAI INVESTASI :
Harga asal : Rp. 250 ribu
Harga pasaran (per Agustus 2007) : Rp. 350 ribu*
* diecast tergolong barang investasi, sehingga dalam jangka waktu tertentu
harganya dapat naik lebih tinggi dari harga asalnya karena faktor kelangkaan / keunikan.
Hingga detik ini masih sering kita lihat mobil-mobil tua di
sisi jalan. Entah dalam kondisi berkarat atau terawat.
Salah satu mobil tua yang masih sering terlihat di pinggiran jalanan Indonesia
antara lain Chevrolet Bel Air lansiran 1956.
Mobil gaek bermesin V8 4300cc ini cukup populer di kalangan kolektor mobil klasik
lokal maupun mancanegara.
Harga mobil yang pernah dinobatkan sebagai mobil sepanjang masa ini bahkan bisa
mencapai Rp.150 juta lebih di bursa penggemar mobil antik.
Di negara asalnya, Amerika, cukup banyak pula yang memodifikasinya dengan gaya
lowrider seperti yang terlihat pada replika 1:24 garapan Jada ini.

Mobil aslinya : Chevrolet Bel Air 1956
DubCity adalah seri replika mobil-mobil ceper (lowrider) yang
diproduksi Jada. Mobil-mobil custom tersebut menggunakan velg chrome 24".
Seri Dubcity cukup banyak, dan jenis custom car-nya terdiri dari mobil tua hingga
anyar. Khusus untuk seri mobil tua dinamakan DubCity Oldskool.
Replika Chevy Bel Air 1956 yang saya review ini termasuk seri Oldskool produksi
tahun 2004 yang sudah tidak diproduksi lagi dan saat ini sudah sangat sulit ditemukan di
toko-toko.
Untuk sebuah diecast 1:24, detail Chevy Bel Air 1956 ini
tergolong cukup bagus.
Yang cukup membuat saya kagum adalah detail mesinnya yang menggunakan modul (ala diecast
1:18), jadi mesinnya tidak hanya lembaran berkontur saja. Selain itu detail lampu juga
digarap cukup apik dan realistis.
Pada kebanyakan diecast 1:24 biasanya kap mesin bahkan tidak dapat dibuka, namun Jada
tentu tidak mau melakukan tindakan sehina itu.
Produsen yang terkenal malas membuat kap mesin yang tidak dapat dibuka adalah
Hotwheels. Bahkan beberapa Hotwheels 1:18 kap mesinnya tidak dapat dibuka.
Memang harus diakui bahwa Hotwheels termasuk salah satu produsen diecast 1:18 terburuk di
dunia.
Berbeda dengan Hotwheels yang detail & kualitasnya banyak
dicela, para penggemar fanatik diecast 1:18 sekalipun akan tergiur melihat penampilan
diecast 1:24 bikinan Jada ini.
Velg chrome ukuran gambot, dan ban low-profile benar-benar menghadirkan nafas lowrider
pada diecast ini.
Memang harus diakui bahwa discbrake dan caliper tampaknya tidak ada pada rodanya, namun
hal seperti ini masih dapat dimaafkan mengingat ini adalah mobil skala 1:24.

Mobil aslinya : Mesin Chevrolet Bel Air 1956
Jada patut diacungi jempol karena garapannya yang cukup
detail di ruang mesin dan bagasi.
Di balik kap mesin anda dapat melihat jelas blok mesin karburator konvensional
dengan filter udaranya dan radiator, yang semuanya itu dibalut warna chrome. Bentuk
mesinnya boleh dibilang nyaris mirip aslinya.
Ketika bagasi belakang dibuka terlihat jelas power amp audio
unit yang diapit oleh dua tabung NOS. Tampaknya yang dibuat oleh Jada adalah replika Bel
Air lowrider yang dipakai untuk drag race.
Masih di seputar bagian ekor, terlihat detail lampu belakang digarap dengan detail
dan dibuat dari plastik transparan agar lebih realistik seperti lampu betulan, jadi bukan
hanya dibuat dari lapisan cat atau sticker. Lampu di bagian depan juga memilki detail yang
sama bagusnya.
Seperti kebanyakan diecast 1:24 lainnya, semburan cat pada
pinggiran lubang pintu dan kap mesin terlihat memudar, untungnya tidak terlalu kentara
karena penggunaan cat hijau muda. Penyakit seperti ini sebenarnya juga ada pada kebanyakan
diecast 1:18 berharga dibawah 300 ribu rupiah.
Setahu saya, hanya dicast 1:18 berbandrol 300 ribu rupiah ke atas (misal Autoart) yang
bebas dari penyakit ini .
Kekurangan dalam masalah cat di bagian-bagian tersembunyi
akan tertutupi oleh kerennya penampilan mobil ini. Apalagi kualitas cat di bagian luar
terlihat sangat bagus dan memiliki karakteritsitik deep-gloss sehingga terkesan mewah.

Mobil aslinya : Interior Chevrolet Bel Air 1956
Sisi interior terlihat nyaris seperti aslinya, dashboard dan
lingkar kemudi digarap dengan baik oleh Jada.
Untuk meningkatkan orisinalitas detail, Jada menambahkan sticker speedometer.
Panel pintu bagian dalam juga digarap sangat detail, lengkap dengan handle pintu
dan tuas pembuka jendela.

Mobil aslinya : Lingkar kemudi Chevrolet Bel Air 1956
Secara keseluruhan mobil ini cukup keren dan digarap dengan
sangat detail, dan kelangkaannya di Indonesia membuatnya cukup diprioritaskan utk
dimiliki.
Sekalipun anda kolektor maniak 1:18, tapi replika ini tetap layak dibeli karena
replika 1:24 ini dibuat sangat detail.
Harganya yang cenderung agak mahal dapat dimaklumi karena produksinya telah
dihentikan sehingga mustahil anda dapat menemukan replika ini di plaza-plaza / department
store.
Bila beruntung, anda mungkin dapat menemukannya di toko kolektor / hobby shop.
Kelangkaan mobil ini bahkan membuat harganya yang semula Rp.250 ribu melonjak
menjadi Rp.350 ribu.
Sebenarnya, harga asli mobil ini di Amerika cuma berkisar Rp.175-200 ribuan saja,
tapi faktor kelangkaan diecast ini di Indonesia membuat harganya melonjak berkali-kali
lipat di tangan para kolektor.
Itulah realita harga di dunia replika diecast....
Budz Kay
budzkay@reviewland.com
StarOne : 031 6020 6050
Flexi : 031 7020 7050
XL : 081 7020 7030

*Semua email/SMS akan diperhatikan, namun belum
tentu dijawab. Bila ingin jawaban langsung, telpon saja ke HP StarOne/Flexi.
HOME |