reviewtip2.jpg (5487 bytes)

 


SPACE IKLAN
Hubungi: 081 7020 7030



  Duel CPU Cooler Rp.300 ribuan :
  Arctic Cooling, OCZ, Scythe,Thermaltake
  redball.gif (916 bytes)

  Artikel ditulis oleh: Budz Kay - 11 September 2008

Artikel ini dibuat berdasarkan analisa obyektif dan ilmiah, namun ditulis dengan gaya bahasa yang mengandung parodi, satir humor, dan kritik yang mungkin dapat menyinggung pihak tertentu.
Bila anda menginginkan artikel yang sama namun dengan gaya bahasa formal dan sopan silahkan lihat versi artikel yang ditulis oleh Budz Kay untuk media cetak (majalah / tabloid)

PAGE 4 of 7

 

redball.gif (916 bytes)Scythe Katana II : Petarung dari Jepang (Rp. 350 ribu)


Kualitas jepang, kinerja jeblok:  Sekalipun berkualitas dan ukurannya merupakan yang paling tinggi, namun kinerjanya buruk akibat pengguna fan pelan (cuma 1600 RPM*).

Sayangnya Scythe menggunakan fan ukuran 10cm yang tidak lazim dan sulit mencari penggantinya
* kecepatan maximum fan yang dideteksi oleh sensor motherboard

Scythe merupakan produsen cooler kebanggaan bangsa Jepang. Pengguna biasanya menyakini bahwa sesuatu yang berasal dari jepang akan memiliki kualitas dan kinerja yang baik. Pada Scythe Katana II anggapan tersebut bisa juga benar dan bisa juga salah.

Secara kualitas, Scythe Katana II tergolong cukup baik, ini terlihat dari penggunaan copper base jenis mirror-finished.

Selain itu Scythe mengandalakan design fin yang miring ke bawah (slanted fin) yang memliki 2 manfaat, yaitu untuk memperluas area fin tanpa harus membuat dimensinya panjang ke belakang, sekaligus untuk mengarahkan semburan angin untuk mendinginkan VRM module pada motherboard (MOSFET)

 

 

 


Designnya terlihat kaku jika dilihat dari atas: Ukurannya cenderung melebar ke samping dan tidak memanjang

Sayangnya penggunaan fan tipe silent (rotasi pelan) membuat kinerja cooler ini jeblok.
Konyolnya lagi, fan yang digunakan berukuran 10cm yang notabene bukan ukuran umum/universal sehingga sulit dicari penggantinya di pasaran.

Keputusan penggunan fan 10cm berkecepatan rendah merupakan sebuah keputusan bodoh yang dilakukan Scythe, dan membuat semua kualitas yang ada cooler ini jadi sia-sia belaka.

 

 

 

 

 


Scythe Katana II

 


Slanted fin: Sirip yang melandai ke bawah bertujuan untuk mendinginkan VRM module (MOSFET) pada motherboard

 


Pedang katana yang mengkilap: Mental bangsa Jepang yang perfeksionis mernjadikan Katana II sebagai satu-satunya cooler disini yang menggunakan copper-base dengan proses mirror-finish.
     Dengan permukaan mirror finish laksana cermin, menjadikan kerapatan pori-pori permukaannya sangat tinggi yang artinya kemampuan konduksi panasnya makin baik.

 


Orang jepang terkenal pelit: Karena kepelitannya, Scythe enggan membungkus kabelnya dengan cable-sleeve, sehingga kabel terkesan semrawut dan sangat tidak sedap dipandang

 


Fan mount yang sia-sia: Scythe merancang agar fan bisa diganti, namun konyolnya ukuran fan yang tidak lazim (10cm) menjadikan Katana II tidak ada bedanya dengan cooler yang menggunakan fan permanen.
Selain itu fan yang ukurannya lebih tebal ataupun lebih tipis ketimbang fan bawaan juga tidak akan kompatibel dengan dudukan fan ini.

 


Keputusan bodoh Scythe: Menggunakan fan 0.11Ampere berukuran janggal (10cm) dengan kecepatannya sangat pelan (cuma 1600 RPM).
Jenisnya juga sleeve bearing, bukan ball bearing yang lebih awet. Bayangkan saja bila fan loyo ini rusak dan anda tak bisa menemukan penggantinya.

 


Tampilan Katana II jika dibandingan dengan cooler standard intel

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Penutup ujung heatpipe yang keren: Scythe tak lupa memberi kosmetik pemanis pada ujung heatipe

Super-universal-compatibility: Scythe tambaknya berusaha mati-matian agar Katana II dapat digunakan pada semua platform. Bahkan platform jaman purba seperti Intel socket 478 dan AMD socket 754 juga didukungnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

redball.gif (916 bytes)Tampilan setelah terpasang dalam casing

Tampilannya terlihat kaku setelah di dalam casing. Untunglah penampilannya agak tertolong oleh bentuk penutup ujung heatipipe yang keren.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Problem dengan casing slim: Tubuh jangkung yang menjulang tinggi ke awan akan membawa masalah


Melongok keluar: Tubuhnya yang tinggi jelas tidak bersahabat dengan casing ukuran slim

Scythe Katana II merupakan cooler dengan ukuran tubuh paling tinggi disini. Hal ini menimbulkan maslah tersenbdiri, terutama pada casing ukuran slim.

Ukuran tinggi dapat menjadi nilai plus bila memang itu dapat mendongkrak kinerja, namun faktanya kinerja Katana II adalah yang terburuk, sehingga ukuran yang tinggi tersebut justru merupakan sebuah nilai minus yang mencerminkan kebodohan Scythe.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Problem dengan cooler chipset northbridge: Sirip yang lebar & miring ke bawah membawa masalah


Sabetan pedang Katana II dapat menyayat cooler chipset:
Pada foto diatas terlihat bahwa design sirip yang melebar dan melandai ke bawah membuatnya menyentuh ujung cooler chipset northbridge mothertboard.
     Bila motherboard anda menggunakan cooler chipset yang ukurannya lebih tinggi lagi, maka akan membuat Katana II tak dapat dipasang, dan jika dipakasa tentu akan membuat bilah-bila pedang sang samurai penyok tidak karuan.

Selain memiliki ukuran fisik yang sangat tinggi, Scythe Katana II juga memiliki proporsi fisik melebar seperti Arctic Cooling Freezer 7 Pro.
Ini tentu dapat menimbulkan masalah kompatibilitas dengan cooler chipset northbridge motherboard.

Pada gambar di samping terlihat bahwa permukaan fin yang melandai ke bawah mulai menyentuh cooler chipset.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 



<
PREVIOUS PAGE               NEXT PAGE >

DAFTAR ISI
Page 1: Intro, overclocking
Page 2: Review Thermaltake TMG i1
Page 3: Review Arctic Cooling Freezer 7 Pro
Page 4: Review Scythe Katana II
Page 5: Review OCZ Vendetta
Page 6: Modifikasi gaul CCZ Vendetta + TT fan

Page 7: Perbandingan, Benchmark, Kesimpulan

Intel Seminar with Budz Kay

 

w e b d e s i g n by

www.budzkay.net

©2008 Budz Kay Webdesign, All rights reserved
please contact webmaster for any web related problem