reviewtip2.jpg (5487 bytes)

  Kebangkitan Rezim PC Gaming Portable:
  Duel 4 Casing Gaming Mini
redball.gif (916 bytes)

  Artikel ditulis oleh: Budz Kay - 1 Februari 2008

Artikel ini dibuat berdasarkan analisa obyektif dan ilmiah, namun ditulis dengan gaya bahasa yang mengandung parodi, satir humor, dan kritik yang mungkin dapat menyinggung pihak tertentu.
Bila anda menginginkan artikel yang sama namun dengan gaya bahasa formal dan sopan silahkan lihat versi artikel yang ditulis oleh Budz Kay untuk media cetak (majalah / tabloid / buletin)

  PAGE 2 of 3
< PREVIOUS PAGE     NEXT PAGE >

 

redball.gif (916 bytes)AOPEN G326 "TRANSFORMERS"  (Rp. 750 ribu)


Serasa dijaga oleh Optimus Prime: Design bertemakan film box-office Transformers

Bila anda merasa keberatan menghabiskan dana diatas Rp.1 juta hanya untuk sebuah casing, maka casing garapan AOpen ini bisa menjadi alternatif yang lebih murah namun tak kalah keren.

AOpen dulu sempat dikenal sebagai produsen motherboard, namun ketatnya persaingan di industri motherboard membuat mereka sempoyongan dihajar nama-nama besar seperti ASUS dan GIGABYTE. Jangankan AOpen, bahkan ABIT yang notabene lebih tenar saja sempat kolaps dan nyaris sekarat akibat kejamnya bisnis industri motherboard.

AOpen tampaknya mencoba peruntungan di sektor lain, yaitu casing. Tak tanggung-tangung di bidang ini mereka mampu menorehkan prestasi yang cukup membanggakan.
AOpen merupakan suplier terbesar no.1 dunia untuk komponen PC ukuran mini, atau yang dikenal dengan SFF (Small Form Factor)

Kepiawaian AOpen dalam memproduksi casing ukuran mini tentu tak perlu diragukan lagi, hal ini terlihat pada casing G326 "Transformers" yang tampilannya keren dan mengingatkan kita pada Optimus Prime, tokoh robot di film Tranformers.

AOpen G326 merupakan casing yang cukup menarik, karena dengan harga yang lebih murah dibanding Thermaltake Lanbox, casing ini mampu dipasangi videocard kelas high-end yang ukurannya panjang seperti seri-seri Geforce 8800.
Sama seperti Thermaltake Lanbox, casing AOpen ini hanya bisa memuat motherboard ukuran mATX.
Motherbard mATX mana yang ideal telah dibahas di bagian review Thermaltake Lanbox pada halaman pertama.

 

 

 


Design chassis yang kokoh dan smart layaknya robot Transformers

Sebagai produsen casing SFF kawakan, AOpen tidak ingin tanggung-tanggung dalam merancang G326. Casing ini didesign menggunakan konsep S4 (Small, Strong, Stylish, Smart). Keempat konsep itu dapat dijelaskan sebagai berikut:


SMALL
Bila anda merasa bahwa Thermaltake Lanbox merupakan casing yang ukurannya kecil, AOpen G326 memiliki ukuran yang lebih kecil lagi, lebih pendek tepatnya.
Sebagai produsen no.1 untuk komponen SFF, AOpen ingin membukltikan kepiawaiannya dengan mendesign casing dengan ukuran yang tidak hanya kecil, namun juga sangat pendek.
Saking pendeknya, G326 boleh dijuluki sebagai casing gaming yang terpendek didunia, namun mampu dipasangi videocard kelas high-end yang ukurannya panjang (misal: Geforce 8800GT).
AOpen mendesign agar ukuran G326 lebih pendek dengan cara menempatkan power supply terpisah dari interior casing, dan memposisikan secara vertikal.

STRONG
Struktur chassis casing ini menggunakan plat jenis SECC (Steel electro galvanized Cold rolled Coil) setebal 0.8mm yang kuat dan tahan distorsi. Jadi struktur chassisnya menggunakn plat tebal yang tidak akan mudah berubah bentuk seperti yang umum kerap menimpa casing murahan.

STYLISH
Dengan design yang terinspirasi oleh film Transformers, menjadikan G326 casing dengan tampilan "gaming banget". Di bagian depan casing juga terdapat lampu jenis Electro Luminescent (EL) warna biru yang akan mengingatkan anda pada sorot mata Optimus Prime.
Kedua drive bay juga dilengkapi penutup agar tampilan wajah depan terkesan rapi.


Inovasi unik: Penempatan power supply unit terpisah di bagian belakang (back-mounted)

Namun bracketnya dapat memiliki masalah kompatibilitas dengan PSU tertentu

SMART
AOpen merancang G326 dengan konsep smart alias cerdas, maksudnya disini adalah layout dan tata ruang casing ini dirancang efisien dan user-friendly agar memudahkan penggunanya dalam melakukan bongkar pasang komponen. Ada 7 hal yang membuat casing ini boleh dikatakan smart:
1. Removable device rack. Drive cage standalone (dapat dilepas terpisah) untuk memudahkan bongkar pasang hardisk, optical drive, dan floppy drive.
2. Removable HDD rack dirancang untuk mereduksi vibrasi dan suara hard disk.

Design plat bracket yang dilipat (foldable) juga mencegah agar tangan anda tidak terluka.
3. Design bracket yang mudah dilepas dan dilengkapi dengan sekrup yang mudah dibuka dengan tangan untuk memudahkan bongkar pasang.

4. Interface menggunakan design sambungan tembaga yang dapat mencegah radiasi (EMI shielding).
5. Pengguna dapat dengan mudah mengakses 2 port USB, 1 port Fiewire dan 1 port HD Audio yang letaknya di bagian depan (front I/O panel).

6. Design power supply unit di bagian luar belakang (back mounted) mampu mengurangi panjang chassis, serta dapat mengurangi temperatur interior dalam casing
7. Sekalipun merupakan casing terpendek di dunia, namun bisa memuat videocard high-end berukuran panjang dengan cara melepas HDD removable rack dan memindahkan hardisk ke drive bay kedua.

AOpen menggunakan bracket khusus dari plastik untuk menempatkan power supply unit (PSU) di belakang casing.
Design penempatan powersupply yang terpisah diluar seperti ini membuat radiasi panas dari powersupply tidak akan mempengaruhi suhu interior casing.

Namun penggunaan bracket ini menyebabkan masalah kompatibilitas dengan beberapa PSU yang memiliki tombol power on/off. Pada beberapa PSU, misal Silverstone Strider 400W, lokasi tombol powernya tidak pas dengan posisi lubang bracket, sehingga PSU tidak bisa terpasang ke dalam bracket karena terganjal tompol power. Satu-satunya cara untuk mengatasi problem semacam ini adalah dengan melepas tombol power pada PSU yang tentu saja akan menghilangkan garansi. Tapi solusi terbaik adalah adalah mencari PSU merk lain yang letak tombol powernya tidak bermasalah dengan bracket casing AOpen ini (misal: Thermaltake 470Watt), atau PSU yang tanpa tombol sama sekali.


Meskipun pendek namun mampu dipasangi videopcard high-ernd yang ukurannya panjang.

Sistem ventilasinya juga cukup bagus untuk sebuah casing mini

Penempatan power supply di luar juga memberi ruang bebas dibagian atas socket prosesor, sehingga para overclocker dapat menggunakan heatsink yang ukurannya tinggi, namun dengan catatan tidak ada optical drive yang terpasang. Sebab begitu optical drive dipasang, maka posisi bagian belakang drive tersebut akan berada di bagian atas socket prosesor, sehingga heatsink yang terlalu tinggi ukurannya tak akan dapat terpasang.
Namun paling tidak anda masih dapat mengorbankan (melepas) optical drive bila tetap ngotot ingin menggunakan heatsink berukuran tinggi, sedangkan pada casing Thermaltake Lanbox penggunaan heatsink ukuran tinggi sama sekali tidak memungkinkan mengingat bagian atas terhalang oleh power supply unit yang mustahil dapat dikorbankan.

Sistem ventilasi udara mengandalkan pada lubang-lubang kecil di sisi kanan kiri casing dan fan power supply unit (PSU). Agar pendinginan lebih optimal, pastikan anda menggunakan PSU yang memiliki fan di bagian bawah bodynya, bukan di bagian belakang di sebelah konektor listrik.
PSU merk ternama kebanyakan memiliki fan besar di bagian bawah body-nmya. Ini sangat ideal untuk membantu mengeluarkan hawa panas dari interior G326.

Sisi samping kiri dan kanan casing ini juga memiliki lubang pori-pori untuk ventilasi. Jadi udara panas di dalam interior juga dapat keluar melalui lubang-lubang kecil ini.
Sedangkan untuk aliran udara masuk juga mengandalkan dari lubang-lubang kecil di sisi kanan dan kiri casing yang diarahkan melalui lubang besar di bagian depan casing yang bentuknya ala Transformers.

Tidak seperti Thermaltake Lanbox, tidak ada jendela acrylic transparan yang memungkinkan komponen dalam terlihat, ini merupakan nilai minus, karena kita tidak dapat memamerkan jerohan dalam casing ini.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Casing terpendek di dunia: Hanya menyita tempat seluas kertas ukuran folio (F4)

Berikut ini perkiraan biaya untuk merakit PC Gaming Portable yang powerful dan berfitur lengkap dengan menggunakan casing AOpen G326.

Casing AOpen G326 Rp.    750.000
Prosesor Intel Pentium Dual Core E2160 (1.8GHz) Rp.    700.000
BIOSTAR Tforce TF7100P-M7   (mATX)
(bisa meng-overclock Pentium E2160 ke 3GHz)
Rp.    800.000
RAM 2GB DDR2 667 Rp.    400.000
Geforce 8800GT 512MB Rp. 2.700.000
Hard disk SATA 160GB Rp.    500.000
DVD-RW drive SATA Rp.    450.000
Power Supply Thermaltake 420W pure Rp.     450.000
TOTAL Rp. 6.800.000

Motherboard tipe micro-ATX dengan harga Rp.800 ribuan pada spek PC gaming diatas sudah mampu untuk mengoverclock Pentium E2160 yang aslinya 1.8Ghz hingga ke kisaran 3Ghz.
Bila anda tidak mau melakukan overclock, maka anda tidak perlu pilih-pilih dalam membeli motherboard, namun ini berarti anda harus membeli prosesor yang jauh lebih mahal. Sebab performa gaming baru akan optimal bila anda menggunakan Pentium E / Core2 Duo yang kecepatannya diatas 2.2GHz (harganya diatas Rp.1 juta)

 

advertisement
Intel Core2 QUAD

 

redball.gif (916 bytes)AOPEN G325 "X-Men"    (Rp. 750 ribu)


Ajaib seperti X-Men: Sekalipun dimensinya pendek namun mampu memuat videocard high-end ukuran panjang

AOpen G325 merupakan seri casing mini yang duluan muncul sebelum G326 "Transformers". Bila G326 terinspirasi dari film bertema robot, G325 mengusung tema movie X-Men.
Perbedaanya dengan G326 hanyalah pada design luarnya saja (tema movie yang diangkat), sementara chassis dan struktur internalnya sama persis. Oleh karena itu kualitas dan design chassis internalnya tak perlu dijelaskan lagi disini.


Design yang bertemakan film box-office X-Men

Berbeda dengan G326 yang membiarkan port USB, Firewire dan Audio terbuka di bagian depan, G325 memiliki design front I/O panel yang tertutup, dengan alasan agar port-port tersebut terhindar dari debu. Oleh karena itu ketika ingin menancapkan flashdisk kita harus membuka dulu panel penutup di bagian bawah, agak merepotkan memang. Namun design ini menjadikan wajah depan casing ini terlihat mulus dan rapi sepertinya mulusnya botak kepala Professor Xavier.


Tameng pelindung serangan dari Magneto:
Front I/O panel ada dibalik pelindung anti-debu.


Design konyol: Peringatan untuk tidak boleh menggunakan pegangan untuk memindahkan casing.

AOpen berasumsi anda adalah X-Men yang bisa memidahkan casing dengan tenaga telekinetik

Satu hal yang cukup konyol pada design casing ini adalah bentuk dua buah pegangan tangan di sisi atas casing yang ternyata fungsinya hanyalah bersifat kosmetik saja. Di casing ini terdapat peringatan untuk tidak mengangkat casing ini menggunakan pegangan tangan ini. Sebab pegangan tangan plastik ini tidak tertempel secara kuat di chassis.
Jadi fungsinya jelas berbeda dengan pegangan tangan pada Thermaltake Lanbox yang memang benar-benar berguna untuk mengangkat casing.

AOpen G325 merupakan casing yang identik dengan G326, harganyapun sama. Satu-satunya perbedaan adalah tampilan kosmetik luarnya yang bertemakan movie box-office yang berbeda.

 


Design dan kualitas chassis G325 cukup bagus, identik dengan G326

 


Mari berfantasi: Pemilik casing G325 bisa membayangkan dirinya sebagai salah satu tokoh X-Men

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


NEXT PAGE (Review Codegen 3D19, Kesimpulan) >

Budz Kay Seminar

w e b d e s i g n by

Design by Budz Kay

©2008 Budz Kay Webdesign, All rights reserved
please contact webmaster for any web related problem