JADA>IMPORT RACER   (1:24)
MITSUBISHI EVO VI
review & photos by Budz Kay


 

NILAI KUALITAS & DETAIL BARANG :
(sangat bagus)

NILAI INVESTASI :
Harga asal : Rp. 250 ribu
Harga pasaran (per July 2005) : Rp. 300 ribu*
* diecast tergolong barang investasi, sehingga dalam jangka waktu tertentu harganya dapat naik lebih tinggi dari harga asalnya karena faktor kelangkaan / keunikan.

Selama ini banyak orang mengira bahwa Hotwheels adalah satu-satunya produsen die-cast mobil modifikasi (custom car). Padahal selain Hotwheels juga ada Jada yg memproduksi   custom car dengan detail & kualitas yg jauh diatas Hotwheels.
Vokalis grup Limp Bizkit, Fred Durst, menjadi maskot di setiap kemasan diecast Jada seri DubCity.
DubCity adalah seri mobil-mobil ceper (lowrider) yg diproduksi Jada. Mobil-mobil custom tersebut menggunakan velg chrome 24".
Seri Dubcity cukup banyak, dan jenis custom car-nya terdiri dari mobil tua hingga anyar. Khusus utk seri mobil tua dinamakan DubCity Oldskool.
Chevy Impala 1976 yg saya review ini termasuk seri Oldskool.
Sebenarnya saya lebih suka me-review diecast skala  1:18, namun karena seri Oldskool ini hanya dibuat di skala 1:24 saja, maka saya terpaksa mereview diecast 1:24 ini.

Untuk sebuah diecast 1:24, detail Chevy Impala ini tergolong cukup bagus.
Yang paling membuat saya tercengang adalah detail mesinnya yg menggunakan modul (ala diecast 1:18), jadi mesinnya tidak hanya lembaran berkontur saja.
Pada kebanyakan diecast 1:24 biasanya kap mesin bahkan tidak dapat dibuka, namun Jada tentu tidak mau melakukan tindakan sehina itu.

Produsen yg terkenal malas membuat kap mesin yg tidak dapat dibuka adalah Hotwheels. Bahkan beberapa Hotwheels 1:18 kap mesinnya tidak dapat dibuka.
Memang harus diakui bahwa Hotwheels termasuk salah satu produsen diecast 1:18 terburuk di dunia.

Berbeda dgn Hotwheels yg detail & kualitasnya banyak dicela, para penggemar fanatik diecast 1:18 sekalipun akan tergiur melihat penampilan diecast 1:24 bikinan Jada ini.
Velg chrome, dan ban low-profile benar-benar menghadirkan nafas lowrider pada diecast ini.
Memang harus diakui bahwa discbrake dan caliper tampaknya tidak ada pada rodanya, namun hal seperti ini masih dapat dimaafkan mengingat ini adalah mobil skala 1:24.

Sisi interior terkesan sederhana, sebab Chevy Impala memang mobil tua yg interior aslinya juga sederhana.
Jada hanya memberikan aksen warna coklat kayu pada setir, dan tak lupa menambahkan sticker speedometer.

Seperti kebanyakan diecast 1:24 lainnya, semburan cat pada pinggiran lubang pintu dan kap mesin terlihat memudar. Penyakit seperti ini juga ada pada kebanyakan diecast 1:18 berharga dibawah 300 ribu rupiah.
Setahu saya, hanya dicast 1:18 berbandrol 300 ribu rupiah ke atas (misal Autoart) yg bebas dari penyakit ini .

Memang harus diakui bahwa diecast buatan Jada ini tergolong agak mahal utk kelas 1:24. Saya harus menebusnya dgn harga 250 ribu, dan terpaksa tersenyum masam ketika melihat cat yg memudar di bagian pinggiran lubang puintu & kap mesin.
Andaikan bagasi belakang dapat dibuka, tentu saya juga akan melihat cat yg memudar di pinggiran lubang bagasi. Namun seperti kebanyakan diecast 1:24, bagasi mobil buatan Jada ini juga tidak dapat dibuka.

Tapi beberapa kekurangan diatas tertutupi oleh kerennya penampilan mobil ini. Apalagi mengingat ini adalah diecast 1:24 maka kita harus sedikit berlapang dada utk menerima beberapa kekurangan.
Bahkan Jada sebenarnya patut diacungi jempol karena garapannya yg cukup detail di ruang mesin.
Anda dapt melihat jelas mesin karburator konvensional dengan filter udaranya, dan semuanya itu dibalut warna chrome. Dari kaca belakang juga dapat anda lihat detail speaker dan power-amp, yg makin memantapakan kesan "gaul" pada mobil inil.

Secara keseluruhan mobil ini cukup keren, dan kelangkaannya di Indonesia membuatnya cukup diprioritaskan utk dimiliki.
Sekalipun anda kolektor maniak 1:18, tapi mobil ini tetap layak dibeli karena Jada tidak membuat skala 1:18 utk seri Oldskool.
Harganya yg cenderung agak mahal dapat dimaklumi karena mustahil anda dapat menemukan mobil ini di plaza-plaza / department store.
Bila beruntung, anda mungkin dapat menemukannya di toko kolektor / hobby shop.
Kelangkaan mobil ini bahkan membuat harganya yg semula 250 ribu melonjak menjadi 350 ribu.
Sebenarnya, harga asli mobil ini di Amerika cuma berkisar 175-200 ribuan saja, tapi faktor kelangkaan diecast ini di Indonesia membuat harganya melonjak berkali-kali lipat di tangan para kolektor.
Itulah realita harga di dunia diecast....

 

[ budzkay@reviewland.com ]

HOME

 

r3.jpg (4426 bytes)