Artikel ditulis oleh: Budz Kay - 23 Juli 2008
Artikel ini dibuat berdasarkan analisa obyektif dan ilmiah,
namun ditulis dengan gaya bahasa yang mengandung parodi, satir humor, dan kritik yang
mungkin dapat menyinggung pihak tertentu.Bila anda menginginkan artikel yang sama namun dengan gaya bahasa formal dan sopan silahkan lihat versi artikel yang ditulis oleh Budz Kay untuk media cetak (majalah / tabloid) PAGE 2 of 6 |
Radeon HD 4850 saat ini merupakan videocard
terlaris yang paling diburu orang. Videocard berbasis core RV770 Pro ini akhirnya menjadi
kunci awal kesuksesan ATI setelah sekian lama mereka hanya menelurkan produk-produk gagal
di pasaran. Radeon HD4850 hadir untuk menggantikan
Radeon HD3870 yang sebelumnya juga dijual di kisaran harga $200 namun gagal mengahalahkan
Geforce 8800GT. ATI bahkan berani mengikrarkan Radeon HD4850 sebagai videocard pertama di dunia yang mampu mencapai kinerja komputasi sebesar 1 Tera FLOPS. Ini merupakan sebuah indikator kinerja yang bahkan melampaui Geforce GTX 280 seharga $650 yang kemampuan komputasinya cuma 0.9 Tera FLOPS saja. Radeon HD4850 diposisikan oleh ATI untuk menyerang segmen videocard harga $200. Segmen harga tersebut selama ini dikuasai oleh Geforce 8800GT yang notabene merupakan videocard terlaris. Dengan kinerja Radeon HD4850 yang mampu
mengalahkan Geforce 8800GT (dan bahkan 9800GTX) akhirnya membuat NVIDIA kalang kabut
menurunkan harga produknya secara drastis.
- KINERJA SECARA UMUM Dengan berbekal core RV770 yang mengusung berbagai pembaruan, Radeon HD4850 memiliki peningkatan kinerja yang sangat drastis (2X lipat) dibanding pendahulunya yang masih berbasis core RV670. Kinerjanya bahkan menyaingi Geforce 9800GTX, sehingga mengalahkan Geforce 8800GT bukanlah sesuatu yang sulit bagi jagoan baru ATI ini. - JUMLAH STREAM PROCESSOR Radeon HD4850 memiliki 800 Stream Processor
(SP) yang berarti jauh lebih banyak ketimbang pendahulunya (Radeon HD3870) yang cuma
memiliki 320SP SP. - MEMORY YANG DIGUNAKAN Radeon HD4850 masih menggunakan memory DDR3 256-bit yang berjalan di kecepatan 2000Mhz. Sekalipun menggunakan spesifikasi memory yang lebih rendah ketimbang Radeon HD3870 yang dibekali DDR4, namun kombinasi core RV770 dengan memory DDR3 ini terbukti masih mampu memberikan kinerja yang jauh lebih baik ketimbang Radeon HD3870 yang dibekali memory DDR4. Sekalipun arsitektur RV700 mendukung memory DDR5, namun ATI memutuskan kmenggunkan DDR pada Radeon HD4850 agar dapat menekan harga jual Radeon HD4850 agar dapat dijual di kisaran harga $200 untuk menghajar Geforce 8800GT. Sementara Radeon HD4870 yang menggunakan DDR5 dijual di kisaran harga $300 untuk menghajar GTX260. - KEMAMPUAN OVERCLOCK Radeon HD4850 merupakan videocard yang memiliki kemampuan overclock cukup tinggi. Rata-rata mampu dinaikkan clock GPU-nya dari 625MHz ke 700MHz. Kenaikannaya memang tidak setinggi Geforce 8800GT, namuns ecara default kinerja Radepoj HD4850 sudah jauh diatas Geforce 8800GT. DBahkan kinerjha standard Radeon HD4850 seringkali masih belum mampu dikalahkan Geforce 8800GT yang doverclok sekalipun Tidak seperti arsitektur NVIDIA yang menerapkan clock GPU dan Shader secara independen, Aristektur ATI RV770 menerapkan GPU clock dan Shader clock yang sama-sama berjalan di 625Mhz. Jadi mengoverclok GPU clock akan selalu ikut mengoverclock shader processornya juga.
- FITUR UNGGULAN LAIN Semenjak dulu videocard ATI selalu unggul dalam 2 hal dibanding NVIDIA, yaitu kualitas Anti Aliasing yang lebih bagus dan kualitas video. Radeon HD4850 mampu memberikan kualitas Anti
Aliasing yang lebih halus dengan penurunan kinerja yang tidak separah pada videocard
Geforce 8800GT. Implementasi fitur video-upscale juga akan memberikan nilai plus bagi konsumen yang ingin menikmati movie DVD dengan kualitas gambar yang lebih halus di LCD TV High Definition (tidak pecah). - UKURAN FISIK & KONSUMSI DAYA Radeon HD4850 merupakan videocard dengan ukuran panjang kelas
menengah, tidak sepanjang Geforce 8800GTX dan 9800GTX, namun lebih panjang daripada
Geforce 8600GT. Radeon HD4850 juga hanya membutuhkan satu power connector tambahan saja, bukan dua seperti pada Radeon HD4870, HD2900XT, ataupun Geforce 9800GTX. Ini menandakan bahwa kebutuhan daya Radeon HD4850 jauh lebih rendah dibanidng ketiga videocard dengan dual power connector tersebut. Banyak orang menganggap bahwa Radeon HD4850 membutuhkan PSU (power
supply unit) mahal dengan kapasitas 500W ke atas yang harganya diatas Rp.600 ribu. Ini
anggapan yang salah besar yang hanya akan menguntungkan para penjual PSU mahal. PSU 400W
dengan merk terkenal seperti Silverstone Strider ST405 seharga cuma 400 ribu terbukti
mampu meladeni Radeon HD4850 dalam kondisi teroverclock yang berjalan pada platform Core2
Quad yang dioverclock pula.
Problem panas akibat rotasi fan yang diset terlalu rendah tampaknya menjadi penyakit yang mulai menimpa berbagai videcard terbaru akhir-akhir ini. Diawali dengan Geforce 8800GT, 9600GT, hingga kini Radeon HD4850. Ini semua karena baik ATI maupun NVIDIA terlalu khawatir dengan tingkat kebisingan yang dihasilkan fan, sehingga mereka sepertinya malah rela GPU-nya terpanggang kepanasan, ketimbang menaikkan rotasi fannya. ATI Radeon HD4850 selama ini harus bermandikan keringat dan menggelinjang kepanasan akibat putaran fan yang terlalu pelan. Hal ini tentu cukup membuat para pemiliknya panik, gelisah, dan dilanda kecemasan serta depresi yang cukup mendalam. Hal yang paling mencemaskan para pengguna Radeon HD4850 adalah dalam keadaan idle saja suhu GPU telah mencapai 71C. Biang kerok semua ini adalah karena pada kondisi idle, fan diatur oleh ATI untuk berjalan cuma di kecepatan 7% saja. Ini tentu sungguh gila, bahkan fitur power saving (ATI PowerPlay) yang bertujuan untuk menurunkan clock GPU dan memory ke 500MHz & 750MHz juga tak mampu menjinakkan panasnya suhu GPU pada kondisi idle karena putaran fan yang sengaja diatur terlalu loyo oleh ATI Menyadari situasi ini, beberapa pemilik Radeon HD4850 ada yang dengan gemetar mencoba merogoh koceknya lagi untuk melihat masih adakah uang tersisa untuk mengganti pendingin standard dengan asesori VGA cooler yang mahal itu, sementara ada pula yang hanya pasrah sambil termanggu untuk menunggu kedatangan software utility RivaTuner yang kompatibel dengan Radeon HD4850 agar dapat mengontrol fan secara manual. Namun semua kegelisahan itu kini pupus sudah, karena telah ditemukan solusi gratis untuk mengatasi problem overheat tersebut dengan cara yang sangat sederhana dan tanpa biaya, yaitu dengan merubah file profile yang ada di dalam directory windows.
Berikut ini langkah-langkah
untuk merubah kecepatan putaran fan secara manual: Setelah melakukan cara diatas maka rotasi putaran fan akan meningkat menjadi 65% (sekitar 5000RPM). Sehingga suhu idle yang semula 75C dapat turun drastis menjadi cuma 45C saja, dan suhu full-load yang semula 85C juga turun drastis menjadi 65C saja. Bila fan speed diatur 100% (8000RPM) maka suara fan akan terlalu bising dan menghasilkan vibrasi yang berlebihan. Fan juga akan cepat rontok bila digeber terus di kecepatan 100% seperti itu. Sehingga amannya maximum 70% saja sudah cukup. Jangan lupa untuk mereload profile Reviewland tersebut setiap kali anda startup masuk ke Windows. Dengan solusi gratisan ini, Radeon HD4850 yang semula menggelinjang kepanasan bermandikan keringat, kini bakal menggigil kedinginan dan masuk angin karena disembur putaran fan kecepatan tinggi.
Sebagai videocard yang kini menjadi barang
terlaris dan paling diburu orang, maka mulai banyak merk Radeon HD4850 yang beredar di
pasaran Indonesia, meski mayoritas didominasi merk PowerColor dan HIS. Bila merk VGA Radeon HD4850 yang anda lihat
tidak ada dalam daftar tersebut, bisa dipastikan itu adalah merk "kelas
dua" yang bukan merupakan partner resmi ATI.
PowerColor merupakan pabrikan videocard yang merupakan partner utama ATI. Selain itu garansi videocard PowerColor ini cukup lama, yaitu 2 tahun. Dengan begitu bila setahun kemudian anda menjual videocard ini, masih ada sisa garansi 1 tahun lagi yang memberikan rasa aman bagi pembeli videocard milik anda (sehingga anda bisa menjual barang bekas tersebut dengan harga lebih tinggi karena masih bergaransi 1 tahun).
Lebih aman juga bila anda membeli videocard
yang menggunakan design reference ATI. Cirinya adalah PCB warna merah dengan tulisan AMD
pada bagian belakang videocard. Di Indonesia, PowerColor dan HIS selalu
bersaing ketat untuk dulu-duluan merilis videocard ATI di pasaran. Keduanya sama-sama
merilis Radeon HD4850 yang menggunakan reference board ATI. Sapphire yang merupakan produsen asal China (Hong Kong) juga mulai memasukan barangnya sedikit demi sedikit saja ke Indonesia. Sehingga mayoritas jumlah Radeon HD4850 yang beredar di pasaran Indonesia masih tetap saja didominasi merk PowerColor dan HIS. HIS tampaknya menjadi satu-satunya produsen videocard Radeon HD4850 yang garansinya paling pendek, namun harga jualnya lebih tinggi ketimbang PowerColor dan Sapphire. Sedangkan ASUS, seperti biasa, menjadi yang termahal (padahal menggunakan reference board yang sama persis dengan yang lain). PowerColor Radeon HD4850 menjadi pilihan untuk direview karena pertimbangan harga yang paling murah, garansi yang lebih lama, dan merupakan merk yang populer.
PowerColor merupakan partner utama ATI. Oleh karena itu jangan heran jika produsen ini menjadi yang pertama di dunia meluncurkan Radeon HD4850. Di Indonesia Powercolor juga menjadi yang pertama menghadirkan videocard ini di pasaran. PowerColor Radeon HD4850 menggunakan design
reference ATI, dengan clock sesuai standard reference pula yaitu 625MHz (GPU) dan 2000MHz
(memory).
.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
©2008 Budz Kay
Webdesign, All rights reserved
please contact webmaster for any
web related problem