reviewtip2.jpg (5487 bytes)


  Serbuan Notebook Gaming :
  MSI S425 & BYON M3300
redball.gif (916 bytes)

  Artikel ditulis oleh: Budz Kay - 8 Mei 2007

Artikel ini dibuat berdasarkan analisa obyektif dan ilmiah, namun ditulis dengan gaya bahasa yang mengandung parodi, satir humor, dan kritik yang mungkin dapat menyinggung pihak tertentu.
Bila anda menginginkan artikel yang sama namun dengan gaya bahasa formal dan sopan silahkan lihat versi artikel yang ditulis oleh Budz Kay untuk media cetak (misal: tabloid Komputek, bulletin Shop Biz, dll)

 

PAGE 2 of 3
< PREVIOUS PAGE     NEXT PAGE >

 

redball.gif (916 bytes)BYON M3300 PN/D (Rp. 11 juta)


BYON M3300 PN/D (Rp. 11 juta) :
Core2 Duo T5500 (1.66 GHz), FSB 667, i945PM, 1GB DDR2 667
Geforce Go 7600GT 256MB, Harddisk 120GB, WiFi a/b/g, 3xUSB 2
HD Audio, 1.3MB WebCam, TPM Security Chip, Finger Print Sensor 

DVDRW Multi, Bluetooth 2.0+EDR, Gigabit LAN, Modem 56K
1xPCMCIA slot, 1xExpress Slot, 3 in1 card reader, VGA-out, TV-out

Berbeda dengan kebanyakan notebook merk lokal yang lebih terfokus pada segmen value, BYON yang merupakan merk lokal pendatang baru tampaknya lebih memfokuskan diri pada segmen kelas performance/high-end. Ini terlihat dari spesifikasi mayoritas notebook BYON yang umumnya diatas rata-rata.

Keseriusan BYON menggarap segmen kelas performance terlihat dari kehadiran M3300 PN/D yang boleh disebut sebagai notebook gamer dengan kinerja tertinggi dengan harga yang cukup terjangkau.


Paket Combo Dahsyat: Paduan Core2 Duo & Geforce Go 7600GT

Dengan bandrol harga 11 juta, M3300 PN/D telah dibekali prosesor Core2 Duo T5500 (1.66GHz) yang dikawinkan dengan chip grafis yang sangat bertenaga yaitu Nvidia Geforce Go 7600GT dengan dedicated video memory 256MB DDR2.
Kombinasi prosesor dan chip grafis pada notebook ini menghasilkan kinerja yang bahkan dapat mempermalukan kinerja mayoritas PC desktop kelas menengah.

Game-game 3D yang umumnya merupakan barang tabu bagi pengguna notebook seperti Doom3, Half Life2, NFS Most Wanted, NFS Carbon, Battlefield 2, dapat berjalan lancar di notebook ini dengan resolusi 1024x768 dan setting detail medium.

Bahkan game FEAR dan Oblivion yang terkenal berat dan mustahil dapat berjalan di mayoritas notebook ternyata masih mampu dilahap M3300, sekalipun dengan setting detail yang agak diturunkan tentunya.

Untuk urusan gaming, kinerja BYON M3300 boleh dibilang 7X lebih cepat dibanding mayoritas notebook Core2 Duo yang menggunakan chipset i945GM (GMA 950).

Di segmen harga 15 jutaan sekalipun tidak ada notebook yang bisa mengalahkan kinerja BYON M3300. Notebook perkasa seharga cuma 11 jutaan ini hanya baru bisa dikalahkan oleh notebook gaming ASUS G1 yang menggunakan Geforce Go 7700 dan itupun harganya sudah di kisaran 18 jutaan. Beberapa notebook papan atas seperti Sony VAIO, Fujitsu, dan Toshiba seharga 20 jutaan sekalipun kinerjanya masih dibawah BYON M3300 yang harganya cuma separuhnya. Ini karena mayoritas notebook tersebut paling banter menggunakan Geforce Go 7300/7400 yang kelasnya masih di bawah Geforce Go 7600GT yang digunakan pada BYON M3300.

BYON M3300 tidak hanya menyandang gelar notebook paling perkasa di kelas 15 juta ke bawah, tapi juga memiliki fitur paling lengkap.
Notebook dengan layar 14" WideXGA glare ini memiliki fitur yang jarang dimiliki notebook lain di kelas harganya, yaitu Finger Print Sensor dan Trusted Platform Module 1.2 (Infineon Security chip).

Beberapa fitur lain yang dimilikinya antara lain built-in Bluetooth v2.0+EDR, WiFi a/b/g, Gigabit LAN, modem 56K, WebCam 1.3MP, DVDRW Super-Multi, dan tentunya Card reader. Namun sayangnya card reader bawaan notabook ini hanya mendukung 3 tipe flash memory saja, yaitu SD, MMC, dan Memory Stick.

Meski sarat dengan fitur-fitur canggih, tapi ternyata port Firewire yang merupakan syarat mutlak untuk melakukan proses transfer video dari handycam ternyata justru tidak ada. Jadi bila anda membutuhkan firewire tersebut, maka anda terpaksa harus membeli firewire PCMCIA card. Notebook ini menyediakan sebuah PCMCIA slot dan sebuah PCI Express Slot yang lokasinya saling bertumpukan, sehingga penggunaan card yang ujungnya berukuran besar (misal SB X-Fi dan 3G card) dapat saja menutup slot lainnya.

notebook-byonm3300pnd-webcammic.jpg (9254 bytes)
Sahabat para exhibisionist dunia maya: Webcam 1.3MP dan built-in microphone bertengger di atas layar

Beragam fitur extra yang dimiliki M3300 tampaknya harus ditebus dengan bobot dan ukuran yang extra pula. M3300 memiliki bobot nyaris 3kg, yang berarti nyaris 1kg lebih berat dibanding MSI S425. Bentuk fisiknya juga cenderung besar dan agak tebal, yang tentu saja untuk mengakomodasi beragam fitur yang dimilikinya.


Menyediakan tombol shortcut untuk email dan browser, serta tombol Media Office untuk mengontrol aplikasi multimedia player/recorder secara mudah.
Posisi lampu indikator CapsLock & Numlock mudah dilihat ketika sambil mengetik.

Seperti mayoritas notebook lainnya, BYON M3300 datang tanpa operating system. Ini justru menguntungkan karena anda bebas memilih menginstall Windows XP atau Vista.
BYON M3300 merupakan notebook yang "Vista Ready". Meski demikian hampir semua devicenya tidak langsung otomatis terdeteksi oleh Vista, jadi anda harus menginstall sendiri driver khusus Vista yang dibawakan agar semua device pada notebook ini berfungsi di Windows Vista.

Dengan bandrol harga 11 juta, BYON M3300 datang dengan memory DDR2 667 sebesar 1GB yang merupakan syarat mutlak untuk menemani game-game 3D terkini yang terkenal rakus memory.
Bila anda berencana menggunakan Vista, maka memory sebesar 1GB adalah syarat minimum untuk dapat menikmati OS anyar tersebut dengan nyaman. Dan bila anda ingin menikmati game 3D dengan nyaman di Vista, pastikan memory sebesar 2GB terpasang di notebook ini.
Dengan harga memory yang kini kian murah saja, anda hanya perlu tambahan dana sekitar 500 ribu rupiah untuk mengupgrade memory notebook ini dari 1GB ke 2GB.

 

 


Batere 48000mAh: Kapasitas extra besar

BYON M3300 menggunakan batere yang kapasitasnya tergolong sangat besar (4800mAh), yang berarti jauh diatas kapasitas batere mayoritas notebook yang umumnya 4000mAh saja. Meski demikian staminanya ternyata tidak lebih baik dibanding notebook dengan kapasitas batere 4000mAh. Dengan batere berkapasitas extra ini, M3300 cuma mampu memuaskan para gamer selama 2.5 jam saja. Maklum saja, chip grafis kinerja tinggi dan berbagai  fitur extra tentu menguras lebih banyak daya.

Selama ini notebook belum mampu menggantikan PC untuk menjalankan game 3D. Namun dengan kinerja gaming BYON M3300 yang mampu mengalahkan PC desktop kelas menengah, notebook ini boleh jadi merupakan pilihan tepat bagi para gamer yang berencana mempensiunkan PC Desktopnya.

 

 

 


Mudah dibongkar dan mudah diupgrade

BYON selalu mengumandangkan konsep CBB (Common Building Block). Salah satu manfaat CBB adalah kompatibilitas & kemudahan upgrade karena keseragaman (standardisasi) komponen dengan notebook tipe lain yang juga menganut konsep CBB.
Karena BYON mengusung konsep CBB alias konsep notebook rakitan (BYON=Build Your Own Notebook), maka BYON memberi kemudahan bagi penggunanya dalam hal upgrade komponen.


Manufactured & Designed by Compal: Sekalipun BYON adalah merk lokal, namun notebook BYON M3300 diproduksi dan didesign oleh Compal Electronics (www.compal.com), yang merupakan pabrik notebook terbesar di dunia.

Seperti halnya notebook merk lokal lainnya, notebook BYON diproduksi oleh salah satu dari pabrikan notebook OEM/ODM terbesar di dunia (Quanta, ASUS, Compal, Wistron, Clevo, MSI). Dua pabrikan notebook terbesar di dunia yang membuatkan notebook untuk BYON adalah ASUS dan Compal Electronics. BYON M3300 adalah salah satu dari sekian banyak notebook yang dibuat oleh Compal Electronics.
Compal Electronics adalah pabrik notebook terbesar di dunia yang membuatkan notebook untuk Acer, Compaq, Dell, Fujitsu, HP, dan Toshiba.

NOTE: Perlu diingat bahwa Acer, Toshiba, Compaq, Sony dan berbagai macam merk notebook yang kerap anda dengar bukanlah PABRIK notebook, tapi hanyalah perusahaan yang memiliki MERK dagang dan paten design saja. Perusahaan-perusahaan notebook merk tenar tersebut tidak memiliki pabrik notebook alias tidak membuat notebooknya sendiri.

 

NEXT PAGE (BENCHMARK) >

Intel Seminar with Budz Kay

 

 

w e b d e s i g n by

www.budzkay.net

©2006 Budz Kay Webdesign, All rights reserved
please contact webmaster for any web related problem