REVIEWLAND.COM


  DUEL BERDARAH
  30 PDA POCKET PC
     redball.gif (916 bytes)redball.gif (916 bytes)redball.gif (916 bytes)

  Artikel ditulis oleh: Budz Kay pada tgl 8 December 2004    (budzkay@reviewland.com)
  PAGE 3 of 5                                                                                 GO TO PAGE :   1   2   3   4   5

redball.gif (916 bytes)ACER n30   (baru : Rp. 2 juta , bekas : 1,8 juta )
UKURAN SPEK:
Panjang: 118 mm
Lebar: 71 mm
Tebal: 13 mm
Berat: 130 mm
CPU: Samsung S3C2410 266MHz
RAM: 64MB             ROM: 32MB
Safe Storage: 32MB
OS: WM 2003 Premium Edition
Feature: SD (SDIO), iR, USB Host

              Bluetooth

Meski Acer kurang punya nama di PocketPC, namun mereka ingin mengikuti sukses Ipaq 1940 yg berprosesor Samsung. Acer meluncurkan n30 dgn prosesor Samsung yg sama persis. Namun kesuksesan yg diraihnya tidak sama seperti Ipaq 1940. Ini karena nama Acer memang tidak setenar Ipaq, dan juga karena Acer n30 memiliki beberapa kekurangan yg cukup fatal.

Ukuran
Dalam hal ukuran, Acer n30 masih belum bisa menandingi Ipaq 1940, karena Acer n30 masih lebih panjang dan lebih berat.

Feature
Sama seperti pada Acer n10, feature USB Host merupakan keunggulan utama yg dibanggakan. Tidak banyak PocketPC yg memiliki feature ini. Selain Acer, hanya Toshiba dan ASUS saja yg mau mengadopsi feature ini.
Dengan adanya feature USB Host, anda bisa menancapkan perangkat USB apa saja pada Acer n30. Sebagai contoh: bila anda menancapkan ThumbDrive/USB disk, maka Acer n30 akan langsung mengenalinya sebagai hardisk external, dan anda langsung bisa membrowse file di thumbdrive tsb. Mouse dan keyboard USB juga bisa saja ditancapkan selama ada driver khusus utk OS PocketPC.
Sebenarnya adanya feature USB Host ini bisa memukul telak Ipaq 1940 yg jelas tak memiliki feature tsb (Semua seri Ipaq tidak mendukung feature USB Host). Namun sungguh disayangkan bahwa Acer n30 ternyata memiliki kekurangan yg cukup fatal yaitu tidak adanya joypad (lokasi joypad ditempati oleh speaker). Ini tentu sebuah bencana bagi para gamer yg ingin memainkan game pada PocketPC ini.
     Acer memang menggantikan fungsi joypad dgn jogdial di sisi samping kiri, tetapi memainkan game dgn jogdial jelas akan membingungkan, dan belum tentu semua game akan kompatible dgn jogdial.

Namun bagi pengguna non-gamer, navigasi dgn jogdial justru memiliki keunggulan dibanding dgn joypad.
Karena dengan menggunakan jogdial anda dapat melakukan navigasi dgn satu tangan saja, tanpa khawatir PocketPC terlepas dari genggaman. Bila menggunakan joypad biasanya kita harus menggunakan dua tangan untuk menghindari PocketPC terlepas dari genggaman.
    Berbeda dgn pendahulunya yaitu n10, n30 tidak lagi memiliki CF slot melainkan hanya SD slot saja. Hal ini cukup dimaklumi karena pamor SD kini memang lebih bersinar dibanding CF.
Namun cukup disayangkan bahwa posisi SD card yg tertacp di slot akan sedikit menonjol keluar, sehingga bila anda tidak hati-hati & tertekan, maka SD card bisa mudah terlepas.
     Sama seperti Ipaq 1940, Acer n30 juga dibekali Bluetooth (standard Widcomm) dan IR yg tidak mendukung standard Consumer IR (tidak bisa dipakai sebagai remote control).
     Ada lagi satu kelemahan fatal yg membuat Acer n30 kalah pamor dibanding Ipaq 1940, yaitu tidak adanya kontrol treble dan bass. Ini tentu sebuah malapetaka bagi penggemar musik. Selain itu jack headphone yg digunakan adalah ukuran 2.5mm sehingga anda akan kesulitan mencari headphone yg cocok dgn jack ini.

Performa
Acer n30 merupakan penerus dari n10 yg menggunakan prosesor Intel XScale 300MHz. Meski n30 bersenjatakan prosesor Samsung yg kecepatannya cuma 266MHz, namun fakta membuktikan bahwa performanya lebih cepat drpd n10 yg menggunakan prosesor Intel 300MHz.
Sama seperti Ipaq 1940, kinerja file system pada Acer n30 juga luar biasa bagus (berkat prosesor Samsung).
     Namun dalam hal performa grafis, Acer n30 masih ketinggalan jauh dibanding Ipaq 1940 maupun pendahulunya yaitu Acer n10. Hal inilah yg membuat performa keseluruhan Ipaq 1940 jauh lebih unggul dibanding Acer n30.
     Ada 2 game yg agak bermasalah dengan prosesor Samsung yg digunakan pada Accer n30, yaitu Metalion dan Argentum. Pada Metalion suara terputus-putus dan pada Argentum game tidak bisa jalan sama sekali.
Kedua game tersebut memang khusus dibuat untuk prosesor Intel, jadi wajar saja bila tidak beres di prosesor non-intel seperti Samsung dan Ti-OMAP. Namun game lainnya tak bermasalah.

Memory
Acer n30 dibekali RAM sebesar 64MB (55MB user accesible). Acer juga terlihat cukup pelit dalam hal memberikan Safe Storage, yaitu cuma 2MB. Padahal rival utamanya, yaitu Ipaq 1940, memiliki safe storage sebesar 14MB.

Layar
Layar yg digunakan adalah jenis transflective TFT 65.000 color (16bit). Kualitas tampilan sepintas cukup bagus dan masih jelas terlihat meski dibawah sinar matahari.
Bila layar Acer n30 dilihat miring dari arah bawah tidak akan menguning seperti Ipaq 1940, namun layar Acer n30 tidak memiliki lebar viewing angle yg sebaik layar Ipaq 1940.
Karena lebar viewing angle yg kyrang bagus, maka pengguna Acer n30 akan melihat tampilan gambar yg gelap (efek negatif) dari posisi miring. Kelamahan ini akan semaklin terihat bila anda melihat layar dari posisi landscape, dalm posisi tsb bila anda melihatnya agak miring ke bawah sedikit saja, maka gambar akan terlihat tidak jelas. Hal seperti itu tidak terjadi pada layar Ipaq 1940.
Selain itu layar Ipaq 1940 juga lebih enak digunakan (lebih empuk) drpd layar Acer n30.

Batere
Kapasitas batere Lithium Ion yg digunakan Acer n30 jauh lebih kecil drpd Acer n10, yaitu cuma 1000mAh saja. Akibatnya daya tahan batere n30 juga jauh lebih singkat dari pendahulunya itu.
Dengan pemakaian secara non-stop dalam kondisi backlight menyala terus secara maximal, Acer n30 cuma mampu bertahan selama 3,5 jam. Hampir sama dgn daya tahan Ipaq 1940, namun masih jauh dibawah daya tahan Acer n10.
Tidak seperti Ipaq 1940, batere Acer n30 adalah non-removable, sehingga anda tidak bisa dengan mudah mengganti batere.

OS
Acer n30 menggunakan operating system Windows Mobile 2003 Premium Editon yg aplikasi standarnya lebih lengkap dibanding Windows Mobile 2003 Professional Edition yg digunakan pada Ipaq 1940

PLUS
- Performa file system sangat bagus
- Feature USB Host (anda bisa menancapakan peripheral USB seperti Thumb brive)
- Bluetooth standard Widcomm (paling kompatibel)
- Harga murah

MINUS
- Tidak ada joypad (tidak cocok untuk main game)
- Tidak ada treble & bass control
- Kualitas layar masih dibawah Ipaq 1940
- Performa grafis dibawah pendahulunya (Acer n10)
- Daya tahan batere dibawah pendahulunya (Acer n10)
- Posisi SD card yg tertancap akan agak menonjol keluar
- Safe storage cuma 2MB
- Batere non-removable

redball.gif (916 bytes)IPAQ 1940   (baru : Rp. 2,3 juta , bekas : 1,8 juta )

UKURAN SPEK:
Panjang: 113 mm
Lebar:
70 mm
Tebal:
13 mm
Berat:
124 gram
CPU: Samsung S3C2410 266MHz
RAM: 64MB             ROM: 16MB
Safe storage: 14MB
OS: WM 2003 Professional Edition
Feature: SD (SDIO), iR

              Bluetooth (class 2)

Tahun 2003 adalah era munculnya Ipaq berukuran mungil dan tipis. Salah satu tipe yg paling laris & menghebohkan adalah Ipaq 1940.
Ukurannya sangat kecil, performanya dahsyat dan harganya sangat murah.
Semula banyak menyangsikan performa prosesor Samsung yg digunakan. Tapi akhirnya terbukti bahwa performa prosesor ini luar biasa bagus. Bahkan untuk Ipaq generasi tahun 2004, HP memutuskan untuk lebih banyak menggunakan prosesor Samsung, ini tentu supaya harga PocketPC terbarunya itu cukup terjangkau namun sangat powerful untuk menjalankan berbagai aplikasi multimedia.

Kehadiran Ipaq 1940 mengawali tergesernya dominasi prosesor intel yg mahal itu di sektor PocketPC.

Ukuran
Ipaq 1940 merupakan PocketPC berukuran paling mungil di dunia.
Meski Ipaq 1940 masih kalah tipis 3mm dibanding Toshiba E400, namun Ipaq 1940 lebih ramping, lebih pendek, dan jauh lebih ringan. Sehingga secara keseluruhan terlihat sangat kecil.
Designnya juga cukup bagus dan modern.
Banyak orang yg lebih menyukai desing Ipaq generasi 2003 ini dibanding Ipaq generasi 2004 seperti rz1710 dan rx3715.

Feature
Meski tipis & mungil, namun 1940 sudah dibekali feature Bluetooth standard Widcomm yg terbukti paling kompatibel dgn semua software & device bluetooth lainnya. Sebagai perbandingan, O2 XDA II tidak menggunakan bluetooth standard Widcomm sehingga bluetoothnya sering mengalami masalah kompatibilitas.
Ipaq 1940 memang tidak dibekali WiFi, tapi anda dapat menambahkan SD Card WiFi pada SD slot yg ada. Saat ini sudah ada SD Wifi yg sekaligus berfungsi sebagai storage sebesar 256MB.
Satu kelemahan pada 1940 yaitu infrared yg dimilikinya bukanlah standard consumer IR, jadi anda tidak dapat menggunakanya sebagai remote control TV, DVD player, dll.
Bagi saya kekurangan ini bukan masalah, sebab dalam prakteknya lebih nyaman nonton TV pake remote control betulan drpd memakai PocketPC sebagai remote control TV. Apalagi biasanya kebanyakan orang nonton TV sambil makan camilan/minum dengan jari-jari yg kotor/berminyak, tentunya cukup sayang bila Ipaq anda harus ikut belepotan karena berfungsi sebagai remote. Sudah bukan hal yg aneh bila remote TV kedudukan di kursi sofa, tapi itu sebuah malapetaka bila terjadi pada Ipaq anda.
Dalam hal feature audio, Ipaq 1940 menggunakan jack headphone 2.5mm, namun dalam paket penjualannya terdapat adaptor ke jack 3.5mm, sehingga anda dapat menggunakan dgn headphone yg umum di pasaran.
Dalam hal kualitas audio, seri-seri Ipaq sejak dulu selalu di atas standard. Begitu pula pada Ipaq 1940. Anda dapat mengatur treble dan bass hingga 4 step, plus mode "Super Bass" untuk kepuasan anda mendengarkan musik.
Setting kontrol volume earphone & speaker juga dapat diatur secara terpisah.
Speaker internal terletak dibawah joypad, namun HP telah merancang design sedemikian rupa hingga suara speaker tidak akan teredam meski jempol anda menutupi joypad.

Performa
Banyak orang menyangsikan performa prosesor Samsung S3C2410 266MHz, namun terbukti bahwa dengan berbekal prosesor ini, Ipaq 1940 mampu mempermalukan Ipaq 2210, 5550, 5450, 3970, yg notabene menggunakan prosesor Intel XScale 400MHz.
     Memang bila diuji menggunakan benchmark sintetis, prosesor XScale 400MHz akan memberikan score lebih tinggi. Namun dalam pemakaian sehari-hari, Ipaq 1940 akan terasa lebih cepat, ini karena prosesor Samsung yg digunakannya mampu memberikan kinerja file system yg luar biasa tinggi, sehingga kecepatan tsb akan sangat terasa ketika kita melihat folder, menginstall/copy, dan buka tutup aplikasi. Hal ini terbukti dari hasil score benchmark file system yg selalu didominasi oleh PocketPC yg menggunakan prosesor Samsung.
     Performa chip grafis Ipaq 1940 juga sangat luar biasa, bahkan 5X lebih cepat drpd performa grafis Ipaq 2210 yg harganya jauh lebih mahal.
Ipaq 5550, 5450, 3970, 3870, 3650 jelas bukan tandingan Ipaq 1940, karena kesemua seri Ipaq tsb masih menggunakan chip grafis generasi tua yg sangat lamban.

     Di kelas harganya jelas tidak ada yg sanggup mengalahkan Ipaq 1940, sebab PocketPC yg lebih mahal saja mampu dikalahkan oleh 1940.
     Bagi yg suka game, jelas 1940 adalah pilihan yg tepat & terjangkau. Semua game 3D termasuk yg berat seperti Quake, Racing Day, Tomb Raider, Street Duel Underground, dan Atlantis Redux mampu berjalan mulus tanpa masalah.

Memang ada 2 game yg agak bermasalah dengan prosesor Samsung, yaitu Metalion dan Argentum. Pada Metalion suara terputus-putus dan pada Argentum game tidak bisa jalan sama sekali.
Kedua game tersebut memang khusus dibuat untuk prosesor Intel, jadi wajar saja bila tidak beres di prosesor non-intel seperti Samsung dan Ti-OMAP. Namun game lainnya tak bermasalah.
     Performa grafis yg tinggi juga membuat Ipaq 1940 mampu menjalankan movie DivX dgn sangat lancar, bahkan pada benchmark movie yg diujikan, Ipaq 1940 mampu memberikan score yg cukup jauh diatas standar, bahkan mampu mengalahkan Ipaq 2210 yg bersenjatakan prosesor Intel XScale 400MHz.

Memory
Ipaq 1940 dibekali memory 64MB SDRAM (57MB user accesible), dan Safe storage sebesar 14MB. File yg disimpan pada safe storage  ini tidak akan hilang bila anda kehabisan batere atau melakukan hard-reset.

Layar
Layar yg digunakan adalah jenis transflective TFT 65.000 color (16bit) berukuran 3.5". Ipaq 1940 menggunakan LCD buatan Sony, sehingga kualitasnya sangat bagus, meski warna jadi agak kekuningan bila dilihat miring dari arah bawah. Ini tentu bukan masalah besar sebab jarang ada orang yg melihat dari sudut pandang seperti itu.
Tingkat brightness layar Ipaq 1940 dapat diatur dalam 5 level, persis sama seperti layar Ipaq 4150.
Layar Ipaq 1940 sangat jelas & terang, sehingga kebanyakan orang sudah puas dengan mengatur brightness di level 1.
Seperti semua seri Ipaq lainnya, tampilan layar 1940 tetap jelas terlihat meski di bawah sinar matahari.
     Keunggulan layar Ipaq 1940 (LCD Sony) adalah pada lebar viewing angle. Viewing angle layar Ipaq 1940 jauh lebih bagus drpd layar O2 XDA II dan Samsung i700. Gambar & warna masih jelas terlihat meski dilihat miring secara ekstrim dari arah kiri/kanan.
Pada layar O2 XDA II warna akan cenderung gelap/timbul negatif effect bila dilihat miring dari arah kiri/kanan. Sehingga teman di samping anda biasanya akan kesulitan melihat tampilan yg ada dilayar dgn jelas.
Namun bila dilihat lurus dari depan, layar O2 XDA II terlihat lebih cerah, putih, dan tajam dibanding layar Ipaq 1940.

Batere
Ipaq 1940 menggunakan batere jenis Lithium Ion 900mAh. Jenisnya removable sehingga anda dapat dengan mudah mengganti batere layaknya mengganti batere handphone.
PocketPC ini juga dibekali backup batere NiMH yg berfungsi agar data di memory tidak hilang ketika batere utama habis.
Meski Ipaq 1940 menggunakan batere cuma 900mAh, namun daya tahannya cukup baik. Dengan pemakaian secara non-stop dalam kondisi backlight menyala terus secara maximal dan Bluetooth aktif, Ipaq 1940 mampu bertahan selama 3,5 jam.
Bila Bluetooth dimatikan, tentu Ipaq 1940 bisa berlaga lebih lama itu, mengingat bluetoth sangat menguras batere.

OS
Operating system yg digunakan adalah Windows Mobile 2003 Professional Edition yg tidak selengkap Premium Edition. Aplikasi bawaan yg tidak disertakan pada versi Professional Edition adalah Terminal Services, MS Reader, Spell Checker for Pocket Word dan Pictures app.
Namun anda tentu saja dapat menambahkan sendiri aplikasi tersebut.
Alasan utama digunakannya WM2003 Professional Edition pada Ipaq 1940 adalah kapasitas ROM yg cuma 16MB (agar harganya murah). Seperti telah dibahas sebelumnya, file instalasi Windows disimpan di ROM. Bila anda ingin menginstall aplikasi-aplikasi tambahan diatas, maka anda harus menginstallnya sendiri di RAM.

PLUS
- Performa grafis sangat bagus
- Performa file system sangat bagus
- Ukuran sangat kecil dan tipis
- Harga murah
- Bluetooth standard Widcomm (paling kompatibel)
- Lebar viewing angle LCD sangat bagus
- Layar LCD empuk (enak digunakan)
- Pelayanan garansi HP Indonesia luar biasa bagus (barang langung diganti baru bila ada masalah)

MINUS
- IR bukan standard Consumer IR
- Layar agak kekuningan bila dilihat miring dari arah bawah

 

redball.gif (916 bytes)ASUS MYPAL A620BT   (baru : Rp. 2,8 juta , bekas : 1,5 juta )

pdaduel2004-toshibae740.jpg (41825 bytes)
UKURAN SPEK:
Panjang: 125 mm
Lebar:
77 mm
Tebal: 13 mm
Berat: 141 gram
CPU: Intel PXA255 400Mhz
RAM: 64MB             ROM: 64MB
Safe Storage: 32MB
OS: WM 2003 Premium Edition
Feature: CF, FiR, USB Host,

               Bluetooth (class 1)

Di dunia komputer (khususnya motherboard), nama  ASUS identik dengan "raja", tapi di arena PocketPC nama ASUS sama sekali tak terdengar bahkan seringkali jadi bahan pelecehan.
Bahkan distributor resmi ASUS di Indonesia gelisah & kebingungan karena tak berhasil memasarkan PocketPC ber-merk ASUS.
Padahal secara performa, PocketPC ASUS cukup bagus. Namun kebanyakan pengguna PocketPC melihat popularitas merk. Dan karena merk PocketPC yg paling terkenal adalah Ipaq, maka sulit bagi ASUS untuk bisa unjuk gigi di arena PocketPC.
Ipaq lawas saja masih jadi bahan rebutan di bursa barang bekas, sedangkan PocketPC merk ASUS baru akan jadi rebutan bila dibuang oleh pemiliknya di jalan.
Saya sendiri cukup kesulitan untuk mencari orang yg memiliki PocketPC ASUS, apalagi distributornya sudah berhenti memasarkannya.
Namun kebetulan ada seorang rekan yg memiliki ASUS A620BT, dan alasan utama kenapa dia masih memilikinya adalah karena sejak dulu sudah mau dijual tapi tidak laku-laku juga. Itulah konsekuensi memiliki barang dgn merk yg tak terkenal (nama ASUS sangat tidak terkenal di dunia PDA).

Ukuran
Ukuran ASUS A620BT terlihat bongsor, kaku dan membosankan, faktor inilah yg membuat orang lebih melirik Ipaq.
Asus A620BT bahkan masuk ke dalam kategori PocketPC dengan dimensi paling lebar di dunia.
Casingnya terbuat dari bahan plastik, meski terlihat seperti dari metal.

Feature
Untuk ukuran PocketPC generasi 2003, ASUS A620BT adalah yg paling aneh di dunia karena hanya menyediakan CF slot saja dan tanpa SD slot.
Spek seperti ini hanya wajar bila ditemukan pada PocketPC era purbakala yg memang masih mengandalkan CF Slot belaka.
Tampaknya ASUS "bangun kesiangan" sehingga tak sadar bahwa jaman sekarang SD card lebih populer drpd CF card.
     Meski demikian, ASUS patut diacungi jempol karena mau menyediakan infrared jenis FiR 4Mbps. Selain pada PocketPC ASUS, FiR hanya ditemukan pada Ipaq hx4700 saja.
Meski dalam prakteknya kecepatan FiR hanya sedikit lebih cepat dibanding Bluetooth, namun adanya FiR akan sangat membantui bila anda ingin mentrasfer data secara cepat ke notebook (kebanyakan notebook memiliki FiR).
Jangkauan infrarednya cukup pendek, sehingga tak layak digunakan sebagai remote control. Atau dengan kata lain infrared-nya tidak tergolong jenis Consumer IR.
     Seperti telah dibahas sebelumnya, ASUS "bangun kesiangan" sehingga hanya menyertakan Bluetooth saja dan belum menyertakan WiFi. Hal inilah yg membuat PocketPC ini kalah pamor oleh Ipaq 4150.
Driver Bluetooh yg disediakan adalah Widcomm (paling kompatibel dan kaya feature), sehingga sangat user friendly dan cukup dikenal pengguna Ipaq.
     ASUS A620BT dibekali feature USB Host. Tidak banyak PocketPC yg memiliki feature ini. Selain ASUS, hanya Toshiba dan Acer saja yg mau mengadopsi feature ini.
Dengan adanya feature USB Host, anda bisa menancapkan perangkat USB apa saja pada ASUS A620BT. Sebagai contoh: bila anda menancapkan ThumbDrive/USB disk, maka ASUS A620BT akan langsung mengenalinya sebagai hardisk external, dan anda langsung bisa membrowse file di thumbdrive tsb. Mouse dan keyboard USB juga bisa saja ditancapkan selama ada driver khusus utk OS PocketPC.
     Dalam hal audio, ASUS tampaknya ingin sebaik Ipaq. Ini terlihat dari disediakannya setting bass & treble dalam 4 level. Bahkan terdapat setting balance untuk mengatur volume earphone kiri & kanan.
Jack earphone yg digunakan ukuran standard 3.5mm, sehingga anda bebas memilih berbagai jenis earphone yg ada di pasaran.

Performa
Di dunia motherboard, performa ASUS tak perlu diragukan. ASUS tampaknya juga ingin menularkan tradisi tersebut pada PocketPC-nya.
Dengan berbekal prosesor Intel XScale PXA255 400MHz, kinerja prosesor PocketPC ini tergolong sangat bagus.
     Namun yg paling mengejutkan adalah performa grafis ASUS A620BT. Entah chip grafis apa yg digunakan oleh ASUS, namun kinerjanya luar biasa tinggi. PocketPC ini mampu bertengger di posisi puncak dalam hal kinerja grafis, bahkan mampu mengalahkan Ipaq 4150 yg performa grafisnya didewa-dewakan banyak orang.
     ASUS tampaknya kurang mampu mengoptimalkan kinerja file system pada ASUS A620BT. Akibatnya pengoperasian pada PocketPC ini akan terasa kurang gegas. Ini ditunjukkan pada benchmark file system yg jauh dibawah Ipaq 4150, 2210, dan 1940.
Buruknya performa file system inilah yg membuat perforam overall ASUS A620BT akhirnya masih di bawah Ipaq 4150.

Memory
ASUS A620BT dibekali RAM sebesar 64MB (55MB user accesible). Safe Storage yg disediakn sebesar 32MB.

Layar
Layar yg digunakan adalah jenis transflective TFT 65.000 color (16bit) berukuran 3.5". Tampilan layarnya juga terlihat agak menguning seperti layar Ipaq 4150, namun kualitas tampilannya masih dibawah layar Ipaq 4150.
Namun hebatnya, tingkat brightness layar ASUS A620BT dapat diatur dalam 256 level.

Batere
ASUS A620BT menggunakan batere jenis Lithium Ion 1300mAh. Jenisnya non-removable sehingga anda tidap dapat mengganti batere layaknya mengganti batere handphone.
Dengan pemakaian secara non-stop dalam kondisi backlight menyala terus secara maximal dan Bluetooth tidak aktif, ASUS A620BT mampu bertahan selama 4 jam. Bila Bluetooth di-aktifkan tentu hanya bertahan dibawah 4 jam.
Ini berarti daya tahan baterenya masih kalah oleh Ipaq 4150 (4,5 jam) dan Ipaq 2210 (5 jam lebih) yg bahkan hanya berbekal batere 900mAh.

OS
Operating system yg digunakan adalah Windows Mobile 2003 Premium Edition

PLUS
- Ada CF slot
- Bluetooth standard Widcomm (paling kompatible)
- PocketPC dengan performa grafis paling tinggi.
- Infrared FiR 4 Mbps

MINUS
- Tidak ada SD slot
- Tidak ada WiFi
- Infrared bukan jenis Consumer IR
- Kinerja file system tidak sebaik PocketPC di kelasnya
- Tidak dijual lagi di Indonesia (ASUS merasa kesulitan menjual PDA di Indonesia)

 

redball.gif (916 bytes)IPAQ 2210   (baru : Rp. 2,8 juta , bekas : 2,1 juta )

UKURAN SPEK:
Panjang: 115 mm
Lebar: 76 mm
Tebal: 15 mm
Berat: 144 gram
CPU: Intel PXA255 400Mhz
RAM: 64MB             ROM: 32MB
NAND Flash: 3MB (storage)
OS: WM 2003 Premium Edition
Feature: SD (SDIO),CF, CiR

               Bluetooth (class 2)

Ipaq 2210 sempat menjadi primadona di kalangan pengguna pocketPC, ini tak lain karena inilah satu-satunya Ipaq yg built-in CF slot. Selama ini banyak pengguna Ipaq mengeluhkan keharusan menggunakan jacket bila ingin memanfaatkan CF card. Ini bisa dimaklumi karena jacket membuat Ipaq terlihat sangat tebal & jelek. Namun ahhirnya HP memenuhi keinginan tersebut pada Ipaq 2210.
Dengan ukuran fisik yg tergolong kecil, Ipaq 2210 memilki CF slot terintegrasi.
Sayangnya pada saat Ipaq 2210 muncul, trend penggunaan CF sudah mulai tergantikan oleh SD card. Bahkan sekarang harga SD card bahkan muali lebih murah drpd CF card.
SD card Wifi, bluetooth dan camera juga kini lebih sering ditemui di pasaran daripada CF. Ini tak lain karena produsen hardware tahu bahwa lebih banyak PDA yg menggunakan SD slot drpd CF slot.
Andaikan 2210 keluar beberapa tahun yg lalu, adanya CF slot tentu sangat menghebohkan. Tapi di era sekarang ini dimana SD card lebih populer, adanya CF slot pada pada Ipaq 2210 terkesan biasa-biasa saja. Satu-satunya device yg masih memanfaatkan CF slot adalah GSM module, tapi berhubung harganya sangat mahal banyak orang yg memilih membeli handphone bluetooth untuk dipairing. Jadi kehadiran CF slot akhirnya tidak terlalu berarti.
Sayangnya, karena ingin menyertakan CF slot, HP menggunakan chip grafis yg kinerjanya sangat buruk pada Ipaq 2210. Tampaknya ini merupakan konsekuensi tersitanya ruang untuk penempatan CF slot.

Ukuran
Sebagai Ipaq generasi 2003, ukuran Ipaq 2210 sudah lumayan kecil, meski tidak sekecil Ipaq 1940 dan 4150. Dibandingkan kedua saudaranya tsb, Ipaq 2210 sedikit lebih besar & berat, ini karena adanya CF slot yg dimilikinya.
Untuk sebuah PocketPC yg dibekali CF slot & SD slot sekaligus, Ipaq 2210 termasuk yg ukurannya paling kecil.
Bentuknya pun cukup bagus, dengan adanya rubber grip di samping supaya Ipaq 2210 mantap di genggaman. Namun adanya rubber grip ini justru membawa masalah fatal, karena mudah terlepas dan biasanya sulit dipasang lagi.
Cukup banyak pengguna Ipaq 2210 yg mengeluhkan rubber grip yg tiba-tiba menganga tanpa sebab dan bahkan kadang sampai sobek. Bila sudah begini, tampilan Ipaq 2210 bakal terlihat seperti barang rongsokan.
Selain itu penempatan rubber grip di sisi samping membuat HP memutuskan tidak menambahkan tombol Voice Memo yg biasanya ada di samping kiri atas. Hal ini membawa masalah tersendiri pada kompatibilitas dgn banyak game yg membutuhkan adanya tombol ini.

Feature
Adanya CF slot merupakan keunggulan utama Ipaq 2210.
Dengan adanya CF slot anda dapat memasang CF modul GSM/CDMA yg harganya lebih mahal drpd handphone ber-bluetooth.
CF modul video-out (untuk presentasi) seperti Margi Presenter To-Go tentu juga dapat digunakan.
Posisi SD slot pada Ipaq 2210 berada tepat di atas CF slot.
     Ipaq 2210 adanya satu-satunya PocketPC yg tidak memiliki tombol samping (tombol voice memo) di sisi samping kiri. Ini disebabkan karena HP memutuskan untuk memasang rubber grip disi samping.
Keputusan HP menghilangkan tombol samping ini adalah keputusan paling tolol dalam sejarah industri PocketPC (apalagi rubber grip nya juga sangat mudah terkelupas).
Akibat tidak adanya tombol samping sangat fatal karena sangat banyak game yg bergantung pada keberadaan tombol ini. Sebagai contoh adalah Quake yg membutuhkan tombol samping utk merubah ke mode landscape dan untuk menampilkan menu. Beberapa game lain bahkan tak bisa exit karena game tersebut membutuhkan tombol samping untuk menampilkan menu, dan tombol samping tsb jelas-jelas tidak ada pada Ipaq 2210. Kalau sudah begini mau tidak mau anda harus soft-reset, cukup konyol bukan?

Jadi jelas Ipaq 2210 tidak cocok buat para gamer, sama sepeti Acer n30 dan beberapa PocketPC Phone. Perlu diingat bahwa semua PocketPC Phone (kecuali Thera) tombol sampingnya tidak dikenali oleh Quake.
     Dalam hal audio, seri Ipaq selalu lebih unggul dibanding merk lain, begitu pula Ipaq 2210. Anda dapat mengatur setting bass dan treble. Namun sayangnya, kontrol volume earphone dan speaker jadi satu. Padalah Ipaq 1940 yg murah meriah memiliki setting kontrol volume earphone & speaker yg terpisah.
Selain itu posisi speaker internal berada di belakang, sehingga suara akan teredam ketika Ipaq 2210 diletakkan di meja.
Ipaq 2210 menggunakan jack headphone standard 3.5mm, sehingga kompatible dgn headphone yg umum beredar di pasaran.
Selain itu, Ipaq 2210 dibekali Infrared standard Consumer IR sehingga dengan menggunakan software Nevo anda dapat menggunakan Ipaq 2210 sebagai remote control TV, audio dan peralatan elektronik lainnya.

Performa
Karena dibekali dgn prosesor Intel Xscale PXA255 400MHz yg notabene sudah berjalan pada bus clock (FSB) 200MHz, maka performa CPU Ipaq 2210 tergolong cukup baik. Namun sayangnya kinerja grafisnya sangat buruk, bahkan masih jauh lebih buruk dibanding Pocket PC generasi lawas seperti Ipaq 3650. Ini karena Ipaq 2210 masih menggunakan chip grafis purbakala yg juga digunakan pada Ipaq 5450 dan Ipaq 5550.
Membandingkan performa grafis antara Ipaq 1940 yg murah dan Ipaq 2210 ibarat surga & neraka. Ini adalah konsekuensi yg harus dietrima pecinta CF slot pada Ipaq 2210.
Performa grafis yg rendah tentu akan mengecewakan para gamer. Namun pada dasarnya Ipaq 2210 memang bukanlah pilihat yg tepat buat gamer karena tidak adanya tombol samping (voice memo).

Memory
Ipaq 2210 dibekali memory 64MB SDRAM (57MB user accesible),. Namun kapasitas safe storage yg disediakan cuma 3MB saja. Padahal Ipaq 1940 yg murah meriah memiliki safe storage 14MB.
File yg disimpan pada safe storage ini tidak akan hilang bila anda kehabisan batere atau melakukan hard-reset.

Layar
Layar yg digunakan adalah jenis transflective TFT 65.000 color (16bit) berukuran 3.5". Kualitas layarnya lebih baik dibanding Ipaq 1940 & 4150. Bila layarnya dilihat dari sudut arah bawah tidak terlihat menguning seperti pada Ipaq 1940 dan 4150.
Selain itu, tingkat brightness layar Ipaq 2210 dapat diatur dalam 60 level.
Seperti semua seri Ipaq lainnya, tampilan layar Ipaq 2210 tetap jelas terlihat meski di bawah sinar matahari.

Batere
Ipaq 2210 menggunakan batere jenis Lithium Ion 900mAh. Jenisnya removable sehingga anda dapat dengan mudah mengganti batere layaknya mengganti batere handphone.
Ipaq 2210 dibekali backup batere jenis Lithium Ion yg berfungsi agar data di memory tidak hilang ketika batere utama habis. Sebagai perbandingan, Ipaq 1940, 4150, dan 6365 menggunakan backup batere jenis NiMH.
Meski Ipaq 2210 menggunakan batere cuma 900mAh (sama seperti Ipaq 1940), namun daya tahan baterenya lebih lama drpd Ipaq 1940. Dengan pemakaian secara non-stop dalam kondisi backlight menyala terus secara maximal dan Bluetooth aktif, Ipaq 2210 mampu bertahan selama 5 jam (Ipaq 1940 cuma 3,5 jam). Ini tak lain disebabkan karena performa Ipaq 2210 yg memang dibawah Ipaq 1940.

OS
Operating system yg digunakan adalah Windows Mobile 2003 Premium Edition

PLUS
- Ada CF slot dan ukuran masih tetap mungil
- Daya tahan batere sangat baik
- Kualitas layar bagus
- Layar ukuran 3.8"
- Infrared standard Consumer IR (bisa untuk remote control)
- Bluetooth standard Widcomm (paling kompatibel)
- Pelayanan garansi HP Indonesia luar biasa bagus (barang langung diganti baru bila ada masalah)

MINUS
- Performa grafis sangat pelan
- Rubber grip sangat mudah mengelupas sendiri
- Tidak ada tombol samping/voice memo (tidak kompatibel dgn beberapa game)

 

redball.gif (916 bytes)O2 XDA I   /   HTC Wallaby  (baru : --- , bekas : 2,8 juta )

UKURAN SPEK:
Panjang: 130 mm
Lebar: 70 mm
Tebal: 19 mm
Berat: 185 gr
CPU: Intel Sa-1110 206Mhz
RAM: 32MB             ROM: 32MB
OS: WM 2002 Phone Edition
Feature: SD (SDIO), iR,

             GSM triband GPRS (64 Kbps)

Era populernya PocketPC Phone di Indonesia diawali dengan munculnya O2 XDA di tahun 2003.
Banyak orang yg mengira bahwa PocketPC Phone ini dibuat oleh O2 yg notabene adalah perusahaan asal Inggris. Padahal O2 hanyalah nama operator saja seperti halnya Telkomsel, Satelindo, dan ProXL. Sedangkan pembuatnya adalah perusahaan Taiwan yg bernama HTC. Perlu diketahui bahwa Ipaq juga dibuat oleh HTC.
Nama asli O2 XDA adalah HTC Wallaby, namun di Indonesia lebih dikenal dgn sebutan O2 XDA.
     Dalam hal feature, O2 XDA tak dibekali keunggulan apa-apa. Bahkan dibanding PocketPC era lawas pun O2 XDA cukup tertinggal, karena layarnya masih 4096 color dan SD slotnya tidak mendukung SDIO.
Tapi anehnya PocketPC Phone ini masih dipasarkan dgn harga yg masih cukup tinggi. Mungkin karena imagenya sebagi PocketPC Phone pertama yg terlanjur melekat di ingatan orang-orang.

Ukuran
Ukuran O2 XDA I sama persis dengan O2 XDA II. Namun O2 XDA I terlihat amat sangat panjang karena adanya antenna.
Dalam hal berat, O2 XDA I sedikit lebih ringan drpd XDA II

Feature
Untuk ukuran jaman sekarang, O2 XDA I tidak memiliki feature yg memadai. Tidak adanya WiFi mungkin masih bisa dimaklumi, namun tidak adanya Bluetotoh jelas sebuah malapetaka. Yang lebih paling parah lagi adalah digunakannya slot SD yg belum mendukung SDIO. Ini berarti anda tidak akan bisa menggunakan SD WiFi ataupun SD Bluetooth. Jadi fungsi slot SD hanya terbatas pada SD Card storage saja.
     Meski O2 XDA I dibuat oleh produsen yg sama dengan Ipaq, namun bukan bnerarti feature audio yg diwaterkan akan sehebat seri-seri Ipaq.
Kualitas suara earphone yg dihasilkan O2 XDA I masih dibawaha kualitas suara Ipaq. Selain itu tidak ada setting untuk mengatur treble &bass seperti yg umum ditemukan pada Ipaq.
Jack earphone yg digunakan pada O2 XDA I berukuran 2.5mm, yg berarti anda tidak dapat menggunakan jack standar 3.5mm yg umum dijual di pasaran.
     O2 XDA I bukanlah pilihan ideal buat para gamer. Sebab anda hanya bergantung pada jumlah button yg sedikit. Selain itu tombol phone (Yes & No) pada O2 XDA I tidak bisa diprogram/dimapping untuk game. Hal ini tidak terjadi pada tombol phone pada O2 XDA II dan Ipaq 6365. 

Performa
O2 XDA I masih menggunakan prosesor purbakala, yaitu Intel Strong Arm 206MHz.
Meski demikian performa prosesor purba pada O2 XDA I ini mampu mengalahkan performa prosesor Audiovox Thera, Samsung i700, dan Ipaq 6365.
O2 XDA I boleh berbangga karena performa prosesornya sangat jauh diatas Ipaq 6365 yg notabene PocketPC Phone generasi terbaru.
Sedangkan untuk urusan grafis, O2 XDA I patut berbangga karena termasuk di urutan kedua pada kategori Pocket PC Phone dengan performa grafis tercepat.

Dalam hal kinerja file system, lagi-lagi O2 XDA I mampu masuk di urutan kedua pada kategori Pocket PC Phone dengan performa file system tercepat.
Sebagai PocketPC Phone generasi lawas, O2 XDA I memang masih bisa membanggakan performanya di kelas PocketPC Phone, namun bila dibandingkan dengan performa PocketPC (non-phone) seperti Ipaq 1940, O2 XDA I ibarat kura-kura berkaki pincang.

Memory
O2 XDA I hanya dibekali RAM sebesar 32MB. Jumlah yg sangat minim untuk ukuran PocketPC jaman sekarang.
Akibat miskin RAM, anda harus rajin-rajin mengontrol jumlah aplikasi yg aktif di memory O2 XDA I.
Membeli SD Card merupakan keharusan mengingat keterbatasan memory storage internal pada PocketPC Phone ini.

Layar
Layar adalah kelemahan utama O2 XDA I. Layar yg digunakan hanya mensupport 4096 color saja, dan konyolnya lagi jenis layarnya masih reflective (bukan transflective/TFT). Penggunaan LCD seperti ini tentu sudah sangat basi untuk jaman sekarang, sekaligus cukup memalukan sebab layar handphone murahan saja sudah menggunakan layar TFT 65 ribu color.
Tidak hanya sampai disitu saja kelemahan O2 XDA I, sebab ada lagi yg lebih memalukan, yaitu backlight layar O2 XDA I tidak dapat diatur tingkat brightness-nya. Dari segi penghematan batere, hal seperti ini merupakan malapetaka, karena kita hanya dapat mengatur backlight pada posisi on/off saja.

Batere
O2 XDA I menggunakan batere internal jenis Lithium Polymer 1500mAh. Jenisnya non- removable sehingga anda harus membongkar paksa casing bila ingin mengganti baterenya.
Dengan pemakaian secara non-stop dalam kondisi backlight menyala terus secara maximal, O2 XDA I mampu bertahan selama 4 jam. Untuk pemakaian normal, PDA Phone ini mampu bertahan 1,5 hari. Daya tahannya jelas lebih bagus dibanding O2 XDA II, meski masih kalah oleh Ipaq 6365.
Namun perlu diingat bahwa performa prosesor Ipaq 6365 sangat pelan, sedangkan performa O2 XDA I masih diatas Ipaq 6365.

OS
Operating system yg digunakan masih Windows Mobile 2002 Phone Edition

PLUS
- PocketPC Phone GSM dengan harga bekas termurah

MINUS
- Layar masih jenis Reflective 4096 color (12bit)
- Backlight tidak bisa diatur tingkat terangnya
- Slot SD tidak mensupport SDIO
- RAM cuma 32MB
- Tidak ada Bluetooth / Wifi
- Batere internal non-removable
- Tidak mendukung fasilitas SIM ToolKit (misal M-Banking, Life in Hand, dll)
- Tombol phone (Yes & No) tidak bisa dimapping untuk game
- OS masih WM2002 Phone Edition

 

redball.gif (916 bytes)IPAQ 4150   (baru : Rp. 3,3 juta , bekas : 2,7 juta )

UKURAN SPEK:
Panjang: 114 mm
Lebar: 71 mm
Tebal: 14 mm
Berat: 132 gram
CPU: Intel PXA255 400Mhz
RAM: 64MB             ROM: 32MB
Safe storage: 2.8 MB
OS: WM 2003
Feature: SD (SDIO), iR,

    Bluetooth (class 2), WiFi (802.11b)

Kecil tidak harus berarti pelan. Ipaq 4150 yg muncul di tahun 2003 berhasil merubah anggapan itu. Bahkan dalam hal performa, Ipaq 4150 adalah rajanya. Hebatnya lagi, dalam hal ukuran, Ipaq 4150 merupakan yg paling kecil dan ringan.
Fasilitasnya pun tergolong cukup lengkap.
Namun yg jelas, Dalam hal performa prosesor dan grafis, Ipaq 4150 bertengger di posisi puncak.
Bahkan Ipaq generasi 2004 seperti rx3715 masih belum mampu mengalahkan performa Ipaq 4150 yg harganya lebih murah.
Ipaq 1940 yg dikenal sebagai primadona seri Ipaq (murah & sangat kencang), juga harus mengakui kehebatan Ipaq 4150 dalam hal performa maupun feature WiFi.

Ukuran
Ipaq 4150 memiliki ukuran yg hanya berbeda sangat sedikit dengan Ipaq 1940 yg merupakan PocketPC terkecil di dunia. Selisih ukurannya hanya 1mm saja, dan bobotnya hanya lebih berat 10 gram dibading Ipaq 1940. waja saja Ipaq 41590 dibekali feature yg lebih lengkap dibanding  Ipaq 1940.

Feature
Bila melihat ukurannya yg sangat kecil, sungguh mengagumkan bahwa HP dapat menjejalkan feature Bluetooth sekaligus WiFi ke dalam Ipaq 4150 ini.
Buat yg memang memerlukan WiFi, harga Ipaq 4150 akan lebih murah drpd harga Ipaq 2210+ Modul WiFi tambahan (SD/CF), dan dari segi ukuran, Ipaq 4150 juga lebih mungil drpd Ipaq 2210.
     Setting bluetooh dapat dilakukan dgn mudah seperti pada Ipaq 1940 dan 2210. Ini karena driver yg digunakan adalah standard Widcomm. Sehingga tidak bermasalah seperti setting bluetooh pada O2 XDA2 yg tidak menggunakan driver Widcomm.
Untuk setting WiFi pada Ipaq 4150 bahkan lebih mudah lagi berkat adanya "Zero Configuration Wizard" bawaan Windows Mobile 2003.

     Ipaq 4150 menggunakan teknologi WANDA yg dikembangkan oleh Texas Instrument. Teknologi memiliki keunggulan dalam konsumsi daya Bluetooh & WiFi yg lebih irit, serta memungkinkan penggunaan Bluetooth+WiFi secara bersamaan tanpa gangguan interferensi. Atau dengan kata lain frekuensi Bluetoothnya memiliki kemampuan "frequency hopping", sehingga tidak akan konflik dgn WiFi yg frequencynya juga sama-sama 2.4GHz. Oleh karena itu, anda dapat menggunakan Bluetooh & WiFi secara bersamaaan pada Ipaq 4150. Ini jelas mustahil bisa dilakukan pada PocketPC lain (kecuali Ipaq 6365 yg juga menggunakan teknologi TI WANDA).
     Seperti biasa, untuk urusan feature audio, Ipaq adalah rajanya. Anda dapat mengatur treble dan bass hingga 4 step, plus mode "Super Bass" untuk kepuasan anda mendengarkan musik.
Setting kontrol volume earphone & speaker juga dapat diatur secara terpisah.
Meski designnya nyaris sama dengan Ipaq 1940, namun Ipaq 4150 menggunakan jack headphone standard 3.5mm, sehingga kompatible dgn headphone yg umum beredar di pasaran.
Speaker internal terletak dibawah joypad, namun HP telah merancang design sedemikian rupa hingga suara speaker tidak akan teredam meski jempol anda menutupi joypad.
     Berbeda dengan kebanyaka PocketPC lain yg menempatkan port Infrared di atas/samping, posisi port Infrared pada Ipaq 4150 berada di bawah (di sebelah port data connector USB).
Keuntungan posisi port IR di bawah adalah, anda dapat memegang Ipaq 4150 di tangan sambil mendial-up modem pada handphone yg berada di dalam saku depan kemeja. Syaratnya handphone tersebut harus memiliki port IR yg berada di atas (misal Nokia 6585). Jadi browsing internet dapat dilakukan dgn handphone di dalam saku kemeja. Hal ini mustahil bisa dilakukan pada PocketPC yg port IR-nya berada di atas/samping.
Port IR yg digunkan pada Ipaq 4150 bukan standard Consumer IR, jadi anda tidak dapt menggunakannya sebagi remote control pwerlatan elektronik rumah tangga. Kalaupun bisa juga tidak akan enak karena posisi port IR yg berada di bawah.

Performa
Meski ukurannya sangat kecil, namun dalam hal performa Ipaq 4150 merupakan yg tercepat. Para pengguna Ipaq berukuran bongsor seperti Ipaq 5550 bakal mati karena minder ketika menyadari performa PockletPC mereka tidak ada ada -apanya dibanding Ipaq 4150 yg mungil ini.
Ipaq 4450 dibekali prosesor Intel XScale PXA255 400MHz yg berjalan [pada buis clock (FSB) 200MHz.
Kinerja CPU nya memang sedikit dibawh Ipaq 5550 yg menggunakan prosesor yg sama, namun dalam hal kinerja grafis dan file system, Ipaq 5550 jelas dibabat habis oleh Ipaq 4150.
Kinerja chip grafis  Ipaq 4150 tergolong sangat cepat. Perbedaanya sangat jauh dibanding yg laih. Bahkan Ipaq rx3715 yg dijuluki sebagai PocketPC Multimedia era 2004 ternyata masih kalah oleh Ipaq 4150 dalam hal kecepatan prosesor & grafis.

Ipaq 4150 menggunkan chip memory buatan M-System, performanya chip memory ini jauh lebih cepat dibanding chip flash memory buatan Intel yg digunakan pada Ipaq 2210.

Memory
Ipaq 4150 dibekali memory sebesar 64MB (57MB user accesible), dan Safe storage cuma sebesar 2.8MB. Jauh lebih kecil dibanding kapasitas safe storage pada Ipaq 1940. File yg disimpan pada safe storage ini tidak akan hilang bila anda kehabisan batere atau melakukan hard-reset.

Layar
Layar yg digunakan adalah jenis transflective TFT 65.000 color (16bit) berukuran 3.5".
Ipaq 4150 menggunakan LCD buatan Sony, sehingga kualitas layarnya sangat bagus, meski warna jadi agak kekuningan bila dilihat miring dari arah bawah (sama seperti karakteristik layar Ipaq 1940). Ini tentu bukan masalah besar sebab jarang ada orang yg melihat dari sudut pandang seperti itu.
Meski tergolong sebagai Ipaq generasi 2003, namun kualitas kontras dan ketajaman layar Ipaq 4150 jauh lebih baik dibanding Ipaq 6365 (generasi 2004). Bila anda membandingkannya berdampingan, maka akan langsung terlihat jelas bedanya.
Tingkat brightness layar Ipaq 4150 dapat diatur dalam 5 level, persis sama seperti layar Ipaq 1940.
Seperti semua seri Ipaq lainnya, tampilan layar 4150 tetap jelas terlihat meski di bawah sinar matahari.
     Keunggulan layar Ipaq 4150 (LCD Sony) adalah pada lebar viewing angle-nya yg jauh lebih bagus drpd layar O2 XDAII dan Samsung i700. Gambar & warna masih jelas terihat meski dilihat miring secara ekstrim dari arah kiri/kanan.
Pada layar O2 XDA II warna akan cenderung gelap/timbul "negatif effect" bila dilihat miring dari arah kiri/kanan. Sehingga teman di samping anda biasanya akan kesulitan melihat tampilan yg ada dilayar dgn jelas.
Namun bila dilihat lurus dari depan, layar O2 XDA II terlihat lebih cerah, putih, dan tajam dibanding layar Ipaq 4150.

Batere
Ipaq 4150 menggunakan batere jenis Lithium Ion 1000mAh. Jenisnya removable sehingga anda dapat dengan mudah mengganti batere layaknya mengganti batere handphone.
PocketPC ini juga dibekali backup batere NiMH yg berfungsi agar data di memory tidak hilang ketika batere utama habis.
Dengan pemakaian secara non-stop dalam kondisi backlight menyala terus secara maximal dan Bluetooth & WiFi aktif, Ipaq 4150 mampu bertahan selama 4,5 jam.
Penggunaan WiFi memang dapat menguras batere, namun pada Ipaq 4150 anda dapat membuat konsumsi batere WiFi lebih irit dengan menggunakan setting Power Save mode. Ada 23 pilihan yaitu off/auto/extended. Kecepatan transfer data WiFi akan berkurang sebagai kiompnesasi dari konsumsi batere yg lebih irit.

OS
Operating system yg digunakan adalah Windows Mobile 2003 Premium Edition

PLUS
- Pocket PC berukuran sangat kecil (hampir sama dgn ukuran Ipaq 1940)
- Pocket PC dengan performa paling tinggi di kelas 400MHz
- Performa prosesor & grafis sangat bagus
- Ada Bluetooth + WiFi
- Bluetooth driver standard Widcomm (konfigurasi mudah & paling kompatible)
- Posisi port IR di bawah mempermudah dial-up dgn handphone tertentu
- Lebar viewing angle LCD sangat bagus
- Layar LCD empuk (enak digunakan)
- Pelayanan garansi HP Indonesia luar biasa bagus (barang langung diganti baru bila ada masalah)

MINUS
- IR bukan standard Consumer IR
- Layar agak kekuningan bila dilihat miring dari arah bawah

 

redball.gif (916 bytes)IPAQ rx3417 (baru : Rp. 3,5 juta , bekas : 3 juta )

UKURAN SPEK:
Panjang: 114 mm
Lebar: 71 mm
Tebal: 16 mm
Berat: 158 gram
CPU: Samsung S3C2440 300MHz
RAM: 64MB               ROM : 32MB
Safe Storage : 21 MB
OS: WM 2003 Second Edition
Feature: SD (SDIO), CiR, Bluetooth,

           WiFi (802.11b), Camera 1.2MP

Ipaq seri rx3417 merupakan Ipaq generasi 2004 yg diposisikan sebagai multimedia device yg komplit namun dengan harga yg masih terjangkau. Ipaq rx3417 juga dibekali built-in camera 1.2MP.
Kesuksesan & kehebatan prosesor Samsung pada Ipaq 1940 membuat HP pada tahun 2004 ini tak terlalu tertarik untuk menggunakan prosesor Intel, dan memutuskan untuk menggunakan prosesor Samsung pada hampir semua seri Ipaq terbarunya, termasuk pada seri rx3000 ini.
Perbedaan antara rx3417 dan rx3715 (lebih mahal) hanyalah pada kecepatan CPU, besarnya Safe Storage, dan warna casing saja.
Sedangkan feature lainnya sama.

Ukuran
Mungkin HP telah memecat team design Ipaq/Compaq yg lama. Ini terlihat dari design Ipaq generasi 2004 ini yg justru lebih mirip design HP Jornada di masa lalu. Bentuk Ipaq generasi baru ini kotak seperti PocketPC era jaman purba sehingga makin terlihat lebih tebal.
HP berdalih bahwa bentuk kotak akan membuat device ini lebih nyaman digenggam dalam posisi menyamping (karena OS WM2003 SE mendukung mode landscape). Namun yg jelas bentuk kotak ini membuat Ipaq seri rx3000 terlihat sangat tebal.
Ukuran sebenarnya memang jauh lebih tebal dibanding Ipaq generasi 2003 (Ipaq 1940, 4150). Bahkan masih lebih tebal dibanding Ipaq 2210.
HP lagi-lagi berdalih bahwa ketebalan extra ini disebabkan karena adanya kamera, namun sepertinya ini hanyalah disebabkan karena ketidakbecusan team design Ipaq yg baru.
Ukuran panjang dan lebar Ipaq seri rx3000 ini cuma berbeda sedikit dibanding Ipaq generasi 2003. Namun kebanyakan orang tetap lebih menyukai design Ipaq generasi 2003 yg lebih tipis (Ipaq 1940 dan 4150).
Bentuk & ukuran Ipaq rx3417 dan rx3715 sama persis, perbedaannya hanya pada warna casing saja. Ipaq rx3417 berwarna silver, sedangkan rx3715 berwarna hitam.

Feature
Ipaq rx3417 adalah seri Ipaq dengan feature paling lengkap dalam sejarah industri standalone PocketPC.
Bluetooth, WiFi, Integrated camera 1.2MP, dan Consumer IR dijejalkan pada PocketPC mungil ini.
Harganya pun masih cukup reasonable. Dengan harga yg nyaris sama dengan Ipaq 4150, banyak orang yg akhirnya lebih memilih rx3415 yg lebih kaya feature & operating systemnya lebih baru. Hal ini menyebabkan harga Ipaq 4150 mulai anjlok dari semula 3,7 juta menjadi 3,3 juta.
     Integrated camera 1.2MP memang merupakan keunggulan utama pada rx3417. Meski masih mengandalkan jenis camera CMOS VGA, namun kualitas cameranya (pada kondisi outdoor) boleh dibilang cukup baik (kualitas kamera pada kondisi indoor kurang baik). Pilihan resolusi maximum foto yg dihasilkan adalah 1280x960, 640x480, 320x240 dan 160x120.
Pada menu camera terdapat pengaturan setting secara manual & otomatis untuk white color (manual for sun, halogen bulb and fluorescent lamp), color palette (full colour, B/W, imitation of old photos, negative and blue & white), tiga pilihan tingkat kompresi, dan shutter time setting yg dikalkulasikan dari bagian tengah atau seluruh area foto.
     Berbeda dgn Ipaq 6365 yg tak mampu merekam video, iPAQ rx3417 mampu melakukannya meski hasilnya masih agak sedikit patah-patah. Hasil video capture dapat di-save dalam 2 macam format, yaitu :
1. Format H.263 (.3GP, kompresi tinggi = irit tempat tapi kualitas rendah )
Pilihan resolusi pada format ini adalah 174x144 dan 128x96.
Movie 174x144 berdurasi 1 menit memakan space sebesar 1MB
2. Format MotionJPEG (.AVI, kompresi rendah = boros tempat tapi kualitas tinggi)
Pilihan resolusi pada format ini adalah 320 x 240, 176 x 144 dan 160 x 120).
Movie 320x240 berdurasi 1 menit akan memakan space sebesar 12MB
File movie berformat MotionJPEG ini dapat dibuka di Windows Media Player, dan file berformat H.263 dibuka di Apple QuickTime.

Berbeda dgn O2 XDA II yg mampu merekam video ke dalam 3 format yg berbeda (3GP, MPEG4, MJPEG), Ipaq rx3417 tidak dapat merekam video ke format MPEG4.
     Sebagai PocketPC yg dikodratkan sebagai Multimeda Mobile Device, sudah selayaknya Ipaq rx3417 memilki feature audio yg bagus. Anda dapat mengatur treble dan bass hingga 4 step, namun tidak ada mode "Super Bass" seperti yg ada pada Ipaq 1940 dan 4150.
Setting kontrol volume earphone & speaker juga tidak dapat dapat diatur secara terpisah seperti pada Ipaq 1940 & 4150. Meski demikian secara umum kualitas suara yg keluar dari earphone sangat jernih dan bebas noise.
Ketika Pocket PC ini dihubungkan dengan active speaker 2.1, suara yg dihasilkan tidak berbeda jauh dengan kualitas CD Audio.
Ipaq rx3417 menggunakan jack headphone standard 3.5mm, sehingga kompatible dgn headphone yg umum beredar di pasaran.
Speaker internal terletak dibawah joypad, namun HP telah merancang design sedemikian rupa hingga suara speaker tidak akan teredam meski jempol anda menutupi joypad.

Performa
Samsung merupakan prosesor yg namanya mulai nauk daun semenjak kesuksesan Ipaq 1940.
Dalam hal performa, prosesor Samsung tak kalah dengan Intel XScale. Bahkan untuk urusan kinerja file system, Prosesor Samsung adalah rajanya.
Harga prosesor Samsung yg murah dan kinerjanya yg hebat membuat HP memutuskan untuk menggunakan prosesor ini pada hampir semua seri Ipaq, termasuk seri rx3417 yg ditargetkan utk segmen multimedia yg tentu butuh prosesor yg bertenaga.
     Ipaq rx3417 menggunakan generasi prosesor Samsung S3C2440 300MHz yg lebih baru dibanding Samsung S3C2410 266MHz yg digunakan pada Ipaq 1940. Namun dalam prakteknya kinerja prosesor rx3417 ini justru jauh lebih rendah dibanding Ipaq 1940.

Tampaknya Samsung mulai meniru strategi Intel, dimana angka MHz tidak mencerminkan kinerja yg sebenarnya. Ini terbukti dari performa prosesor Ipaq 1940 (266MHz) yg justru jauh lebih tinggi drpd rx3417 (300MHz)
     Kinerja chip grafis dan file system rx3417 juga malah dibawah Ipaq 1940. Mungkin demi menekan harga dan memperkaya feature rx3417, HP memutuskan menggunakan komponen yg performanya dibawah Ipaq 1940.
Bila tidak terlalu butuh integrated camera dan consumer IR, pengguna Ipaq 1940 sebaiknya jangan beralih ke rx3417 karena yg akan mereka dapatkan pada rx3417 adalah penurunan performa dan bentuk fisik yg lebih tebal & lebih jelek.

     Meski Ipaq rx3417 cukup layak untuk dipakai bermain game, namun ada 2 game yg agak bermasalah dengan prosesor Samsung yg digunakan pada rx3417, yaitu Metalion dan Argentum. Pada Metalion suara terputus-putus dan pada Argentum game tidak bisa jalan sama sekali.
Kedua game tersebut memang khusus dibuat untuk prosesor Intel, jadi wajar saja bila tidak beres di prosesor non-intel seperti Samsung dan Ti-OMAP. Namun game lainnya tak bermasalah.

Memory
Ipaq rx3417 dibekali memory sebesar 64MB (57MB user accesible), dan Safe storage sebesar 20MB.
File yg disimpan pada safe storage ini tidak akan hilang bila anda kehabisan batere atau melakukan hard-reset.

Layar
Layar yg digunakan adalah jenis transflective TFT 65.000 color (16bit) berukuran 3.5". Kualitas layarnya sepintas seperti layar Ipaq 1940 & 4150. Tapi bila layarnya dilihat dari sudut arah bawah tidak terlihat menguning seperti pada Ipaq 1940 dan 4150.
Seperti semua seri Ipaq lainnya, tampilan layar Ipaq 2210 tetap jelas terlihat meski di bawah sinar matahari.

Batere
Ipaq rx3417 menggunakan batere jenis Lithium Ion 920mAh. Jenisnya removable sehingga anda dapat dengan mudah mengganti batere layaknya mengganti batere handphone.
PocketPC ini juga dibekali backup batere NiMH yg berfungsi agar data di memory tidak hilang ketika batere utama habis.
Dengan pemakaian secara non-stop dalam kondisi backlight menyala terus secara maximal dan Bluetooth & WiFi aktif, Ipaq rx3400 mampu bertahan selama 3,5 jam.

OS
OS yg digunakan adalah Windows Mobile 2003 Second Edition. OS ini sudah mendukung perubahan tampilan layar ke mode landscape secara on-the-fly (tanpa perlu melakukan soft-restart).

PLUS
- Ada Bluetooth + WiFi
- Built-in camera 1.2MP (1280x960)
- Bisa record video
- Infrared standard Consumer IR (bisa untuk remote control)
- Bluetooth standard Widcomm (paling kompatibel)
- Menggunakan OS WM2003SE (support mode landscape on-the-fly)
- Pelayanan garansi HP Indonesia luar biasa bagus (barang langung diganti baru bila ada masalah)

MINUS
- Performa prosesor Samsung 300MHz lebih rendah drpd Ipaq 1940 (Samsung 266MHz)
- Performa grafis lebih rendah drpd Ipaq 1940
- Performa file system lebih rendah drpd Ipaq 1940
- Kualitas video record masih dibawah O2 XDA II
- Design kurang bagus dan agak tebal

 

redball.gif (916 bytes)ANEXTEK SP230   (baru : Rp. 3,7 juta , bekas : ---- )

pdaduel2004-anexteksp230.jpg (27374 bytes)
UKURAN SPEK:
Panjang: 109 mm
Lebar:
69 mm
Tebal:
22 mm
Berat:
158 gram
CPU: Intel PXA255 400Mhz
RAM: 64MB             ROM: 64MB
Safe Storage : 30MB
OS: WM 2003 Phone Edition
Feature: SD (SDIO), iR

             GSM triband GPRS (64 Kbps)

Anextek merupakan merk yg sangat tak terkenal.
Bukan hanya di segmen PocketPC saja, merk Anextek juga tak pernah terdengar di bidang apapun.
Karena bukan merk unggulan, wajar saja bila produsennya berusaha membuat PocketPC Phone ini tampil menarik.
Ukuran yg sangat kecil dan daya tahan batere yg lama merupakan keunggulan utama.
Adanya flip dialing pad pada Anektek SP230 juga merupakan inovasi yg sangat menarik pada PocketPC Phone, walaupun mungkin idenya terinsiparasi dari handphone Sony Ericsson P800/900.
Dalam hal performa, Anektek SP230 tampil cukup mengejutkan, bahkan sanggup mengalahkan O2 XDA II yg terkenal sebagai PocketPC Phone paling powerful.
Namun untuk PocketPC, inovasi & kehebatan saja tidak cukup. Sebab yg paling penting adalah merk. Fakta membuktikan bahwa sehebat apapun sebuah PocketPC, orang tetap saja membeli yg merknya Ipaq.
Ini sudah terbukti pada kegagalan ASUS yg sebenarnya punya nama di dunia komputer. Jadi jangan harap Anektek yg tidak punya nama dimana-mana ini bakal bisa lebih beruntung drpd ASUS.

Ukuran
AnekTek SP230 adalah PocketPC phone terkecil di dunia. Bagi anda yg mengutamakan ukuran kecil & ringan, tidak ada PocketPC lain yg ukurannya lebih kecil & lebih ringan drpd Anektek SP230.
Memang dalam hal ketebalan, rata-rata PDA Phone cenderung agak tebal seperti halnya Anektek SP230.
Namun dalam hal panjang & lebar, tidak ada yg lebih kecil drpd PocketPC Phone ini. Bahkan Ipaq 1940 saja masih lebih panjang & lebih lebar dibanding Anektek SP230.

Hebatnya lagi, meski fisiknya kecil, ukuran layarnya tetap 3.5" seperti kebanyakan PocketPC lainnya.

Feature
Salah satu keunggulan AnexTek SP230 dibanding PocketPC lain adalah adanya flip dialing pad. Bagi yg suka menelpon dgn mengetik nomer telpon adanya dialing pad ini akan sangat berguna.
Dialing pad ini juga sekaligus berfungsi untuk melindungi layar. Namun bila tidak suka, anda dapat melepasnya.
Sayangnya anda tidak dapat mengetik SMS dengan menggunakan dialing pad ini, hal ini bukan masalah besar karena mengetik SMS dgn stylus lebih nyaman & lebih cepat drpd menggunakan dialing pad.
Yang menjadi masalah besar adalah tidak adanya joypad dan button 1 & button 2 yg umumnya ada pada PDA Phone lainnya. Hal ini menyebabkan AnekTek SP230 tidak kompatibel dgn sangat banyak game yg umumnya membutuhkan adanya joypad dan button 1 & 2. Anda akhirnya hanya akan terpatok dgn game yg hanya menggunakan stylus saja (game strategy & puzzle).
Untuk navigasi di desktop dapat digunakan scroll 3-way yg terdapat di samping kiri, namun tombol tsb tidak kompatibel untuk game.
     Tidak adanya bluetooth juga layak dipermasalahkan. Apalagi handphone seharga 1,5 jutaan saja sudah ber-bluetooth. Harusnya AnekTek malu mengeluarkan PDA Phone tanpa bluetooth.
Meskipun demkian meingingat AnekTek SP230 adalah PDA Phone, absennya bluetooth tidak akan sefatal pada PDA biasa. Sebab pada PDA Phone, bila ingin melakukan koneksi ke ineternet maka pairing modem dengan handphone tak perlu dilakukan lagi, karena PDA Phone sudah punya fungsi phone/modem internal.
     Meski anda bisa langsung menggunakan SMS, namun AnekTek tidak membekali anda dengan software MMS. Jadi anda harus menginstall sendiri software MMS third party. Ini tentu juga menjadi nilai minus, karena O2 XDA II dan Ipaq 6365 telah menyertakan software MMS.
     Dalam hal feature audio, lagi-lagi pengguna Anektek harus dikecewakan. Anda tidak dapat mengatur setting treble dan bass seperti yg bisa dilakukan pada Ipaq. Kualitas suara yg dihasilkan via earphone cukup bersih namun tidak sebagus Ipaq.
Meski demikian, speaker internal yg dimiliki mampu menghasilkan suara yg cukup keras & jelas. Jadi ketika menelpon anda dapat mendengar suara lawan bicara dengan jelas. Tidak seperti Ipaq 6365 yg suara spekernya terlalu kecil.
Jack headphone yg digunakan adalah ukuran 2.5mm, cocok dengan headphone yg disertakan dalam paket penjualan. Namun anda akan kesulitan bila ingin menggunakan headphone lain (kebanyakan headphone di pasaran menggunakan jack 3.5mm)

Performa
Sungguh mengejutkan ketika mengetahui bahwa sebuah PocketPC dengan merk yg tak terkenal ternyata mampu menyuguhkan performa yg sangat bagus.
AnekTek SP230 dibekali prosesor Intel Xscale PXA255 400MHz yg performanya tentu bagus karena PXA255 sudah berjalan pada bus clock (FSB) 200MHz. Performa prosesornya hanya kalah tipis dari O2 XDA II yg menggunakan XScale PXA263 400MHz.
Pada menu setting terdapat pilihan untuk mengatur kecepatan prosesor pada mode Auto/200/400Mhz.
Pada kecepatn 200Mhz anda dapat menghemat batete, anda juga dapat mengatur kecepatan prosesor berdasarkan workload.

     Dalam hal kinerja grafis, Anektek SP230 mampu memberikan hasil yg luar biasa bagus. Performa grafisnya jauh diatas O2 XDA II. Bahkan PocketPC idola gamer seperti Ipaq1940, dan Ipaq rx3715 pun masih kalah oleh AnekTek SP230 ini. Naun keunggulan grafis ini sebenarnya sia-sia karena Anektek SP230 tak dibekali joypad dan button 1 & 2. Jadi akhirnya game 3D yg ada pun tak akan bisa dimainkan.
     Dalam hal kinerja file system, tergolong biasa saja. Maklum saja, prosesornya bukan Samsung. Namun di kelas PocketPC Phone, kinerja file system Anektek SP230 adalah yg paling tinggi.

Memory
AnexTek SP230 dibekali memory sebesar 64MB (63MB user accesible), kebanyakan pocket PC lain yg memilki RAM 64MB hanya 57MB saja yg user accesible.
Safe storage AnekTek SP230 sebesar 30MB. Ukuran safe storagenya paling besar diantara Pocket PC Phone lainnya.
File yg disimpan pada safe storage ini tidak akan hilang bila anda kehabisan batere atau melakukan hard-reset.

Layar
Layar yg digunakan adalah jenis transflective TFT 65.000 color (16bit) berukuran 3.5". Kualitas layarnya lumayan bagus. Meski kontrasnya tidak sebagus Ipaq, namun bila layarnya dilihat dari sudut arah bawah tidak terlihat menguning seperti pada layar Ipaq 1940 dan 4150.

Batere
AnekTek SP230 menggunakan batere jenis Lithium Ion 1480mAh. Jenisnya removable sehingga anda dapat dengan mudah mengganti batere layaknya mengganti batere handphone.
PocketPC ini juga dibekali backup batere yg berfungsi agar data di memory tidak hilang ketika batere utama habis.
Dengan pemakaian secara non-stop dalam kondisi backlight menyala terus secara maximal, AnexTek SP230 mampu bertahan selama 5 jam. Untuk pemakaian normal, PDA Phone ini mampe bertahan 1,5 hari. Daya tahannya jelas lebih bagus dibanding O2 XDA II, meski masih kalah oleh Ipaq 6365.
Namun perlu diingat bahwa performa prosesor Ipaq 6365 sangat pelan, sedangkan performa AnexTek SP230 setara O2 XDA II.

OS
OS yg digunakan adalah Windows Mobile 2003 Phone Edition.

PLUS
- PocketPC Phone dengan ukuran paling kecil & paling ringan di dunia
- Daya tahan batere sangat lama
- Ada flip dialing pad
- Kinerja grafis sangat bagus
- Harga murah

MINUS
- Tidak ada Bluetooth & WiFi
- Tidak dibekali software MMS
- Tidak ada joypad
- Merk tidak terkenal-

 

redball.gif (916 bytes)IPAQ rx3715   (baru : 4,2 juta , bekas : 3,8 juta)

UKURAN SPEK:
Panjang: 114 mm
Lebar: 71 mm
Tebal: 16 mm
Berat: 158 gram
CPU: Samsung S3C2440 400MHz
RAM: 64MB                    ROM:128MB
Safe Storage: 96MB
OS: WM 2003 Second Edition
Feature: SD (SDIO), CiR, Bluetooth,

           WiFi (802.11b), Camera 1.2MP

Ipaq seri rx3700 merupakan Ipaq generasi 2004 yg diposisikan sebagai multimedia device yg komplit & powerful. Oleh karena itu dalam hal feature sangat lengkap. Ipaq 3715 juga dibekali built-in camera 1.2MP.
Kesuksesan & kehebatan prosesor Samsung pada Ipaq 1940 membuat HP pada tahun 2004 ini tak terlalu tertarik untuk menggunakan prosesor Intel, dan memutuskan untuk menggunakan prosesor Samsung pada hampir semua seri Ipaq terbarunya, termasuk pada seri rx3715 ini.
Perbedaan antara rx 3417 dan rx3415 hanyalah pada kecepatan CPU, besarnya Safe Storage, dan warna casing saja.
Sedangkan feature lainnya sama.

Ukuran
Tampaknya HP memecat team design Ipaq/Compaq yg lama. Ini terlihat dari design Ipaq generasi 2004 ini yg justru lebih mirip design HP Jornada di masa lalu. Bentuk Ipaq generasi baru ini kotak seperti PocketPC era jaman purba sehingga terlihat lebih tebal.
HP berdalih bahwa bentuk kotak akan membuat device ini lebih nyaman digenggam dalam posisi menyamping (karena OS WM2003 SE mendukung mode landscape). Namun yg jelas bentuk kotak ini membuat Ipaq seri rx3000 terlihat sangat tebal.
Ukuran sebenarnya memang jauh lebih tebal dibanding generasi Ipaq 2003 (Ipaq 1940, 4150). Bahkan masih lebih tebal dibanding Ipaq 2210.
HP lagi-lagi berdalih bahwa ketebalan extra ini disebabkan karena adanya kamera, namun sepertinya ini hanyalah disebabkan karena ketidak becusan team design Ipaq yg baru.
Ukuran panjang dan lebar Ipaq rx3715 ini cuma berbeda sedikit dibanding Ipaq generasi 2003. Namun kebanyakan orang tetap lebih menyukai design Ipaq generasi 2003 yg lebih tipis (Ipaq 1940 dan 4150).
Bentuk & ukuran Ipaq rx3715 dan rx3417 sama persis, perbedaannya hanya pada warna casing saja. Ipaq rx3417 berwarna silver, sedangkan rx3715 berwarna hitam.

Feature
Ipaq rx3715 adalah seri Ipaq dengan feature paling lengkap dalam sejarah industri PocketPC.
Bluetooth, WiFi, Integrated camera 1.2MP, dan Consumer IR dijejalkan pada PocketPC mungil ini.
Namun harganya cukup mahal, sehingga sebagian orang mungkin akan melirik rx3417 yg memiliki feature sama persis dgn rx3715, namun jauh lebih murah. Dengan harga rx3715 yg 4 jutaan ke atas, orang akan lebih memilih untuk membeli PocketPC Phone seperti Ipaq 6315 atau O2 XDA II.
Hal ini menyebabkan Ipaq rx3715 terkesan kurang laku karena dianggap terlau mahal sebagai PocketPC yg tidak dibekali fungsi Phone.
     Integrated camera 1.2MP memang merupakan keunggulan utama pada rx3715. Meski masih mengandalkan jenis camera CMOS VGA, namun kualitas cameranya (pada kondisi outdoor) boleh dibilang cukup baik (kualitas kamera pada kondisi indoor kurang baik). Pilihan resolusi maximum foto yg dihasilkan adalah 1280x960, 640x480, 320x240 dan 160x120.
Pada menu camera terdapat pengaturan setting secara manual & otomatis untuk white color (manual for sun, halogen bulb and fluorescent lamp), color palette (full colour, B/W, imitation of old photos, negative and blue & white), tiga pilihan tingkat kompresi, dan shutter time setting yg dikalkulasikan dari bagian tengah atau seluruh area foto.
     Berbeda dgn Ipaq 6365 yg tak mampu merekam video, iPAQ rx3715 mampu melakukannya meski hasilnya masih agak sedikit patah-patah (kualitas video capturenya masih dibawah O2 XDA II).
Hasil video capture dapat di-save dalam 2 macam format, yaitu :
1. Format H.263 (.3GP, kompresi tinggi = irit tempat tapi kualitas rendah )
Pilihan resolusi pada format ini adalah 174x144 dan 128x96.
Movie 174x144 berdurasi 1 menit memakan space sebesar 1MB
2. Format MotionJPEG (.AVI, kompresi rendah = boros tempat tapi kualitas tinggi)
Pilihan resolusi pada format ini adalah 320 x 240, 176 x 144 dan 160 x 120).
Movie 320x240 berdurasi 1 menit akan memakan space sebesar 12MB
File movie berformat MotionJPEG ini dapat dibuka di Windows Media Player, dan file berformat H.263 dibuka di Apple QuickTime.

Berbeda dgn O2 XDA II yg mampu merekam video ke dalam 3 format yg berbeda (3GP, MPEG4, MJPEG), Ipaq rx3715 tidak dapat merekam video ke format MPEG4.
     Sebagai PocketPC yg dikodratkan sebagai Multimeda Mobile Device, sudah selayaknya Ipaq rx3715 memilki feature audio yg bagus. Anda dapat mengatur treble dan bass hingga 4 step, namun tidak ada mode "Super Bass" seperti yg ada pada Ipaq 1940 dan 4150.
Setting kontrol volume earphone & speaker juga tidak dapat dapat diatur secara terpisah seperti pada Ipaq 1940 & 4150. Meski demikian secara umum kualitas suara yg keluar dari earphone sangat jernih dan bebas noise.
Ketika Pocket PC ini dihubungkan dengan active speaker 2.1, suara yg dihasilkan tidak berbeda jauh dengan kualitas CD Audio.
Ipaq rx3715 menggunakan jack headphone standard 3.5mm, sehingga kompatible dgn headphone yg umum beredar di pasaran.
Speaker internal terletak dibawah joypad, namun HP telah merancang design sedemikian rupa hingga suara speaker tidak akan teredam meski jempol anda menutupi joypad.

Performa
Samsung merupakan prosesor yg namanya mulai nauk daun semenjak kesuksesan Ipaq 1940.
Dalam hal performa, prosesor Samsung tak kalah dengan Intel XScale. Bahkan untuk urusan kinerja file system, Prosesor Samsung adalah rajanya.
Harga prosesor Samsung yg murah dan kinerjanya yg hebat membuat HP memutuskan untuk menggunakan prosesor ini pada hampir semua seri Ipaq, termasuk seri rx37i15 yg ditargetkan utk segmen multimedia yg tentu butuh prosesor yg bertenaga.
     Ipaq rx3715 menggunakan generasi prosesor Samsung S3C2440 400MHz yg lebih baru dibanding Samsung S3C2410 266MHz yg digunakan pada Ipaq 1940. Bagi yg kecewa dgn performa rx3417 (300Mhz) yg justru lebih rendah drpd Ipaq1940 (266MHz), Ipaq rx3715 (400MHz) terbukti mampu memberikan kinerja jauh lebih tinggi dibanding Ipaq 1940.

     Kinerja chip grafis dan file system rx3715 diatas Ipaq 1940 dan Ipaq rx3417.
Meski demikian Ipaq rx3417 masih harus tunduk kepada kehebatan Ipaq 4150 yg harganya jauh lebih murah.
Bila tidak terlalu butuh integrated camera dan consumer IR, pengguna Ipaq 4150 sebaiknya jangan beralih ke rx3715 karena yg akan mereka dapatkan pada rx3715 adalah penurunan performa dan bentuk fisik yg lebih tebal & lebih jelek.
Selain itu karena Ipaq rx3715 menggunkan prosesor Samsung, maka ada 2 game yg akan bermasalah yaitu Metalion dan Argentum. Pada Metalion suara terputus-putus dan pada Argentum game tidak bisa jalan sama sekali.
Kedua game tersebut memang khusus dibuat untuk prosesor Intel, jadi wajar saja bila tidak beres di prosesor non-intel seperti Samsung dan Ti-OMAP. Namun game lainnya tak bermasalah dengan prossor Samsung.
Tapi yg jelas Ipaq 4150 tidak akan bermasalah dgn Metalion & Argentum karena berbasis prosesor Intel.

Memory
Ipaq rx3715 dibekali memory sebesar 128MB (MB user accesible), dan Safe storage yg ukurannya sangat besar yaitu 96MB.
File yg disimpan pada safe storage ini tidak akan hilang bila anda kehabisan batere atau melakukan hard-reset.

Layar
Layar yg digunakan adalah jenis transflective TFT 65.000 color (16bit) berukuran 3.5". Kualitas layarnya sepintas seperti layar Ipaq 1940 & 4150. Tapi bila layarnya dilihat dari sudut arah bawah tidak terlihat menguning seperti pada Ipaq 1940 dan 4150.
Seperti semua seri Ipaq lainnya, tampilan layar Ipaq 2210 tetap jelas terlihat meski di bawah sinar matahari.

Batere
Ipaq rx3715 menggunakan batere jenis Lithium Ion 1440mAh. Jenisnya removable sehingga anda dapat dengan mudah mengganti batere layaknya mengganti batere handphone.
PocketPC ini juga dibekali backup batere NiMH yg berfungsi agar data di memory tidak hilang ketika batere utama habis.
Dengan pemakaian secara non-stop dalam kondisi backlight menyala terus secara maximal dan Bluetooth & WiFi aktif, Ipaq rx3400 mampu bertahan selama 7 jam. Ini benar-benar daya tahan yg luar biasa.

OS
OS yg digunakan adalah Windows Mobile 2003 Second Edition. OS ini sudah mendukung perubahan tampilan layar ke mode landscape secara on-the-fly (tanpa perlu melakukan soft-restart).

PLUS
- Performa file system sangat bagus
- Daya tahan batere sangat bagus
- Ada Bluetooth + WiFi
- Built-in camera 1.2MP (1280x960)
- Bisa record video
- Infrared standard Consumer IR (bisa untuk remote control)
- Bluetooth standard Widcomm (paling kompatibel)
- Menggunakan OS WM2003 SE (support mode landscape on-the-fly)
- Pelayanan garansi HP Indonesia luar biasa bagus (barang langung diganti baru bila ada masalah)

MINUS
- Design kurang bagus dan agak tebal
- Kualitas video record masih dibawah O2 XDA II
- Harga cukup mahal dan hampir mendekati harga PocketPC Phone

 

redball.gif (916 bytes)ETEN P300B   (baru : Rp. 4,3 juta , bekas : 3 juta )

UKURAN SPEK:
Panjang: 117 mm
Lebar:
67 mm
Tebal:
23 mm
Berat: 165 gram
CPU: Samsung S3C2410 200MHz
RAM: 64MB             ROM: 64MB
Safe Storage : 32MB
OS: WM 2003 Phone Edition
Feature: SD (SDIO), iR, Bluetooth
             GSM triband GPRS (64 Kbps)

Di dunia ini memang ada produk yg "tidak tahu diri". Sudah tidak terkenal merknya tapi mahal pula harganya.
Contohnya adalah Eten P300B.
Semua orang tahu bahwa Eten adalah merk yg sangat tak terkenal, namun konyolnya bandrol harga Eten P300B cukup tinggi.
Bahkan orang gila pun akan berpikir lebih baik menambah 1 juta untuk mendapatkan Ipaq 6365 yg merknya jauh lebih terkenal & lebih unggul dalam segala hal.
Apalagi dalam hal performa, Eten P300B memiliki kinerjanya yg sangat buruk, bahkan paling buruk.
Bila anda memang doyan mengkonsumsi merk tak terkenal, Anextek SP230 justru lebih murah dan jauh lebih unggul dalam hal performa dibanding Eten P300B.

Ukuran
Penampilan & design Eten P300B memang kurang menarik dan terkesan murahan, namun dengan lebar cuma 67mm ukurannya boleh dibilang ramping. Ini sebenarnya juga karena penggunaan layar LCD yg ukurannya cuma 2.8" saja.
Eten P300B lebih pendek & lebih ringan dibanding Ipaq 6365, meski lebih tebal.
Namun secara keseluruhan, ukuran Eten P300B masih lebih besar dibanding AnekTek SP230.

Feature
Sebelum kemunculan Eten P300B ini, pernah beredar Eten P300 yg dibekali camera, tapi tanpa bluetooth.
Tapi tampaknya publik kurang menyukainya (karena kualitas cameranya juga buruk), sehingga diluncurkanlah Eten P300B yg sudah memiliki Bluetooth tapi tanpa kamera.
Meski demikian feature Bluetooth pada Eten P300B ini tidaklah sempurna, karena hanya mendukung feature headset dan serial port saja. Jadi jangan bandingkan dengan feature bluetooth pada Ipaq 6365.

     Eten P300B dibekali slot SD card yg mendukung SDIO, posisinya cukup aneh yaitu dibawah (berdampingan dgn port USB sync).
Sandisk SD Wifi terbukti dapat digunakan pada slot SD Eten P300B, namun Sandisk SD WiFi+storage 256MB (combo) terbukti tidak bisa berjalan pada Eten P300B.

     Dalam hal audio, kualitas suara yg dihasilkan melalui headphone masih dibawah Ipaq. Jack headphone yg digunakan pada Eten P300B adalah ukuran 2.5mm.
     Sungguh disayangkan bahwa Eten P300B tidak mendukung feature speakerphone. padahal kebanyakan Pocket PC Phone dan bahkan handphone Nokia murahan saja sudah memilki feature yg sangat bermanfaat ini.
    Kekuatan peneriman sinyal  telpon pada Eten P300B juga kurang bagus, masih lebih baik kekuatan penerimaan sinyal pada O2 XDA II dan beberapa handphone seperti Nokia 3650 dan Nokia 6600.

Performa
Performa Eten P300B boleh dibilang kurang bagus, namun secara overall, performanya masih diatas Ipaq 6365.
Eten P300B dipersenjatai prosesor Samsung S3C2410 200MHz. Dalam hal kinerja prosesor, Eten P300B mampu mengalahkan O2 XDA 1, Audiovox Thera, dan Samsung i700.
Namun sayangnya untuk urusan kinerja grafis, Eten P300B adalah yg terburuk. Pada benchmark yg diujikan, Eten P300B menempati posisi Juru Kunci. Ini menandakan bahwa PocketPC Phone ini harus dihindari para gamer dan penggemar multimedia (movie).
Dalam kinerja file system, biasanya PocketPC yg menggunakan prosesor Samsung mampu memberikan prestasi yg baik. Namun tampaknya Eten tak mampu mengoptimalkan kinerja file system pada prosesor Samsung yg digunakan. Akibatnya performa File System Eten P300B bahkan masih jauh dibawah Audiovox Thera dan O2 XDA1. Eten P300B hanya bisa mengalahkan Samsung i700 dan Ipaq 6365 saja.

Memory
Eten P300B dibekali memory sebesar 64MB (53MB user accesible).
Kapasitas Safe storage NAND Flash pada Eten P300B sangat besar yaitu 32MB. Kebanyakan PocketPC hanya memilki ukuran safe storage yg kecil.
File yg disimpan pada safe storage ini tidak akan hilang bila anda kehabisan batere atau melakukan hard-reset.

Layar
Layar adalah kelemahan utama Eten P300B. Selain ukurannya cuma 2.8", juga hanya mensupport 4096 color saja, dan konyolnya lagi jenis layarnya nmasih reflective (bukan transflective/TFT). Ini tentu cukup memalukan sebab layar handphone murahan saja sudah menggunakan layar TFT 65 ribu color.
Ukuran layar yg dibawah standard juga akan menyulitkan kita sewaktu mengetik menggunakan stylus keyboard (karena jarak antar key jadi terlalu rapat)

Batere
Eten P300B menggunakan batere jenis Lithium Ion 1300mAh. Jenisnya removable sehingga anda dapat dengan mudah mengganti batere layaknya mengganti batere handphone.
Dengan pemakaian secara non-stop dalam kondisi backlight menyala terus secara maximal, EtenP300B mampu bertahan selama 4 jam. Untuk pemakaian normal, PDA Phone ini mampe bertahan sekitar 1,5 harian. Daya tahannya sedikit lebih lama dibanding O2 XDA II, meski masih kalah oleh Ipaq 6365.
Perlu diingat bahwa performa prosesor yg dimiliki Eten P300B pelan seperti halnya Ipaq 6365, sedangkan performa O2 XDA II sangat kencang. Kalau memang kecepatan pelan bukan masalah, drpd Eten P300B lebih baik Ipaq 6365 yg daya tahan baterenya lebih lama dan lebih unggul dalam hal feature.

OS
OS yg digunakan adalah Windows Mobile 2003 Phone Edition.

PLUS
- Ukuran ramping & ringan
- Ada bluetooth
- Kapasitas safe storage besar (32MB)

MINUS
- Ukuran layar kecil (2.8") dan cuma 4096 color (12bit)
- Performa pelan
- Tidak ada fungsi speakerphone
- Kekuatan penerimaan sinyal kurang bagus
- Bluetooth hanya mendukung feature headset & serial port saja
- Harga terlalu mahal di kelasnya (tidak sebanding dgn feature & performa yg dimiliki)

NEXT PAGE  (review produk 22-30) >

 

w e b d e s i g n by

www.budzkay.net

©2004 Budz Kay Webdesign, All right reserved
please contact webmaster for any web related problem