reviewtip2.jpg (5487 bytes)

PASANG IKLAN ANDA DISINI
(SMS ke 081 7020 7030 untuk pemasangan iklan)

  Perebutan Tahta VGA $200 :
  Duel Overclock Nvidia Geforce 7600GT vs.
                            ATI Radeon X1800GTO
    redball.gif (916 bytes)

  Artikel ditulis oleh: Budz Kay - 3 October 2006

Artikel ini dibuat berdasarkan analisa obyektif dan ilmiah, namun ditulis dengan gaya bahasa yang mengandung parodi, satir humor, dan kritik yang mungkin dapat menyinggung pihak tertentu.
Bila anda menginginkan artikel yang sama namun dengan gaya bahasa formal dan sopan silahkan lihat versi artikel yang ditulis oleh Budz Kay untuk media cetak (misal: tabloid Komputek, dsb)

  PAGE 2 of 2
< PREVIOUS PAGE

REAL REVIEW with PARODY CONTENT
redball.gif (916 bytes)UJI PERBANDINGAN

Perbandingan dilakukan dengan 6 macam pengujian, dimana pada uji benchmark digunakan 2 aplikasi benchmark dan 6 game
1. Test Perbandingan Temperatur:

    Riva Tuner
2. Test Airflow cooler
3. Test Perbandingan fisik
4. Test Kompatibilitas HDR:
    FarCry 1.33, SeriousSam2
5. Benchmark Synthetic:
    3DMark05, 3DMark06
6. Benchmark real-world Game:
    Doom3, FarCry 1.33, SeriousSam2, Half Life2 Lost Coast, FEAR, Quake4

 

BENCHMARK PLATFORM:

CPU:
- Intel Core2 Duo E6400 (2.13GHz) overclocked @ 3.2GHz   FSB400 (FSB1600 QPB)

CPU Cooler :
- Thermaltake Waterblock W0010 + custom cooling tower

Motherboard
ASUS P5B Deluxe WiFi AP (intel P965)

Memory :
- 2 X 512MB Kingston "Hynix" DDR2 533 (PC4200) overclocked @ DDR800 (4-4-4-12)

Harddisk: 80GB Seagate Barracuda 7200.9 SATA2

PSU: SilverStone 400W dual-rail

Driver:
Nvidia Forceware 91.31
ATI Catalyst 6.7

Windows XP Professional SP2
DirectX 9c

 

 

TEST 1: Perbandingan temperatur

Salah satu keunggulan GPU nvidia G73 yang digunakan pada Geforce 7600GT adalah konsumsi daya dan suhu yang jauh lebih rendah daripada GPU generasi lama (Geforce 7800, 6800, 6600, dsb).
Inilah yang menyebabkan suhu semua videocard Geforce 7600GT hanya berkisar 40C (idle) hingga 50C (full-load).
Dalam keadan dioverclock, suhu full load hanya naik sedikit menjadi berkisar 52C.


Connector power external untuk X1800GTO: Rakus daya dan panas

Geforce 7600GT juga tidak membutuhkan connector power external seperti X1800GTO. Sedangkan GPU R520 pada X1800GTO terkenal sebagai GPU yang panas dan rakus daya hingga membutuhkan connector power external.

Inilah yang menyebabkan suhu semua videocard X1800GTO berkisar 53C (idle) hingga 65C (full-load). Dalam keadaan dioverclock, suhu full load naik sedikit menjadi berkisar 67C.
Ini berarti suhu idle X1800GTO bahkan masih lebih panas dibanding 7600GT dalam keadaan full load.


Heatsink pada VRM: Bahkan Voltage regulator pada X1800GTO harus diberi heatsink karena suhunya mencapai 60C

Selain suhu GPU yang panas, komponen Voltage Regulator Module (VRM) pada X1800GTO juga terkenal sebagai komponen yang memancarkan suhu sepanas GPU, hingga ATI mewajibkan penggunaan heatsink pada VRM. Dengan kondisi seperti itupun suhu VRM masih berkisar 60C.  Kondisi seperti ini dapat meningkatkan suhu dalam casing secara drastis.

 

 

 

 

 

redball.gif (916 bytes)RIVA TUNER

. . GPU Temperature  ( idle / full load )
    default clock                suhu ruangan ber-AC 25C
Gecube X1800GTO (HSF)
FULL LOAD
                       
65
Gecube X1800GTO (HSF)
IDLE
                                    
53
GIGABYTE 7600GT (heatpipe)
FULL LOAD
    
52
ASUS & PixelView 7600GT (HSF)
FULL LOAD
    
51
EVGA 7600GT (HSF)
FULL LOAD
       
50
MSI 7600GT (HSF)
FULL LOAD
       
49
GIGABYTE 7600GT (Heatpipe) +FAN
FULL LOAD
    
48
GIGABYTE 7600GT (heatpipe)
IDLE
                    
45
ASUS & PixelView 7600GT (HSF)
IDLE
43
EVGA 7600GT (HSF)
IDLE
                    
41
MSI 7600GT (HSF)
IDLE
                    
40
GIGABYTE 7600GT (Heatpipe) +FAN
IDLE
39

Dari seluruh peserta, MSI 7600GT memiliki temperatur paling rendah yaitu 40/49 celsius untuk idle/full load. Kemudian diikuti E-VGA (41/50), ASUS & Pixelview (43/51), Gigabyte (45/52), dan yang paling panas tentu Gecube X1800GTO (53/65).

Bila Gigabyte 7600GT dibantu dengan fan casing, maka videocard ini jadi yang paling dingin (39/48). Sedangkan videocard lainnya tak akan terbantu dengan adanya penambahan fan casing, justru terpaan fan casing dapat menyebakan hambatan airflow yang lama-lama bisa menyebabkan rusaknya fan bawaan videocard.
Untuk lebih jelasnya mengenai hal ini bisa dilihat pada pengujian selanjutnya yaitu Test 2.


Reference cooler mudah dibongkar: Sampai kapanpun pendinginan dengan air (watercooling) akan tetap lebih baik dibanding pendingin konvensional

Bagi yang merasa bahwa temperatur yang dihasilkan masih kurang dingin, waterblock VGA akan menjadi solusi yang jauh lebih bagus daripada HSF bawaan videocard.
Meski videocard 7600GT yang menggunakan reference design umumnya dibekali HSF yang tampilannya kurang garang, namun umumnya heatsinknya sangat mudah untuk dibongkar, sehingga sangat memudahkan anda bila ingin menggantinya dengan waterblock.
Perlu diingat bahwa secanggih apapun heatsink&fan, tetap tak akan pernah bisa mengalahkan kinerja pendingin dengan air (watercooling).

 

 

 

 

 

 

 

 

TEST 2: Perbandingan airflow cooler

 


3 jenis karakterisitik airflow dari semua videocard yang diuji.

Penggunaan fan pada casing sudah merupakan hal yang umum bagi kebanyakan pengguna komputer. Fan casing bermanfaat untuk mendinginkan berbagai komponen di dalam komputer seperti motherboard dan hardisk.
Design cooler pada videocard dapat berkaitan dengan airflow yang diciptakan oleh fan casing tersebut. Dampaknya bisa posistif atau negatif, tergantung dari jenis arah airflow yang dihasilkan cooler videocard tersebut
Ada 3 macam jenis cooler videcard yang masing-masing memiliki interaksi airflow berbeda, yaitu:

1. Jenis cooler dengan hembusan airflow ke arah belakang casing
(ASUS 7600GT, Pixelview 7600GT)
Cooler seperti ini memberikan airlflow yang paling ideal, karena hawa panas dibuang ke bagian belakang casing.
Semburan fan casing di bagian depan tidak akan mengganggu airflow dari videocard, namun juga tidak akn ikut membantu mendinginkan, karena materi heatsinknya terisolasi di dalam kerangka cooler

2. Jenis cooler dengan hembusan airflow ke arah depan casing
(MSI 7600GT, EVGA 7600GT, Gecube X1800GTO)
Cooler seperti ini memberikan airlflow yang kurang ideal, karena hawa panas dibuang ke arah depan casing dan dapat berbenturan dengan semburan fan yang dihasilkan fan casing di bagian depan.

Bila hal ini terjadi maka fan videocard yang kecil itu akan bekerja extra berat untuk melawan kekuatan hembusan fan casing yang umumnya berkekuatan lebih besar. Hal Ini lama-lama akan mengakibatkan keausan pada bearing fan videocard. Tabarakan airflow seeprti ini merupakan penyebab utama dibalik rusaknya fan videocard yaqng kerap menimpa beberapa pengguna.
Oleh karena itu, bila menggunakan videocard dengan cooler seperti ini, disarankan untuk tidak menggunkan fan casing di bagian depan.

vga200duel-msi7600gt-hsfintake.jpg (13644 bytes)
MSI 7600GT : Sistem airflownya dirancang untuk menyedot udara dingin secara optimal dari bagian belakang casing.

Sekalipun berpotensi untuk memicu terjadinya tabrakan airflow, namun jenis cooler dengan arah airflow semacam ini dapat dirancang untuk menyedot udara hawa dingin langsung dari belakang casing secara optimal (misal pada MSI 7600GT). Namun ini  berarti hawa panas dari videocard akan dihembuskan masuk ke casing.

 

3. Jenis cooler dengan silent pipe (GIGABYTE 7600GT)

Secara logika, heatsink silent-pipe (alias passive cooler) dirancang untuk dapat mendinginkan tanpa bantuan fan. Oleh karen itu materinya tentu dibuat dari bahan yang jauh lebih bagus dibanding heatsink lain yang dibantu fan.


GIGABYTE 7600GT Silent Pipe II : Mampu mengoptimalkan airflow dan mampu memanfaatkan penggunaan fan casing.

Bila menggunakan fan casing, videocard ini dapat menjadi yang terdingin diantara yang lain.

Jadi bila ditambahkan dengan fan, maka heatsink jenis ini aakn mampu mendinginkan jauh lebih baik daripada cooler lain yang dilengkapi fan bawaan.Karena passive cooler pada dasarnya memang tidak dilengkapi fan, maka anda dapat membantu mendinginkan heatsink silent-pipe ini dengan bantuan fan casing tanpa khawatri resiko terjadi tabrakan airflow.
Untungnya lagi, design heatsink Silent Pipe II pada GIGABYTE 7600GT dirancang untuk menerima airflow dari depan casing dan langsung dikeluarkan melalui ksisi-kisi heatsink di bagian belakang. Untuk lebih jelasnya lihat gambar disamaping.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

TEST 3: Perbandingan ukuran fisik

Ukuran fisik videocard seringkali kurang mendapat perhatian. Padahal ukuran videocard yang panjang / besar seringkali menghalangi beberapa komponen lain di motherboard.


Panjang dan perkasa : Ukuran Radeon X1800GTO bisa jadi mencerminkan performanya. Benar tidaknya tentu harus dibuktikan dulu....

X1800GTO ATI reference card (Gecube)

Gecube menggunakn card stardard reference ATI yang ukurnanya sangat panjang. Dengan ukuran yang memanjang mulai dari belakang hingga ke ujung depan motherboard, maka sudah bisa dipastikan tubuhnya yang bongsor ini akan mengganggu pemasangan memory di ke 4 memory slot.
Pada motherboard ASUS P5B Deluxe yang dipakai pengujian, vodeocard ini tidak membentur komponen motherboard lainnya, namun bukan tidak mungkin pada motherboard lain, fisik panjangnya ini dapat menghalangi entah bagian chipset southbridge atau SATA connector.

Sekalipun merupakan yang panjang, namun pendinginnya cukup tipis sehingga vodeocard ini hanya memakan 1 slot saja

 

 

 


MSI Geforce7600GT

MSI 7600GT merupakan videocard dengan fisik terpanjang di kelas 7600GT, meski tidak sepanjang X1800GTO. Fisiknya akan menganggu pemasangan memory di slot ke 1 hingga 3.
Design dual slot dengan pendingin ukuran yang besar tidak akan menyulitkan kita untuk melepas videocard ini dari motherboard yang memiliki kait pengunci slot PCIe di bagian kanan (misal ASUS P5B Deluxe yang dipakai untuk pengujian).
Namun kebanyakan motherboard justru menggunakan pengunci slot PCIe di bagian kiri, sehingga untuk melepas MSI 7600GT pada motherboard semacam itu akan susah sekali, karena pengunci slot PCIe akan tertutup oleh ukuran pendingin besar & tebal

Karena ukuran pendinginnya yang tebal dan besar, videocard ini boleh dibilang boros tempat karena memakan 2 slot

 


GIGABYTE Geforce7600GT

Meski tidak menggunakan board stadar reference Nvidia, namun ukuran board GIGABYTE 7600GT sama pendeknya dengan board standard reference. Sehingga ukuran fisiknya tidak akan mengganggu pemasangan memory di slot manapun.

Sekalipun ukurannya pendek, namun videocard ini menggunkan design dual-slot, sehingga tentu memakan 2 slot di motherboard.


Geforce 7600GT Nvidia reference card (ASUS, EVGA, Pixelview)

Semua videcard 7600GT yang menggunakan card reference nvidia memiliki bentuk yang pendek (ASUS, EVGA, Pixelview).
Dengan bentuknya yang pendek tersebut maka pemasangan memory di slot manapun tidak akan terganggu.

Selain ukuran card yang pendek, reference card nvidai (dan juga EVGA) menggunakan pendingin yang dimensinya tipis, sehingga hanya memakan 1 slot saja.

 

 

 

 

 

 

TEST 4: Kompatibilitas HDR

Seperti telah dibahas di awal artikel, strategi politik Nvidia yang brilian menjadikan videocard mereka lebih kompatibel dengan game-game yang ada di pasaran bila dibandingkan dengan videocard ATI.

FarCry 1.33 Serious Sam2

Fitur HDR pada FarCry 1.33 tidak bisa diaktifkan di semua videocard ATI.
Ini merupakan hasil konspirasi Nvidia dengan developer game Farcry.

Meskipun support HDR untuk ATI akan diberikan di patch versi berikutnya, tapi waktu rilisnya sengaja diulur-ulur.

Bila fitur HDR diaktifkan, maka akan timbul artifact pada semua videocard ATI X1xxx.
Ini adalah hasil konspirasi Nvidia dengan developer game Serious Sam2.

Sebagai imbalannya bundle game Serious Same 2 didistribusikan bersama paket penjualan videocard Nvidia.

 

 

TEST 5: SYNTHETIC BENCHMARK

redball.gif (916 bytes)3DMARK 05

. . 1024x768
Gecube X1800GTO
@ 575 / 675 (1350)                       $220
8661
EVGA 7600GT
@ 650 / 885 (1350)                       $230
7538
Default ATI X1800GT
reference clock        500 / 500 (1000)
7484
GIGABYTE 7600GT
@ 650 / 875 (1750)                       $220
7451
ASUS 7600GT
@ 625 / 845 (1690)                        $215
7275
MSI 7600GT
@ 620 / 830 (1660)                       $215
7118
PixelView 7600GT
@ 595 / 845 (1690)                       $220
7047
Default EVGA 7600GT
manufacturer clock  580 / 750 (1500)
6666
Default Nvidia 7600GT
reference clock        560 / 700 (1400)
6399

Hasil benchmark 3dmark05 menunjukkan keperkasaan sejati dari X1800GTO yang notabene merupakan titisan langsung dari varian kelas high-end. Bahkan Geforce7600GT yang dioverclock sekalipun ternyata masih belum bisa menandingi performa default X1800GTO.

Performa X1800GTO bahkan boleh dibilang nyaris mendekati Geforce 7900GT yang notabene tergolong kelas high-end.
Cukup sulit bagi 7600GT yang dioverclock sekalipun untuk nmengalahkan performa default X1800GTO, hanya EVGA yang dioverclock mati-matian yang bisa mengalahkan performa default X1800GTO

Peningkatan performa overclock maximal pada 3DMark05 :
Geforce 7600GT = 17.8%
Radeon X1800GT = 15.7%

 

redball.gif (916 bytes)3DMARK06

. . 1024x768
EVGA 7600GT
@ 650 / 885 (1350)                       $230
5011
GIGABYTE 7600GT
@ 650 / 875 (1750)                       $220
4983
Gecube X1800GTO
@ 575 / 675 (1350)                       $220
4961
ASUS 7600GT
@ 625 / 845 (1690)                        $215
4862
MSI 7600GT
@ 620 / 830 (1660)                       $215
4720
PixelView 7600GT
@ 595 / 845 (1690)                       $220
4672
Default EVGA 7600GT
manufacturer clock  580 / 750 (1500)
4461
Default Nvidia 7600GT
reference clock        560 / 700 (1400)
4301
Default ATI X1800GT
reference clock        500 / 500 (1000)
4265

Berbeda dengan hasil benchmark 3dmark05, pada 3dmark06 X1800gto menempati peringkat paling buncit.
Benchmark 3DMark06 sangat mengoptimalkan fitur-fitur shader (SM2 dan SM3) yang ada pada GPU generasi terbaru. Sehingga GPU generasi baru seperti G73 mendapat keuntungan, sekalipun hanya mengandalkan memory interface 128-bit.

X1800GTO masih berbekal GPU R520 yang lebih tua daripada R580 (X1900), sehingga sekalipun X1800GTO sudah dibekali memory interface 256-bit yang perkasa, namun kinerjanya ternyata masih sulit mengimbangi generasi GPU terbaru nvidia (G73) yang digunakan pada Geforce7600GT.

Dari hasil pengujian SM2 dan SM3 di bawah ini terlihat bahwa sebenarnya kinerja default untuk pengujian SM3 pada X1800GTO terlihat sedikit lebih tinggi dibanding 7600GT.
namun kinerja SM2 pada X1800GTO terpuruk jauh dibawah 7600GT, tampaknya inilah penyebab buruknya hasil total score.

Peningkatan performa overclock maximal pada 3DMark06 :
Geforce 7600GT = 16.5%
Radeon X1800GT = 16.3%

 

redball.gif (916 bytes)3DMARK06  -   SHADER MODEL 2

. . 1024x768
EVGA 7600GT
@ 650 / 885 (1350)                       $230
1937
GIGABYTE 7600GT
@ 650 / 875 (1750)                       $220
1923
ASUS 7600GT
@ 625 / 845 (1690)                        $215
1867
Gecube X1800GTO
@ 575 / 675 (1350)                       $220
1816
MSI 7600GT
@ 620 / 830 (1660)                       $215
1803
PixelView 7600GT
@ 595 / 845 (1690)                       $220
1779
Default EVGA 7600GT
manufacturer clock  580 / 750 (1500)
1707
Default Nvidia 7600GT
reference clock        560 / 700 (1400)
1639
Default ATI X1800GT
reference clock        500 / 500 (1000)
1555

redball.gif (916 bytes)3DMARK06 - SHADER MODEL 3

. . 1024x768
Gecube X1800GTO
@ 575 / 675 (1350)                       $220
1957
EVGA 7600GT
@ 650 / 885 (1350)                       $230
1892
GIGABYTE 7600GT
@ 650 / 875 (1750)                       $220
1878
ASUS 7600GT
@ 625 / 845 (1690)                        $215
1824
MSI 7600GT
@ 620 / 830 (1660)                       $215
1777
PixelView 7600GT
@ 595 / 845 (1690)                       $220
1760
Default EVGA 7600GT
manufacturer clock  580 / 750 (1500)
1656
Default ATI X1800GT
reference clock        500 / 500 (1000)
1637
Default Nvidia 7600GT
reference clock        560 / 700 (1400)
1585

 

 

TEST 6 REAL-WORLD GAME BENCHMARK

redball.gif (916 bytes)DOOM 3

. . 1024x768 - Ultra quality
EVGA 7600GT
@ 650 / 885 (1350)                       $230
158.5
GIGABYTE 7600GT
@ 650 / 875 (1750)                       $220
155.1
ASUS 7600GT
@ 625 / 845 (1690)                        $215
152.0
PixelView 7600GT
@ 595 / 845 (1690)                       $220
152.0
MSI 7600GT
@ 620 / 830 (1660)                       $215
147.6
Default EVGA 7600GT
manufacturer clock  580 / 750 (1500)
141.7
Default Nvidia 7600GT
reference clock        560 / 700 (1400)
136.5
Gecube X1800GTO
@ 575 / 675 (1350)                       $220
126.3
Default ATI X1800GT
reference clock        500 / 500 (1000)
103.1

Doom3 merupakan game OpenGL yang mengandalkan realistic physics engine dan unified lighting scheme yang disertai dengan detailed bump-mapping dan volumetric shadows. Oleh karena itu game ini termasuk salah satu game yang belum bisa dimainkan dengan nyaman bila anda masih menggunakan videocard kelas $100-an.

Developer game ini, yaitu Id software memiliki hubungan yang mesra dengan Nvidia. Tak heran bila penurunan performanya sangat drastis bila menggunakan videocard ATI.
X1800GTO yang notabene mewarisi keperkasaan videocard seri high-end (memory 256-bit) ternyata hanya jadi bulan-bulanan oleh 7600GT.
Bahkan X1800gt yang dioverclock habis-habisan ternyata belum mampu mengalahkan performa default 7600GT.

Sial bagi ATI, karena engine Doom3 rupanya cukup populer dan banyak digunakan pada game-game terbaru. Chronicles of Riddick dan Prey adalah contoh beberapa game yang menggunakan engine Doom3.

Peningkatan performa overclock maximal pada Doom3 :
Radeon X1800GT = 22.5%
Geforce 7600GT = 16.1%

 

redball.gif (916 bytes)FARCRY  1.33   - REGULATOR  ( NO HDR )

. . 1024x768 - Ultra detail, AF4X, SM3
Gecube X1800GTO
@ 575 / 675 (1350)                       $220
133.72
EVGA 7600GT
@ 650 / 885 (1350)                       $230
130.51
GIGABYTE 7600GT
@ 650 / 875 (1750)                       $220
130.20
ASUS 7600GT
@ 625 / 845 (1690)                        $215
129.94
PixelView 7600GT
@ 595 / 845 (1690)                       $220
128.47
MSI 7600GT
@ 620 / 830 (1660)                       $215
126.50
Default EVGA 7600GT
manufacturer clock  580 / 750 (1500)
118.63
Default ATI X1800GT
reference clock        500 / 500 (1000)
116.86
Default Nvidia 7600GT
reference clock        560 / 700 (1400)
114.05

redball.gif (916 bytes)FARCRY  1.33   - REGULATOR  ( with HDR )

. . 1024x768 - Ultra detail, AF4X, SM3, HDR
EVGA 7600GT
@ 650 / 885 (1350)                       $230
71.69
GIGABYTE 7600GT
@ 650 / 875 (1750)                       $220
70.51
ASUS 7600GT
@ 625 / 845 (1690)                        $215
68.94
PixelView 7600GT
@ 595 / 845 (1690)                       $220
67.0
MSI 7600GT
@ 620 / 830 (1660)                       $215
63.84
Default EVGA 7600GT
manufacturer clock  580 / 750 (1500)
62.90
Default Nvidia 7600GT
reference clock        560 / 700 (1400)
60.20
Gecube X1800GTO
@ 575 / 675 (1350)                       $220
TIDAK MAMPU MENSUPPORT   HDR
Default ATI X1800GT
reference clock        500 / 500 (1000)
TIDAK MAMPU MENSUPPORT   HDR

Developer game ini yaitu Crytek, semula pro-ATI. Namun gelimang harta yang dikucurkan oleh nvidia membuat developer ini berbalik mengkhianati ATI. Pengkhianatan ini ditandai dengan fitur HDR pada FarCry yang sama sekali tidak berfungsi di videocard ATI.
Ini mengakibatkan tampilan FarCry pada X1800GTO jelas tak akan bisa seindah di 7600GT.
Sekalipun developer farcry mulai menggarap support HDR untuk ATI (patch 1.4), namun mereka sengaja mengulur-ulur waktu rilisnya, agar hanya pengguna nvidia saja yang dapat merasakan HDR lebih dulu.

Pada pengujian benchmark dengan kondisi HDR disabled, sebenarnya X1800GTO terlihat mampu mengalahkan 7600GT cukup telak, ini menunjukkan bahwa engine Farcry sebenarnya pro-ATI. Nvidia kurang suka akan hal ini, sehingga mereka merangkul developernya agar mereka tidak mensupport HDR utuk ATI pada game ini. Uang bisa merubah segalanya.

Pada perbandingan antara performa dengan & tanpa HDR, terlihat bahwa HDR merupakan fitur yang sangat berat. Ini terlihat dari penurunan framerate sekitar 50% ketika HDR diaktifkan. Meski demikan, dengan kondisi HDR aktif framerate yang dihasilkan masih diatas 60fps, yang berarti game masih layak dimainkan dengan nyaman.
Framerate setinggi ini dengan HDR aktif mustahil dapat dicapai dengan videocard $100-an.

Peningkatan performa overclock maximal pada FarCry (no HDR) :
Geforce 7600GT = 14.4%
Radeon X1800GT = 14.4%

 

redball.gif (916 bytes)SERIOUS SAM 2  -  BRANCHESTER ( Bloom, NO HDR )

. . 1024x768 - Max quality, AF4X
Gecube X1800GTO
@ 575 / 675 (1350)                       $220
135.9
EVGA 7600GT
@ 650 / 885 (1350)                       $230
125.6
GIGABYTE 7600GT
@ 650 / 875 (1750)                       $220
125.5
ASUS 7600GT
@ 625 / 845 (1690)                        $215
121.8
MSI 7600GT
@ 620 / 830 (1660)                       $215
120.3
PixelView 7600GT
@ 595 / 845 (1690)                       $220
117.2
Default ATI X1800GT
reference clock        500 / 500 (1000)
116.0
Default EVGA 7600GT
manufacturer clock  580 / 750 (1500)
111.9
Default Nvidia 7600GT
reference clock        560 / 700 (1400)
107.7

redball.gif (916 bytes)SERIOUS SAM 2  -  BRANCHESTER ( Bloom, with HDR )

. . 1024x768 - Max quality, AF4X, HDR
EVGA 7600GT
@ 650 / 885 (1350)                       $230
74.8
GIGABYTE 7600GT
@ 650 / 875 (1750)                       $220
74.5
ASUS 7600GT
@ 625 / 845 (1690)                        $215
72.5
MSI 7600GT
@ 620 / 830 (1660)                       $215
71.3
PixelView 7600GT
@ 595 / 845 (1690)                       $220
69.7
Default EVGA 7600GT
manufacturer clock  580 / 750 (1500)
66.5
Default Nvidia 7600GT
reference clock        560 / 700 (1400)
63.8
Gecube X1800GTO
@ 575 / 675 (1350)                       $220
KELUAR ARTIFACT BILA HDR DIAKTIFKAN
Default ATI X1800GT
reference clock        500 / 500 (1000)
KELUAR ARTIFACT BILA HDR DIAKTIFKAN

Sama seperti developer Farcry, developer game ini yaitu Croteam semula juga pro-ATI, bahkan di era 2003-an mereka sempat membantu ATI mempopulerkan fitur Truform yang merupakan fitur eksklusif ATI. Namun tawaran anggur kenikmatan yang disodorkan nvidia membuat developer game asal Kroasia  ini rela mengkhianati partner lamanya.
Untuk memuaskan nvidia, mereka sengaja membuat tampilan game Serious Sam 2 terlihat cacat pada videocard ATI bila fitur HDR diaktifkan. Baru pada patch versi terakhir fitur HDR untuk ATI diberikan oleh devepor game ini, itupun setelah sekian lama dan orang-orang sudah bosan dengan game tersebut.
Hal ini dilakukan agar hanya pengguna videocard nvidia saja yang pertama kali dapat merasakan fitur HDR, sehingga dengan 7600GT tampilan akan lebih indah dibanding X1800GTO.

Pada pengujian benchmark dengan kondisi HDR disabled,  X1800GTO terlihat mampu mengalahkan 7600GT, ini menunjukkan bahwa engine Serious Sam 2 sebenarnya pro-ATI. Inilah salah satu faktor yang membuat akhirnya Nvidia merangkul Croteam agar merusak tampilan kualitas pada videcard ATI

Peningkatan performa overclock maximal pada Serious Sam 2:
Geforce 7600GT = 17.9%
Radeon X1800GT = 17.2%

 

redball.gif (916 bytes)HALF LIFE2    LOST COAST  ( with HDR )

. . 1024x768 - Reflect all, AF4X, full HDR
Gecube X1800GTO
@ 575 / 675 (1350)                       $220
85.23
EVGA 7600GT
@ 650 / 885 (1350)                       $230
80.88
GIGABYTE 7600GT
@ 650 / 875 (1750)                       $220
80.73
ASUS 7600GT
@ 625 / 845 (1690)                        $215
78.57
MSI 7600GT
@ 620 / 830 (1660)                       $215
78.0
PixelView 7600GT
@ 595 / 845 (1690)                       $220
76.07
Default EVGA 7600GT
manufacturer clock  580 / 750 (1500)
72.91
Default ATI X1800GT
reference clock        500 / 500 (1000)
72.79
Default Nvidia 7600GT
reference clock        560 / 700 (1400)
70.54

Developer game ini, Valve, memiliki hubungan yang cukup akrab dengan ATI, sehingga mereka mengoptimalkan fitur yang ada pada ATI, diantaranya adalah fitur HDR dan Anti Aliasing yang dapat diaktifkan bersamaan.

Sekalipun tergolong game yang pro-ATI, fitur HDR pada game ini masih kompatibel dengan videocard nvidia.  Bahkan ketika dicoba menggunakan 7600GT, fitur FSAA 4X dan HDR dapat diaktifkan bersamaan. Ini tentu sesuatu yang aneh karena seharusnya hanya seri ATI X1xxx yang mensupport fitur tersebut. Hal in disebabkan karena keunikan pada engine Half Life2 dimana HDR dihasilkan menggunakan Shader Model 2 dan kalkulasi pixel shader, sehingga sekalipun kita menggunakan videocard tua yang belum mendukung Shader Model 2, tampilan HDR tetap keluar pada game ini.

Meski Half Life2 merupakan game yang cenderung pro-ATI, namun selisih performa antara X1800GTO dan 7600GT pada Half Life 2 tidak seekstrim pada game yang pro-nvidia seperti Doom3.
Perlakuan developer game pro-ATI terhadap videocard nvidia, tidak sekejam developer game pro-nvidia terhadap videocard ATI.

Peningkatan performa overclock maximal pada Half Life 2:
Geforce 7600GT = 17.9%
Radeon X1800GT = 17.2%

 

redball.gif (916 bytes)F.E.A.R.

. . 1024x768 - Comp Max, Graphic High, AF4x
EVGA 7600GT
@ 650 / 885 (1350)                       $230
92
GIGABYTE 7600GT
@ 650 / 875 (1750)                       $220
92
Gecube X1800GTO
@ 575 / 675 (1350)                       $220
91
ASUS 7600GT
@ 625 / 845 (1690)                        $215
89
MSI 7600GT
@ 620 / 830 (1660)                       $215
88
PixelView 7600GT
@ 595 / 845 (1690)                       $220
87
Default EVGA 7600GT
manufacturer clock  580 / 750 (1500)
82
Default Nvidia 7600GT
reference clock        560 / 700 (1400)
77
Default ATI X1800GT
reference clock        500 / 500 (1000)
77

Game yang terkenal cukup berat bagi videocard ini jelas-jelas merupakan game yang pro-nvidia. Oleh karena itu Mensi X1800GTO dibekali memory interface 256-bit, namun videocard ini hanya mampu menyamai 7600GT yang notabene hanya mengandalkan memory interccace 128-bit.
Selain itu, sudah menjadi rahasia umum di kalangan para gamer kalau tampilan kualitas gambar pada game ini terlihat lebih bagus di 7600GT daripada di X1800GTO. Sebagai game yang menyandang logo Nvidia, sudah barang tentu developernya sengaja menurunkan kualitas gambarnya pada ATI (atas pesanan Nvidia tentunya).

Peningkatan performa overclock maximal pada FEAR :
Geforce 7600GT = 19.5%
Radeon X1800GT = 18.1%

 

redball.gif (916 bytes)QUAKE 4    Netdemo

. . 1024x768 - Ultra quality, AF4X, SMP on
EVGA 7600GT
@ 650 / 885 (1350)                       $230
110.5
GIGABYTE 7600GT
@ 650 / 875 (1750)                       $220
110.1
ASUS 7600GT
@ 625 / 845 (1690)                        $215
110.9
MSI 7600GT
@ 620 / 830 (1660)                       $215
107.6
PixelView 7600GT
@ 595 / 845 (1690)                       $220
106.3
Default EVGA 7600GT
manufacturer clock  580 / 750 (1500)
103.9
Default Nvidia 7600GT
reference clock        560 / 700 (1400)
101.1
Gecube X1800GTO
@ 575 / 675 (1350)                       $220
89.20
Default ATI X1800GT
reference clock        500 / 500 (1000)
73.76

Quake4 merupakan game yang mampu memanfaatkan penggunaan dual-prosesor. Game dengan engine multiplayer yang cukup populer ini dikenal memiliki karakteristik yang CPU-dependent, atau dengan kata lain performanya sangat dipengaruhi oleh kinerja system (CPU). Secara teori, dengan karakteristik CPU-dependent, maka perbedaan antar videocard tidak akan terlalu signifikan, namun karena Nvidia telah menyelipkan cukup banyak amplop ke celana team programmer Id software, maka jelas saja kinerja ATI X1800GTO terlihat terpuruk jauh. Bahkan X1800GTO yang dioverclock mati-matian masih tertinggal cukup jauh dibanding kinerja 7600GT default.
Hal ini tentu tidak mengherankan mengingat engine game ini dibuat oleh Id software yang dalam sejarahnya memang pasangan kencan Nvidia.

Peningkatan performa overclock maximal pada QUAKE 4 :
Geforce 7600GT = 9.3%
Radeon X1800GT = 20.1%

 

redball.gif (916 bytes)Kesimpulan Perbandingan antar produsen Videocard

Berbeda dengan ATI X1800GTO yang keberadaanya cukup langka dan di Indonesia hanya ditemui merk tertentu saja (Gecube), Geforce7600GT sangat banyak ditemui di pasaran dengan berbagai merk.
Dari 5 merk 7600GT yang dibandingkan disini, yaitu ASUS, PixelView, EVGA, GIGABYTE, dan MSI, tidak ada perbedaan performa default yang signifikan, kecuali EVGA yang default clocknya diset oleh produsennya lebih tinggi daripada clock default reference Nvidia.
Meski demikian semua merk 7600GT dijamin juga bisa dijalan di clock "default" EVGA tersebut yaitu 580/750(1500).
Sehingga jangan menganggap bahwa VGA yang clock defaultnya lebih tinggi daripada clock reference Nvidia berarti selalu lebih baik, karena semua 7600GT disini juga bisa dijalankan di clock yang lebih tinggi. Perbandingan yang lebih adil tentunya adalah membandingkan kemampuan overclock maximal tiap-tiap card.
Oleh karena itu membandingkan performa default tidak ada gunanya, karena pada clock default yang sama, performa semua videocard 7600GT kurang lebih akan sama pula.

Jadi bila performa menjadi pertimbangan utama, lebih baik memilih berdasarkan kemampuan overclock tertinggi. Bukan berdasar tingginya clock default bawaan videocard.
Sedangkan bila overclock bukan menjadi pertimbangan, pilihlah yang tampilannya paling keren (misal pendingin yang keren).
Untuk lebih jelasnya lihat diagram pengambilan keputusan (Decision Tree) untuk memilih videocard mana yang paling ideal buat anda.

DECISION TREE untuk Pemiihan Videocard terbaik dengan budget $200

                                                                                                                                                         Mana yang anda pentingkan?
                                                                                               decisiontree-mid.gif (77 bytes)
                                                                        Performa & kompatibilitas dengan game                                                             Score benchmark 3dmark05
                                                                                      (anda seorang gamer)                                                                              (anda bukan gamer sejati)
                                                                                      
Pilih Geforce7600GT                                                                          Pilih Radeon X1800GTO
                                                                                                                          
                                                                               Anda suka overclock?
                                                              

                                                                YA                                                                                                            TIDAK
                             Pilih yang kemampuan Overclocknya-nya paling tinggi                                                Pilih yang tampilannya paling keren
                                        Pilih 7600GT EVGA atau GIGABYTE                                                           Pilih 7600GT GIGABYTE atau MSI

                               Apakah anda ingin pendinginan terbaik                                             Apakah komputer hening (silent)
                        dengan mengandalkan cooler standard bawaan?                                    menjadi keharusan buat anda?
                     
                                             
                        YA                                                       TIDAK                                                YA                                                   TIDAK
       Pilih 7600GT GIGABYTE                           
Pilih 7600GT EVGA                     Pilih 7600GT GIGABYTE
   Cukup tambah fan casing maka             Cooler bawaannya mudah dibongkar        Menggunakan Silent-Pipe II
akan menjadi 7600GT paling dingin             untuk diganti dengan waterblock                         tanpa fan
                                                                                                                                                                        Apakah anda mau menambahkan
                                                                                                                                                                               fan tambahan (fan casing)
                                                                                                                                                                          untuk mendinginkan videocard ?
                                                                                                                                        

                                                                                                                                          YA                                                                            TIDAK
                                                                                                                           Pilih 7600GT GIGABYTE                                              
Pilih 7600GT MSI
                                                                                                                 Dengan fan casing maka akan menjadi                   Pendingin standardnya adalah yang terbaik
                                                                                                                           7600GT yang paling dingin                                      tanpa perlu fan tambahan
                                                                                                                                                                                                dan harganya adalah yang termurah

Dari diagram decision tree tersebut dapat diambil kesimpulan secara garis besar sebagai berikut:
  Bila anda non-gamer yang suka overclock --> X1800GTO Gecube
  Bila anda gamer yang suka overclock --> 7600GT EVGA atau GIGABYTE
  Bila anda gamer yang tidak suka overclock --> 7600GT MSI atau GIGABYTE
GIGABYTE muncul sebagai pilihan bagi kedua tipe konsumen, karena selain kemampuan OC-nya cukup bagus, tampilan fisiknya juga keren.

 

redball.gif (916 bytes)Kesimpulan Perbandingan Geforce 7600GT vs. ATI X1800GTO


Uang dan wanita membuat para developer game mau bersulang anggur di meja Nvidia

Dari keseluruhan hasil benchmark terlihat bahwa X1800GTO sebagai turunan VGA kelas high-end mampu menunjukkan keperkasaannya terhadap 7600GT terutama pada benchmark sintetis seperti 3DMark05. Pada benchmark ini performa X1800GTO bahkan nyaris mendekati 7900GT.
Meski demikian pada benchmark game, performa X1800GTO ternyata tidak beda jauh dengan 7600GT. Bahkan pada game yang pro-nvidia, keperkasaan videocard ATI ini jadi hilang begitu saja.
Pada game yang kental dengan "muatan politis" dari Nvidia seperti Doom3 & Quake4, maka X1800GTO yang dioverclock sekalipun masih belum mampu mengalahkan Geforce7600GT standard.

Dalam hal persentase kenaikan overclock maximal, secara keseluruhan 7600GT mampu memberikan persentase kenaikan yang lebih tinggi dibanding X1800GTO. Kecuali pada benchamrk Doom3 & Quake4, X1800GTO terlihat mampu memberikan kenaikan overclock yang jauh lebih besar dibanding 7600GT. Namun karena kedua game tersebut adalah game OpenGL yang pro-Nvidia, maka kenaikan overclock sebesar itupun ternyata masih belum cukup untuk mengalahkan performa default 7600GT.

Begitupula pada game FEAR, performa yang dihasilkan memory interface 256-bit X1800GTO ternyata juga hanya bisa menyamai Geforce7600GT yang cuma mengandalkan memory 128-bit.  Tidak hanya itu saja, pada game FarCry 1.33 dan Serious Sam 2 yang notabene pro-nvidia, fitur HDR bahkan tidak berfungsi di X1800GTO.
Sempat beredar rumor bahwa game-game pro-Nvidia semacam itu bila mendeteksi videocard ATI maka performa dan kualitas gambarnya sengaja diturunkan. Bagi developer game hal ini tentu sangat mudah dilakukan, terutama bila ada amplop uang berlogo Nvidia terselip di celana mereka.

Tampaknya performa & keunggulan teknis ATI dalam hal kemampuan menjalankan HDR+AA secara berbarengan berusaha dilawan oleh Nvidia dengan strategi politik yaitu merangkul developer game. Ini terlihat pula dari ditiadakannya fitur untuk mengaktifkan AA pada game Ghost Recon terbaru yang mensupport HDR.
Nvidia juga terkesan memburu developer game yang akrab dengan ATI dan membujuk mereka agar mengkhianati ATI. Developer FarCry dan Serious Sam 2 adalah mantan kekasih ATI yang kini menjadi teman seranjang Nvidia.
Nvidia juga tak hanya mengencani para developer game, tapi juga mencumbu produsen consumer electronic kelas kakap yaitu SONY. Oleh karena itu game console SONY PlayStation 3 nantinya menggunakan chip grafis Nvidia yang berbasiskan teknologi Geforce seri 7.


Pilih cewe fantasi atau cewe impian ? Para gamer sejati tentu sudah tahu mana yang harus dipilih

Nvidia terkenal pula sangat agresif dalam mengkampanyekan fitur HDR pada game-game yang menyandang logo mereka. Bahkan game jenis Real Time Strategy seperti Age of Empire III juga diberikan efek HDR. AOE III adalah game yang menyandang logo Nvidia, jadi sudah dapat ditebak bahwa performa videocard ATI pasti jebblok di game tersebut.
Nvidia juga mengajak beberapa developer game mengkampanyekan game mereka sambil "menjelekkan" ATI dengan cara tidak mensupport fitur pada ATI atau dengan membuat kualitas atau performa game tersebut jelek di videocard ATI. Ini merupakan strategi Nvidia yang brilian dan terbukti efektif.

Dalam hal ketersediaan barang di pasaran, videocard Geforce 7600GT juga lebih banyak ditemukan daripada X1800GTO. Ini juga menunjukkan strategi marketing Nvidia yang lebih unggul dibanding ATI.

Bagi kita sebagai konsumen, kita tidak perlu mempermasalahkan "strategi licik" yang dilakukan Nvidia terhadap ATI, yang penting bagi kita adalah produsen mana yang mampu memberikan kompatibilitas terbaik untuk game-game yang ada di pasaran, dengan cara apapun.
Terlepas apakah Nvidia menciptakan keunggulan kompatibiltas terhadap ATI dengan cara yang licik atau tidak, itu bukanlah urusan kita. Selama cara licik yang dilakukan Nvidia untuk mengalahkan ATI mampu membuat Nvidia menjual videocard yang kompatibel dengan harga murah, kita sebagai konsumen tak perlu meributkan "kecurangan" yang dilakukan Nvidia tersebut.

 

 

 

redball.gif (916 bytes)Strategi Nvidia melawan ATI

Sekalipun ATI berusaha melawan Nvidia di kelas menengah dengan menggunakan X1800GTO yang tak lain merupakan turunan asli vga kelas high-end, namun kondisi tersebut tak membuat Nvidia kehabisan akal.

Memang betul bahwa X1800GTO memiliki keunggulan fitur yang tidak dimiliki nvidia yaitu kemampuan mengaktifkan HDR+AA secara berbarengan, ditambah lagi dengan performa memory interface 256-bit khas kelas high-end, namun Nvidia berhasil melawan segala keunggulan teknis ATI tersebut dengan menerapkan strategi marketing yang brilian.

Untuk merespon X1800GTO, Nvidia tidak perlu mengeluarkan dana untuk merancang varian chip grafis baru, namun mereka cukup mengeluarkan dana untuk merangkul para game developer agar tidak mendukung fitur pada videocard ATI. Atau dengan kata lain Nvidia cukup "menyogok" game developer agar membuat game mereka performanya buruk/kurang kompatibel dengan videocard card ATI. Oleh karena itu jangan heran bila akhir-akhir ini cukup banyak game yang beredar di pasaran yang menyandang logo Nvidia yaitu "The way it's meant to be played" (TWIMTBP). Pada game-game "pro-nvidia" semacam itu kinerja ataupun kualitasnya pasti akan turun drastis bila menggunakan videocard selain Nvidia.
Hebatnya lagi mayoritas game yang beredar di pasaran ternyata menyandang logo TWIMTBP. Daftar game pro-Nvidia tersebut bisa dilihat disini:
http://www.nzone.com/object/nzone_twimtbp_gameslist.html
Untuk game-game tersebut, Nvidia secara resmi menyatakan : "These hottest games are developed on NVIDIA, to be played on NVIDIA".
Pernyataan tersebut tentu bagaikan sebuah tamparan yang menyakitkan bagi para pemilik videocard ATI.

Strategi marketing + penyuapan yang dilakukan Nvidia harus diakui cukup berhasil. Dari daftar game yang ada di link di atas terlihat bahwa banyak sekali developer game yang sudah jatuh ke pelukan Nvidia. Bahkan  developer game FarCry dan Serious Sam yang semula pro-ATI kini berhasil dirangkul Nvidia untuk mengkhianati ATI. Alhasil, fitur HDR pada kedua game tersebut sempat dibuat tidak berfungsi pada card ATI.

Hal ini membuktikan bahwa keunggulan teknis ternyata dapat dikalahkan dengan mudah dengan strategi marketing dan strategi politik yang baik.


Keunggulan strategi Nvidia : Berkat strategi kolusi & konspirasi yang dilakukan oleh Nvidia dengan para game developer, motor ATI yang powerful sekalipun dapat disulap jadi loyo.

 

redball.gif (916 bytes)RENUNGAN MALAM : Lihai vs. Pandai


Sarjana Gembel : Kepandaian dalam hal ilmu & teknologi tidak menjamin kesuksesan dalam bisnis

Kolapsnya ATI baru-baru ini akibat drastisnya penurunan laba serta kerugian finansial yang diderita seringkali menimbulkan pertanyaaan:  Mengapa produsen chip grafis yang secara teknologi mampu memberikan fitur lebih canggih ini akhirnya kalah bersaing melawan Nvidia?
Sekalipun ATI pada akhirnya diakuisi (diselamatkan) oleh AMD, namun peristiwa tersebut menandakan bahwa selama ini ATI telah melakukan kesalahan dalam strategi bisnisnya.

ATI seharusnya menyadari bahwa keunggulan teknis semata tak bisa untuk melawan strategi lihai Nvidia dalam merangkul developer game dan berkonspirasi untuk membuat agar game-game mereka bermasalah dengan ATI.
Slogan Nvidia "The way it's meant to be played" yang muncul di awal intro sebuah game dapat berarti mimpi buruk bagi pengguna videocard ATI. Ironisnya, kian hari kian banyak saja game yang menyandang slogan tersebut....
Banyak orang yang menganggap tindakan konsipirasi & penyuapan developer game yang dilakukan oleh Nvidia ini merupakan kecurangan.
Dalam konteks bisnis, hal seperti ini sebenarnya bukan kecurangan. Sebab pada prinsipnya: konspirasi & kolusi bisnis untuk menjatuhkan pesaing adalah strategi bisnis brilian yang akan berujung pada kesuksesan & kekayaan.

Laporan finansial perusahaan
periode 2005-2006
                               Sumber : NASDAQ
Laba bersih Pertumbuhan profit FAKTA FINANSIAL:
1. Laba bersih Nvidia 7X lipat ATI
2. Laba bersih Nvidia naik 4X lipat sedangkan laba bersih ATI turun drastis
Nvidia $302.6 juta + 201.5%
ATI $  41.7 juta - 77.8%
Nasib yang berbeda : Apakah anda mau membeli videocard dari produsen yang megap-megap atau kaya raya?

Sejarah dunia telah membuktikan bahwa kelihaian selalu mengalahkan kepandaian. Sayangnya sekolah hanya mengajarkan kita untuk pandai, dan bukan lihai.
Fakta juga membuktikan bahwa mayoritas milyuner sukses justru kebanyakan tidak lulus sekolah.
Hal ini disebabkan karena milyuner tersebut sukses berkat kelihaian mereka, dan bukan karena kepandaian yang didapat di sekolah.

Orang lihai tak perlu bekerja, karena mereka bisa memanfaatkan kepandaian orang lain. Oleh karena itu, orang-orang pandai yang giat belajar seringkali hanya akan dimanfaatkan oleh para orang lihai.
Jadi berhentilah berambisi untuk menjadi orang pandai. Karena menjadi pandai adalah doktrin kuno yang dijejalkan oleh guru SD kita yang notabene bukanlah pengusaha sukses. Kenyataannya orang pandai seringkali hanya meenjadi budak orang lihai.

Kemenangan Nvidia atas ATI juga bukan karena mereka lebih pandai secara teknologi, namun karena kelihaian mereka dalam menggandeng software developer untuk secara bersama menjatuhkan ATI di mata para gamer.

Nvidia tahu bahwa secangih apapun chip grafis yang dirilis ATI, tapi kalau produsen game mau diajak kongkalikong agar game mereka sengaja dibikin "bermasalah" dengan videocard ATI, maka sia-sia saja kecanggihan chip grafis ATI. Itu adalah strategi yang jauh lebih brilian dibanding menghabiskan waktu & tenaga memikirkan inovasi teknologi terbaru untuk melawan ATI.
Tampaknya ATI melupakan konsep mendasar dari bisnis, yaitu : Kalau ada jalan pintas yang lebih mudah, buat apa menempuh cara yang susah?

Nvidia merupakan produsen chip grafis yang sama piawainya dengan intel & microsoft dalam hal strategi marketing & politik. Harus diakui bahwa industri game saat ini cenderung lebih berpihak kepada Nvidia. Dengan kondisi ini Nvidia bahkan berani mengklaim dirinya telah siap bila suatu ketika game yang dirilis di pasaran bersifat eksklusif untuk produsen chip grafis tertentu saja. Bila hal itu terjadi bisa dipastikan ATI akan terdepak dari pasaran, mengingat hubungan ATI dengan developer game cukup lemah.
Menyadari kesulitan tersebut ATI akhirnya merelakan dirinya diakuisisi oleh AMD agar mampu menyambung nafasnya untuk bertempur & menyusun strategi lagi menghadapi Nvidia.

 

Budz Kay
budzkay@reviewland.com
 

Intel Seminar with Budz Kay

ABOUT US      HOME

 

w e b d e s i g n by

www.budzkay.net

©2006 Budz Kay Webdesign, All rights reserved
please contact webmaster for any web related problem