reviewtip2.jpg (5487 bytes)

BERLIAN COM
  Setan Merah pembunuh NVIDIA :
  Serangan ATI Radeon HD4850 terhadap
   videocard NVIDIA budget $200
    redball.gif (916 bytes)

  Artikel ditulis oleh: Budz Kay - 23 Juli 2008

Artikel ini dibuat berdasarkan analisa obyektif dan ilmiah, namun ditulis dengan gaya bahasa yang mengandung parodi, satir humor, dan kritik yang mungkin dapat menyinggung pihak tertentu.
Bila anda menginginkan artikel yang sama namun dengan gaya bahasa formal dan sopan silahkan lihat versi artikel yang ditulis oleh Budz Kay untuk media cetak (majalah / tabloid)

PAGE 2 of 6
< PREVIOUS PAGE     NEXT PAGE >

 

redball.gif (916 bytes)Mengenal ATI Radeon HD4850 (RV770 Pro)


Radeon HD4850: Kinerja tinggi, fitur lengkap, dan tidak rakus daya

Radeon HD 4850 saat ini merupakan videocard terlaris yang paling diburu orang. Videocard berbasis core RV770 Pro ini akhirnya menjadi kunci awal kesuksesan ATI setelah sekian lama mereka hanya menelurkan produk-produk gagal di pasaran.
Generasi videocard ATI sebelumnya seperti Radeon HD2900XT (R600) dan Radeon HD3870 merupakan dua contoh produk gagal dengan penjualan super-jeblok karena kinerjanya yang jauh dibawah videocard NVIDIA dan harga yang lebih mahal.

Radeon HD4850 hadir untuk menggantikan Radeon HD3870 yang sebelumnya juga dijual di kisaran harga $200 namun gagal mengahalahkan Geforce 8800GT.
Tidak seperti pendahulunya yang loyo, Radeon HD4850 mengusung kinerja tinggi dengan berbekal 800 Stream Processor. Namun videocard ini memiliki 2 hal yang dicintai konsumen yaitu harga murah dan konsumsi daya rendah.

ATI bahkan berani mengikrarkan Radeon HD4850 sebagai videocard pertama di dunia yang mampu mencapai kinerja komputasi sebesar 1 Tera FLOPS. Ini merupakan sebuah indikator kinerja yang bahkan melampaui Geforce GTX 280 seharga $650 yang kemampuan komputasinya cuma 0.9 Tera FLOPS saja.

Radeon HD4850 diposisikan oleh ATI untuk menyerang segmen videocard harga $200. Segmen harga tersebut selama ini dikuasai oleh Geforce 8800GT yang notabene merupakan videocard terlaris.

Dengan kinerja Radeon HD4850 yang mampu mengalahkan Geforce 8800GT (dan bahkan 9800GTX) akhirnya membuat NVIDIA kalang kabut menurunkan harga produknya secara drastis.
Meski demikian beberpa distributor dan penjual masih memiliki stok Geforce 8800GT yang berlimpah (maklum saja karena aGeforce 8800GT sebelumnya adalah videocard terlaris), sehingga harga Geforce 88000GT di Indonesia hingga kini tetap saja masih saja diatas Radeon HD4850.


Core RV770 Pro: Berjalan pada kecepatan 625MHz dengan mengusung 800 Stream Processor.

Dilengkapi shim (frame pelindung) untuk menghindari remuknya core sewaktu penggantian cooler

- KINERJA SECARA UMUM

Dengan berbekal core RV770 yang mengusung berbagai pembaruan, Radeon HD4850 memiliki peningkatan kinerja yang sangat drastis (2X lipat) dibanding pendahulunya yang masih berbasis core RV670. Kinerjanya bahkan menyaingi Geforce 9800GTX, sehingga mengalahkan Geforce 8800GT bukanlah sesuatu yang sulit bagi jagoan baru ATI ini.

- JUMLAH STREAM PROCESSOR

Radeon HD4850 memiliki 800 Stream Processor (SP) yang berarti jauh lebih banyak ketimbang pendahulunya (Radeon HD3870) yang cuma memiliki 320SP SP.
Sekalipun jumlah SP yang banyak pada ATI selama ini seringkali "menipu: karena kinerjanya yang masih dibawah vodeocard NVIDIA dengan jumlah SP sedikit, namun bila kita mensejajjarkan jumlah SP agar setara dengan NVIDIA (yaitu dengan membagi jumlah SP pada GPU ATI dengan angka 5), maka jumlah SP pada Radeon HD4850 tetap saja masih lebih banyak. Karena 800SP:5=160SP, padahal videocard berbasis G92 kasta tertinggi hanya memiliki 128SP saja. Oleh karena itulah Geforce 9800GTX sekalipun kepayahan untuk mengimbangi Radeon HD4850.

- MEMORY YANG DIGUNAKAN

Radeon HD4850 masih menggunakan memory DDR3 256-bit yang berjalan di kecepatan 2000Mhz. Sekalipun menggunakan spesifikasi memory yang lebih rendah ketimbang Radeon HD3870 yang dibekali DDR4, namun kombinasi core RV770 dengan memory DDR3 ini terbukti masih mampu memberikan kinerja yang jauh lebih baik ketimbang Radeon HD3870 yang dibekali memory DDR4.

Sekalipun arsitektur RV700 mendukung memory DDR5, namun ATI memutuskan kmenggunkan DDR pada Radeon HD4850 agar dapat menekan harga jual Radeon HD4850 agar dapat dijual di kisaran harga $200 untuk menghajar Geforce 8800GT. Sementara Radeon HD4870 yang menggunakan DDR5 dijual di kisaran harga $300 untuk menghajar GTX260.

- KEMAMPUAN OVERCLOCK

Radeon HD4850 merupakan videocard yang memiliki kemampuan overclock cukup tinggi. Rata-rata mampu dinaikkan clock GPU-nya dari 625MHz ke 700MHz. Kenaikannaya memang tidak setinggi Geforce 8800GT, namuns ecara default kinerja Radepoj HD4850 sudah jauh diatas Geforce 8800GT. DBahkan kinerjha standard Radeon HD4850 seringkali masih belum mampu dikalahkan Geforce 8800GT yang doverclok sekalipun

Tidak seperti arsitektur NVIDIA yang menerapkan clock GPU dan Shader secara independen, Aristektur ATI RV770 menerapkan GPU clock dan Shader clock yang sama-sama berjalan di 625Mhz. Jadi mengoverclok GPU clock akan selalu ikut mengoverclock shader processornya juga.


Radeon HD4850 tidak perlu PSU mahal:

Cukup dengan 400W saja (merk Silverstone). Harga cuma sekitar 400 ribu

- FITUR UNGGULAN LAIN

Semenjak dulu videocard ATI selalu unggul dalam 2 hal dibanding NVIDIA, yaitu kualitas Anti Aliasing yang lebih bagus dan kualitas video.

Radeon HD4850 mampu memberikan kualitas Anti Aliasing yang lebih halus dengan penurunan kinerja yang tidak separah pada videocard Geforce 8800GT.
Pada game yang mendukung DirextX 10.1 keunggulan tersebut akan semakin terlihat karena penggunaan DirectX 10.1 memungkinkan tidak adanya penurunan kinerja sekalipun Anti Aliasing diaktifkan (disebut Free FSAA).

Implementasi fitur video-upscale juga akan memberikan nilai plus bagi konsumen yang ingin menikmati movie DVD dengan kualitas gambar yang lebih halus di LCD TV High Definition (tidak pecah).

- UKURAN FISIK & KONSUMSI DAYA

Radeon HD4850 merupakan videocard dengan ukuran panjang kelas menengah, tidak sepanjang Geforce 8800GTX dan 9800GTX, namun lebih panjang daripada Geforce 8600GT.
Panjang board Radeon HD4850 sama seperti Geforce 8800GT, 9600GT, dan Radeon HD3870.

Radeon HD4850 juga hanya membutuhkan satu power connector tambahan saja, bukan dua seperti pada Radeon HD4870, HD2900XT, ataupun Geforce 9800GTX. Ini menandakan bahwa kebutuhan daya Radeon HD4850 jauh lebih rendah dibanidng ketiga videocard dengan dual power connector tersebut.

Banyak orang menganggap bahwa Radeon HD4850 membutuhkan PSU (power supply unit) mahal dengan kapasitas 500W ke atas yang harganya diatas Rp.600 ribu. Ini anggapan yang salah besar yang hanya akan menguntungkan para penjual PSU mahal. PSU 400W dengan merk terkenal seperti Silverstone Strider ST405 seharga cuma 400 ribu terbukti mampu meladeni Radeon HD4850 dalam kondisi teroverclock yang berjalan pada platform Core2 Quad yang dioverclock pula.
Dengan kata lain biaya total yang diperlukan untuk mencangkokkan Radeon HD4850 di PC anda akan menjadi jauh lebih murah dibanding biaya untuk menebus Radeon HD4870 ataupun Geforce 9800GTX yang tentu harus dibarengi pembelian PSU 500W merk ternama seharga Rp. 600 ribu ke atas.

 

redball.gif (916 bytes)Mengatasi panas pada Radeon HD4850


Terpanggang hidup-hidup !!! Panas ekstrim akibat rotasi fan yang terlalu pelan pada mode Auto.

Bahkan pada kondisi GPU sudah terpanggang di suhu 85C, fan cuma berjalan santai di kecepatan 39% saja

Problem panas akibat rotasi fan yang diset terlalu rendah tampaknya menjadi penyakit yang mulai menimpa berbagai videcard terbaru akhir-akhir ini. Diawali dengan Geforce 8800GT, 9600GT, hingga kini Radeon HD4850.

Ini semua karena baik ATI maupun NVIDIA terlalu khawatir dengan tingkat kebisingan yang dihasilkan fan, sehingga mereka sepertinya malah rela GPU-nya terpanggang kepanasan, ketimbang menaikkan rotasi fannya.

ATI Radeon HD4850 selama ini harus bermandikan keringat dan menggelinjang kepanasan akibat putaran fan yang terlalu pelan. Hal ini tentu cukup membuat para pemiliknya panik, gelisah, dan dilanda kecemasan serta depresi yang cukup mendalam.

Hal yang paling mencemaskan para pengguna Radeon HD4850 adalah dalam keadaan idle saja suhu GPU telah mencapai 71C. Biang kerok semua ini adalah karena pada kondisi idle, fan diatur oleh ATI untuk berjalan cuma di kecepatan 7% saja. Ini tentu sungguh gila, bahkan fitur power saving (ATI PowerPlay) yang bertujuan untuk menurunkan clock GPU dan memory ke 500MHz & 750MHz juga tak mampu menjinakkan panasnya suhu GPU pada kondisi idle karena putaran fan yang sengaja diatur terlalu loyo oleh ATI

Menyadari situasi ini, beberapa pemilik Radeon HD4850 ada yang dengan gemetar mencoba merogoh koceknya lagi untuk melihat masih adakah uang tersisa untuk mengganti pendingin standard dengan asesori VGA cooler yang mahal itu, sementara ada pula yang hanya pasrah sambil termanggu untuk menunggu kedatangan software utility RivaTuner yang kompatibel dengan Radeon HD4850 agar dapat mengontrol fan secara manual. 

Namun semua kegelisahan itu kini pupus sudah, karena telah ditemukan solusi gratis untuk mengatasi problem overheat tersebut dengan cara yang sangat sederhana dan tanpa biaya, yaitu dengan merubah file profile yang ada di dalam directory windows.

 

 

 


Fan brutal yang tidak dimaximalkan: Cooler bawaan Radeon HD4850 menggunakan fan 0.4A yang memiliki kecepatan sangat tinggi (maximum 8000 RPM), namun sengaja diatur agar loyo oleh ATI

Berikut ini langkah-langkah untuk merubah kecepatan putaran fan secara manual:
1. Masuk ke menu Catalyst Control Center, dan aktifkan ATI Overdrive, kemudian pastikan setting clock GPU dan memory telah benar.
2. Buat profile Catalyst, misal dengan nama Reviewland.
Maka setelah itu sebuah file bernama Reviewland.XML otomatis akan muncul ke dalam directory di bawah ini.
-Pada Windows Vista:
C:\Users\NamaKamu\AppData\Local\ATI\ACE\Reviewland.XML
-Pada Windows XP:

C:\Documents and Settings\NamaKamu\Local Settings\Application Data\ATI\ACE\Reviewland.XML
3. Buka file Reviewland.XML yang tercipta tadi dengan WordPad, maka isinya adalah sebagai berikut:
      <Feature name="FanSpeedAlgorithm_0">
      <Property name="FanSpeedAlgorithm" value="Manual" />
      </Feature>
      <Feature name="FanSpeedRPMTarget_0">
      <Property name="Want" value="0" />
      </Feature>
      <Feature name="FanSpeedPercentTarget_0">
      <Property name="Want" value="65" />
4. Yang perlu anda lakukan adalah mengubah value ke "Manual" dan Want value ke "65"

5. Save file tersebut dan reload profile tesebut di Catalyst

Setelah melakukan cara diatas maka rotasi putaran fan akan meningkat menjadi 65% (sekitar 5000RPM). Sehingga suhu idle yang semula 75C dapat turun drastis menjadi cuma 45C saja, dan suhu full-load yang semula 85C juga turun drastis menjadi 65C saja.

Bila fan speed diatur 100% (8000RPM) maka suara fan akan terlalu bising dan menghasilkan vibrasi yang berlebihan. Fan juga akan cepat rontok bila digeber terus di kecepatan 100% seperti itu. Sehingga amannya maximum 70% saja sudah cukup.

Jangan lupa untuk mereload profile Reviewland tersebut setiap kali anda startup masuk ke Windows.

Dengan solusi gratisan ini, Radeon HD4850 yang semula menggelinjang kepanasan bermandikan keringat, kini bakal menggigil kedinginan dan masuk angin karena disembur putaran fan kecepatan tinggi.

 

redball.gif (916 bytes)Memilih merk Radeon HD4850

ATI Official Partner
for Radeon HD4850
(urutan A-Z)

1
2
3
4
5
6

7

ASUS
Gecube

GIGABYTE
HIS
MSI
PowerColor
Sapphire
sumber: ATI

Sebagai videocard yang kini menjadi barang terlaris dan paling diburu orang, maka mulai banyak merk Radeon HD4850 yang beredar di pasaran Indonesia, meski mayoritas didominasi merk PowerColor dan HIS.
Banyaknya merk yang beredar di pasaran seringkali membuat konsumen khawatir kalau salah memilih merk VGA kelas kacangan.
Untuk amannya anda bisa berpatokan pada daftar merk VGA yang merupakan partner resmi ATI (lihat tabel di kiri).

Bila merk VGA Radeon HD4850 yang anda lihat tidak ada dalam daftar tersebut, bisa dipastikan itu adalah merk "kelas dua" yang bukan merupakan partner resmi ATI.
Biasanya merk "kelas dua" semacam itu adalah merk VGA kelas lokal / merk asal china / merk yang sekedar tempel dan tak punya pabrik.

Harga & Garansi Radeon HD4850 512MB
di Indonesia
Merk Garansi harga
ASUS 2 tahun $250
HIS 1 tahun $230
PowerColor 2 tahun $220
Sapphire 2 tahun $220

PowerColor merupakan pabrikan videocard yang merupakan partner utama ATI. Selain itu garansi videocard PowerColor ini cukup lama, yaitu 2 tahun. Dengan begitu bila setahun kemudian anda menjual videocard ini, masih ada sisa garansi 1 tahun lagi yang memberikan rasa aman bagi pembeli videocard milik anda (sehingga anda bisa menjual barang bekas tersebut dengan harga lebih tinggi karena masih bergaransi 1 tahun).


Capacitor Purba: Sungguh mengherankan bahwa di jaman sekarang ada videocard kelas $200 yang masih menggunakan capacitor jaman purba seperti ini.
Tragisnya, semua merk Radeon HD4850 (standard reference ATI) ternyata menggunakan capacitor purba seperti ini.
Mungkin ATI berusaha menghemat biaya dengan memunguti sisa-sisa capacitor lama dari kolong ranjang.....

Lebih aman juga bila anda membeli videocard yang menggunakan design reference ATI. Cirinya adalah PCB warna merah dengan tulisan AMD pada bagian belakang videocard.
Beberapa produsen yang menggunakan board dengan design non-reference maka kualitas komponennya biasanya tidak sesuai standard lagi (biasanya diganti dengan komponen / materi PCB yang lebih buruk agar harga jual lebih murah)

Di Indonesia, PowerColor dan HIS selalu bersaing ketat untuk dulu-duluan merilis videocard ATI di pasaran. Keduanya sama-sama merilis Radeon HD4850 yang menggunakan reference board ATI.
Namun yang membedakan diantara keduanya adalah harga PowerColor yang lebih murah ketimbang HIS, dan garansi Powercolor lebih lama ketimbang HIS.  Perbedaan lainnya adalah PowerColor merupakan perusahaan asal Taiwan, sedangkan HIS produsen asal China (Hong Kong).

Sapphire yang merupakan produsen asal China (Hong Kong) juga mulai memasukan barangnya sedikit demi sedikit saja ke Indonesia. Sehingga mayoritas jumlah Radeon HD4850 yang beredar di pasaran Indonesia masih tetap saja didominasi merk PowerColor dan HIS.

HIS tampaknya menjadi satu-satunya produsen videocard Radeon HD4850 yang garansinya paling pendek, namun harga jualnya lebih tinggi ketimbang PowerColor dan Sapphire. Sedangkan ASUS, seperti biasa, menjadi yang termahal (padahal menggunakan reference board yang sama persis dengan yang lain).

PowerColor Radeon HD4850 menjadi pilihan untuk direview karena pertimbangan harga yang paling murah, garansi yang lebih lama, dan merupakan merk yang populer. 

 

 

 

 

 

 

redball.gif (916 bytes)Review:  PowerColor Radeon HD4850 512MB ($220)


PowerColor Radeon HD4850 512MB

PowerColor merupakan partner utama ATI. Oleh karena itu jangan heran jika produsen ini menjadi yang pertama di dunia meluncurkan Radeon HD4850. Di Indonesia Powercolor juga menjadi yang pertama menghadirkan videocard ini di pasaran.

PowerColor Radeon HD4850 menggunakan design reference ATI, dengan clock sesuai standard reference pula yaitu 625MHz (GPU) dan 2000MHz (memory).
Meski demikian videocard ini mampu dioverclock ke 700MHz (GPU) dan 2200MHz (memory)


Pose Telanjang: Bertatahkan 8 buah chip memory dengan total kapasitas 512MB.
PowerColor menggunakan cooler reference (tipe one-piece) yang sebenarnya kurang ideal karena panas GPU, memory, dan voltage regulator akan saling bercampur.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Cooler tipis standard ATI: Rotasi fan sebaiknya diatur secara manual dengan metode yang dijelaskan sebelumnya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


DDR3 Qimonda 1ns: Rata-rata mampu digenjot hingga 1100 MHz (2200 MHz)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Perbandingan fisik Radeon HD4850 dengan Geforce 8800GT: Sama panjangnya, sama tipisnya, tapi beda kinerjanya....

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Radeon HD4850 terpasang di dalam casing: Ukuran cooler yang tipis tidak memakan slot di sampingnya

.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


NEXT PAGE >

DAFTAR ISI
Page 1: Intro, arsitektur RV770
Page 2: Review Radeon HD4850
Page 3: Review Geforce 8800GT
Page 4: Review Radeon HD3870
Page 5: Review Geforce 9600GT
Page 6: Perbandingan, Benchmark, Kesimpulan

Budz Kay Seminar

 

w e b d e s i g n by

www.budzkay.net

©2008 Budz Kay Webdesign, All rights reserved
please contact webmaster for any web related problem