![]() |
Baku
Hantam VGA budget $250 : |
Artikel ditulis oleh: Budz Kay - 5 January 2007
Artikel ini dibuat berdasarkan analisa obyektif dan ilmiah,
namun ditulis dengan gaya bahasa yang mengandung parodi, satir humor, dan kritik yang
mungkin dapat menyinggung pihak tertentu.Bila anda menginginkan artikel yang sama namun dengan gaya bahasa formal dan sopan silahkan lihat versi artikel yang ditulis oleh Budz Kay untuk media cetak (misal: tabloid Komputek, dsb)
PAGE 2 of 3
|
Menyandang gelar sebagai produsen videocard chipset Nvidia terbanyak di dunia rupanya masih belum membuat MSI berpuas hati. Pabrikan motherboard terbesar ketiga di dunia ini juga memproduksi videocard berbasis chipset ATI. Untuk bersaing dengan produsen videocard ATI X1950 Pro lainnya, MSI berusaha memberikan fitur extra yang cukup mengejutkan pada X1950 Pro mereka yaitu jumlah memory sebesar 512MB namun dengan harga yang jauh lebih murah dibanding X1950 Pro merk lain yang masih mengandalkan memory 256MB.
Seperti halnya pada 7900GS mereka, pada X1950 Pro ini lagi-lagi MSI mengandalkan fitur extra dengan harga jual cukup miring yang tentu membuat pesaing-pesaingnya mati kutu. Seperti kebanyakan X1950 Pro lainnya, board yang digunakan menganut reference design dari ATI. Namun bedanya MSI membuat boardnya sendiri. Sebagai produsen motherboard 3 besar dunia, memproduksi sendiri board videocard tentu semudah membalik telapak tangan bagi MSI. Hal ini membuat MSI mampu menghemat biaya produksi, karena mereka tak perlu membeli board dari pabrikan lain seperti yang harus dilakukan produsen videocard lainnya. Oleh karena itulah harga jual MSI X1950 Pro termasuk yang paling murah sekalipun bertatahkan memory Samsung 1.4ns sebesar 512MB. MSI tampaknya menjadikan kapasitas memory extra tersebut sebagai suatu diferensiasi untuk bersaing dengan X1950 Pro merk lain. MSI juga tak lupa menyertakan diferensiasi lainnya yaitu bundle game TOCA 3 sebagai bumbu penyedap paket penjualan mereka. Sampai disitu saja diferensiasi yang mereka lakukan, karena dalam hal cooler, MSI ternyata masih mengandalkan heatsink&fan reference ATI. Keunggulan cooler reference ini adalah pada bentuknya yang tipis sehingga hemat tempat karena cuma memangsa 1 slot saja. Namun suara fannya sangat bising karena sekalipun ukuran fannya kecil namun putarannya cukup kencang dengan bilah kipas yang tegak lurus. Design cooler bising seperti ini memang harus dilakukan karena sekalipun chip ATI RV570 telah diproduksi dengan proses 80nm, namun suhunya tetap jauh lebih panas daripada chip Nvidia G71.
Bagian komponen voltage regulator pada videocard ATI kelas menengah-atas (x1800 dan x1900) terkenal menghasilkan panas berlebih, sehingga juga harus didinginkan oleh heatsink. Oleh karena itulah ukuran heatsink x1950 Pro melebar dan memanjang hingga ikut menutupi (mendinginkan) chip memory serta komponen voltage regulator. Materi heatsinknya bukan dari copper melainkan alumunium yang disepuh warna kuning keemasan.
Seperti kebanyakan X1950 Pro lainnya, videocard besutan MSI ini juga dibekali chip ATI Rage Theater yang membuatnya memiliki fitur VIVO (Video In Video Out). Untuk memanjakan pengguna yang ingin memanfaatkan fitur VIVO, MSI menyertakan External VIVO Port dengan design cantik, berbeda dengan X1950 Pro merk lain yang hanya dibekali kabel VIVO kacangan belaka. Sekalipun sarat fitur extra dengan harga paling miring, kemampuan overclock MSI X1950 Pro ini ternyata sangat mengecewakan. Pada dasarnya chip ATI RV570 memang tidak memiliki kemampuan overclock yang tinggi. Namun X1950 Pro garapan MSI ini memiliki kemampuan overclock GPU yang lebih rendah daripada X1950 Pro besutan HIS. Overclock maximal untuk GPU dan memory MSI X1950 Pro cuma mencapai 620/769(1539) saja. Ini berarti kenaikan GPU yang cuma sebanyak 8% saja. Sedangkan kenaikan memorynya sama persis seperti X1950 Pro HIS yang juga menggunakan chip buatan Samsung, yaitu 15%. Namun kekalahan dalam hal overclock GPU, dikompensasi oleh MSI dengan jumlah memory yang besar. Memory sebesar 512mb mampu memberikan peningkatan performa yang cukup signifikan di banyak game. Oleh karena itu pada sebagian besar benchmark, X1950 Pro 512MB besutan MSI ini bahkan mampu mengalahan X1950 Pro 256MB yang dioverclock lebih tinggi.
HIS merupakan salah satu partner setia ATI yang hanya membuat videocard berbasis chip grafis ATI saja. Di Indonesia, HIS merupakan merk favorit bagi para fans ATI, ini tak lain karena harganya yang bersaing serta inovasi cooler IceQ yang tampilannya keren & mewah.
HIS X1950 Pro TE juga memiliki tongkrongan fisik yang keren dan mewah, dengan pendingin IceQ3 yang mampu menurunkan suhu chip ATI yang terkenal panas itu. Bentuk cooler gambot ini memangsa 2 slot yang dapat menjadi nilai minus bagi sebagian orang, tapi dapat menjadi nilai plus bagi yang menyukai tampilan gahar.
Cooler IceQ3 mengandalkan pada heatpipe, fan besar, dan sistem airflow yang baik. Sekalipun warna heatsinknya kekuningan, namun materinya bukan dari tembaga (copper) melainkan dari alumunium yang disepuh warna kuning keemasan. Design cooler IceQ3 memiliki bagian heatsink untuk GPU, memory, dan voltage regulator yang semuanya terpisah (isolated heatsink), sehingga panas dari GPU tidak akan menjalar ke memory ataupun komponen voltage regulator. Meski demikian airflow dari fan dirancang untuk ikut mendinginkan keseluruhan bagian heatsink tersebut. Ini merupakan inovasi HIS yang patut diacungi jempol.
Selain dibekali heatsink untuk mendinginkan
chip memory Samsung 1.4ns yang digunakan, bagian komponen-komponen dari voltage regulator
juga didinginkan dengan heatsink. Seperti semua produsen videocard ATI lainnya board yang digunakan HIS tentu saja juga menganut reference design. Namun HIS tidak membuat boardnya sendiri, berbeda dengan MSI. Selama ini belum ada videocard ATI kelas menengah-atas yang tidak menganut ATI reference design. Sehingga diferensiasi yang dilakukan antar produsen videocard ATI hanya seputar,cooler, bundle game, dan clockspeed.
HIS tidak hanya melakukan diferensiasi pada
cooler saja, namun juga pada bundle game dengan menyertakan game FlatOut. HIS juga
melakukan diferensiasi signifikan pada clockspeed. HIS X1950 Pro Turbo Edition
memiliki clockspeed yang berjalan jauh lebih tinggi dibanding X1950 Pro merk lainnya yang
menganut clock reference. Oleh karena itu produk ini menyandang gelar "Turbo
Edition". Tampaknya HIS memberikan jampi-jampi yang cukup ampuh pada X1950 Pro mereka sehingga X1950 Pro Turbo Edition ini layak dinobatkan sebagai videocard tercepat di kelas harga $250 (dengan kondisi clock default). Sekalipun kinerjanya garang, namun kemampuan overclock videocard bertampang gahar ini ternyata kurang memuaskan, ini karena pada dasarnya chip ATI RV570 memang sudah dioptimalkan sehingga kemampuannya hampir mencapai batas, apalagi HIS juga sudah mengoverclock dari pabriknya, sehingga kenaikan overclocknya semakin kecil lagi. Selain itu memory yang digunakan, yaitu Samsung 1.4ns tidak mampu dioverclock tinggi, sehingga akibatnya kenaikan overclock GPU dan memory cuma mencapai 658/769(1539) saja yang berarti kenaikan overclocknya cuma sekitar 15% dari clock default reference ATI, atau cuma sekitar 3% dari clock default HIS Turbo Edition yang sudah tinggi. Satu hal yang juga disayangkan yaitu dengan harga lebih mahal daripada X1950 Pro lansiran MSI yang bertatahkan memory 512MB, HIS X1950 Pro Turbo Edition ini ternyata cuma memiliki memory sebesar 256MB saja.
NEXT PAGE (benchmark) >
©2006
Budz Kay Webdesign, All rights reserved |