Artikel ditulis oleh: Budz Kay - 5 January 2007
Artikel ini dibuat berdasarkan analisa obyektif dan ilmiah,
namun ditulis dengan gaya bahasa yang mengandung parodi, satir humor, dan kritik yang
mungkin dapat menyinggung pihak tertentu.Bila anda menginginkan artikel yang sama namun dengan gaya bahasa formal dan sopan silahkan lihat versi artikel yang ditulis oleh Budz Kay untuk media cetak (misal: tabloid Komputek, dsb)
PAGE 3 of 3 |
Perbandingan dilakukan dengan 6 macam pengujian, dimana pada uji
benchmark digunakan 2 aplikasi benchmark sintetis dan 10 macam game
BENCHMARK PLATFORM: CPU:
Salah satu keunggulan GPU nvidia G71 yang
digunakan pada Geforce 7900GS adalah konsumsi daya dan suhu yang jauh lebih rendah
daripada GPU pada ATI. Sekalipun X1950 Pro telah menggunakan proses produksi 80nm, namun ATI masih belum berhasil menurunkan suhu hingga mendekati GPU ciptaan nvidia. X1950 hanya sedikit lebih adem dibanding X1900GT namun masih jauh lebih panas daripada 7900GS.
Suhu yang lebih panas disebabkan karena X1950 Pro lebih rakus daya ketimbang 7900GS. Biasanya Power Supply 400watt bawaan casing masih cukup untuk memenuhi kebutuhan daya 7900GS, namun belum tentu sanggup untuk menyuapi mulut rakus X1950 Pro. Sudah menjadi rahasia umum bila mendengar ada pengguna videocard ATI kelas menengah-atas yang komputernya sering restart akibat power supplynya ternyata tak sanggup melayani GPU ATI yang rakus daya. Selain suhu GPU X1950 Pro yang panas dan rakus daya, komponen Voltage Regulator Module (VRM) pada X1950 Pro juga terkenal sebagai komponen yang memancarkan suhu sepanas GPU, hingga ATI mewajibkan penggunaan heatsink pada komponen VRM tersebut. Tampaknya hingga ini ATI masih belum berhasil menciptakan GPU yang dingin dan hemat daya seperti GPU Nvidia seri 7.
Dari seluruh peserta, WinFast 7900GS memiliki temperatur paling rendah yaitu 39/52 celsius untuk idle/full load. Kemudian diikuti MSI 7900GS (41/55). Sedangkan Pixelview 7900GS yang mengandalkan cooler reference yang sederhana tersebut terlihat memiliki suhu yang paling panas dibanding 7900GS lainnya. Bahkan suhu idle Pixelview masih diatas X1950 Pro. Sekalipun X1950 Pro memiliki temperatur
yang tidak terlalu panas pada kondisi idle, namun dalam kondisi full-load videcard ATI ini
mulai panas membara.
Ukuran fisik videocard seringkali kurang mendapat perhatian. Padahal ukuran videocard yang panjang / besar seringkali menghalangi beberapa komponen lain di motherboard.
Radeon X1950 Pro ukurannya sangat panjang.
Dengan ukuran yang memanjang mulai dari belakang hingga ke ujung depan motherboard, maka
sudah bisa dipastikan tubuhnya yang bongsor ini akan mengganggu pemasangan memory di ke 4
memory slot. Cooler reference ATI memiliki dimensi yang tipis sehingga hanya memakan 1 slot saja, namun beberapa X1950 Pro ada yang memangsa 2 slot karena ukuran coolernya yang besar (misal: HIS dan Powercolor).
Geforce 7900GS reference nvidia memiliki
bentuk yang pendek. Selain ukuran card yang pendek, semua videocard 7900GS umumnya menggunakan pendingin yang dimensinya tipis, sehingga hanya memakan 1 slot saja.
Seperti telah dibahas di awal artikel, strategi politik Nvidia yang brilian menjadikan videocard mereka lebih kompatibel dengan game-game yang ada di pasaran bila dibandingkan dengan videocard ATI.
DOWNLOAD VIDEO PERBANDINGAN KUALITAS IMAGE PADA SPLINTER CELL DOUBLE AGENT (1.6MB)
DOWNLOAD VIDEO PERBANDINGAN KUALITAS IMAGE PADA OBLIVION (2MB)
3DMark05 merupakan benchmark sintetis yang score-nya cenderung tinggi pada videocard ATI ketimbang Nvidia, ini tak lain karena ATI terlibat langsung dalam team development 3Dmark05, sedangkan nvidia tidak. Di masa-masa awal pembuatan 3Dmark05, Nvidia saat itu lebih memilih untuk merangkul developer game (diantaranya developer game Doom3), sementara ATI memilih merangkul developer benchmark sintetis agar videocard mereka menghasilkan angka-angka sensasional. Oleh karena itulah X1950 Pro yang pada dasarnya memang powerful, mampu memberikan score 3Dmark05 yang luar biasa tinggi dan jauh meninggalkan 7900GS. Bahkan 7900GS yang dioverclock sekalipun belum mampu mengalahkan X1950 Pro di kecepatan standard. Dalam adu overclock, X1950 Pro dengan memory 512MB juga terlihat mampu membabat X1950 Pro 256MB yang dioverclock lebih tinggi. Ini membuktikan bahwa jumlah memory yang lebih besar memberikan peningkatan kinerja yang cukup signifikan Peningkatan performa overclock
maximal pada 3DMark05 :
Berbeda dengan 3Dmark05 yang pro-ATI, 3Dmark06 merupakan benchmark yang lebih netral. Sekalipun demikian, kinerja X1950 Pro masih terlalu perkasa untuk dikalahkan oleh 7900GS dalam kondisi standard. Dalam adu overclock, barulah 7900GS mampu menumbangkan X1950 Pro. Pada 3dmark06, X1950 Pro dengan memory 512MB juga terlihat mampu mengalahkan X1950 Pro 256MB yang dioverclock lebih tinggi. Dari hasil pengujian SM2 dan SM3 di bawah
ini terlihat bahwa sebenarnya kinerja default untuk pengujian SM3 pada X1800GTO terlihat
sedikit lebih tinggi dibanding 7600GT. Peningkatan performa overclock
maximal pada 3DMark06 :
Pada saat ATI ikut serta dalam team
development 3Dmark05, nvidia lebih memilih untuk merangkul banyak game developer agar
membuat lebih banyak game pro-nvidia. Doom3 merupakan game OpenGL yang
mengandalkan realistic physics engine dan unified lighting scheme yang
disertai dengan detailed bump-mapping dan volumetric shadows. Developer
game ini, yaitu Id software memiliki hubungan yang mesra dengan Nvidia. Tak heran bila
penurunan performanya sangat drastis bila menggunakan videocard ATI. Sial bagi ATI, karena engine Doom3 rupanya cukup populer dan banyak digunakan pada game-game terbaru. Chronicles of Riddick dan Prey adalah contoh beberapa game yang menggunakan engine Doom3. Meski Doom3 kurang bersahabat dengan ATI, namun game ini membuktikan bahwa X1950 Pro 512MB mampu mengalahkan X1950 Pro 256MB yang dioverclock lebih tinggi. Ini menunjukkan bahwa Doom3 merupakan game yang berkarakter texture-intensive sehingga mampu memanfaatkan extra memory 512MB. Peningkatan performa overclock
maximal pada Doom3 :
FarCry merupakan game legendaris dengan tampilan grafik yang hingga kini masih terasa fenomenal. Dalam perkembangannya, muncul patch 1.3 untuk menambahkan fitur HDR pada game ini. Namun nvidia bersama developer game ini berusaha menjegal ATI dengan tidak disupportnya HDR pada videocard ATI. Selama 1 tahun pengguna ATI tak mampu menikmati efek HDR pada FarCry hingga akhirnya muncul patch 1.4 versi underground (unofficial) yang mampu mensupport HDR pada videocard ATI. Meski demikian patch 1.4 versi official tetap saja tidak mensupport HDR pada ATI, karena developer game ini telah berikrar untuk tidak mendukung ATI. Dari sisi kualitas tampilan HDR pada game ini, gambar di videocard nvidia terasa sedikit lebih terang dibanding ATI. Sedangkan dari sisi kinerja, 7900GS masih belum mampu untuk mengalahkan X1950 Pro dalam kondisi standar, namun dalam adu overclock 7900GS lagi-lagi mampu menghajar X1950 Pro. Peningkatan performa overclock
maximal pada FarCry (no HDR) :
Serious Sam2 merupakan game yang disponsori oleh Nvidia. Oleh karena itu implementasi HDR pada game ini bermasalah pada videocard ATI (lihat pengujian bagian image quality). Baru setahun kemudian setelah game beredar dan orang sudah mulai bosan, developernya baru mengeluarkan perbaikan untuk videocard ATI. Dalam pengujian kinerja standard, lagi-lagi X1950 Pro terlalu perkasa untuk dikalahkan 7900GS. Namun dalam adu overclock, 7900GS mampu mengeluarkan tenaga dalamnya hingga membuat X1950 Pro terjungkal dengan selisih framerate yang cukup banyak. Dari perbandingan kinerja X1950 Pro 256MB dan 512MB terlihat bahwa Serious Sam 2 cukup mampu memanfaatkan extra memory 512MB pada X1950 Pro, meski penggunaan memory sebesar 512MB belum sampai membuatnya mengalahkan X1950Pro 256MB yang dioverclock lebih tinggi. Peningkatan performa overclock
maximal pada Serious Sam 2:
Half Life2 merupakan game yang disponsori oleh ATI. Berbeda dengan game Nvidia yang cenderung tidak bersahabat dengan Nvidia, game pro-ATI umumnya tetap bersahabat dengan videocard Nvidia. Oleh karena itu Half Life2 berjalan dengan tampilan yang sama baik pada videocard ATI maupun Nvidia. Sebagai game yang disponsori ATI, tentu wajar sajabbila dalam kondisi standard X1950 Pro lebih unggul dibanding 7900GS, namun dalam adu overclock 7900GS terlihat mampu mengimbangi X1950 Pro. Dari perbandingan kinerja X1950 Pro 256MB dan 512MB terlihat bahwa HalfLife2 merupakan game yang tidak mampu memanfaatkan extra memory 512MB pada X1950 Pro. Sekalipun tergolong game yang pro-ATI, fitur pada game ini masih kompatibel dengan videocard nvidia. Bahkan dengan menggunakan 7900GS, fitur FSAA 4X dan HDR dapat diaktifkan bersamaan. Ini tentu sesuatu yang aneh karena seharusnya hanya seri ATI X1xxx yang mensupport fitur tersebut. Hal ini disebabkan karena keunikan pada engine Half Life2 dimana HDR dihasilkan menggunakan Shader Model 2 dan kalkulasi pixel shader, sehingga sekalipun kita menggunakan videocard tua yang belum mendukung Shader Model 2, tampilan HDR tetap keluar pada game ini. Meski Half Life2 merupakan game yang
cenderung pro-ATI, namun selisih performa antara X1950 Pro dan 7900GS pada Half Life 2
tidak seekstrim pada game yang pro-nvidia seperti Doom3. Peningkatan performa overclock
maximal pada Half Life 2:
FEAR merupakan satu dari sekian banyak game yang menyandang logo nvidia, meski demikian X1950 Pro masih terlalu perkasa untuk dikalahkan 7900GS dalam kondisi standard. Namun dalam adu overclock, kekuatan tersembunyi 7900GS mulai terlihat sehingga X1950 Pro hanya bisa pasrah tertinggal dalam debu. Penggunaan memory 512MB pada X1950 Pro terlihat tidak memberikan peningkatan performa pada pengujian tanpa Anti Aliasing, namun dalam kondisi AF16X dan AA4x adanya extra memory 512MB terlihat mampu memberikan peningkatan kinerja yang cukup signifikan pada X1950 Pro. Peningkatan performa overclock
maximal pada FEAR :
Quake4 merupakan game yang mampu
memanfaatkan penggunaan dual-prosesor. Game dengan engine multiplayer yang cukup populer
ini dikenal memiliki karakteristik yang CPU-dependent, atau dengan kata lain
performanya sangat dipengaruhi oleh kinerja system (CPU). Secara teori, dengan
karakteristik CPU-dependent, maka perbedaan antar videocard tidak akan terlalu
signifikan, namun karena Nvidia telah menyelipkan cukup banyak amplop ke celana team
programmer Id software, maka jelas saja kinerja ATI X1950 Pro terlihat terpuruk jauh.
Bahkan X1950 Pro yang dioverclock mati-matian masih tertinggal cukup jauh dibanding
kinerja standard 7600GT yang notabene videocard yang kastanya jauh dibawah 7900GS maupun
X1950 Pro. Sama seperti pada Doom3, penggunaan extra memory 512MB pada X1950 Pro terlihat mampu memberikan peningkatan performa yang menandakan bahwa game ini cenderung texture-intensive. Peningkatan performa overclock
maximal pada QUAKE 4 :
Oblivion hingga saat ini masih merupakan game dengan tampilan terbaik. Dalam proses pembuatannya Nvidia melakukan pendekatan dengan developernya untuk melakukan penurunan image quality pada videocard ATI. Yang paling parah adalah fitur shadow on grass yang mengalami flickering (lihat pengujian bagian image quality). Sekalipun dari sisi kualitas gambar x1950pro terlihat cacat, namun dari sisi performa x1950pro mampu melejit meninggalkan 7900gs. Bahkan 7900gs yang dioverclock sekalipun masih belum mampu mengalahkan x1950pro yang berjalan di kecepatan default. Oblivion tampaknya merupakan game yang lebih pipeline-intensive daripada texture intensive. Oleh karena itu x1950pro dengan jumlah pixel shader pipeline sebanyak 36 sulit dikalahkan oleh 7900gs yang hanya dibekali 20 pipeline saja. Sedangkan karena tidak texture-intensive, maka x1950pro dengan extra memory 512MB tidak memberikan peningkatan kinerja dibanding x1950pro 256MB. Peningkatan performa overclock
maximal pada Oblivion:
Game yang populer dengan tokoh Lara Croft ini jelas-jelas menyandang logo nvidia dan dikenal kurang bersahabat dengan videocard ATI dalam hal kualitas gambar. Namun dari sisi kinerja terlihat bahwa x1950pro mampu mengalahkan 7900gs. Hal ini sepertinya disebabkan karena pada videocard ATI fitur soft shadow tidak mampu berfungsi sehingga bebannya lebih ringan. Penggunaan extra memory 512MB pada x1950pro terlihat memberikan peningkatan kinerja yang sangat besar pada game ini. Ini terlihat pada besarnya perbedaan kinerja antara x1950pro 512MB dan 256MB. Ini menandakakan bahwa TR Legend termasuk kategori game yang sangat texture-intensive. Peningkatan performa overclock maximal
pada TR Legend:
Game yang meraih penghargaan sebagai
game Real Time Strategy terbaik 2006 ini merupakan game yang disponsori oleh Nvidia
sehingga anda akan disuguhi tampilan logo nvidia di awal permainan. Dari sisi kinerja standard, X1950pro terlihat mampu memberikan average framerate yang lebih tinggi dibanding 7900gs, namun anehnya x1950pro 256MB memiliki minimum framerate yang jauh dibawah 7900gs. Tampaknya developer game ini diinstruksikan oleh Nvidia untuk menciptakan fluktuasi framerate yang besar pada videocard ATI supaya game terasa kurang lancar. Dengan memory 512MB barulah minimum framerate X1950 Pro bisa menyamai 7900GS yang cuma meberbekal memory 256MB Peningkatan performa overclock
maximal pada Company Of Heroes:
Game yang pernah dinobatkan sebagai game racing terbaik ini terkenal sebagai game yang pro-nvidia sehingga kualitas gambarnya jauh lebih bagus di 7900gs daripada di x1950pro. Selain itu dari sisi kinerja terlihat bahwa 7900gs dalam kondisi standard nyaris sama cepatnya dengan x1950pro, namun dalam adu overclock 7900gs mampu membabat x1950pro untuk kesekian kalinya. Tampaknya game ini memang dirancang untuk lebih optimal di videocard nvidia baik dari sisi kualitas gambar maupun kinerja. Peningkatan performa overclock
maximal pada NFS Most Wanted:
Kondisi standard Sekalipun unggul dalam performa, namun X1950 Pro harus kalah total oleh 7900GS dalam hal kualitas gambar (Image Quality). Ini bukan karena ketidakbecusan ATI dalam memberikan fitur peningkat image quality, sebab ATI justru mampu mensupport FSAA+HDR. Kekalahan X1950 Pro atas 7900GS dalam hal kualitas gambar disebabkan karena Nvidia berkonspirasi dengan banyak game developer untuk menjatuhkan ATI, sehingga cukup banyak game yang mengalami penurunan kualitas gambar pada videocard ATI, termasuk pada X1950 Pro tentunya. Hal ini telah dijelaskan panjang lebar di artikel yang berjudul Duel kualitas gambar Nvidia vs ATI. Para fans ATI biasanya masih berdalih bahwa
problem kualitas gambar hanya menimpa game-game tertentu yang disponsori Nvidia saja.
Namun dalam prakteknya ternyata Nvidia mensponsori hampir 90% game yang ada di pasaran.
Daftar game-game yang disponsori Nvidia dapat dilihat di situs ini: www.nzone.com/object/nzone_twimtbp_gameslist.html. Kondisi Overclock Persentase kenaikan rata-rata overclock
7900GS di semua pengujian bahkan terlihat 5X lebih tinggi dibanding
X1950 Pro. Hal ini membuat 7900GS merupakan pilihan tepat bagi para overclocker. Hanya ada 3 game dimana performa 7900GS kalah oleh X1950 Pro dalam adu overclock yaitu Oblivion, Tomb Raider Legend, dan Company of Heroes. Namun pada game-game tersebut terjadi gangguan kualitas image pada videocard ATI yang tentu saja sengaja diciptakan oleh developer game (atas instruksi Nvidia).
Dari sekian banyak perbandingan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa bila tujuan anda membeli videocard untuk bermain game, maka 7900GS lebih ideal dibanding X1950 Pro. Karena videocard Nvidia memiliki kompatibilitas dan kualitas gambar yang lebih baik di banyak game. Apalagi mayoritas game di pasaran saat ini disponsori oleh Nvidia yang berarti kualitas gambarnya/kinerjanya akan lebih buruk/bermasalah di videocard ATI. Sekalipun kecepatan standard 7900GS masih
di bawah X1950 Pro, namun untuk videocard kelas $250 kecepatan sudah bukan merupakan
masalah di sebagian besar game, karena videocard di kelas harga tersebut sudah cukup
powerful, oleh karena itu kualitas gambar dan kompatibilitas akan lebih berperan. 7900GS merupakan videocard yang menyimpan kekuatan tersembunyi yang baru akan terlihat ketika dioverclock. Karakter "GS" pada 7900GS bisa jadi merupakan singkatan dari "Genjot Saja", yang artinya videocard ini memang diciptakan untuk digenjot (dioverclock). Oleh karena itu hanya orang bodoh yang tidak mengoverclock 7900GS, sebab sesungguhnya tidak ada alasan untuk tidak mengoverclock 7900GS terutama bila mengingat bahwa suhu 7900GS dalam kondisi overclock sekalipun masih lebih rendah dibanding X1950 Pro dalam kondisi standard. Overclocking pada videocard Nvidia Geforce
seri 7 juga lebih aman daripada di videocard ATI, karena geforce seri 7 memiliki clock
speed yang beroperasi dalam 2 mode yaitu 2D dan 3D. Oleh karena itu geforce 7900GS dapat
diatur overclocknya hanya aktif sewaktu menjalankan game 3D saja, sedangkan ketika dalam
kondisi di desktop ataupun menjalankan aplikasi non-game 7900GS secara otomatis tetap
tidak akan teroverclock. Sedangkan pada videocard ATI, GPU akan tetap teroverclock terus
sekalipun dalam kondisi di desktop (2D). Oleh karena itu umur geforce 7900GS akan
cenderung lebih awet daripada videocard radeon X1950 Pro, apalagi suhu 7900GS jauh lebih
dingin dibanding X1950 Pro.
Bila 7900GS merupakan sahabat para gamer dan overclocker, X1950 Pro lebih cocok untuk pengguna non-gamer yang jarang bermain game namun lebih suka mengejar score benchmark sintetis 3DMark05, ataupun mengejar peringkat kalkulasi Folding@Home dengan menggunakan kemampuan GPU. Selain itu X1950 Pro juga cocok bagi pengguna yang memerlukan fitur VIVO (Video in - Video Out) yang notabene tidak ada pada 7900GS. Bagi pengggemar komputer yang mengutamakan aspek estetika, X1950 Pro juga memiliki tampilan fisik yang lebih mewah dan lebih keren ketimbang 7900GS. Sekalipun X1950 Pro memiliki kemampuan
mengaktifkan FSAA+HDR secara bersamaan untuk meningkatkan kualitas gambar, namun
keunggulan ini seringkali sia-sia karena tidak dapat digunakan di beberapa game (yang
umumnya disponsori Nvidia). Selain itu penurunan kualitas image yang sengaja dilakukan
oleh developer game & Nvidia terhadap videocard ATI masih jauh lebih parah dibanding
peningkatan kualitas image dengan penggunaan FSAA+HDR.
Dari 3 merk 7900GS yang dibandingkan
disini, yaitu PixelView, MSI, dan WinFast, tidak ada perbedaan performa default yang
signifikan, karena semuanya menganut reference clock nvidia, sehingga perbedaaanya adalah
pada kemampuan overclock, cooler, bundle game, dan tentunya harga jual. Janganlah menganggap bahwa videocard yang
clock defaultnya lebih tinggi daripada clock reference berarti selalu lebih baik, karena
semua videocard yang diuji sini juga bisa dijalankan di clock yang lebih tinggi.
Perbandingan yang lebih adil tentunya adalah membandingkan kemampuan overclock maximal
tiap-tiap card. Jadi bila performa menjadi pertimbangan
utama, lebih baik memilih berdasarkan kemampuan overclock tertinggi. Bukan berdasar
tingginya clock default bawaan videocard. DECISION TREE untuk Pemiihan Videocard terbaik dengan budget $250
Mana yang anda pentingkan?
Budz Kay
BEBERAPA ARTIKEL LAIN YANG RELEVAN DENGAN ARTIKEL INI:
©2006
Budz Kay Webdesign, All rights reserved |