NILAI KUALITAS &
DETAIL BARANG :
    (sangat
bagus)NILAI
INVESTASI :
Harga asal : Rp. 450 ribu
Harga pasaran (per November 2003) : Rp. 525 ribu*
* diecast tergolong barang investasi, sehingga dalam jangka waktu tertentu
harganya dapat naik lebih tinggi dari harga asalnya karena faktor kelangkaan / keunikan.
READY STOCK
!! SPECIAL PRICE !!
untuk pemesanan hubungi : 081 830 9003 |
Nissan Skyline merupakan mobil Jepang tercepat yg pernah
dibuat umat manusia.
Karisma dan keperkasaan mobil asal negeri sakura ini diakui oleh semua pembalap
jalanan di seantero jagad.
Pecandu balap malam di Los Angeles hingga Jakarta semuanya mengakui bahwa Nissan
Skyline adalah "The King"
Jangankan Skyline R34, bahkan R32 yg notabene lebih lawas saja sudah sanggup
menghasilkan tenaga sebesar 550HP yg membuatnya pantas disejajajarkan dengan supercar
Ferrari. Ini terbukti pada Nissan Skiline R32 milik orang Indonesia yg sudah kenyang
mempermalukan Ferrari milik kaum borju ibukota.
Bila R32 saja sudah sedemikian dahsyat tenaganya, apalagi R34.
Padahal terus terang saja R34 hanyalah sebuah mobil sportcar jalanan yg bermesin inline 6
silinder 2600cc.
Sungguh sebuah ukuran mesin yg kecil bila dibanding supercar yg rata-rata bermesin
5000cc hingga 8000cc.
Beberapa spek mengenai Skyline R34 versi biasa bisa
anda baca di artikel review diecast yg lalu.
Sedangkan yg dibahas disini adalah Skyline R34 versi racing (NISMO) yg tentunya lebih
garang drpd versi standar maupun versi GTR.
Karena mesinnya memang sudah powerful, umunya kapasitas engine Skyline modifikasian
ini hanya dinaikkan jadi sebesar 2700cc saja, naik sedikit dari aslinya 2600cc.
Nismo (Nissan Modified) merupakan modifikator spesialis
Nissan yg sanggup membawa mobil jalanan ini ke level tenaga sebesar 1350HP !!
Untuk sebuah mobil jepang bermesin 2700cc tenaga sebesar 1350HP adalah sesuatu yg
luar biasa. Sebab ini berarti untuk setiap 10 cc-nya, mobil NISMO ini mampu meyuguhkan
tenaga sebesar 5 HP (Ratio 1:5)
Sedangkan Ferrari saja hanya mampu membuat mesin yg memberikan 1HP untuk setiap 10
cc-nya (Ratio 1:1)
Ini berarti efisiensi penggunaan tenaga pada mesin Nissan Skyline 5X lebih baik
drpd Ferrari.
Sebagai perbandingan, tenaga yg dihasilan mesin Jepang 2600cc ini bahkan lebih
besar dibanding mesin Dodge Viper yg berkapasitas 8000cc.
Disinilah terlihat keunggulan bangsa Jepang atas Amerika & Eropa.
Karena rasa fanatisme bangsa Jepang yg tinggi, Nissan juga
enggan untuk membuat versi setir kiri utk mobil kebanggaan mereka ini.
Jadi Skyline R34 yg berada di amerika pun tetap menggunakan setir kanan. Ini tak lain
dimaksudkan agar orang Amerika tahu bahwa kendaraan dahsyat yg sedang mereka kendarai
bukanlah buatan bangsa Amerika, namun buatan bangsa Jepang.
Fanatisme ini cukup beralasan, sebab untuk mengimbangi mesin Jepang berkapasitas
2600cc, bangsa Amerika harus menggunakan mesin 8000cc (Dodge Viper). Ini menunjukkan
betapa terbelakangnya dunia otomotif Amerika dibandingkan Jepang.
Ferrari, Lamborghini, dan Porsche yg notabene produsen supercar eropa juga hanya
akan dipermalukan oleh mobil jalanan asal Jepang ini. Sebab Enzo Ferrari yg notabene
adalah supercar Ferrari paling anyar bermesin 6000cc ternyata cuma mampu menghasilkan
tenaga sebesar 660HP saja, yg berarti cuma setengah tenaga NISMO R34 (1350HP).
Atau dengan kata lain, tenaga yg dihasilkan NISMO R34 setara 2 buah Enzo Ferrari.
Seharusnya Ferrari malu karena supercar terbarunya yg dianggap paling hebat performanya
hanya setengah sedan jalan buatan Jepang.
Dan asal tahu saja, aselerasi NISMO R34 bahkan lebih kencang drpd mobil F1 Ferrari.
Jangankan Ferrari bermimpi baha supercar mereka dapat mengalahkan NISMO R34, bahkan
Skyline R32 lawas saja sudah cukup untuk mengalahkan Ferrari 550 bermesin 5500cc.
Selain dibekali mesin modifikasian yg perkasa, NISMO R34 juga
dibekali NOS yg membuatnya mampu ber-aselarasi lebih cepat dibanding mobil balap F1
sekalipun.
Sebagai catatan, mobil balap F1 mampu mencapai 100km/jam dalam waktu 2.4 detik.
Dengan NOS, NISMO R34 mampu mencapainya hanya dalam waktu 2.2 detik saja!!
Jadi jangan bandingkan aselerasi NISMO R34 dengan supercar apapun di muka bumi ini.
Sebab Bugatti Veyron yg notabene adalah supercar tercepat saja aselerasinya masih
mendekati angka 3 detik. Jadi Enzo Ferrari dan supercar lainnya jelas hanya akan
ditertawakan oleh mobil jalanan asal Jepang ini.
Dalam hal top speed, NISMO R34 mampu mencapai kecepatan
340km/jam, yg berarti menyamai top speed Enzo Ferrari yg notabene supercar Ferrari paling
gres.
Bila sebuah supercar buatan Ferrari yg digembar-gemborkan sebagai supercar paling
hebat ternyata bisa diimbangi oleh sebuah mobil jalanan asal Jepang, tentunya hal tersebut
adalah sesuatu yg cukup memalukan bagi Ferrari.
Top speed Lamborghini Murcielago yg bermesin 6100cc saja bahkan masih dibawah NISMO
R34. Tenaga yg dihasilkan mobil andalan Lamborghini ini juga hanya 580HP. Masih jauh
dibawah NISMO R34 yg notabene bukanlah supercar, namun mobil jalanan..
Orang boleh bilang bahwa orang Eropa jagonya supercar dan
orang Amerika jagonya membuat mesin bertenaga besar. Tapi fakta telah membuktikan bahwa
bangsa Jepang adalah raja di dunia otomotif.
Kini kita tahu alasan kenapa bangsa Jepang tidak mau membuat supercar adalah karena
produk mobil jalanan mereka sudah cukup untuk mengalahkan supercar Eropa dan Amerika.
Replika NISMO R34 merupakan monumen kemenangan dan keagungan
bangsa Jepang di balap jalanan sekaligus industri otomotif dunia.
MuscleMachines adalah satu-satunya produsen diecast yg membuat replika NISMO R34.
Semua detail modifikasi yg ada pada mobil balap jalanan ini digarap dengan baik
oleh produsen diecast asal Amerika ini.
Tampilan exterior NISMO R34 cukup jauh Berbeda dengan versi
GTR maupun standarnya. NISMO R34 menggunakan wide body dan bentuk spoiler depan yg lebih
beringas. Selain itu knalpotnya juga berada di samping kiri. Semua detail tersebut dibuat
oleh Muscle Machine dengan sangat baik.
Garapan kaca lampu jauh lebih baik dibanding Maisto. MuscleMachines tidak
menggunakan tiang penyangga lampu sehingga tampilan kaca lampu terkesan lebih rapi &
realistis.
Semua kaca lampu, termasuk kaca lampu belakang, dibuat dari plastik bening.
Kualitas dan kerapian pengecatan cat cukup bagus, tidak ada
bagian cat yg memudar seperti pada diecast buatan Maisto.
Semua bagian mulai dari pinggiran lubang pintu, pinggiran kap mesin, dan bahkan
bagian balik kap mesin disapu cat secara merata & rapi.
Dalam hal kerapian pengecatan, MuscleMachines masih lebih unggul dibanding Jada.
Pada diecast Jada beberapa bagian seperti belakang kap mesin seringkali tidak disembur cat
secara rapi.
Bentuk velg & roda patut diacungi jempol. Ban terkesan
sangat low profile dan velg yg digunakan berdiameter raksasa ala contest car.
Detail disc brake dan kaliper digarap dengan bagus, dan discbrake juga ikut
berputar bersama.
Marking (merk) pada ban tidak ada, hal ini cukup wajar karena ban yg digunakan
sangat low-profile sehingga tidak ada ruang yg cukup utk menambahkan marking.
Secara umum, bentuk dan kualitas roda diecast buatan Muscle Machine ini jauh lebih
bagus drpd diecast 2 Fast and 2 Furious buatan ERTL Racing Champion.
Sektor mesin digarap dengan detail. Blok mesin merupakan
modul terpisah.
Hampir semua detail dibuat, mulai dari strut bar, turbo manifold, kipas radiator, hingga
turbo intercooler yg dapat diintip dari lubang spoiler depan.
Bagian mesin juga dapat diintip dari kisi-kisi lubang udara di kap mesin.
Sektor interior juga digarap dengan sangat d etail. Semua
piranti indikator, seperti tachometer yg terletak di pilar A dan dahboard tidak dilupakan.
Layar LCD bawaan asli Nissan juga bertengger di dashboard.
Pada door panel terdapat front speaker yg detailnya digarap cukup baik.
Kursi tidak dibuat dari plastik keras, namun dibuat dari bahan karet karet yg agak empuk
utk menambah unsur realisme. Seat belt juga digarap dengan detail. Seatbelt tersebut tidak
hanya berupa kontur dari kursi namun bagian terpisah yg dilekatkan pada permukaan kursi,
sehingga terlihat lebih realistis.
Di belakang kursi terdapat 2 buah tabung NOS dan sederetan Power Amp berlapis
chrome. Dua buah Subwoofer di bagian belakang juga digarap dengan bagus.
Empat buah mid/rear speaker juga tak lupa disertakan.
Secara keseleruhan detail interior tergolong cukup bagus. Kualitas bahannya memang
tidak sekelas diecast buatan Autoart, namun interior diecast MuscleMachines ini lebih kaya
detail. Yang jelas, detail & kualitas interior diecast ini lebih unggul dibanding
diecast 2 Fast 2 Furious buatan ERTL Racing Champion.
Satu hal yg patut disayangkan dari diecas ini adalah bagasi
yg tidak dapat dibuka. Sebenarnya kap bagasi sudah dirancang utk dapat dibuka (ada engsel
dan bukaannya), namun anehnya dipatri mati oleh produsennya. Ini mungkin karena
memang tidak ada asesoris yg akan diletakkan di dalamnya. Seperti dapat anda lihat, sistem
audio dan NOS diletakkan di interior belakang sehingga praktis bagasi akan kosong dan
kalaupun bisa dibuka tidak akan banyak detail yg bisa ditonjolkan.
MuscleMachines menggarap bagian bawah diecast dengan cukup
detail. Meskipun bagian mesin tidak terlihat dari bahwa karena tertutup plat, namun gear
box, gardan, dan saluran knalpot berlapis chrope jelas terlihat.
Keunggulan lain diecast buatan MuscleMachines ini adalah
mudah dibongkar pasang.
MuscleMachines juga menjual diecast sejenis ini yg masih dalam kondisi kit (rakitan). Jadi
komponen diecast dalam bentyuk jadian yg direview ini ini juga dapat dibongkar pasang
dengan mudah.
Untuk setiap jenis mobil yg sama tersedia berbagai macam tipe yg memilki warna exterior
& interior berbeda. Jadi bila anda memiliki beberpa diecast yg sama dgn warna berbeda,
anda dapat saja menukar sendiri dashboard dan jok-nya satu sama lain. Sehingga anda dapt
mengkombinasikan sendiri warna exterior dan interiornya.
Tak dapat dipungkiri bahwa ini adalah satu-satunya replika
NISMO R34 terbaik di muka bumi.
Detailnya mengagumkan dan benar-benar sarat asesoris ala contest car.
[ budzkay@reviewland.com
]
081 830 9003
HOME |