Artikel ditulis oleh: Budz Kay - 23 Juli 2008
Artikel ini dibuat berdasarkan analisa obyektif dan ilmiah,
namun ditulis dengan gaya bahasa yang mengandung parodi, satir humor, dan kritik yang
mungkin dapat menyinggung pihak tertentu.Bila anda menginginkan artikel yang sama namun dengan gaya bahasa formal dan sopan silahkan lihat versi artikel yang ditulis oleh Budz Kay untuk media cetak (majalah / tabloid) PAGE 3 of 6 |
Sebelum kehadiran Radeon HD4850, Geforce 8800GT 512MB merupakan videocard terlaris semenjak diperkenalkan di akhir tahun 2007. Bahkan hanya dalam waktu 4 bulan semenjak pertama kali diluncurkan, Geforce 8800GT sudah terjual sebanyak 2 juta unit. Sebuah rekor yang sempat membawa NVIDIA kepada puncak kejayaan mulai awal hingga pertengahan tahun 2008. Dari sisi segmen harga, videocard berbasis core G92 ini menggantikan videocard best-seller NVIDIA sebelumnya, yaitu Geforce 8800GTS 320MB & 640MB (berbasis core G80) yang pada tahun 2007 diposisikan sebagai videocard kelas menengah yang dibandrol di kisaran harga $300-$400. (Review Geforce 8800GTS bisa dilihat disini) Sedangkan dari sisi kinerja, Geforce 8800GT bahkan layak disejajarkan
dengan Geforce 8800GTX yang pada awal tahun 2007 lalu merupakan videocard kelas high-end
dengan harga $600. Kinerja Geforce 8800GT nyaris menyamai videocard high-end tersebut
namun dengan harga cuma setengahnya. Oleh karena itu kehadiran Geforce 8800GT di akhir tahun 2007, telah membuat para pemilik Geforce 8800GTS maupun 8800GTX kalang kabut berusaha menjual videocard lamanya. Sebab kehadiran videocard murah dengan kinerja kelas high-end ini telah membuat kedua videocard lama yang berbasis G80 tersebut jadi tak layak dibeli.
Dengan berbekal
core G92 yang arsitekturnya lebih baru, Geforce 8800GT memiliki peningkatan kinerja yang
cukup signifikan dibanding pendahulunya yang masih berbasis core G80. Kinerjanya bahkan
masih sulit dilawan Radeon HD3870 yang diposisikan sebagai kompetitornya. Proses manufacturing 65nm membuat chip G92
dapat berjalan di clock speed default yang jauh lebih tinggi dibanding pendahulunya (G80)
yang masih 90nm. - JUMLAH STREAM PROCESSOR Geforce 8800GT memiliki 112 Stream Processor
(SP) yang berarti lebih banyak ketimbang videocard pendahulunya yang cuma memiliki 96 SP
(8800GTS berbasis G80) - MEMORY YANG DIGUNAKAN Geforce 8800GT menggunakan memory DDR3 256-bit yang berjalan di kecepatan 1800Mhz. Sekalipun menggunakan spesifikasi memory yang lebih rendah ketimbang Radeon HD3870 yang dibekali DDR4, namun kombinasi core G92 dengan memory DDR3 ini terbukti masih mampu memberikan kinerja yang jauh lebih baik ketimbang Radeon HD3870 yang dibekali memory DDR4. - KEMAMPUAN OVERCLOCK Geforce 8800GT merupakan videocard yang memiliki kemampuan overclock sangat tinggi. Rata-rata mampu dinaikkan clock GPU-nya dari 600MHz ke 700MHz. Oleh karena itu masih banyak pemilik Geforce 8800GT yang masih merasa cukup puas dengan kinerja videocard ini sekalipun telah muncul Radeon HD4850 yang lebih hebat. Sama seperti arsitektur G80 pendahulunya, pada core G92 ini NVIDIA juga menerapkan arsitektur dengan clock terpisah, core GPU G92 yang berjalan di 600Mhz tersebut memiliki Shader clock yang berjalan lebih tinggi yaitu 1500Mhz. Anda dapat mengoverclock GPU clock dan Shader clock secara independen, meski dalam pengujian dipakai metode dependen (linked clock).
- FITUR UNGGULAN LAIN Geforce 8800GT disebut sebagai videocard pertama di dunia yang telah mendukung standard PCI Express 2.0. Saat ini baru beberpa chipset motherboard saja yang mendukung standard baru ini (misal: intel X38, X48) . Meski demikian Geforce 8800GT tetap kompatibel dengan standard PCI Express versi lama (1.0), sehingga videocard ini tetap bisa digunakan di mayoritas motherboard dengan slot PCI Express yang beredar di pasaran. Namun fitur yang lebih menarik yang membuat pemilik Geforce 8800GT mempertahankan videocard ini adalah dukungan hardware physic NVIDIA (AGEIA PhysX), yang tentu saja belum dapat dinikmati para pengguna Radeon HD4850. Beberapa game seperti Unreal Tournament 3 mulai menyediakan versi map yang mendukukng physic. NVIDIA juga berniat mengimplementasikan CUDA pada beberpa apolikasi non-game seperti Phortshop CS4 yang mampu mernggunkan kinerja GPU NVIDIA sebagai pengganti CPU. Selain itu dalam hal kompatibiltas game dan optimalisasi driver, NVIDIA terkenal lebih bagus ketimbang ATI. Jadi meski kinerja Geforce 8800GT masih kalah oleh Radeon HD4850, beberapa orang masih ada yang bertahan menggunakan Geforce 8800GT. Mayoritas orang yang beralih ke Radeon HD4850 justru dari kalangan pengguna Geforce 9600GT yang memang kinerjanya dibawah Geforce 8800GT. - UKURAN FISIK & KONSUMSI DAYA Geforce 8800GT merupakan videocard dengan ukuran panjang kelas
menengah, tidak sepanjang Geforce 8800GTX dan 9800GTX, namun lebih panjang daripada
Geforce 8600GT. Geforce 8800GT juga hanya membutuhkan satu power connector tambahan saja, bukan dua seperti pada 8800GTX, 9800GTX, ataupun Radeon HD4870. Ini menandakan bahwa kebutuhan daya 8800GT jauh lebih rendah dibanidng ketiga videocard dengan dual power connector tersebut. Banyak orang menganggap bahwa 8800GT membutuhkan PSU (power supply
unit) mahal dengan kapasitas 500W ke atas yang harganya diatas Rp.600 ribu. Ini anggapan
yang salah besar yang hanya akan menguntungkan para penjual PSU mahal. PSU 400W dengan
merk terkenal seperti Silverstone Strider ST405 seharga cuma 400 ribu terbukti mampu
meladeni Geforce 8800GT dalam kondisi teroverclock yang berjalan pada platform Core2 Quad
yang dioverclock pula.
Proses manufacturing 65nm membuat suhu core G92 jadi lebih dingin ketimbang pendahulunya (core G80), sehingga Geforce 8800GT dapat menggunakan cooler standard tipe single-slot yang harganya lebih murah ketimbang cooler standard dual-slot yang digunakan pada Geforce 8800GTS. Hal ini merupakan salah satu faktor yang membuat harga jual Geforce 8800GT
cukup murah dibanding pendahulunya. Dalam keadaan standard bawaannya, kecepatan rotasi fan Geforce 8800GT diset
pada mode AUTO, sehingga kecepatannya terlalu pelan serta lambat merespon panas yang
meningkat pada GPU.
Cukup dengan mengatur fan ke kisaran kecepatan 70%-100%, anda sudah dapat menurunkan suhu secara drastis tanpa harus membeli lagi cooler videocard yang harganya berkisar 400 ribuan.
Banyak orang yang sering tergoda untuk membeli Geforce 8800GT dengan design non-reference yang coolernya telah diganti dengan yang ukurannya lebih besar. Bila cooler penggantinya tersebut adalah cooler merk ternama seperti Zalman / Thermaltake maka oke-oke saja. Namun bila kebanyakan adalah cooler tanpa nama yang bentuknya terlihat besar namun kinerjanya justru lebih buruk ketimbang cooler standard NVIDIA yang fan speednya dijalankan 75%. Perlu diingat bahwa cooler non-reference biasanya tidak mampu diubah kecepatn fannya, jadi kalau kinerjanya buruk anda hanya bisa pasrah saja.
Sebagai videocard yang sempat menjadi
barang terlaris, maka cukup banyak merk Geforce 8800GT yang beredar di pasaran. Bila merk VGA Geforce 8800GT yang anda
lihat tidak ada dalam daftar tersebut, bisa dipastikan itu adalah merk "kelas
dua" yang bukan merupakan partner resmi Nvidia.
ASUS merupakan pabrikan videocard yang merupakan partner utama dan terbesar Nvidia. Selain itu garansi videocard ASUS ini cukup lama, yaitu 2 tahun. Dengan begitu bila setahun kemudian anda menjual videocard ini, masih ada sisa garansi 1 tahun lagi yang memberikan rasa aman bagi pembeli videocard milik anda (sehingga anda bisa menjual barang bekas tersebut dengan harga lebih tinggi karena masih bergaransi 1 tahun). Lebih aman juga bila anda membeli videocard
yang menggunakan design reference NVIDIA. Cirinya adalah PCB warna hijau dengan logo
NVIDIA pada bagian belakang-tengah videocard. Karena beberapa alasan tersebut diatas, dalam review ini digunakan Geforce 8800GT merk ASUS yang mengunakan reference board NVIDIA.
ASUS Geforce 8800GT hadir dalam
packaging box yang sangat besar dengan bundle game Company Of Heroes. Asus menggunakan design card reference
NVIDIA (warna hijau). Ini terlihat pada adanya logo NVIDIA di bagian belakang card (pada
posisi tengah). ASUS Geforce 8800GT yang diuji menggunakan
design reference NVIDIA dan memiliki clock standard sesuai reference yaitu 600MHz (GPU)
dan 1800 (memory).
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
©2008 Budz Kay
Webdesign, All rights reserved
please contact webmaster for any
web related problem